📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Proyeksi Penduduk Hasil SP2020 2022
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Statistik Dasar
Kompilasi Produk Administrasi
Demografi dan Kependudukan
33 Var
13 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Proyeksi Penduduk Hasil SP2020
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Alamat Lengkap
Jl. Dr. Sutomo 6-8 Jakarta 10710 Indonesia
Telepon
Telp (62-21) 3841195, 3842508, 3810291
Faksimile
Faks (62-21) 3857046
Email
duknaker@bps.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Kedeputian Bidang Statistik Sosial
Eselon 2
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Nama PJ Teknis
Parwoto, S.ST., M.Stat.
Jabatan
Statistisi Ahli Madya
Alamat
Jl.dr. Sutomo No. 6-8, Jakarta Pusat 10710 (Gedung 5 lantai 3)
Telepon
(021) 3841195, 3842508, 3810291 ext. 4140
Faksimile
(021) 3857046 ext.4100
Email
dukanker@bps.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Demografi Indonesia masa depan berawal dari demografi Indonesia masa lalu yang diproyeksikan ke masa depan. Informasi tersebut diperlukan oleh pemerintah dalam menyusun rencana pembangunan tahunan, jangka menengah maupun jangka panjang di tingkat nasional maupun regional. Rencana pembangunan tersebut terintegrasi dalam kerangka Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Di bidang kependudukan, informasi tersebut diperlukan oleh pemerintah dalam menyusun Grand Design Pembangunan Kependudukan sesuai Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. Informasi yang diperlukan dalam menyusun rencana-rencana pembangunan tersebut antara lain meliputi: prakiraan jumlah dan struktur umur penduduk; prakiraan angka kelahiran dan angka kematian; dan prakiraan migrasi internasional dan internal.
Proyeksi penduduk merupakan perhitungan ilmiah yang didasarkan pada asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk, yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan. Ketiga komponen inilah yang menentukan besarnya jumlah penduduk dan struktur umur penduduk di masa yang akan datang. Untuk menentukan masing-masing asumsi diperlukan data yang menggambarkan tren di masa lampau hingga saat ini, faktor-faktor yang mempengaruhi komponen-komponen itu, dan hubungan antara satu komponen dengan yang lain termasuk target yang diharapkan tercapai pada masa yang akan datang.
Demografi Indonesia masa depan diperoleh melalui proyeksi penduduk. Lembaga statistik pemerintah yang secara berkala membuat proyeksi penduduk Indonesia adalah Badan Pusat Statistik (BPS). Proyeksi penduduk Indonesia yang pertama kali dilakukan oleh BPS adalah proyeksi penduduk Indonesia 1971–1981 berdasarkan data awal Sensus Penduduk 1971 (Biro Pusat Statistik, 1973). Setelah itu, BPS selalu melakukan proyeksi penduduk setelah Sensus Penduduk (SP) atau Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS). Sejak tahun 2000-an, BPS bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations of Population Fund (UNFPA) Indonesia membuat proyeksi penduduk Indonesia berdasarkan data hasil SP 2000, 2010, dan SUPAS 2005. Proyeksi penduduk Indonesia yang terbaru dibuat oleh Bappenas, BPS, dan UNFPA Indonesia adalah proyeksi penduduk berdasarkan data hasil SUPAS 2015 yang mencakup periode 2015-2045 (Kementerian PPN/Bappenas et al., 2018).
Proyeksi penduduk berdasarkan hasil SUPAS2015 menjadi tidak relevan setelah BPS merilis jumlah penduduk hasil SP2020 sementara proyeksi penduduk berdasarkan hasil SP2020 masih menunggu estimasi parameter hasil Long Form SP2020. Untuk mengisi kekosongan itu, BPS merilis proyeksi penduduk interim periode Oktober 2020 sampai Desember 2023. Proyeksi penduduk interim ini disusun berdasarkan penduduk dasar hasil SP2020 dan menggunakan asumsi yang sama dengan yang digunakan dalam penyusunan proyeksi penduduk 2015-2045.
Dalam penyusunan proyeksi penduduk 2020-2050 berdasarkan hasil SP2020, BPS melakukan terobosan baru. Pertama, BPS melakukan penghitungan proyeksi penduduk nasional dan provinsi menggunakan RUP dan model Bayesian. Model Bayesian digunakan sebagai quality assurance hasil penghitungan menggunakan RUP. Kedua, penghitungan proyeksi penduduk kabupaten/kota menggunakan RUP. Metode ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan parameter kelahiran, kematian dan migrasi yang selama ini tidak dapat diperoleh karena estimasi penduduk kabupaten/kota menggunakan metode geometrik.
