📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Survei Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Provinsi di Sumatera Barat 2022
Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat
Statistik Sektoral
Survei
Transportasi
7 Var
2 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Survei Kinerja Lalu Lintas Ruas Jalan Provinsi di Sumatera Barat
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Transportasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat
Alamat Lengkap
Jl. Raden Saleh No.12
Telepon
0751-40330 - 40331
Faksimile
0751-40332
Email
dperhubungan01@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
KEPALA DINAS
Nama PJ Teknis
Sekretaris (Marten Yunus, S.Kom.,M.Eng)
Jabatan
Sekretaris
Alamat
Jl. Jaksa Agung R.Soeprato No. 1
Telepon
0811665546
Faksimile
-
Email
dperhubungan01@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Dasar :
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
2. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021 - 2026
Berdasarkan dasar diatas telah ditetapkan Indikator Kinerja Daerah (IKD) terhadap capaian kinerja penyelenggaraan urusan Perhubungan dengan indikator kinerja lalu lintas Jalan Provinsi di Provinsi Sumatera Barat. Kinerja jalan adalah kemampuan dari suatu ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tersebut. Kinerja jalan ditentukan oleh kapasitas, volume lalu lintas dan derajat kejenuhan (DS). Derajat kejenuhan merupakan rasio perbandingan antara arus lalu lintas terhadap kapasitas jalan, digunakan sebagai faktor kunci dalam penentuan perilaku lalu lintas pada suatu simpang dan juga segmen jalan. Nilai derajat kejenuhan menunjukkan apakah segmen jalan akan mempunyai masalah kapasitas atau tidak. Biasanya derajat kejenuhan dinyatakan dalam satuan smp/jam. Rencana dan bentuk pengaturan lalu-lintas harus dengan tujuan memastikan bahwa nilai derajat kejenuhan tidak melebihi nilai yang dapat diterima yaitu sebesar 0,75 (MKJI 1997 dan PKJI 2023).
Oleh karena itu Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat perlu melakukan kegiatan Pengumpulan dan Analisis Data kinerja lalu lintas di Ruas Jalan Provinsi pada Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya untuk antisipasi terjadinya kemacetan akibat meningkatnya volume lalu lintas di Sumatera Barat sertamemilih metode/alternative solusi permasalahan yang ada, dan menjadi bahan perumusan kebijakan kedepan.
1. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 18 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
2. Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2021 - 2026
Berdasarkan dasar diatas telah ditetapkan Indikator Kinerja Daerah (IKD) terhadap capaian kinerja penyelenggaraan urusan Perhubungan dengan indikator kinerja lalu lintas Jalan Provinsi di Provinsi Sumatera Barat. Kinerja jalan adalah kemampuan dari suatu ruas jalan dalam melayani arus lalu lintas yang terjadi pada ruas jalan tersebut. Kinerja jalan ditentukan oleh kapasitas, volume lalu lintas dan derajat kejenuhan (DS). Derajat kejenuhan merupakan rasio perbandingan antara arus lalu lintas terhadap kapasitas jalan, digunakan sebagai faktor kunci dalam penentuan perilaku lalu lintas pada suatu simpang dan juga segmen jalan. Nilai derajat kejenuhan menunjukkan apakah segmen jalan akan mempunyai masalah kapasitas atau tidak. Biasanya derajat kejenuhan dinyatakan dalam satuan smp/jam. Rencana dan bentuk pengaturan lalu-lintas harus dengan tujuan memastikan bahwa nilai derajat kejenuhan tidak melebihi nilai yang dapat diterima yaitu sebesar 0,75 (MKJI 1997 dan PKJI 2023).
Oleh karena itu Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat perlu melakukan kegiatan Pengumpulan dan Analisis Data kinerja lalu lintas di Ruas Jalan Provinsi pada Provinsi Sumatera Barat sebagai upaya untuk antisipasi terjadinya kemacetan akibat meningkatnya volume lalu lintas di Sumatera Barat sertamemilih metode/alternative solusi permasalahan yang ada, dan menjadi bahan perumusan kebijakan kedepan.
Tujuan Kegiatan
1. Mengetahui kinerja jalan kondisi eksisting pada jam puncak di ruas jalan provinsi 2. Mengetahui dan Menganalisa tingkat pelayanan jalan (Level Of Service) jalan provinsi 3. Meinventarisir permasalahan-permasalahan dilapangan guna menghasilkan suatu rekomendasi / rumusan kebijakan mengenai kinerja lalu lintas jalan provinsi di Sumatera Barat.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Desember 2021 - 16 Desember 2021
Desain
19 Desember 2021 - 28 Februari 2022
Pengumpulan Data
1 Maret 2022 - 30 November 2022
Pengolahan Data
1 Maret 2022 - 1 Desember 2022
Analisis
2 Desember 2022 - 9 Desember 2022
Diseminasi
12 Desember 2022 - 31 Desember 2022
Evaluasi
2 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Volume Lalu lintas Weekday | Volume Kendaraan | banyaknya kendaraan yang melewati suatu titik atau garis tertentu pada suatu penampang melintang jalan pada hari kerja | 1 Tahun terakhir |
| Volume Lalu Lintas Weekend | Volume Kendaraan | banyaknya kendaraan yang melewati suatu titik atau garis tertentu pada suatu penampang melintang jalan pada akhir pekan/hari libur | 1 Tahun terakhir |
| Klasifikasi Kendaraan | Kendaraan Bermotor | Pengelompokan jenis kendaraan terbanyak yang melewati suatu titik ruas jalan | 1 Tahun terakhir |
| Kapasitas Jalan | Kapasitas Jalan | kemampuan ruas jalan untuk menampung arus atau volume lalu lintas yang ideal dalam satuan waktu tertentu | 1 Tahun terakhir |
| Peak Periode | Periode Puncak | waktu pada periode puncak arus lalu lintas (3 Jam) | 1 Tahun terakhir |
| Peak Hour | Jam Puncak | Waktu pada Jam puncak arus lalu lintas (1 Jam) | 1 Tahun terakhir |
| VC Ratio | VC Ratio | Perbandingan Volume dan kapasitas jalan | 1 Tahun terakhir |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SUMATERA BARAT | SOLOK |
| 2. | SUMATERA BARAT | SIJUNJUNG |
| 3. | SUMATERA BARAT | TANAH DATAR |
| 4. | SUMATERA BARAT | PADANG PARIAMAN |
| 5. | SUMATERA BARAT | AGAM |
Metode Pengumpulan Data
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
ACCIDENTAL_SAMPLING
Unit Sampel
Ruas Jalan Provinsi
Unit Observasi
Kendaraan Bermotor
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kendaraan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
VC ratio
Integer • Ratio
["VC Ratio"]Lihat →
Peak Hour
Integer • Jam
["Jam Puncak"]Lihat →
Peak Periode
Integer • Rasio
["Periode Puncak"]Lihat →
Kapasitas Jalan
Integer • Rasio
["Kapasitas Jalan"]Lihat →
Klasifikasi Kendaraan
Integer • Kendaraan
["Kendaraan Bermotor"]Lihat →
Volume Lalu Lintas Weekend
Integer • SMP/JAM
["Volume Kendaraan"]Lihat →
Volume Lalu lintas Weekday
Integer • SMP/JAM
["Volume Kendaraan"]Lihat →
Indikator Kegiatan
2 indikator yang dihasilkan