📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Peningkatan Ketersediaan Ikan untuk Konsumsi dan Usaha Pengolahan dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/Kota 2024
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pertanian dan Perikanan
5 Var
3 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Peningkatan Ketersediaan Ikan untuk Konsumsi dan Usaha Pengolahan dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/Kota
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Alamat Lengkap
Jl Jendral Sudirman No 155
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dkp3kotametro@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
-
Nama PJ Teknis
Suparyo,S.P
Jabatan
Kepala Bidang Perikanan
Alamat
Jl.Jenderal Sudirman No. 155
Telepon
082282781932
Faksimile
-
Email
dinaspertanian@metrokota.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Latar Belakang Kegiatan:
DasarHukum :
1. Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah;
3. Peraturan Daerah Kota Metro tentang APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2024.
4. Peraturan Walikota Metro tentang Penjabaran APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2024.
Gambaran Umum
Perkembangan sektor perikanan mempunyai peran yang cukup penting dalam upaya penyediaan protein hewani untuk pemenuhan pangan dan gizi masyarakat. Ikan sebagai sumber protein yang sangat relevan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, penurunan stunting dan meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis pada kelautan dan perikanan. Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan. Program pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan adalah dengan mencanangkan kampanye GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
Gerakan ini diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, baik dari unsur pemerintah maupun pihak swasta yang diwujudkan dalam satu wadah organisasi bernama FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan).
Peningkatan konsumsi Ikan dalam negeri akan berdampak pada peningkatan permintaan ikan, sehingga hal ini akan mendongkrak produksi perikanan nasional yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan yang meliputi pengolah hasil perikanan, pemasar hasil perikanan dan pembudidaya ikan serta nelayan. Peningkatan konsumsi ikan juga menjadi salah satu langkah intervensi gizi sensitif dalam rangka penurunan stunting. Hal ini menjadi alasan utama dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat agar dapat mencapai target nasional yang diharapkan.
Alasan dilakukan kegiatan:
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ikan dengan memberikan hibah sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar dengan komoditas ikan Lele yang akan diaplikasikan dengan melakukan budidaya ikan pada kolam terpal secara mandiri di lahan pekarangan. Hasil produksi dari budidaya ikan ini nantinya diutamakan untuk dikonsumsi sendiri sebagai pemenuhan gizi keluarga dengan biaya yang jauh lebih murah bila dibandingkan dengan membeli ikan di pasar.
DasarHukum :
1. Undang-Undang RI Nomor 45 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 Tentang Perikanan;
2. Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah Daerah;
3. Peraturan Daerah Kota Metro tentang APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2024.
4. Peraturan Walikota Metro tentang Penjabaran APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2024.
Gambaran Umum
Perkembangan sektor perikanan mempunyai peran yang cukup penting dalam upaya penyediaan protein hewani untuk pemenuhan pangan dan gizi masyarakat. Ikan sebagai sumber protein yang sangat relevan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia, penurunan stunting dan meningkatkan kemandirian ekonomi berbasis pada kelautan dan perikanan. Pemerintah Indonesia terus berupaya melakukan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan. Program pemerintah pusat dalam rangka meningkatkan konsumsi ikan adalah dengan mencanangkan kampanye GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan).
Gerakan ini diinisiasi oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, baik dari unsur pemerintah maupun pihak swasta yang diwujudkan dalam satu wadah organisasi bernama FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan).
Peningkatan konsumsi Ikan dalam negeri akan berdampak pada peningkatan permintaan ikan, sehingga hal ini akan mendongkrak produksi perikanan nasional yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pelaku usaha perikanan yang meliputi pengolah hasil perikanan, pemasar hasil perikanan dan pembudidaya ikan serta nelayan. Peningkatan konsumsi ikan juga menjadi salah satu langkah intervensi gizi sensitif dalam rangka penurunan stunting. Hal ini menjadi alasan utama dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan masyarakat agar dapat mencapai target nasional yang diharapkan.
Alasan dilakukan kegiatan:
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap ikan dengan memberikan hibah sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar dengan komoditas ikan Lele yang akan diaplikasikan dengan melakukan budidaya ikan pada kolam terpal secara mandiri di lahan pekarangan. Hasil produksi dari budidaya ikan ini nantinya diutamakan untuk dikonsumsi sendiri sebagai pemenuhan gizi keluarga dengan biaya yang jauh lebih murah bila dibandingkan dengan membeli ikan di pasar.
