← Kembali ke Daftar
β—ˆ
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Survey Data Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Kota Tangerang
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Sektor Publik, Perpajakan, dan Regulasi Pasar
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
βŒ‚
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Alamat Lengkap
Jl. Raya Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, Banten 15112 No. Telepon : 021 - 5582144
Telepon
-
Faksimile
-
Email
bpbd@tangerangkota.go.id
βš‘
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang
Nama PJ Teknis
Drs. R. Acep Suhardiman
Jabatan
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Alamat
Jl. Daan Mogot No.67, RT.001/RW.001, Sukarasa, Tangerang, Kota Tangerang, Banten
Telepon
(021) 5582144
Faksimile
-
Email
bpbd@tangerangkota.go.id
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Rehabilitasi adalah perbaikan dan pemulihan semua aspek pelayanan publik atau masyarakat sampai tingkat yang memadai pada wilayah pascabencana dengan sasaran utama untuk normalisasi atau berjalannya secara wajar semua aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat pada wilayah pascabencana
Rekonstruksi adalah pembangunan kembali semua prasarana dan sarana, kelembagaan pada wilayah pascabencana, baik pada tingkat pemerintahan maupun masyarakat dengan sasaran utama tumbuh dan berkembangnya kegiatan perekonomian, sosial dan budaya, tegaknya hukum dan ketertiban, dan bangkitnya peran serta masyarakat dalam segala aspek kehidupan bermasyarakat pada wilayah pascabencana
Tujuan Kegiatan
Mengumpulkan data yang berkaitan dengan sarana dan prasarana bencana sebagai dasar evaluasi pelaksanaan dan rehabilitasi bencana yang terjadi di Kota Tangerang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2022 - 30 November 2022
Desain
1 Desember 2022 - 31 Desember 2022
Pengumpulan Data
1 Januari 2023 - 31 Oktober 2023
Pengolahan Data
1 November 2023 - 30 Desember 2023
Analisis
1 Desember 2023 - 15 Desember 2023
Diseminasi
15 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Evaluasi
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 20 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Mengumpulkan data yang berkaitan dengan sarana dan prasarana bencana sebagai dasar evaluasi pelaksanaan dan rehabilitasi bencana yang terjadi di Kota Tangerang.Kerusakan Rumah Akibat Bencana AlamBanyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam1 Kerusakan Rumah yang diakibatkan Bencana Alam Kerusakan Rumah Akibat Bencana Alam Banyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam 6 Bulan
Gempa BumiBencana Gempa BumiGetaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Penyebab utama gempa bumi adalah pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik, atau akibat runtuhan bawah tanah 6 Bulan
TsunamiBencana TsunamiSerangkaian gelombang yang terbentuk akibat gangguan impulsif di dasar laut, seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, tanah longsor bawah laut, atau bahkan hantaman benda luar angkasa. Gangguan ini menyebabkan perpindahan air laut yang besar dan mendadak, menciptakan gelombang besar yang bisa sangat merusak saat mencapai daratan6 Bulan
Gunung MeletusBencana Gunung MeletusPeristiwa di mana material dari dalam bumi berupa magma, gas, dan abu dikeluarkan ke permukaan melalui rekahan atau lubang pada kerak bumi. Letusan gunung berapi dapat terjadi karena tekanan gas yang sangat tinggi di dalam magma, menyebabkan material vulkanik tersebut terlontar keluar dengan kekuatan yang besar. Letusan ini dapat mengakibatkan dampak signifikan terhadap lingkungan sekitar, termasuk kerusakan infrastruktur dan ancaman bagi keselamatan manusia 6 Bulan
BanjirBencana BanjirKejadian alam di mana air menutupi lahan yang biasanya kering, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan, meluapnya sungai, rusaknya tanggul, atau kombinasi faktor-faktor tersebut. Banjir juga dapat terjadi karena faktor lain seperti pasang surut laut (rob) dan banjir bandang 6 Bulan
KekeringanBencana KekeringanKondisi di mana suatu wilayah mengalami defisit curah hujan yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas lainnya. Kekeringan dapat menyebabkan berkurangnya persediaan air, kerusakan tanaman, dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan 6 Bulan
Angin TopanBencana Angin TopanFenomena cuaca ekstrem yang ditandai oleh sistem tekanan udara rendah dengan angin berputar kencang. Angin ini berkecepatan minimal 63 km/jam dan dapat mencapai lebih dari 118 km/jam. Angin topan sering kali terbentuk di atas lautan tropis dan dapat menimbulkan kerusakan signifikan ketika mencapai daratan 6 Bulan