Proyeksi penduduk merupakan perhitungan ilmiah yang didasarkan pada asumsi dari komponen-komponen laju pertumbuhan penduduk, yaitu kelahiran, kematian, dan perpindahan. Ketiga komponen inilah yang menentukan besarnya jumlah penduduk dan struktur umur penduduk di masa yang akan datang. Untuk menentukan masing-masing asumsi diperlukan data yang menggambarkan tren di masa lampau hingga saat ini, faktor-faktor yang mempengaruhi komponen-komponen itu, dan hubungan antara satu komponen dengan yang lain termasuk target yang diharapkan tercapai pada masa yang akan datang.
Demografi Indonesia masa depan diperoleh melalui proyeksi penduduk. Lembaga statistik pemerintah yang secara berkala membuat proyeksi penduduk Indonesia adalah Badan Pusat Statistik (BPS). Proyeksi penduduk Indonesia yang pertama kali dilakukan oleh BPS adalah proyeksi penduduk Indonesia 1971–1981 berdasarkan data awal Sensus Penduduk 1971 (Biro Pusat Statistik, 1973). Setelah itu, BPS selalu melakukan proyeksi penduduk setelah Sensus Penduduk (SP) atau Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS). Sejak tahun 2000-an, BPS bekerja sama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan United Nations of Population Fund (UNFPA) Indonesia membuat proyeksi penduduk Indonesia berdasarkan data hasil SP 2000, 2010, dan SUPAS 2005. Proyeksi penduduk Indonesia yang terbaru dibuat oleh Bappenas, BPS, dan UNFPA Indonesia adalah proyeksi penduduk berdasarkan data hasil SUPAS 2015 yang mencakup periode 2015-2045 (Kementerian PPN/Bappenas et al., 2018).
Proyeksi penduduk berdasarkan hasil SUPAS2015 menjadi tidak relevan setelah BPS merilis jumlah penduduk hasil SP2020 sementara proyeksi penduduk berdasarkan hasil SP2020 masih menunggu estimasi parameter hasil Long Form SP2020. Untuk mengisi kekosongan itu, BPS merilis proyeksi penduduk interim periode Oktober 2020 sampai Desember 2023. Proyeksi penduduk interim ini disusun berdasarkan penduduk dasar hasil SP2020 dan menggunakan asumsi yang sama dengan yang digunakan dalam penyusunan proyeksi penduduk 2015-2045.
Dalam penyusunan proyeksi penduduk 2020-2050 berdasarkan hasil SP2020, BPS melakukan terobosan baru. Pertama, BPS melakukan penghitungan proyeksi penduduk nasional dan provinsi menggunakan RUP dan model Bayesian. Model Bayesian digunakan sebagai quality assurance hasil penghitungan menggunakan RUP. Kedua, penghitungan proyeksi penduduk kabupaten/kota menggunakan RUP. Metode ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan parameter kelahiran, kematian dan migrasi yang selama ini tidak dapat diperoleh karena estimasi penduduk kabupaten/kota menggunakan metode geometrik.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari kegiatan Penghitungan Proyeksi Penduduk Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota Hasil SP2020 adalah berikut ini: 1. Tersedianya publikasi proyeksi penduduk nasional dan provinsi berdasarkan hasil SP2020 periode 2020-2050 menggunakan RUP dan model Bayesian. 2. Tersedianya publikasi proyeksi penduduk kabupaten/kota berdasarkan hasil SP2020 periode 2020-2030 menggunakan RUP.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2022 - 15 Januari 2022
Desain
15 Januari 2022 - 31 Maret 2023
Pengumpulan Data
1 April 2022 - 30 Juni 2022
Pengolahan Data
1 Juli 2022 - 30 September 2022
Analisis
1 Oktober 2022 - 30 Desember 2022
Diseminasi
23 Januari 2023 - 26 Januari 2023
Evaluasi
27 Januari 2023 - 20 Februari 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 33 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Provinsi | Provinsi | Provinsi rumah tangga terpilih bertempat tinggal. | Saat Pendataan |
| Jenis kelamin | Jenis kelamin | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Saat Pendataan |
| Umur | Umur | Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. | Saat Pendataan |
| Tempat tinggal terakhir | Tempat tinggal terakhir | Provinsi/negara dan kabupaten/kota tempat tinggal terakhir responden sebelum di tempat tinggal sekarang. Batas wilayah administrasi yang digunakan adalah batas wilayah administrasi yang terbaru saat pendataan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Tempat tinggal 5 tahun yang lalu | Tempat tinggal 5 tahun yang lalu | Provinsi/negara dan kabupaten/kota tempat tinggal responden 5 tahun yang lalu sebelum di tempat tinggal sekarang. Batas wilayah administrasi yang digunakan adalah batas wilayah administrasi yang terbaru saat pendataan. | Lima Tahun sebelum pendataan |
| Anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup | Anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup | Anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Anak kandung yang masih hidup, baik tinggal bersama ibu kandung maupun tinggal terpisah | Anak kandung yang masih hidup, baik tinggal Bersama ibu kandung maupun tinggal terpisah | Anak kandung yang masih hidup pada saat pendataan, baik yang tinggal bersama maupun tidak tinggal bersama. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Anak kandung yang sudah meninggal | Anak kandung yang sudah meninggal | Anak kandung yang sudah meninggal, tetapi tidak termasuk anak yang lahir mati. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kelahiran hidup | Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2017 | Kelahiran hidup terjadi ketika anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Kelahiran hidup | Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2021 | Kelahiran hidup terjadi ketika anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Sejak 1 Januari 2021 |
| Kejadian kematian | Kejadian kematian sejak 1 Januari 2017 | Kejadian kematian yang terjadi sejak 1 Januari 2017. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Migrasi internasional | Migrasi internasional | Kejadian migrasi dimana seseorang tinggal atau menetap di luar negeri lebih dari 1 tahun atau kurang dari 1 tahun tetapi bermaksud menetap. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Jenis kelamin migran internasional | Jenis kelamin migran internasional | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Tahun keberangkatan migran internasional | Tahun keberangkatan | Tahun berangkat mengacu ke negara yang pertama kali migran internasional (mantan ART) bertempat tinggal. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Umur migran internasional saat berangkat | Umur saat berangkat | Umur ulang tahun yang terakhir pada saat migran internasional (mantan ART) berangkat ke luar negeri. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Jumlah anggota rumah tangga yang meninggal | Jumlah anggota rumah tangga yang meninggal | Jumlah orang yang meninggal pada kejadian kematian di suatu rumah tangga. Lahir mati tidak termasuk ke dalam kejadian kematian. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Bulan, tahun, dan umur saat meninggal | Bulan, tahun, dan umur saat meninggal | Informasi bulan dan tahun kejadian kematian dari setiap orang yang meninggal di suatu rumah tangga. Umur seseorang pada saat meninggal, yang dicatat dengan pembulatan ke bawah. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Jenis kelamin anggota rumah tangga yang meninggal | Jenis kelamin anggota rumah tangga yang meninggal | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kematian maternal | Kematian maternal | Kematian perempuan pada saat hamil atau dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan, tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, dan disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab-sebab lain, seperti kecelakaan, terjatuh, atau lainnya. | Sejak 1 Januari 2017 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Lebih dari Dua Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Seluruh Wilayah Indonesia
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Permintaan data via Silastik
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Rumah Tangga
- Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, pengecekan konsistensi/koreksi ulang
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Metode Analisis
Deskriptif dan Inferensia
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Nasional
- Provinsi
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
33 variabel yang diolah/dikumpulkan
Akhir kehamilan
Integer • -
["Akhir kehamilan"]Lihat →
Tahun awal kehamilan
Integer • -
["Tahun awal kehamilan"]Lihat →
Bulan awal kehamilan
Integer • -
["Bulan awal kehamilan"]Lihat →
Umur saat meninggal (tahun)
Integer • -
["Umur saat meninggal (tahun)"]Lihat →
Umur saat meninggal (bulan)
Integer • -
["Umur saat meninggal (bulan)"]Lihat →
Umur saat meninggal (hari)
Integer • -
["Umur saat meninggal (hari)"]Lihat →
Jenis kelamin orang yang meninggal
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Jumlah orang yang meninggal
Integer • Orang
["Jumlah orang yang meninggal"]Lihat →
Umur migran internasional saat berangkat
Integer • -
