📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penanaman Modal Provinsi Banten 2022
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI BANTEN
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Keuangan
12 Var
4 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penanaman Modal Provinsi Banten
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Keuangan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU PROVINSI BANTEN
Alamat Lengkap
Jl.Syekh Moh. Nawawi Albantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten,Banjarsari, Kec.
Cipocok Jaya, Kota Serang,Banten
Telepon
(0254) 8480012
Faksimile
-
Email
dpmptsp@bantenprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Banten
Nama PJ Teknis
-
Jabatan
Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian
Alamat
Jl.Syekh Moh.Nawawi Albantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten,Banjarsari,Kec. Cipocok Jaya,Kota Serang,Banten
Telepon
(0254) 8480012
Faksimile
-
Email
dpmptsp@bantenprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan, susunan perangkat daerah menyebutkan bahwa, DPMPTSP Provinsi Banten mempunyai tugas melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang Penanaman Modal Daerah dan Pelayanan Perizinan Terpadu.
Secara teoritis, birokrasi Pemerintahan memiliki tiga fungsi utama, yaitu; fungsi ?Pelayanan? berhubungan dengan unit organisasi pemerintahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat (public service), fungsi ?Pembangunan? yang berhubungan dengan unit oganisasi pemerintahan yang menjalankan salah satu bidang tugas tertentu disektor pembangunan (development function), dan fungsi ?Pemerintahan? umum, berhubungan dengan rangkaian kegiatan organisasi pemerintahan yang menjalankan tugas-tugas pemerintahan umum (regulation and function), temasuk di dalamnya menciptakan dan memelihara ketentraman dan ketertiban.
Secara teoritis, birokrasi Pemerintahan memiliki tiga fungsi utama, yaitu; fungsi ?Pelayanan? berhubungan dengan unit organisasi pemerintahan yang berhubungan langsung dengan masyarakat (public service), fungsi ?Pembangunan? yang berhubungan dengan unit oganisasi pemerintahan yang menjalankan salah satu bidang tugas tertentu disektor pembangunan (development function), dan fungsi ?Pemerintahan? umum, berhubungan dengan rangkaian kegiatan organisasi pemerintahan yang menjalankan tugas-tugas pemerintahan umum (regulation and function), temasuk di dalamnya menciptakan dan memelihara ketentraman dan ketertiban.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan data terkait investasi dan penanaman modal di Provinsi Banten
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2022 - 31 Januari 2022
Desain
1 Januari 2022 - 31 Januari 2022
Pengumpulan Data
1 Februari 2022 - 31 Agustus 2022
Pengolahan Data
1 September 2022 - 1 Oktober 2022
Analisis
1 Oktober 2022 - 1 November 2022
Diseminasi
31 Oktober 2022 - 30 November 2022
Evaluasi
31 Oktober 2022 - 30 November 2022
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 12 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Primer | Nilai Investasi PMA Sektor Primer | Jumlah Nilai Investasi Sektor Primer (5 sektor)yang berasal dari luar negeri | 2022 |
| Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Sekunder | Nilai Investasi PMA Sektor Sekunder | Jumlah Nilai Investasi Sektor Sekunder(12 sektor) yang berasal dari luar negeri | 2022 |
| Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Terseir | Nilai Investasi PMA Sektor Terseir | Jumlah Nilai Investasi Sektor Terseir (7 Sektor) | 2022 |
| Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Primer | Nilai Investasi PMDN Sektor Primer | Jumlah Nilai Investasi Sektor Primer (5 sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri | 2022 |
| Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Sekunde | Nilai Investasi PMDN Sektor Sektor Sekunder | Jumlah Nilai Investasi Sektor Sekunder(12 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri | 2022 |
| Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Tersier | Nilai Investasi PMDN Sektor Tersier | Jumlah Nilai Investasi Sektor Tersier(7 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMA Sektor Primer | Unit usaha PMA Sektor Primer | Jumlah unit usaha Sektor Primer (5 sektor)yang berasal dari luar negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMA Sektor Sekunder | Unit usaha PMA Sektor Sekunder | Jumlah unit usaha Sektor Sekunder(12 sektor) yang modalnya berasal dari luar negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMA Sektor Tersier | Unit usaha PMA Sektor Tersier | Jumlah unit usaha Sektor Tersier(7 sektor) yang modalnya berasal dari luar negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMDN Sektor Primer | Unit usaha PMDN Sektor Primer | Jumlah unit usaha Sektor Primer(5 sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMDN Sektor Sekunder | Unit usaha PMDN Sektor Sekunder | Jumlah unit usaha Sektor Sekunder(12 sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri | 2022 |
| Jumlah unit usaha PMDN Sektor Tersier | Unit usaha PMDN Sektor Tersier | Jumlah unit usaha Sektor Tersier(7 sektor) yang modalnya berasal dari dalm negeri | 2022 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Triwulanan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BANTEN | PANDEGLANG |
| 2. | BANTEN | LEBAK |
| 3. | BANTEN | TANGERANG |
| 4. | BANTEN | SERANG |
| 5. | BANTEN | KOTA TANGERANG |
| 6. | BANTEN | KOTA CILEGON |
| 7. | BANTEN | KOTA SERANG |
| 8. | BANTEN | KOTA TANGERANG SELATAN |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Usaha/perusahaan
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Kunjungan kembali (revisit)
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, KAB/KOTA
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
12 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jumlah unit usaha PMDN Sektor Tersier
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Tersier (7 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah unit usaha PMDN Sektor Sekunder
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Sekunder (12 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri\t\t\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah unit usaha PMDN Sektor Primer
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Primer (5 sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah unit usaha PMA Sektor Tersier
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Tersier (7 Sektor) yang modalnya berasal dari luar negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah unit usaha PMA Sektor Sekunder
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Sekunder (12 Sektor) yang modalnya berasal dari luar negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah unit usaha PMA Sektor Primer
Integer • Proyek
["Jumlah unit usaha Sektor Primer (5 sektor) yang modalnya berasal dari luar negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Tersier
Integer • Rp/Juta
["Jumlah Nilai Investasi Sektor Tersier (7 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Sekunder
Integer • Rp/Juta
["Jumlah Nilai Investasi Sektor Sekunder (12 Sektor) yang modalnya berasal dari dalam negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMDN Sektor Primer
Integer • Rp/Juta
[" Nilai Investasi PMDN Sektor Primer\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Tersier
Integer • Rp/Juta
["Jumlah Nilai Investasi Sektor Tersier (7 Sektor) yang berasal dari luar negeri \t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Sekunder
Integer • Rp/Juta
["Jumlah Nilai Investasi Sektor Sekunder (12 Sektor) yang berasal dari luar negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Jumlah Nilai Investasi PMA Sektor Primer
Integer • Rp/Juta
["Jumlah Nilai Investasi Sektor Sekunder (12 Sektor) yang berasal dari luar negeri\t\t\t\t"]Lihat →
Indikator Kegiatan
4 indikator yang dihasilkan
"Jumlah Unit Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri"
proyek • Kabupaten/Kota
["Unit Usaha Penanaman Modal Dalam Negeri\t"]Lihat →
"Jumlah Penanaman Modal Dalam Negeri"
RP juta • Kabupaten/Kota
["Penanaman Modal Dalam Negeri\t\t"]Lihat →
"Jumlah Unit Usaha Penanaman Modal Asing"
proyek • Kabupaten/Kota
["Unit Usaha Penanaman Modal Asing\t\t"]Lihat →
Jumlah Penanaman Modal Asing
RP juta • Kabupaten/Kota
["Penanaman Modal Asing\t\t"]Lihat →