← Kembali ke Daftar
β—ˆ
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Analisa Kesediaan Pangan Berdasarkan Neraca Bahan Makanan (NBM)
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
βŒ‚
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pasaman
Alamat Lengkap
Jl. Ratulangi No. 5, Lubuk Sikaping
Telepon
085263528123
Faksimile
-
Email
disperikanan@pasamankab.go.id
βš‘
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas
Nama PJ Teknis
Firdaus, S.St
Jabatan
Kepala Bidang Ketahanan Pangan
Alamat
Jl. Ratulangi No. 5, Lubuk Sikaping
Telepon
-
Faksimile
-
Email
disperikanan@pasamankab.go.id
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Sistem pangan di suatu daerah mencakup ketersediaan pangan dan cadangan pangan di dalam daerah tersebut, distribusi dan perdagangan pangan serta konsumsi pangan oleh penduduk setempat. Semuanya merupakan suatu sistem yang saling berkaitan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang baik. Undang-Undang Pangan No. 18 tahun 2012 mengamanatkan bahwa ketersediaan pangan harus terpenuhi ditingkat wilayah dan rumah tangga. Penyediaan pangan yang cukup diartikan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan setiap individu untuk memenuhi asupan gizi makro dan mikro
Ketersediaan pangan yaitu terjaminnya pasokan pangan untuk memenuhi kebutuhan seluruh penduduk, dari segi kuantitas, kualitas, keragaman dan keamanannya. Ketersediaan pangan dapat dipenuhi dari tiga sumber yaitu: (1) produksi dalam negeri, (2) impor pangan/ keluar masuk pangan antar daerah dan (3) pengelolaan cadangan pangan. Dengan jumlah penduduk cukup besar dan kemampuan ekonomi relatif lemah, maka kemauan untuk mewujudkan kemandirian di bidang pangan harus terus diupayakan.
Berdasarkan Peraturan Meteri Pertanian Nomor 65/Permentan/OT.140/12/2010 mengamanatkan analisa ketersediaan pangan sebagai Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Ketahanan Pangan. Menurut rumusan Widya Karya Pangan dan Gizi XI tahun 2018, Pola Pangan Harapan (PPH) tingkat ketersediaan untuk energi adalah 2.400 kkal/kapita/tahun dan untuk protein adalah 63 gr/kapita/tahun, Pangan Harapan (PPH) tingkat konsumsi untuk energi adalah 2.150 kkal/kapita/tahun dan untuk protein adalah 57 gr/kapita/tahun.
Untuk menyusun perencanaan pangan dan gizi yang tepat pada suatu wilayah diperlukan informasi yang akurat tentang situasi ketersediaan, distribusi, dan konsumsi dari waktu ke waktu. Informasi yang tepat dan didukung dengan data yang akurat akan memberikan hasil analisis yang objektif untuk memahami situasi dan permasalahan pangan wilayah dan pada gilirannya para pengambil kebijakan dapat menyusun perencanaan dan merumuskan kebijakan serta program yang tepat untuk mewujudkan ketahanan pangan.
Situasi ketersediaan pangan untuk dikonsumsi masyarakat secara agregat dapat diketahui dengan menggunakan Tabel Neraca Bahan Makanan (NBM). Melalui NBM dapat diketahui kondisi ketersediaan pangan dalam periode tertentu (defisit atau surplus), baik ketersediaan dalam jumlah (volume) yang dinyatakan dalam satuan kilogram perkapita pertahun atau gram per kapita perhari maupun ketersediaan gizi perhapita perhari. Dalam penyusunan NBM Kabupaten Pasaman secara umum mengacu pada metode penyusunan NBM yang disusun oleh Tim NBM Pusat dan Propinsi Sumatera Barat
Tujuan Kegiatan
1. Sebagai bahan untuk mengevaluasi ketersediaan dan penggunaan pangan 2. Sebagai bahan acuan dalam perencanaan produksi dan penyediaan pangan 3. Sebagai bahan acuan dalam penetapan dan pemantapan kebijakan pangan dan gizi 4. Sebagai sarana untuk menilai ketersediaan pangan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Agustus 2021 - 30 Maret 2022
Desain
1 Maret 2022 - 30 April 2022
Pengumpulan Data
1 Mei 2022 - 30 Juli 2022
Pengolahan Data
1 Agustus 2022 - 30 Oktober 2022
Analisis
1 Oktober 2022 - 30 Oktober 2022
Diseminasi
1 November 2022 - 30 November 2022
Evaluasi
1 November 2022 - 30 November 2022
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 9 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
ProduksiJumlahJumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan 2021
Perubahan StokJumlahStok didefinisikan sebagai sejumlah bahan makanan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah atau swasta, seperti yang ada di pabrik, gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang yang dimaksudkan sebagai cadangan dan akan digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan. Perubahan stok adalah selisih antara stok akhir tahun dengan stok awal tahun tersebut 2021
ImporJumlahImpor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang didatangkan/dimasukkan dari luar luar negeri ke dalam wilayah Republik Indonesia, dengan tujuan untuk diperdagangkan, diedarkan, atau disimpan. 2021
EksporJumlahEkspor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang dikeluarkan/keluar dari wilayah Republik Indonesia. 2021
PakanJumlahPakan adalah sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil, unggas, maupun ikan. Dalam hal ini tidak termasuk jumlah pakan yang sudah diolah terlebih dahulu/diproses di pabrik pakan, akrena jenis pakan ini dimasukkan pada kolom industri bukan makanan 2021
Bibit/BenihJumlahTanaman atau bagian dari tanaman yang digunakan untuk mengembangbiakkan tanaman tersebut 2021
TercecerJumlahTercecer adalah sejumlah bahan makanan yang hilang atau rusak sehingga tidak dapat dimakan oleh manusia, yang terjadi secara tidak sengaja mulai dari panen, pengolahan pasca panen, penyimpanan, pendistribusian hingga tersed 2021
IndustriJumlahProduk primer berupa komoditas yang harus diolah terlebih dulu sebelum dimanfaatkan untuk makanan/bukan makanan 2021
Bahan MakananJumlahJumlah pangan yang tersedia di masyarakat untuk dikonsumsi manusia pada suatu waktu tertentu 2021
⬑
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. SUMATERA BARAT PASAMAN
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Kabupaten
β—Ž
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Konfirmasi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 14 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kabupaten
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 30 November 2022
Digital (Softcopy) Ya 30 November 2022
Data Mikro Tidak -
≑
Variabel Kegiatan
9 variabel yang diolah/dikumpulkan
Bahan Makanan
Integer β€’ Ton
Jumlah pangan yang tersedia di masyarakat untuk dikonsumsi manusia pada suatu waktu tertentu
["Bahan Makanan"]Lihat β†’
Industri
Ukuran β€’ Ton
Produk primer berupa komoditas yang harus diolah terlebih dulu sebelum dimanfaatkan untuk makanan/bukan makanan
["Industri"]Lihat β†’
Tercecer
Integer β€’ Ton
Tercecer adalah sejumlah bahan makanan yang hilang atau rusak sehingga tidak dapat dimakan oleh manusia, yang terjadi secara tidak sengaja mulai dari panen, pengolahan pasca panen,
["Jumlah Tercecer"]Lihat β†’
Bibit/Benih
Integer β€’ Ton
Tanaman atau bagian dari tanaman yang digunakan untuk mengembangbiakkan tanaman tersebut
["Jumlah untuk bibit/benih"]Lihat β†’
Pakan
Integer β€’ Ton
Pakan adalah sejumlah bahan makanan yang langsung diberikan kepada ternak peliharaan baik ternak besar, ternak kecil, unggas, maupun ikan. Dalam hal ini tidak termasuk jumlah pakan
["Jumlah untuk Pakan"]Lihat β†’
Ekspor
Integer β€’ Ton
Ekspor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang dikeluarkan/keluar dari wilayah Republik Indonesia
["Jumlah untuk Ekspor"]Lihat β†’
Impor
Integer β€’ Ton
Impor adalah sejumlah bahan makanan, baik yang belum maupun yang sudah mengalami pengolahan, yang didatangkan/dimasukkan dari luar luar negeri ke dalam wilayah Republik Indonesia,
["Jumlah untuk impor"]Lihat β†’
Perubahan Stok
Integer β€’ Ton
Stok didefinisikan sebagai sejumlah bahan makanan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah atau swasta, seperti yang ada di pabrik, gudang, depo, lumbung petani, dan pasar/pedagang y
["Jumlah perubahan stok"]Lihat β†’
Produksi
Integer β€’ Ton
Jumlah keseluruhan masing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan
["Jumlah untuk produksi"]Lihat β†’