Tanah LongsorBencana Tanah LongsorPeristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor terjadi akibat gravitasi yang mempengaruhi lereng yang curam, serta dapat dipicu oleh berbagai faktor lain seperti erosi, gempa bumi, hujan lebat, dan aktivitas manusia 6 Bulan
Kerugian Akibat Bencana Banjirkerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.6 Bulan
KecamatanKecamatanPerangkat daerah kabupaten atau kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu.6 Bulan
Kerugian Akibat Bencana Longsorkerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsorkerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor6 Bulan
Kerugian Akibat Bencana Gempa Bumikerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumikerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi6 Bulan
Kerugian Akibat Bencana Kebakarankerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakarankerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran6 Bulan
Kerugian Akibat Bencanakerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencanakerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana6 Bulan
Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)6 Bulan
Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencanaKegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencanaKegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana6 Bulan
Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencanaKegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencanaKegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana6 Bulan
Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencanaKegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana18 Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana 6 Bulan6 Bulan
Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huniWarga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak hunWarga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni6 Bulan
Indeks pemulihan pascabencanaCapaian indeks pemulihan pascabencanaCapaian indeks pemulihan pascabencana6 Bulan
⬑
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Semesteran
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. BANTEN KOTA TANGERANG
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Rumah Tangga
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Rumah tangga terdampak bencana
Unit Observasi
rumah tangga terdampak bencana
β—Ž
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 4 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Tidak -
Digital (Softcopy) Ya 1 Maret 2024
Data Mikro Tidak -
≑
Variabel Kegiatan
20 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indeks pemulihan pascabencana
Numerik β€’ Angka
Capaian Indeks pemulihan pascabencana
["Capaian Indeks pemulihan pascabencana"]Lihat β†’
Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
Numerik β€’ Orang
Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
["Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni"]Lihat β†’
Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
Numerik β€’ Kegiatan
Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
["Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana"]Lihat β†’
Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
Numerik β€’ Kegiatan
Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
["Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana"]Lihat β†’
Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana
Numerik β€’ Kegiatan
Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana
["Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana"]Lihat β†’
Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
Numerik β€’ Orang
Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
["Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)"]Lihat β†’
Kerugian Akibat Bencana
Numerik β€’ Rupiah
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana
[" kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana"]Lihat β†’
Kerugian Akibat Bencana Kebakaran
Numerik β€’ Rupiah
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran
["kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran"]Lihat β†’
Kerugian Akibat Bencana Gempa Bumi
Numerik β€’ Rupiah
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi
["kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi"]Lihat β†’
Kerugian Akibat Bencana Longsor
Numerik β€’ Rupiah
kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor
["kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor"]Lihat β†’
Kecamatan
Teks β€’ Nilai
Perangkat daerah kabupaten atau kota sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu.
