📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Persampahan Kota Samarinda 2025
Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Lingkungan
3 Var
11 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Persampahan Kota Samarinda
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.6472.005
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda
Alamat Lengkap
Jl. MT. Haryono Samarinda Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda
Telepon
0541743450
Faksimile
0541760373
Email
dlhpemkotsamarinda@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretaris Daerah Kota Samarinda
Eselon 2
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda
Nama PJ Teknis
Boy Leonardo Sianipar, S.STP, M.Si
Jabatan
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3
Alamat
JL. MT Haryono
Telepon
081155254444
Faksimile
-
Email
seksipengurangansampah@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pengelolaan sampah sudah menjadi salah satu permasalahan yang
harus dihadapi masyarakat perkotaan. Permasalahan sampah bukan lagi sekadar masalah kebersihan, kesehatan dan lingkungan
saja, tetapi sudah menjadi masalah sosial yang mampu menimbulkan konflik. Lebih
parah lagi, hampir semua kota di Indonesia, baik kota besar atau kota kecil, tidak
memiliki penanganan sampah yang baik. Umumnya kota di Indonesia memiliki
manajemen sampah yang sama, yaitu dengan metode "kumpul-angkut-buang".
Sebuah metode manajemen persampahan klasik yang akhirnya berubah menjadi
praktik pembuangan sampah secara sembarangan, tanpa mengikuti ketentuan
teknis di lokasi yang sudah ditentukan (proses open dumping). Dapat dilihat dari jumlah penduduk Indonesia yang nempati peringkat 4 terbanyak di dunia yaitu 278,7 Jiwa (2023) sedangkan Kota Samarinda jumlah penduduknya adalah 861.878 Jiwa (2023) dengan laju pertumbuhan penduduk 1,41 %. Kondisi ini berimplikasi pada peningkatan penggunaan sumber daya alam, limbah serta jenis dan potensi timbulan sampah yang dihasilkan. Sehingga masalah yang dihadapi adalah terjadinya perubahan iklim, berbagai bentuk pencemaran (air, tanah, udara dan juga sampah) serta penurunan potensi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang berdampah pada pasokan makan dan akses ke air bersih.
harus dihadapi masyarakat perkotaan. Permasalahan sampah bukan lagi sekadar masalah kebersihan, kesehatan dan lingkungan
saja, tetapi sudah menjadi masalah sosial yang mampu menimbulkan konflik. Lebih
parah lagi, hampir semua kota di Indonesia, baik kota besar atau kota kecil, tidak
memiliki penanganan sampah yang baik. Umumnya kota di Indonesia memiliki
manajemen sampah yang sama, yaitu dengan metode "kumpul-angkut-buang".
Sebuah metode manajemen persampahan klasik yang akhirnya berubah menjadi
praktik pembuangan sampah secara sembarangan, tanpa mengikuti ketentuan
teknis di lokasi yang sudah ditentukan (proses open dumping). Dapat dilihat dari jumlah penduduk Indonesia yang nempati peringkat 4 terbanyak di dunia yaitu 278,7 Jiwa (2023) sedangkan Kota Samarinda jumlah penduduknya adalah 861.878 Jiwa (2023) dengan laju pertumbuhan penduduk 1,41 %. Kondisi ini berimplikasi pada peningkatan penggunaan sumber daya alam, limbah serta jenis dan potensi timbulan sampah yang dihasilkan. Sehingga masalah yang dihadapi adalah terjadinya perubahan iklim, berbagai bentuk pencemaran (air, tanah, udara dan juga sampah) serta penurunan potensi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang berdampah pada pasokan makan dan akses ke air bersih.
Tujuan Kegiatan
Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi penenganan sampah Kota Samarinda melalui pengelolaan yang komprehensif dalam jangka waktu panjang, diperlukan suatu perencanaan yang memadaui baik dari aspek teknik maupun managemen. Pengumpulan data diperlukan untuk identifikasi sarana prasarana, sumber daya manusia, sumber, jumlah, jenis dan potensi timbulan sampah. Selain itu juga untuk informasi strategi pengurangan sampah dengan menyoroti tren dan pola yang dapat digunakan untuk mengembangan inisiatif yang ditargetkan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Agustus 2024 - 31 Oktober 2024
Desain
16 Desember 2024 - 31 Desember 2024
Pengumpulan Data
1 Januari 2025 - 30 Juni 2025
Pengolahan Data
1 Juli 2025 - 30 Agustus 2025
Analisis
1 September 2025 - 31 Oktober 2025
Diseminasi
10 Februari 2026 - 20 Februari 2026
Evaluasi
21 Februari 2026 - 28 Februari 2026
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 3 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penanganan Sampah | Persampahan | Penanganan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga sebesar 70% dari angka timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga | tahunan |
| Pengurangan Sampah | Persampahan | Pengurangan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga sebesar 30% dari angka timbulan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga | tahunan |
| Sarana dan Prasarana persampahan | Fasilitas Tempat Pembuangan Sampah | Kegiatan merencanakan, membangun, mengoperasikan dan memelihara, serta memantau dan mengevaluasi penanganan dan pengurangan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga | tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | KALIMANTAN TIMUR | KOTA SAMARINDA |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
- Lainnya, Merekap data sekunder yang ada
- Lainnya, Merekap data sekunder yang ada
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Input data menggunakan komputer
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Usaha/perusahaan
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Cek Kewajaran Data
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 4 orang
Pengumpul data/enumerator : 10 orang
Pengumpul data/enumerator : 10 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Kecamatan
- Kecamatan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
3 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
11 indikator yang dihasilkan
Jumlah Bulldozer Sampah
Unit • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Excavator Pengangkut Sampah
Unit • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Truk Sampah
Unit • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Bank Sampah Induk
Unit • Kota
["Sampah"]Lihat →
Jumlah Bank Sampah Unit
Unit • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Tempat Pengolahan Sampah 3R
Unit • Kota
["Tempat Pengolahan Sampah", "Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)
Unit • Kota
["Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST)", "Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Persentase Penanganan Sampah
Persen • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Persentase Pengurangan Sampah
Persen • Kota
["Persampahan", "Sampah"]Lihat →
Jumlah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)
unit • Kota
["Tempat Pemrosesan Akhir (TPA)"]Lihat →
Jumlah Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS)
unit • Kota
["Tempat Penampungan Sementara (TPS)"]Lihat →