← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Pendataan Potensi Perikanan Tangkap dan Budidaya Kabupaten Tangerang
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-21.3603.001
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang
Alamat Lengkap
Jl h. Somawinata no.4 Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa Kabupaten Tangerang 15720
Telepon
-
Faksimile
-
Email
diskanofficial@gmail.com
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang
Nama PJ Teknis
Nur Fauziyah, S.Pi
Jabatan
Pengawas Perikanan
Alamat
Gedung Usaha Daerah Lantai 2 Komplek Perkantoran Tigaraksa
Telepon
08156251960
Faksimile
0215990515
Email
nur_diskanla@apps.ipb.ac.id
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan fakta berupa aspek admiistrasi data perikanan yang ada pada wilayah Kabupaten Tangerang yang dihumpun atau dikumpulkan dari hasil pendataan sektoral bidang budidaya dan tangkap yang berasal dari sumber-sumber data dan potensi perikanan yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.
Penyelenggaraan kegiatan pembangunan di wilayah perlu disesuaikan dengan potensi masyarakat di daerahnya. Dalam rangka meningkatkan produksi budidaya perikanan, pemerintah telah melakukan berbagai upaya secara berkesinambungan. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pembudidaya. dan nelayan/pelaku usaha perikanan. Pengembangan perikanan budidaya maupun tangkap di suatu wilayah perlu didukung oleh ketersediaan data sektoral yang menggambarkan potensi dan kondisi lapangan. Oleh karena itu Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang perlu mengadakan pendataan dan pemetaan yang bertujuan untuk mengumpulkan data produksi perikanan per wilayah. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan kegiatan dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran yang telah ditetapkan
Tujuan Kegiatan
Kegiatan pendataan bertujuan untuk : 1. Memotret potensi perikanan dan memetakan pola sebaran kegiatan budidaya dan penangkapan ikan di tiap wilayah Kabupaten Tangerang. 2. Mengidentifikasi karakteristik pembudidaya dan nelayan di Kabupaten Tangerang
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2020 - 4 Januari 2021
Desain
1 Desember 2020 - 2 Februari 2021
Pengumpulan Data
1 Maret 2021 - 30 November 2021
Pengolahan Data
12 Maret 2021 - 31 Desember 2021
Analisis
19 Desember 2021 - 6 Januari 2022
Diseminasi
2 Februari 2022 - 10 Februari 2022
Evaluasi
10 Februari 2022 - 14 Februari 2022
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 37 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Jumlah Data Sektoral Perikanan Tangkap Data Sektoral Perikanan TangkapBanyaknya jumlah produksi perikanan tangkap yang terdiri dari Data Pelabuhan, Non Pelabuhan dan Perairan Umum Darat.2021
Jumlah Data Sektoral Perikanan BudidayaData Sektoral Perikanan BudidayaBanyaknya jumlah produksi perikanan tangkap yang terdiri dari data perikanan budidaya yang terdiri dari Ikan Hias, Pembesaran, Pembenihan, Jaring Apung dan Tambak2021
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. BANTEN KABUPATEN TANGERANG
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
SATURATION_SAMPLING
Unit Sampel
Nelayan dan Pembudidaya Ikan
Unit Observasi
Nelayan dan Pembudidaya Ikan
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 5 orang
Pengumpul data/enumerator : 10 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: KECAMATAN
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 1 Maret 2022
Digital (Softcopy) Ya 1 Maret 2022
Data Mikro Ya 1 Maret 2022
≡
Variabel Kegiatan
37 variabel yang diolah/dikumpulkan
Luas Lokasi Perikanan Budidaya
Integer • Hektar (Ha)
Luas area budidaya ikan merupakan luas kotor yaitu tidak hanya luas permukaan air yang digunakan untuk pemeliharaan saja, tetapi termasuk juga luas tanah/galengan/tanggul dan lain-
["Luas Lokasi Perikanan Budidaya"]Lihat →
Jumlah Rumah Tangga Perikanan dan Rumah Tangga Buruh Perikanan menurut Jenis Usaha
Integer • Rumah Tangga
Rumah tangga perikanan budidaya dan rumah tangga buruh perikanan adalah rumah tangga yang melakukan kegiatan penangkapan ikan budidaya ikan/binatang air lainnya/tanaman air dengan
["Rumah Tangga Perikanan dan Rumah Tangga Buruh Perikanan menurut Jenis Usaha"]Lihat →
Jumlah Armada Penangkapan Ikan menurut jenisnya
Integer • unit
Dalam mendapatkan produksi perikanan dibantu menggunakan kapal sebagai armada pengangkut, sebagaimana pengertian dari Kapal Penangkap Ikan adalah kapal yang digunakan untuk menangk
[" Armada Penangkapan Ikan menurut jenisnya"]Lihat →
Jumlah Alat Tangkap Ikan menurut jenisnya
Integer • unit
Alat Penangkapan Ikan yang selanjutnya disingkat API adalah sarana dan perlengkapan atau benda-benda lainnya yang dipergunakan untuk menangkap ikan.
