π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Kota Tangerang 2023
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Publik, Perpajakan, dan Regulasi Pasar
43 Var
35 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Kota Tangerang
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Sektor Publik, Perpajakan, dan Regulasi Pasar
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Alamat Lengkap
Jl. Raya Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15112 No. Telepon : 021 - 5582144
Telepon
-
Faksimile
-
Email
bpbd@tangerangkota.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang
Nama PJ Teknis
Amir Hamzah, St, M.Si
Jabatan
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Alamat
Jl. Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Tangerang, Kota Tangerang, Banten
Telepon
(021) 5582144
Faksimile
-
Email
bpbd@tangerangkota.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Tahap pencegahan dan mitigasi bencana dilakukan untuk mengurangi serta menanggulangi resiko bencana. Rangkaian upaya yang dilakukan dapat berupa perbaikan dan modifikasi lingkungan fisik maupun penyadaran serta peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.
Tahap kesiapsiagaan dilakukan menjelang sebuah bencana akan terjadi. Pada tahap ini alam menunjukkan tanda atau signal bahwa bencana akan segera terjadi. Maka pada tahapan ini, seluruh elemen terutama masyarakat perlu memiliki kesiapan dan selalu siaga untuk menghadapi bencana tersebut.
Tahap kesiapsiagaan dilakukan menjelang sebuah bencana akan terjadi. Pada tahap ini alam menunjukkan tanda atau signal bahwa bencana akan segera terjadi. Maka pada tahapan ini, seluruh elemen terutama masyarakat perlu memiliki kesiapan dan selalu siaga untuk menghadapi bencana tersebut.
Tujuan Kegiatan
Mengumpulkan data yang berkaitan dengan pencegahan dan kesiapsiagaan bencana sebagai dasar penyusunan kebijakan penanggulangan bencana di Kota Tangerang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Oktober 2022 - 30 November 2022
Desain
1 Desember 2022 - 31 Desember 2022
Pengumpulan Data
1 Januari 2023 - 31 Oktober 2023
Pengolahan Data
1 November 2023 - 30 Desember 2023
Analisis
1 Desember 2023 - 15 Desember 2023
Diseminasi
15 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Evaluasi
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 43 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pelayanan informasi rawan bencana | Pelayanan informasi rawan bencana | Jumlah warga negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana | 1 tahun |
| Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana | Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana | Jumlah warga negara yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana | 1 tahun |
| Kecamatan | Kecamatan | Perangkat daerah kabupaten atau kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu. | 1 tahun |
| Sistem Peringatan dini | Sistem Peringatan dini | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Kawasan Rawan Bencana Alam | Kawasan Rawan Bencana Alam | kawasan rawan atau yang berpotensi tinggi mengalami bencana alam | 1 tahun |
| Gempa Bumi | Bencana Gempa Bumi | Getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik, atau akibat runtuhan bawah tanah | 1 tahun |
| Tsunami | Bencana Tsunami | Serangkaian gelombang yang terbentuk akibat gangguan impulsif di dasar laut, seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, tanah longsor bawah laut, atau bahkan hantaman benda luar angkasa. Gangguan ini menyebabkan perpindahan air laut yang besar dan mendadak, menciptakan gelombang besar yang bisa sangat merusak saat mencapai daratan | 1 tahun |
| Gunung Meletus | Bencana Gunung Meletus | Peristiwa di mana material dari dalam bumi berupa magma, gas, dan abu dikeluarkan ke permukaan melalui rekahan atau lubang pada kerak bumi. Letusan gunung berapi dapat terjadi karena tekanan gas yang sangat tinggi di dalam magma, menyebabkan material vulkanik tersebut terlontar keluar dengan kekuatan yang besar. Letusan ini dapat mengakibatkan dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar, termasuk kerusakan infrastruktur dan ancaman bagi keselamatan manusia | 1 tahun |
| Banjir | Bencana Banjir | Kejadian alam di mana air menutupi lahan yang biasanya kering, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan, meluapnya sungai, rusaknya tanggul, atau kombinasi faktor-faktor tersebut. Banjir juga dapat terjadi karena faktor lain seperti pasang surut laut (rob) dan banjir bandang | 1 tahun |
| Kekeringan | Bencana Kekeringan | Kondisi di mana suatu wilayah mengalami defisit curah hujan yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas lainnya. Kekeringan dapat menyebabkan berkurangnya persediaan air, kerusakan tanaman, dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan | 1 tahun |
| Angin Topan | Bencana Angin Topan | Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai oleh sistem tekanan udara rendah dengan angin berputar kencang. Angin ini berkecepatan minimal 63 km/jam dan dapat mencapai lebih dari 118 km/jam. Angin topan sering kali terbentuk di atas lautan tropis dan dapat menimbulkan kerusakan signifikan ketika mencapai daratan | 1 tahun |
| Tanah Longsor | Bencana Tanah Longsor | Peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor terjadi akibat gravitasi yang mempengaruhi lereng yang curam, serta dapat dipicu oleh berbagai faktor lain seperti erosi, gempa bumi, hujan lebat, dan aktivitas manusia | 1 tahun |
| Kawasan Rawan Bencana Kebakaran | Kawasan Rawan Bencana Kebakaran | kawasan atau wilayah yang sering atau berpotensi tinggi mengalami bencana kebakaran | 1 tahun |
| Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir | Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir | Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor | Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor | Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa | Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa | Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus | Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus | Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami | Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami | Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya | Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya | Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya | Serangkaian kegiatan pemberian peringatan sesegera mungkin kepada masyarakat tentang kemungkinan terjadinya bencana pada suatu tempat oleh lembaga yang berwenang | 1 tahun |