["Umur migran internasional saat berangkat"]Lihat →
Tahun keberangkatan migran internasional
Integer • -
["Tahun keberangkatan migran internasional"]Lihat →
Jenis kelamin migran internasional
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Jumlah migran internasional
Integer • Orang
["Jumlah migran internasional"]Lihat →
Keberadaan migran internasional
Integer • -
["Keberadaan migran internasional"]Lihat →
Jumlah anak kandung perempuan yang sudah meninggal
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung perempuan yang sudah meninggal"]Lihat →
Jumlah anak kandung laki-laki yang sudah meninggal
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung laki-laki yang sudah meninggal"]Lihat →
Jumlah anak kandung perempuan yang masih hidup tetapi tidak tinggal bersama
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung perempuan yang masih hidup tetapi tidak tinggal bersama"]Lihat →
Jumlah anak kandung laki-laki yang masih hidup tetapi tidak tinggal bersama ibunya
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung laki-laki yang masih hidup tetapi tidak tinggal bersama ibunya"]Lihat →
Jumlah anak kandung perempuan yang masih hidup dan tinggal bersama
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung perempuan yang masih hidup dan tinggal bersama"]Lihat →
Jumlah anak kandung laki-laki yang masih hidup dan tinggal bersama
Integer • Orang
["Jumlah anak kandung laki-laki yang masih hidup dan tinggal bersama"]Lihat →
Jumlah anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup
Integer • Orang
["Jumlah anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup"]Lihat →
Pernah melahirkan anak dalam keadaan hidup
Integer • -
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
Negara 5 tahun yang lalu
String • -
["Negara 5 tahun yang lalu"]Lihat →
Kab/Kota 5 tahun yang lalu
Integer • -
["Kab/Kota 5 tahun yang lalu", "Wilayah"]Lihat →
Provinsi 5 tahun yang lalu
Integer • -
["Provinsi 5 tahun yang lalu", "Wilayah"]Lihat →
Bulan Mulai Tinggal di kabupaten/kota tempat tinggal sekarang
Integer • -
["Bulan Mulai Tinggal di kabupaten/kota tempat tinggal sekarang"]Lihat →
Negara tempat tinggal terakhir
String • -
["Negara tempat tinggal terakhir"]Lihat →
Kabupaten/kota tempat tinggal terakhir sebelum tempat tinggal sekarang
Integer • -
["Kabupaten/kota tempat tinggal terakhir sebelum tempat tinggal sekarang", "Wilayah"]Lihat →
Provinsi tempat tinggal terakhir sebelum tempat tinggal sekarang
Integer • -
["Provinsi tempat tinggal terakhir sebelum tempat tinggal sekarang", "Wilayah"]Lihat →
Nomor Urut Ibu Kandung
Integer • -
["Nomor Urut Ibu Kandung"]Lihat →
Umur
Integer • Tahun
["Umur"]Lihat →
Jenis Kelamin
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Kabupaten/Kota
Integer • -
["Wilayah", "Kabupaten", "Kota"]Lihat →
Provinsi
Integer • -
["Wilayah"]Lihat →
Indikator Kegiatan
13 indikator yang dihasilkan
Angka Migrasi Neto menurut Kelompok Umur (Age-spesific Net Migration Rate/ASNMR)
- • Nasional, Provinsi
["Migrasi Neto"]Lihat →
Recent Net Migration Rate (Angka Migrasi Neto Risen)
- • Nasional, Provinsi
["Migrasi Neto"]Lihat →
International Net Migration Rate (Angka Migrasi Neto Internasional)
- • Nasional
["Migrasi Neto "]Lihat →
Jumlah Penduduk
Ribu Orang • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Penduduk"]Lihat →
Persentase Penduduk Lansia
Persen • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Penduduk Lansia"]Lihat →
Jumlah Penduduk Lansia
Orang • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Lansia"]Lihat →
Umur Harapan Hidup saat Lahir (UHH)
Tahun • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Umur/Usia"]Lihat →
Angka Kematian Bayi (AKB) - Infant Mortality Rate (IMR)
Kematian Perseribu Kelahiran Hidup • Nasional, Provinsi
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
Angka Kematian menurut Kelompok Umur (Age Spesific Death Rate/ASDR)
- • Nasional
["Angka Kematian menurut Kelompok Umur (Age Spesific Death Rate/ASDR)"]Lihat →
Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)
- • Nasional
["Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)"]Lihat →
Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR)
- • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR)"]Lihat →
Rasio Ketergantungan
- • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Rasio Ketergantungan"]Lihat →
Rasio Jenis Kelamin
Laki-Laki Perseratus Perempuan • Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota
["Jenis Kelamin"]Lihat →