← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Survei Harga Produsen Beras di Penggilingan
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Harga dan Paritas Daya Beli
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
-
Alamat Lengkap
-
Telepon
-
Faksimile
-
Email
-
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa
Eselon 2
Direktorat Statistik Harga
Nama PJ Teknis
Sri Andayani, M.Stat.
Jabatan
Ketua Tim Bidang Statistik Harga Produsen
Alamat
Jalan Dr. Sutomo No. 6-8, Jakarta
Telepon
021-3841195, 3842508, 3810291 (ext. : 6210)
Faksimile
021-3857046
Email
shprod@bps.go.id
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Beras merupakan komoditas strategis yang berpengaruh terhadap stabilitas ekonomi, sehingga pemerintah menerapkan kebijakan perberasan untuk menjaga keseimbangan harga. Fluktuasi harga beras dapat berdampak signifikan terhadap inflasi, terutama ketika terjadi gangguan produksi akibat kondisi iklim ekstrem. Selain itu, dominasi tengkulak dalam penyerapan hasil panen dengan harga lebih tinggi dibandingkan harga yang ditetapkan pemerintah berpotensi merugikan petani.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pengamanan cadangan beras guna menjaga stabilitas harga. Pemerintah membutuhkan data akurat mengenai penyerapan dan harga beras di tingkat penggilingan maupun pasar. Oleh karena itu, BPS, melalui Direktorat Statistik Harga, melaksanakan Survei Harga Produsen Beras di Penggilingan (SHPBG) di beberapa provinsi terpilih yang memiliki potensi sebagai produsen beras nasional. Survei ini mengumpulkan data harga beras di tingkat penggilingan berdasarkan berbagai kualitas secara berkesinambungan sejak tahun 2013 dan digunakan sebagai referensi bagi pemerintah dalam menentukan standar harga pembelian beras.
Mulai tahun 2024, BPS melakukan perubahan metode pengumpulan data SHPBG, dari Paper and Pencil Interviewing (PAPI) menjadi Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI). Hal ini bertujuan agar kegiatan pencacahan dan pengolahan menjadi lebih efektif dan efisien.
Tujuan Kegiatan
Merekam perubahan data harga beras dari berbagai kualitas beras di tingkat penggilingan. Hasil survei ini juga sebagai indikator dini harga beras di tingkat konsumen, sehingga bisa memberikan langkah antisipatif oleh pihak yang berkepentingan terhadap transaksi harga beras demi menjaga stabilitas harga beras.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 September 2023 - 31 Desember 2023
Desain
1 September 2023 - 31 Desember 2023
Pengumpulan Data
1 Januari 2024 - 20 Desember 2024
Pengolahan Data
21 Januari 2024 - 30 April 2025
Analisis
28 Januari 2024 - 30 April 2025
Diseminasi
1 Februari 2024 - 31 Mei 2025
Evaluasi
1 Februari 2024 - 31 Mei 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 1 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Merek Moisture TesterMerek Moisture TesterNama merek alat moisture tester yang digunakan untuk mengukur kadar air beras pada saat observasi.Pada saat pencacahan
