π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi data Jaminan Kesehatan di Provinsi Jawa Barat 2022
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
1 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi data Jaminan Kesehatan di Provinsi Jawa Barat
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Alamat Lengkap
Jl. Pasteur No.25, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 4017
Telepon
(022) 4230353
Faksimile
(022) 4230353
Email
tikdiskesjabar2@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
Nama PJ Teknis
drg. Juanita Paticia Fatima, M.K.M
Jabatan
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan
Alamat
Jl.Pasteur No.25 Bandung
Telepon
022-421800, 4218575
Faksimile
022-4236721
Email
diskes@jabarprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Sesuai Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan Mengamanatkan besaran pembiayaan di daerah menjadi sebuah keharusan untuk dapat melakukan pengalokasian pembiayaan kesehatan di daerah yang bukan hanya terpenuhi jumlahnya namun juga tepat peruntukannya serta terjalin keberlanjutannya. Jaminan Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan salah satu unsur kesejahteraan yang menjadi tanggung jawab setiap orang, keluarga dan masyarakat serta didukung oleh pemerintah .
Capaian Pembangunan (Evaluasi paruh waktu RPJMN 2015-2019) target yang memerlukan percepatan Tahun 2019 diantaranya βCakupan Kepesertaan JKNβ. Target dan capaian bidang pembangunan dengan sasaran pokok yaitu Persentase Kepesertaan SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) dan UHC (Universal Health Coverage) Tahun 2019 yaitu minimal 95%.
Universal Health Coverage merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau yaitu seberapa besar prosentase penduduk yang dijamin, seberapa lengkap pelayanan yang dijamin, seberapa besar proporsi cost sharing oleh penduduk serta mutu pelayanan kesehatan itu sendiri.
Setiap negara perlu mencapai UHC yang salah satu caranya melalui mekanisme asuransi kesehatan sosial untuk menjamin pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberi manfaat komprehensif dengan iuran terjangkau, asas gotong royong, menerapkan prinsip kendali biaya dan kendali mutu, menjamin sustainabilitas dan memiliki portabilitas sehingga dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia.
Capaian Pembangunan (Evaluasi paruh waktu RPJMN 2015-2019) target yang memerlukan percepatan Tahun 2019 diantaranya βCakupan Kepesertaan JKNβ. Target dan capaian bidang pembangunan dengan sasaran pokok yaitu Persentase Kepesertaan SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional) dan UHC (Universal Health Coverage) Tahun 2019 yaitu minimal 95%.
Universal Health Coverage merupakan sistem kesehatan yang memastikan setiap warga dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif bermutu dengan biaya terjangkau yaitu seberapa besar prosentase penduduk yang dijamin, seberapa lengkap pelayanan yang dijamin, seberapa besar proporsi cost sharing oleh penduduk serta mutu pelayanan kesehatan itu sendiri.
Setiap negara perlu mencapai UHC yang salah satu caranya melalui mekanisme asuransi kesehatan sosial untuk menjamin pembiayaan kesehatan yang berkelanjutan. Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberi manfaat komprehensif dengan iuran terjangkau, asas gotong royong, menerapkan prinsip kendali biaya dan kendali mutu, menjamin sustainabilitas dan memiliki portabilitas sehingga dapat digunakan di seluruh wilayah Indonesia.
Tujuan Kegiatan
Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Jawa Barat melalui Pelaksanaan Progran Jaminan Kesehatan Nasional dan Penguatan Pembiayaan Kesehatan untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan secara berkesinambungan, berkeadilan, berdayaguna, berhasilguna, dan berazas gotong royong bagi seluruh masyarakat terutama masyarakat miskin dan tidak mampu
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
3 Juli 2021 - 3 Desember 2021
Desain
3 September 2021 - 3 Desember 2021
Pengumpulan Data
3 Januari 2022 - 3 Desember 2022
Pengolahan Data
3 Januari 2022 - 3 Desember 2022
Analisis
3 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Diseminasi
3 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Evaluasi
3 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 1 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD | Jumlah Peserta | Peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Daerah baik itu Kab/Kota maupun Provinsi (APBD) | Pada saat pengumpulan data |
| Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN | Jumlah Peserta | Peserta JKN dari segmen Penerima Bantuan Iuran yang iurannya dibayarkan oleh Pemerintah Pusat (PABN) | Pada saat pengumpulan data |
| Bukan Pekerja (BP) | Jumlah Peserta | Peserta JKN dari segmen bukan pekerja | Pada saat pengumpulan data |
| Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) | Jumlah Peserta | Peserta JKN dari segmen pekerja bukan penerima upah atau mandiri | Pada saat pengumpulan data |
| Pekerja Penerima Upah (PPU) | Jumlah Peserta | Peserta JKN dari segmen Pekerja Penerima Upah | Pada saat pengumpulan data |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA BARAT | BOGOR |
| 2. | JAWA BARAT | SUKABUMI |
| 3. | JAWA BARAT | CIANJUR |
| 4. | JAWA BARAT | BANDUNG |
| 5. | JAWA BARAT | GARUT |
| 6. | JAWA BARAT | TASIKMALAYA |
| 7. | JAWA BARAT | CIAMIS |
| 8. | JAWA BARAT | KUNINGAN |
| 9. | JAWA BARAT | CIREBON |
| 10. | JAWA BARAT | MAJALENGKA |
| 11. | JAWA BARAT | SUMEDANG |
| 12. | JAWA BARAT | INDRAMAYU |
| 13. | JAWA BARAT | SUBANG |
| 14. | JAWA BARAT | PURWAKARTA |
| 15. | JAWA BARAT | KARAWANG |
| 16. | JAWA BARAT | BEKASI |
| 17. | JAWA BARAT | BANDUNG BARAT |
| 18. | JAWA BARAT | PANGANDARAN |
| 19. | JAWA BARAT | KOTA BOGOR |
| 20. | JAWA BARAT | KOTA SUKABUMI |
| 21. | JAWA BARAT | KOTA BANDUNG |
| 22. | JAWA BARAT | KOTA CIREBON |
| 23. | JAWA BARAT | KOTA BEKASI |
| 24. | JAWA BARAT | KOTA DEPOK |
| 25. | JAWA BARAT | KOTA CIMAHI |
| 26. | JAWA BARAT | KOTA TASIKMALAYA |
| 27. | JAWA BARAT | KOTA BANJAR |
Metode Pengumpulan Data
- Lainnya, Sistem Informasi
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Sistem Informasi
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Peserta JKN
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: Fasilitas Kesehatan
- Kabupaten/Kota
- Lainnya: Fasilitas Kesehatan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
1 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan