📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Produk Administrasi Status Gizi Balita di Kabupaten Pandeglang 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
4 Var
4 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Produk Administrasi Status Gizi Balita di Kabupaten Pandeglang
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang
Alamat Lengkap
Jl. Bhayangkara No.3, Pandeglang, Kec. Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, 42213
Telepon
(0253) 201064
Faksimile
(0253) 201064
Email
dinkespandeglang31dinkes123@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang
Nama PJ Teknis
Kepala Bidang Kesmas
Jabatan
Kepala Bidang Kesmas
Alamat
Jalan Mayor Widagdo No 10 Kabayan Kabupaten Pandeglang
Telepon
(0253) 201064
Faksimile
(0253) 201064
Email
dinkespandeglang31dinkes123@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Gizi pada balita dipengaruhi oleh faktor sosioekonomi dan latar belakang sosial budaya yang berhubungan dengan pola makan dan nutrisi.Nutrisi yang tidak adekuat dalam lima tahun pertama kehidupan berakibat pada gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan otak yang bersifat irreversible. Ukuran keberhasilan dalam pemenuhan nutrisi adalah status gizi. Status gizi balita mencerminkan tingkat perkembangan dan kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara serta berhubungan dengan status kesehatan anak di masa depan (Bhandari, et al., 2013).
Malnutrisi umumnya mengacu pada kondisi gizi kurang, gizi buruk dan gizi lebih. Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas terbanyak pada balita di negara berkembang.Malnutrisi pada balita berdampak pada penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terserang penyakit infeksi. Penyakit infeksi seperti diare, pneumonia, malaria, campak atau measless dan AIDS diketahui paling banyak menyebabkan kematian pada anak balita dengan gizi buruk.
Malnutrisi umumnya mengacu pada kondisi gizi kurang, gizi buruk dan gizi lebih. Kondisi tersebut merupakan salah satu penyebab mortalitas dan morbiditas terbanyak pada balita di negara berkembang.Malnutrisi pada balita berdampak pada penurunan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terserang penyakit infeksi. Penyakit infeksi seperti diare, pneumonia, malaria, campak atau measless dan AIDS diketahui paling banyak menyebabkan kematian pada anak balita dengan gizi buruk.
Tujuan Kegiatan
Untuk mengetahui kondisi gizi balita secara menyeluruh, khususnya terkait gizi buruk, stunting, wasting dan underweight
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2023 - 31 Maret 2023
Desain
2 Januari 2023 - 31 Maret 2023
Pengumpulan Data
2 Januari 2023 - 29 Desember 2023
Pengolahan Data
2 Februari 2023 - 31 Desember 2023
Analisis
5 Januari 2024 - 15 Januari 2024
Diseminasi
16 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Evaluasi
1 Februari 2024 - 1 Februari 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 4 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Gizi Buruk | Gizi Buruk | Keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein | 2023 (Januari-Desember 2023) |
| Stunting | Stunting | Kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur | 2023 (Januari-Desember 2023) |
| Wasting | Wasting | Kondisi kurang gizi kronis yang diukur berdasarkan indeks tinggi badan menurut umur (TB/U) | 2023 (Januari-Desember 2023) |
| Underweight | Underweight | Kurang gizi tingkat berat disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein | 2023 (Januari-Desember 2023) |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BANTEN | PANDEGLANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Aplikasi XXXX
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Desa
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, tidak dilakukan
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kabupaten
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
4 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
4 indikator yang dihasilkan
Jumlah Balita Penderita Wasting
Nilai terstandar (Zscore) • Kabupaten
["Wasting"]Lihat →
Jumlah Balita Penderita Stunting
Nilai terstandar (Zscore) • Kabupaten
["Stunting"]Lihat →
Jumlah Balita Penderita Kekurangan Gizi
Standar Deviasi • Kabupaten
["Underweight"]Lihat →
Jumlah Balita Penderita Gizi Buruk
Standar Deviasi • Kabupaten
["Gizi Buruk"]Lihat →