Tujuan Kegiatan
Tujuan Kegiatan: Adapun Maksud dan Tujuan Kegiatan Penyediaan dan Panyaluran Bahan Baku Industri Pengolahan Ikan Dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota Sub Kegiatan Peningkatan Ketersediaan Ikan Untuk Konsumsi dan Usaha Pengolahan Dalam 1 (satu) Daerah Kabupaten/Kota adalah: 1. Meningkatnya ketersediaan bahan baku ikan untuk peningkatan konsumsi ikan, khususnya konsumsi ikan rumah tangga dan mendukung optimalisasi produksi olahan ikan; 2. Peningkatan ketersediaan bahan baku ikan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan untuk pengembangan budidaya ikan pada kolam terpal di lahan pekarangan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2024 - 15 Januari 2024
Desain
16 Januari 2024 - 23 Januari 2024
Pengumpulan Data
24 Januari 2024 - 9 Februari 2024
Pengolahan Data
12 Februari 2024 - 19 Februari 2024
Analisis
20 Februari 2024 - 1 Maret 2024
Diseminasi
4 Maret 2024 - 11 Maret 2024
Evaluasi
12 Maret 2024 - 18 Maret 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 5 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Data prasarana dan sarana pemasaran hasil perikanan Daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko | sarana prasarana pemasaran hasil perikanan | Data prasarana dan sarana berdasarkan skala usaha Subsektor Pemasaran Ikan (mikro, kecil, menengah, dan besar) serta berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan | Setahun yang lalu |
| Data volume dan nilai pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko | Data volume dan nilai pengolahan hasil perikanan | Penyediaan Data volume dan nilai pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko | Setahun yang lalu |
| Data Usaha Pemasaran Hasil Perikanan dalam 1 (satu) Daerah Berdasarkan Skala Usaha | Data Usaha Pemasaran Hasil Perikanan | Penyediaan data dan informasi Usaha Pemasaran Hasil Perikanan dalam 1 (satu) Daerah Berdasarkan Skala Usaha | Setahun yang lalu |
| Data Usaha Pengolahan Hasil Perikanan dalam 1 (satu) Daerah Berdasarkan Skala Usaha | Data Usaha Pengolahan Hasil Perikanan | Penyediaan data dan informasi Usaha Pengolahan Hasil Perikanan dalam 1 (satu) Daerah Berdasarkan Skala Usaha | Setahun yang lalu |
| Data volume dan nilai pemasaran hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko | Volume dan nilai hasil pemasaran hasil perikanan | Penyediaan data dan informasi volume dan nilai pemasaran hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha | Setahun yang lalu |
| Hasil tangkapan ikan yang di daratkan | Tangkapan ikan | Jumlah hasil tangkapan yang di daratkan | Setahun yang lalu |
| Pelaku usaha pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) daerah Provinsi berdasarkan skala usaha | Jumlah pelaku usaha pengolahnikan | Jumlah pelaku usaha pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) daerah Provinsi berdasarkan skala usaha | Setahun yang lalu |
| Unit usaha pengolahan hasil perikanan yang terbina sesuai skala usaha | Unit Usaha Pengolahan Hasil Perikanan | Jumlah pelaku usaha pengolahan hasil perikanan yang terbina sesuai skala usaha | Setahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | LAMPUNG | KOTA METRO |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Rumah Tangga
- Usaha/perusahaan
- Rumah Tangga
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
5 variabel yang diolah/dikumpulkan
unit usaha pengolahan hasil perikanan yang terbina sesuai skala usaha
Huruf / Daftar Pelaku usaha terbina • -
["Pelaku Usaha Pengolahan Yang terbina"]Lihat →
pelaku usaha pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) daerah Provinsi berdasarkan skala usaha
integer • -
["Jumlah pelaku usaha pengolahan hasil perikanan"]Lihat →
hasil tangkapan yang di daratkan
ineteger • satuan Berat (Kg atau Ton)
["Jumlah tangkapan ikan"]Lihat →
Data Usaha Pengolahan Hasil Perikanan dalam 1 (Satu) Daerah Berdasarkan Skala Usaha
huruf (Dokumen Daftar pelaku usaha pengolahan) • -
["Data Usaha Pengolahan Hasil Perikanan"]Lihat →
Data volume dan nilai pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko
integer • satuan Berat
["volume dan nilai pengolahan hasil perikanan"]Lihat →
Indikator Kegiatan
3 indikator yang dihasilkan
Data volume dan nilai pengolahan hasil perikanan daerah Kabupaten/Kota dalam 1 (satu) Daerah Provinsi berdasarkan skala usaha dan risiko
Kg • kota
["data volume ddan nilai pengolahan hasil perikanan"]Lihat →
hasil tangkapan yang di daratkan
Kg • kecamatan
["Jumlah Tangkapan Ikan"]Lihat →
unit usaha pengolahan hasil perikanan yang terbina sesuai skala usaha
- • Kecamatan
["Daftar Unit Pengolah Ikan"]Lihat →