["Alat Tangkap Ikan menurut Jenisnya"]Lihat →
Jumlah Potensi Perikanan Menurut Tempat Pembudidayaan
Integer • potensi
Potensi Perikanan Menurut Tempat Pembudidayaan Karena Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia di Perairan Darat yang selanjutnya disingkat WPPNRI PD adalah wilayah
["Potensi Perikanan Menurut Tempat Pembudidayaan"]Lihat →
Jumlah Produksi Penangkapan Ikan di Laut menurut Jenis Ikan
float • TON
Produksi Penangkapan Ikan di Laut menurut Jenis Ikan meruoakan jumlah produksi penangkapan ikan dilaut menurut jenis ikan yang ada pada wilayah penangkapan laut
["Produksi Penangkapan Ikan di Laut menurut Jenis Ikan"]Lihat →
Jumlah Produksi Ikan menurut Jenis Usaha Perikanan
float • TON
Produksi Ikan menurut Jenis Usaha Perikanan merupakan produksi yang terdiri dari produksi usaha perikanan penangkapan dan usaha perikanan budidaya
["Produksi Ikan menurut Jenis Usaha Perikanan"]Lihat →
Jumlah Produksi Ikan Kontribusi Hasil Kelompok Nelayan
float • TON
Produksi ikan (Ton) Kontribusi Hasil Kelompok Nelayan merupakan hasil produksi tangkapan nelayan dengan perhitungan Jumlah Produksi Ikan (Ton) kontribusi hasil kelompok nelayan di
["Produksi Ikan Kontribusi Hasil Kelompok Nelayan "]Lihat →
Jumlah Produksi Ikan
float • TON
Produksi ikan adalah seluruh hasil yang diperoleh dari kegiatan penangkapan atau budidaya ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap atau dipanen dari sumber perikanan al
["Produksi Ikan"]Lihat →
Jumlah Total Nilai Produksi Perikanan Budidaya Menurut Kecamatan dan Jenis Budaya
float • Rupiah
Total nilai produksi perikanan perikanan budidaya merupakan penjumlahan dari total nilai produksi jaring apung tawar, kolam air tenang, rumput laut, tambak sederhana dan tambak int
["Total Nilai Produksi Perikanan Budidaya Menurut Kecamatan dan Jenis Budaya"]Lihat →
Jumlah Total Produksi Perikanan Budidaya Menurut Kecamatan dan Jenis Budaya
float • TON
total produksi perikanan perikanan budidaya merupakan penjumlahan dari total produksi jaring apung tawar, kolam air tenang, rumput laut, tambak sederhana dan tambak intensif
["Total Produksi Perikanan Budidaya Menurut Kecamatan dan Jenis Budaya"]Lihat →
Nilai produksi Perikanan Budidaya Tambak Semi Insentif
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan budidaya Tambak Semi I
["Produksi Perikanan Budidaya Tambak Semi Insentif"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan BudidayaTambak Semi Insentif
float • TON
Produksi tambak semi intensif adalah cara atau proses dalam memproduksi dengan mengandalkan pada input pakan buatan sebagai sumber pertumbuhan , sedangkan dukungan pakan alami diha
["Produksi Perikanan BudidayaTambak Semi Insentif"]Lihat →
Nilai produksi Perikanan Budidaya Tambak Sederhana
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan budidaya Tambak Sederh
["Produksi Perikanan Budidaya Tambak Sederhana"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan BudidayaTambak Sederhana
float • TON
Produksi tambak sederhana adalah cara atau proses dalam memproduksi dengan mengandalkan pada input pakan alami sebagai sumber pertumbuhan, dengan kedalaman tambak sampai dengan 80
["Produksi Perikanan Budidaya Tambak Sederhana"]Lihat →
Nilai produksi Perikanan Budidaya Rumput Laut
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan budidaya rumput laut a
["Nilai produksi Perikanan Budidaya Rumput Laut"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Rumput Laut
float • TON
Rumput Laut merupakan komoditas perikanan unggulan yang memiliki nilai strategis serta peluang usahanya menjanjikan untuk dikembangkan. Di Indonesia, penyebaran Rumput Laut berada
[" Produksi Perikanan Budidaya Rumput Laut"]Lihat →
Jumlah Nilai produksi Perikanan Budidaya Kolam Air Tenang
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan budidaya kolam air ten
["Nilai produksi Perikanan Budidaya Kolam Air Tenang"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Kolam Air Tenang
float • TON
Produksi Kolam air tenang adalah kolam untuk pemeliharaan ikan yang aliran air masuk serta keluarnya tidak lebih dari 5 liter/detik/1.000 m2. Wadah dipersiapkan dengan cara saniter
["Produksi Perikanan Budidaya Kolam Air Tenang"]Lihat →
Jumlah Nilai produksi Perikanan Budidaya Jaring Apung Tawar
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan budidaya jaring apung
["Nilai Produksi budidaya jaring apung tawar"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan Budidaya Jaring Apung Tawar
float • TON
Karamba Jaring Apung yang selanjutnya disingkat dengan KJA adalah sarana budidaya untuk pembesaran ikan terdiri dari alat apung, kantong jaring, pemberat jaring dan jangkar. Budida