| Potensi Luas Bahaya | Potensi Luas Bahaya | Luas bahaya yang berpotensi bencana | 1 tahun |
| Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants) | Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants) | Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants) | 1 tahun |
| Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana | Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana | Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana | 1 tahun |
| Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan | Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan | Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan | 1 tahun |
| Peta risiko kawasan rawan bencana | Peta risiko kawasan rawan bencana | Peta risiko kawasan rawan bencana | 1 tahun |
| Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) | Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) | Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) | 1 tahun |
| Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | 1 tahun |
| Petugas yang terlatih bidang kebencanaan | Petugas yang terlatih bidang kebencanaan | Petugas yang terlatih bidang kebencanaan | 1 tahun |
| Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana | Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana | Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana | 1 tahun |
| Dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | Dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | Dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana | 1 tahun |
| Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan | Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan | Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan | 1 tahun |
| Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem) | Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem) | Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem) | 1 tahun |
| Meningkatnya Desa Tangguh Bencana | Meningkatnya Desa Tangguh Bencana | Persentase kelurahan tangguh bencana yang dibentuk | 1 tahun |
| Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) | Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) | Nilai Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) | 1 tahun |
| Indeks Ketahanan Daerah (IKD) | Indeks Ketahanan Daerah (IKD) | Nilai Indeks Ketahanan Daerah (IKD) | 1 tahun |
| sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi | sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi | sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi | 1 tahun |
| Persentase dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana | Persentase dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana | perbandingan dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana | 1 tahun |
| Dokumen RPB & RADPRB | Dokumen RPB & RADPRB | Dokumen RPB & RADPRB | 1 tahun |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BANTEN | KOTA TANGERANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Internal OPD
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 4 orang
Pengumpul data/enumerator : 4 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
43 variabel yang diolah/dikumpulkan
Dokumen RPB & RADPRB
Numerik β’ Dokumen
["Dokumen RPB & RADPRB"]Lihat β
Persentase dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana
Numerik β’ Persen
["Persentase dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana"]Lihat β
sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi
Numerik β’ Unit
["sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi"]Lihat β
Indeks Ketahanan Daerah (IKD)
Numerik β’ Angka
["Indeks Ketahanan Daerah (IKD)"]Lihat β
Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI)
Numerik β’ Angka
["Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI)"]Lihat β
Meningkatnya Desa Tangguh Bencana
Numerik β’ Desa
["Meningkatnya Desa Tangguh Bencana"]Lihat β
Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem)
Numerik β’ Lokasi
["Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem)"]Lihat β
Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan
Numerik β’ Orang
["Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan"]Lihat β
Dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana
Numerik β’ Dokumen
["Dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana"]Lihat β
Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana
Numerik β’ Dokumen
["Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana"]Lihat β
Petugas yang terlatih bidang kebencanaan
Numerik β’ Persen
["Petugas yang terlatih bidang kebencanaan"]Lihat β
Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana
Numerik β’ Dokumen
["Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana"]Lihat β
Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB)
Numerik β’ Dokumen
["Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB)"]Lihat β
Peta risiko kawasan rawan bencana
Numerik β’ Peta
["Peta risiko kawasan rawan bencana"]Lihat β
Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan
Numerik β’ Kawasan
["Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan"]Lihat β
Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana
Numerik β’ Unit
["Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana"]Lihat β
Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants)
Numerik β’ Titik
["Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants)"]Lihat β
Potensi Luas Bahaya
Numerik β’ Km2
["Potensi Luas Bahaya"]Lihat β
Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya
Numerik β’ Peringatan
["Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya"]Lihat β
Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya
Numerik β’ Unit
["Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya"]Lihat β
Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami
Numerik β’ Peringatan
["Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami"]Lihat β
Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami
Numerik β’ Unit
["Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami"]Lihat β
Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus
Numerik β’ Peringatan
["Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus"]Lihat β
Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus
Numerik β’ Unit
["Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus"]Lihat β
Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa
Numerik β’ Peringatan
["Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa"]Lihat β
Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa
Numerik β’ Unit
["Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa"]Lihat β
Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor
Numerik β’ Peringatan
["Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor"]Lihat β
Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor
Numerik β’ Unit
["Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor"]Lihat β
Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir
Numerik β’ unit
["Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir"]Lihat β
Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir
Numerik β’ Peringatan
["Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir"]Lihat β
Kawasan Rawan Bencana Kebakaran
Numerik β’ Kawasan
[" Kawasan Rawan Bencana Kebakaran"]Lihat β
Tanah Longsor
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Tanah Longsor"]Lihat β
Angin Topan
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Angin Topan"]Lihat β
Kekeringan
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Kekeringan"]Lihat β
Banjir
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Banjir"]Lihat β
Gunung Meletus
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Gunung Meletus"]Lihat β
Tsunami
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Tsunami"]Lihat β
Gempa Bumi
Numerik β’ Kawasan
["Bencana Gempa Bumi"]Lihat β
Kawasan Rawan Bencana Alam
Numerik β’ Kawasan
["Kawasan Rawan Bencana Alam"]Lihat β
Sistem peringatan dini
Numerik β’ Peringatan
["Sistem peringatan dini"]Lihat β
Kecamatan
Teks β’ Persen
["Kecamatan"]Lihat β
Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana
Numerik β’ Persen
["Presentase pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan"]Lihat β
Pelayanan informasi rawan bencana
Numerik β’ Persen
["Persentase Pelayanan informasi rawan bencana"]Lihat β
Indikator Kegiatan
35 indikator yang dihasilkan
Jumlah Dokumen RPB & RADPRB
Dokumen β’ -
["Jumlah Dokumen RPB & RADPRB"]Lihat β
Persentase jumlah dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana
Persen β’ -
["Persentase jumlah dokumen Rencana Kontijensi terhadap 5 (lima) jenis ancaman bencana"]Lihat β
Jumlah sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi
Unit β’ -
["Jumlah sistem peringatan dini yang sudah terintegrasi"]Lihat β
Indeks Ketahanan Daerah (IKD)
Angka β’ -
["Indeks Ketahanan Daerah (IKD)"]Lihat β
Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI)
Angka β’ -
["Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI)"]Lihat β
Persentase Desa Tangguh Bencana
Desa β’ -
["Persentase Desa Tangguh Bencana"]Lihat β
Jumlah Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem)
Lokasi β’ -
["Jumlah Lokasi dengan sistem peringatan dini yang termanfaatkan (sistem)"]Lihat β
Jumlah Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan
Orang β’ -
["Jumlah Petugas kabupaten/kota dengan indeks risiko bencana tinggi yang terlatih bidang kebencanaan"]Lihat β
Jumlah dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana
Dokumen β’ -
["Jumlah dokumen Rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana"]Lihat β
Jumlah Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana
Dokumen β’ -
["Jumlah Dokumen rencana penanggulangan kedaruratan bencana"]Lihat β
Jumlah Petugas yang terlatih bidang kebencanaan
Persen β’ -
["Jumlah Petugas yang terlatih bidang kebencanaan"]Lihat β
Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana
Kab/Kota β’ -
["Ketersediaan rencana kontinjensi (Renkon) penanganan darurat bencana"]Lihat β
Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB)
Dokumen β’ -
["Ketersediaan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB)"]Lihat β
Jumlah Peta risiko kawasan rawan bencana
Peta β’ -
["Jumlah Peta risiko kawasan rawan bencana"]Lihat β
Jumlah Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan
Kawasan β’ -
["Jumlah Kelurahan tangguh bencana yang dibentuk dan dikembangkan"]Lihat β
Jumlah Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana
Unit β’ -
["Jumlah Rambu, papan informasi dan jalur evakuasi pada kawasan rawan bencana"]Lihat β
Jumlah Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants)
Titik β’ -
["Jumlah Titik pipa air untuk pemadam kebakaran (Fire Hydrants)"]Lihat β
Jumlah Luas Wilayah Berpotensi Bahaya Bencana
Km2 β’ -
["Luas wilayah yang berpotensi bahaya bencana"]Lihat β
Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya
Peringatan β’ -
["Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Lainnya"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Lainnya"]Lihat β
Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami
Peringatan β’ -
["Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Tsunami"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Tsunami"]Lihat β
Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus
Peringatan β’ -
["Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gunung Meletus"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gunung Meletus"]Lihat β
Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa
Peringatan β’ -
["Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Gempa"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Gempa"]Lihat β
Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor
Peringatan β’ -
["Jumlah Peringatan Dini Tradisional Bencana Alam Longsor"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Peringatan Dini Bencana Alam Longsor"]Lihat β
Jumlah Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir
Unit β’ -
["Jumlah Sistem Elektronik Bencana Alam Banjir"]Lihat β
Jumlah Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir
Peringatan β’ -
["Jumlah Sistem Peringatan Dini Bencana Alam Banjir"]Lihat β
Jumlah Kawasan Rawan Bencana Kebakaran
Kawasan β’ -
["Jumlah Kawasan Rawan Bencana Kebakaran"]Lihat β
Jumlah Kawasan Rawan Bencana Alam
Kawasan β’ -
["Jumlah Kawasan Rawan Bencana Alam"]Lihat β
Jumlah Sistem Peringatan dini
Peringatan β’ -
["Sistem peringatan dini"]Lihat β
Persentase Pelayanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana
Persen β’ -
["Persentase warga negara yang memperoleh layanan pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap bencana"]Lihat β
Persentase Pelayanan informasi rawan bencana
Persen β’ -
["Persentase warga negara yang memperoleh layanan informasi rawan bencana"]Lihat β