Dasar Penentuan Harga Penjualan BerasDasar Penentuan Harga Penjualan BerasDasar/pertimbangan yang menjadi acuan dalam penentuan harga beras yang dijual.Pada saat pencacahan
Volume Gabah Kering Giling yang Digiling Selama SebulanGabah Kering GilingBanyaknya ton Gabah Kering Giling (GKG) yang digiling oleh penggilingan selama sebulan (total semua observasi).Selama bulan pencacahan
Volume Beras Hasil Giling Selama SebulanVolume Beras Hasil Giling Selama SebulanBanyaknya ton beras yang dihasilkan selama sebulan (total semua observasi).Selama bulan pencacahan
Volume Beras yang Dijual Selama SebulanVolume Beras yang Dijual Selama SebulanBanyaknya ton beras yang dijual selama sebulan (total semua observasi).Selama bulan pencacahan
Stok Gabah Akhir Bulan LaluStok Gabah Akhir Bulan LaluBanyaknya kilogram stok gabah yang dimiliki penggilingan pada akhir bulan sebelum bulan pencacahan.Akhir bulan sebelum bulan pencacahan
Stok Beras Akhir Bulan LaluStok Beras Akhir Bulan LaluBanyaknya kilogram stok beras yang dimiliki penggilingan pada akhir bulan sebelum bulan pencacahan.Akhir bulan sebelum bulan pencacahan
Varietas GabahVarietas GabahVarietas asal gabah dari beras yang dijual. Beras yang dijual dapat berasal dari beberapa varietas gabah.Pada saat pencacahan
Sumber Pembelian GabahSumber Pembelian GabahAsal pembelian gabah untuk masing-masing jenis beras, apakah diperoleh dari petani (Kode 1), pedagang/pengumpul (Kode 2), atau milik sendiri (Kode 4).Pada saat pencacahan
Rata-rata Harga Pembelian GabahGabahBesarnya rata-rata harga pembelian gabah berdasarkan varietas gabah dalam rupiah per kilogram (Rp/Kg).Pada saat pencacahan
Harga Penjualan Beras Bulan SebelumnyaHarga Penjualan Beras Bulan SebelumnyaHarga jual beras masing-masing observasi beras per kilogram pada saat terjadinya transaksi penjualan beras oleh penggilingan pada bulan sebelumnya.Pada bulan sebelum pencacahan
Harga Penjualan Beras Bulan PencacahanHarga Penjualan Beras Bulan PencacahanHarga jual beras masing-masing observasi beras per kilogram pada saat terjadinya transaksi penjualan beras oleh penggilingan pada bulan pencacahan.Pada saat pencacahan
Kadar Air BerasKadar Air BerasJumlah kandungan air di dalam butir beras yang dinyatakan dalam satuan persen dari berat basah (wet basis).Pada saat pencacahan
Kadar Beras Patah/BrokenKadar Beras Patah/BrokenPersentase kadar beras patah/broken terhadap seluruh berat sampel analisis. Butir beras patah/pecah adalah butir beras baik sehat maupun cacat yang mempunyai ukuran lebih besar dari 0,2 sampai dengan lebih kecil 0,8 dari butir beras utuh. Pada saat pencacahan
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. ACEH ACEH TIMUR
2. ACEH ACEH BESAR
3. ACEH PIDIE
4. ACEH BIREUEN
5. ACEH ACEH UTARA