["Produksi perikanan budidaya jaring apung tawar "]Lihat →
Jumlah Total Nilai Produksi Perikanan Tangkap Di Perairan Umum Menurut Kecamatan Dan Lokasi
float • Rupiah
Total nilai produksi perikanan tangkap di perairan umum merupakan penjumlahan dari total produksi dari Waduk, Sungai dan Rawa
["Total nilai produksi perikanan tangkap menurut kecamatan dan jenis penangkapan "]Lihat →
Jumlah Total Produksi Perikanan Tangkap Di Perairan Umum Menurut Kecamatan Dan Lokasi
float • TON
Total produksi perikanan tangkap di perairan umum merupakan penjumlahan dari total produksi dari Waduk, Sungai dan Rawa
["Total produksi perikanan tangkap di perairan umum menurut kecamtan dan lokasi"]Lihat →
Jumlah Nilai Produksi Perikanan di Rawa
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan tangkap di rawaadalah
["nilai produksi perikanan di rawa"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan di Rawa
float • TON
Rawa adalah lahan genangan air secara alamiah yang terjadi terus menerus atau musiman akibat drainase alamiah yang terhambat serta mempunyai ciri-ciri khusus secara fisik, kimiawi,
["produksi perikanan di Rawa"]Lihat →
Jumlah Nilai Produksi Perikanan di Sungai
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan tangkap dilaut adalah
["Nilai produksi perikanan di Sungai"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan di Sungai
float • TON
Sungai adalah tempat-tempat dan wadah-wadah serta jaringan pengaliran air mulai dari mata air sampai muara dengan dibatasi kanan dan kirinya serta sepanjang pengalirannya oleh gari
["Produksi perikanan ikan di Sungai"]Lihat →
Jumlah Nilai Produksi Perikanan di Waduk
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan tangkap dilaut adalah
["Nilai produksi perikanan di Waduk"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan di Waduk
float • TON
Waduk adalah wadah air yang terbentuk sebagai akibat dibangunnya bangunan Sungai dalam hal ini bangunan bendungan, dan berbentuk pelebaran alur/badan/palung Sungai.Wilayah Pengelol
["Produksi Perikanan di Waduk"]Lihat →
Jumlah Total Nilai Produksi Perikanan Tangkap Menurut Kecamatan Dan Jenis Penangkapan
float • Rupiah
Jumlah total nilai produksi perikanan tangkap merupakan hasil jumlahan dari jumlah nilai produksi perikanan tangkap dilaut ditambahkan dengan jumlah nilai produksi perikanan tangk
["Total nilai produksi perikanan tangkap menurut kecamatan dan jenis penangkapan "]Lihat →
Jumlah Total Produksi Perikanan Tangkap Menurut Kecamatan Dan Jenis Penangkapan
float • TON
Jumlah total produksi perikanan tangkap yang merupakan penjumkahan dari produksi perikanan tangkap dilaut dan produksi perikanan di perairan umum daratan
["Produksi perikanan tangkap menurut kecamatan jan jenis penangkapan"]Lihat →
Jumlah Nlai Produksi Perikanan Tangkap menurut Jenis Penangkapan Perairan Daratan
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan perairan daratan adala
["Nilai produksi perikanan tangkap menurut jenis penangkapan perairan daratan"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan Tangkap menurut Jenis Penangkapan Perairan Daratan
float • TON
Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia di Perairan Darat yang selanjutnya disingkat WPPNRI PD adalah wilayah Pengelolaan Perikanan untuk Penangkapan Ikan dan pembu
["Produksi perikanan tangkap menurut jenis penangkapan perairan umum darat"]Lihat →
Jumlah Nlai Produksi Perikanan Tangkap menurut Jenis Penangkapan Tangkap di Laut
float • Rupiah
Nilai produksi adalah nilai pada waktu hasil penangkapan/budidaya didaratkan. Jadi harga yang digunakan adalah harga produsen. Nilai produksi untuk perikanan tangkap dilaut adalah
["Nilai Produksi Perikanan Tangkap di laut"]Lihat →
Jumlah Produksi Perikanan Tangkap menurut Jenis Penangkapan Tangkap di Laut
float • TON
Penangkapan Ikan adalah kegiatan untuk memperoleh ikan di perairan yang tidak dalam keadaan. Perairan Laut adalah perairan yang meliputi laut teritorial, laut pedalaman, perairan k
["produksi ikan tangkap menurut jenis penangkapan tangkap di laut"]Lihat →
Target Konsumsi Ikan
float • TON
Target Konsumsi Ikan merupakan jumlah harapann/ proyeksi. Perkiraan angka konsumsi ikan yang sudah ditetapkan untuk kurun waktu 5 tahun
["Target Konsumsi Ikan"]Lihat →
Jumlah Konsumsi Ikan
float • TON
Jumlah kilogram ikan yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Tangerang selama satu tahun dalam bantuk konversi setara konsumsi ikan utuh segar. Pada dasarnya perhitungan konsumsi ikan
["Konsumsi Ikan"]Lihat →