["Kecamatan"]Lihat β†’
Kerugian Akibat Bencana Banjir
Numerik β€’ Nilai
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir."]Lihat β†’
Tanah Longsor
Numerik β€’ Unit
Peristiwa geologi yang terjadi karena pergerakan massa batuan atau tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah. Tanah longsor terjadi a
["Bencana Tanah Longsor"]Lihat β†’
Angin Topan
Numerik β€’ Unit
Fenomena cuaca ekstrem yang ditandai oleh sistem tekanan udara rendah dengan angin berputar kencang. Angin ini berkecepatan minimal 63 km/jam dan dapat mencapai lebih dari 118 km/j
["Bencana Angin Topan"]Lihat β†’
Kekeringan
Numerik β€’ Unit
Kondisi di mana suatu wilayah mengalami defisit curah hujan yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kekurangan air untuk kebutuhan rumah tangga, pertanian, dan aktivitas lainnya
["Bencana Kekeringan"]Lihat β†’
Banjir
Numerik β€’ Unit
Kejadian alam di mana air menutupi lahan yang biasanya kering, yang disebabkan oleh tingginya curah hujan, meluapnya sungai, rusaknya tanggul, atau kombinasi faktor-faktor tersebut
["Bencana Banjir"]Lihat β†’
Gunung Meletus
Numerik β€’ Unit
Peristiwa di mana material dari dalam bumi berupa magma, gas, dan abu dikeluarkan ke permukaan melalui rekahan atau lubang pada kerak bumi. Letusan gunung berapi dapat terjadi kare
["Bencana Gunung Meletus"]Lihat β†’
Tsunami
Numerik β€’ Unit
Serangkaian gelombang yang terbentuk akibat gangguan impulsif di dasar laut, seperti gempa bumi bawah laut, letusan gunung berapi bawah laut, tanah longsor bawah laut, atau bahkan
["Bencana Tsunami"]Lihat β†’
Gempa Bumi
Numerik β€’ Unit
Getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba yang menciptakan gelombang seismik. Penyebab utama gempa bumi adalah
["Bencana Gempa Bumi"]Lihat β†’
Kerusakan Rumah yang diakibatkan Bencana Alam
Numerik β€’ Unit
Banyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam
["Banyaknya rumah penduduk yang mengalamim kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam"]Lihat β†’
β–€
Indikator Kegiatan
12 indikator yang dihasilkan
Jumlah Capaian indeks pemulihan pascabencana
Angka β€’ -
Jumlah Capaian indeks pemulihan pascabencana
["Jumlah Capaian indeks pemulihan pascabencana"]Lihat β†’
Jumlah Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
Orang β€’ -
Jumlah Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni
["Jumlah Warga Negara korban bencana yang memperoleh rumah layak huni"]Lihat β†’
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
Kegiatan β€’ -
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana
["Jumlah Kegiatan upaya perbaikan lingkungan terdampak bencana"]Lihat β†’
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
Kegiatan β€’ -
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana
["Jumlah Kegiatan upaya perbaikan ekonomi masyarakat terdampak bencana"]Lihat β†’
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana
Kegiatan β€’ -
Jumlah Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana
["Jumlah Kegiatan upaya perbaikan sosial masyarakat terdampak bencana"]Lihat β†’
Jumlah Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
Orang β€’ -
Jumlah Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)
["Jumlah Petugas terlatih Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna)"]Lihat β†’
Jumlah Kerugian Akibat Bencana
Rupiah β€’ -
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana"]Lihat β†’
Jumlah Kerugian Akibat Bencana Kebakaran
Rupiah β€’ -
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana kebakaran"]Lihat β†’
Jumlah Kerugian Akibat Bencana Gempa Bumi
Rupiah β€’ -
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana gempa bumi"]Lihat β†’
Jumlah Kerugian Akibat Bencana Longsor
Rupiah β€’ -
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana longsor"]Lihat β†’
Jumlah Kerugian Akibat Bencana Banjir
Rupiah β€’ -
Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir.
["Jumlah kerugian finansial yang diderita penduduk atau masyarakat korban terdampak langsung dari peristiwa bencana banjir."]Lihat β†’
Jumlah Kerusakan Rumah yang diakibatkan Bencana Alam
Unit β€’ -
Jumlah rumah penduduk yang mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam
["Jumlah rumah penduduk yang mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan akibat dampak peristiwa bencana alam"]Lihat β†’