6. ACEH ACEH BARAT DAYA
7. ACEH NAGAN RAYA
8. ACEH PIDIE JAYA
9. SUMATERA UTARA MANDAILING NATAL
10. SUMATERA UTARA SIMALUNGUN
11. SUMATERA UTARA DELI SERDANG
12. SUMATERA UTARA LANGKAT
13. SUMATERA UTARA SERDANG BEDAGAI
14. SUMATERA UTARA BATU BARA
15. SUMATERA UTARA PADANG LAWAS UTARA
16. SUMATERA BARAT PESISIR SELATAN
17. SUMATERA BARAT SOLOK
18. SUMATERA BARAT TANAH DATAR
19. SUMATERA BARAT PADANG PARIAMAN
20. SUMATERA BARAT AGAM
21. SUMATERA BARAT LIMA PULUH KOTA
22. SUMATERA BARAT PASAMAN
23. RIAU INDRAGIRI HILIR
24. RIAU S I A K
25. RIAU ROKAN HILIR
26. JAMBI KERINCI
27. JAMBI KOTA SUNGAI PENUH
28. SUMATERA SELATAN OGAN KOMERING ILIR
29. SUMATERA SELATAN MUSI RAWAS
30. SUMATERA SELATAN BANYU ASIN
31. SUMATERA SELATAN OGAN KOMERING ULU TIMUR
32. SUMATERA SELATAN OGAN ILIR
33. BENGKULU BENGKULU UTARA
34. BENGKULU MUKOMUKO
35. BENGKULU LEBONG
36. LAMPUNG TANGGAMUS
37. LAMPUNG LAMPUNG SELATAN
38. LAMPUNG LAMPUNG TIMUR
39. LAMPUNG LAMPUNG TENGAH
40. LAMPUNG PRINGSEWU
41. DKI JAKARTA KOTA JAKARTA UTARA
42. JAWA BARAT BOGOR
43. JAWA BARAT SUKABUMI
44. JAWA BARAT CIANJUR
45. JAWA BARAT BANDUNG
46. JAWA BARAT GARUT
47. JAWA BARAT TASIKMALAYA
48. JAWA BARAT CIAMIS
49. JAWA BARAT KUNINGAN
50. JAWA BARAT CIREBON
51. JAWA BARAT MAJALENGKA
52. JAWA BARAT SUMEDANG
53. JAWA BARAT INDRAMAYU
54. JAWA BARAT SUBANG
55. JAWA BARAT PURWAKARTA
56. JAWA BARAT KARAWANG
57. JAWA BARAT BEKASI
58. JAWA BARAT BANDUNG BARAT
59. JAWA BARAT PANGANDARAN
60. JAWA TENGAH CILACAP
61. JAWA TENGAH BANYUMAS
62. JAWA TENGAH PURBALINGGA
63. JAWA TENGAH BANJARNEGARA
64. JAWA TENGAH KEBUMEN
65. JAWA TENGAH PURWOREJO
66. JAWA TENGAH WONOSOBO
67. JAWA TENGAH MAGELANG
68. JAWA TENGAH BOYOLALI
69. JAWA TENGAH KLATEN
70. JAWA TENGAH SUKOHARJO
71. JAWA TENGAH WONOGIRI
72. JAWA TENGAH KARANGANYAR
73. JAWA TENGAH SRAGEN
74. JAWA TENGAH GROBOGAN
75. JAWA TENGAH BLORA
76. JAWA TENGAH REMBANG
77. JAWA TENGAH PATI
78. JAWA TENGAH KUDUS
79. JAWA TENGAH JEPARA
80. JAWA TENGAH DEMAK
81. JAWA TENGAH SEMARANG
82. JAWA TENGAH TEMANGGUNG
83. JAWA TENGAH KENDAL
84. JAWA TENGAH BATANG
85. JAWA TENGAH PEKALONGAN
86. JAWA TENGAH PEMALANG
87. JAWA TENGAH TEGAL
88. JAWA TENGAH BREBES
89. DI YOGYAKARTA KULON PROGO
90. DI YOGYAKARTA BANTUL
91. DI YOGYAKARTA SLEMAN
92. JAWA TIMUR PONOROGO
93. JAWA TIMUR BLITAR
94. JAWA TIMUR KEDIRI
95. JAWA TIMUR LUMAJANG
96. JAWA TIMUR JEMBER
97. JAWA TIMUR BANYUWANGI
98. JAWA TIMUR BONDOWOSO
99. JAWA TIMUR PROBOLINGGO
100. JAWA TIMUR PASURUAN
101. JAWA TIMUR MOJOKERTO
102. JAWA TIMUR JOMBANG
103. JAWA TIMUR NGANJUK
104. JAWA TIMUR MADIUN
105. JAWA TIMUR MAGETAN
106. JAWA TIMUR NGAWI
107. JAWA TIMUR BOJONEGORO
108. JAWA TIMUR TUBAN
109. JAWA TIMUR LAMONGAN
110. BANTEN PANDEGLANG
111. BANTEN LEBAK
112. BANTEN SERANG
113. BALI JEMBRANA
114. BALI TABANAN
115. BALI BADUNG
116. BALI GIANYAR
117. BALI KLUNGKUNG
118. BALI KARANGASEM
119. BALI BULELENG
120. NUSA TENGGARA BARAT LOMBOK BARAT
121. NUSA TENGGARA BARAT LOMBOK TENGAH
122. NUSA TENGGARA BARAT LOMBOK TIMUR
123. NUSA TENGGARA BARAT SUMBAWA
124. NUSA TENGGARA BARAT BIMA
125. NUSA TENGGARA BARAT SUMBAWA BARAT
126. NUSA TENGGARA TIMUR SUMBA BARAT
127. NUSA TENGGARA TIMUR SUMBA TIMUR
128. NUSA TENGGARA TIMUR KUPANG
129. NUSA TENGGARA TIMUR MANGGARAI BARAT
130. NUSA TENGGARA TIMUR SUMBA BARAT DAYA
131. NUSA TENGGARA TIMUR NAGEKEO
132. KALIMANTAN BARAT SAMBAS
133. KALIMANTAN BARAT LANDAK
134. KALIMANTAN BARAT MEMPAWAH
135. KALIMANTAN BARAT KUBU RAYA
136. KALIMANTAN TENGAH KOTAWARINGIN TIMUR
137. KALIMANTAN TENGAH KAPUAS
138. KALIMANTAN TENGAH KATINGAN
139. KALIMANTAN TENGAH PULANG PISAU
140. KALIMANTAN TENGAH BARITO TIMUR
141. KALIMANTAN SELATAN TANAH LAUT
142. KALIMANTAN SELATAN BANJAR
143. KALIMANTAN SELATAN BARITO KUALA
144. KALIMANTAN SELATAN TAPIN
145. KALIMANTAN SELATAN HULU SUNGAI SELATAN
146. KALIMANTAN SELATAN HULU SUNGAI TENGAH
147. KALIMANTAN SELATAN HULU SUNGAI UTARA
148. KALIMANTAN TIMUR KUTAI KARTANEGARA
149. KALIMANTAN TIMUR BERAU
150. KALIMANTAN TIMUR PENAJAM PASER UTARA
151. SULAWESI UTARA BOLAANG MONGONDOW
152. SULAWESI UTARA MINAHASA
153. SULAWESI TENGAH MOROWALI
154. SULAWESI TENGAH PARIGI MOUTONG
155. SULAWESI TENGAH SIGI
156. SULAWESI SELATAN BULUKUMBA
157. SULAWESI SELATAN TAKALAR
158. SULAWESI SELATAN GOWA
159. SULAWESI SELATAN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
160. SULAWESI SELATAN BONE
161. SULAWESI SELATAN SOPPENG
162. SULAWESI SELATAN WAJO
163. SULAWESI SELATAN SIDENRENG RAPPANG
164. SULAWESI SELATAN PINRANG
165. SULAWESI SELATAN LUWU
166. SULAWESI SELATAN LUWU UTARA
167. SULAWESI TENGGARA KONAWE
168. SULAWESI TENGGARA KOLAKA
169. SULAWESI TENGGARA KONAWE SELATAN
170. SULAWESI TENGGARA KOLAKA TIMUR
171. GORONTALO BOALEMO
172. GORONTALO GORONTALO
173. GORONTALO POHUWATO
174. GORONTALO GORONTALO UTARA
175. SULAWESI BARAT POLEWALI MANDAR
176. SULAWESI BARAT MAMUJU
177. MALUKU UTARA HALMAHERA UTARA
178. MALUKU UTARA HALMAHERA TIMUR
179. PAPUA BARAT MANOKWARI
180. PAPUA BARAT SORONG
181. PAPUA BARAT MANOKWARI SELATAN
182. PAPUA MERAUKE
183. PAPUA JAYAPURA
184. PAPUA NABIRE
185. PAPUA KEEROM
186. PAPUA KOTA JAYAPURA
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
Sarana Pengumpulan Data
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Usaha/perusahaan
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Unit penggilingan beras yang melakukan kegiatan penggilingan dan transaksi penjualan beras
Unit Observasi
Unit penggilingan beras yang melakukan kegiatan penggilingan dan transaksi penjualan beras
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 33 orang
Pengumpul data/enumerator : 186 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Nasional
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Tidak -
Digital (Softcopy) Ya -
Data Mikro Tidak -