📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Laporan Akhir Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kabupaten Lumajang Tahun 2025 2025
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang
Statistik Sektoral
Survei
Pendidikan dan Pelatihan
5 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#93498
Judul Kegiatan
Laporan Akhir Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kabupaten Lumajang Tahun 2025
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang
Alamat Lengkap
Jl. Alun-Alun Barat No. 1 Lumajang
Telepon
(0334) 892600
Faksimile
-
Email
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Indra Wibowo Leksana, S.Sos., MM.
Nama PJ Teknis
Supiyati
Jabatan
Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan
Alamat
Jalan Alun-Alun Barat No.1 Lumajang
Telepon
0334892600
Faksimile
-
Email
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia. Melalui kegiatan membaca, seseorang dapat memperoleh pengetahuan, memperluas wawasan, melatih kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kreativitas. Budaya membaca yang kuat menjadi fondasi utama dalam pembangunan masyarakatnyang berpengetahuan (knowledge society) dan berdaya saing.
Dalam konteks pembangunan nasional, literasi, khususnyaKegemaranmembaca menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kualitas pembangunan manusia. Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat digunakan sebagai instrumen untuk mengetahui sejauh mana masyarakat memiliki kebiasaan, minat, dan akses terhadap bahan bacaan. Pengukuran ini sangat penting karena masyarakat dengan budaya baca yang tinggi akan lebih siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika global yang terus berubah.
Di Kabupaten Lumajang, pembangunan literasi telah menjadi bagian dari program prioritas daerah. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang literasi, secara berkelanjutan berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan perpustakaan. Berbagai kegiatan seperti Gerakan Literasi Masyarakat, lomba perpustakaan desa, bimbingan teknis literasi, serta penyediaan sarana perpustakaan umum, sekolah, dan desa telah dilakukan untuk memperkuat budaya baca.
Namun demikian, perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membawa tantangan tersendiri. Arus informasi yang melimpah di era digital, terutama melalui media sosial dan hiburan daring, sering kali menggeser kebiasaan membaca masyarakat dari bacaan yang bersifat edukatif ke arah konsumsi informasi yang instan. Hal ini dapat berdampak pada penurunan kedalaman literasi, meskipun akses terhadap informasi semakin mudah.
Selain itu, faktor sosial-ekonomi, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pemerataan akses terhadap layanan literasi juga memengaruhi Tingkat Kegemaran Membaca masyarakat di Kabupaten Lumajang. Masyarakat di wilayah perKabupatenan relatif lebih mudah mengakses fasilitas literasi dibandingkan dengan masyarakat di daerah pedesaan yang masih terbatas sarana bacanya. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan literasi yang perlu mendapat perhatian serius.
Oleh karena itu, penyusunan Laporan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kabupaten Lumajang menjadi sangat penting dan strategis. Laporan ini tidak hanya berfungsi sebagai gambaran capaian pembangunan literasi daerah, tetapi juga sebagai alat evaluasi terhadap program-program literasi yang telah dilaksanakan. Data TKM dapat dijadikan dasar dalam merumuskan kebijakan, menyusun program yang lebih tepat sasaran, serta mendorong partisipasi seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, maupun masyarakat dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan demikian, melalui pengukuran dan penyusunan laporan TKM Kabupaten Lumajang, diharapkan terwujud masyarakat yang Kegemaran membaca, cerdas, produktif, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah dan pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Dalam konteks pembangunan nasional, literasi, khususnyaKegemaranmembaca menjadi salah satu indikator penting untuk menilai kualitas pembangunan manusia. Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) masyarakat digunakan sebagai instrumen untuk mengetahui sejauh mana masyarakat memiliki kebiasaan, minat, dan akses terhadap bahan bacaan. Pengukuran ini sangat penting karena masyarakat dengan budaya baca yang tinggi akan lebih siap menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta dinamika global yang terus berubah.
Di Kabupaten Lumajang, pembangunan literasi telah menjadi bagian dari program prioritas daerah. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lumajang sebagai perangkat daerah yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang literasi, secara berkelanjutan berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan perpustakaan. Berbagai kegiatan seperti Gerakan Literasi Masyarakat, lomba perpustakaan desa, bimbingan teknis literasi, serta penyediaan sarana perpustakaan umum, sekolah, dan desa telah dilakukan untuk memperkuat budaya baca.
Namun demikian, perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat membawa tantangan tersendiri. Arus informasi yang melimpah di era digital, terutama melalui media sosial dan hiburan daring, sering kali menggeser kebiasaan membaca masyarakat dari bacaan yang bersifat edukatif ke arah konsumsi informasi yang instan. Hal ini dapat berdampak pada penurunan kedalaman literasi, meskipun akses terhadap informasi semakin mudah.
Selain itu, faktor sosial-ekonomi, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pemerataan akses terhadap layanan literasi juga memengaruhi Tingkat Kegemaran Membaca masyarakat di Kabupaten Lumajang. Masyarakat di wilayah perKabupatenan relatif lebih mudah mengakses fasilitas literasi dibandingkan dengan masyarakat di daerah pedesaan yang masih terbatas sarana bacanya. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan literasi yang perlu mendapat perhatian serius.
Oleh karena itu, penyusunan Laporan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) Kabupaten Lumajang menjadi sangat penting dan strategis. Laporan ini tidak hanya berfungsi sebagai gambaran capaian pembangunan literasi daerah, tetapi juga sebagai alat evaluasi terhadap program-program literasi yang telah dilaksanakan. Data TKM dapat dijadikan dasar dalam merumuskan kebijakan, menyusun program yang lebih tepat sasaran, serta mendorong partisipasi seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, maupun masyarakat dalam membangun budaya literasi yang kuat dan berkelanjutan.
Dengan demikian, melalui pengukuran dan penyusunan laporan TKM Kabupaten Lumajang, diharapkan terwujud masyarakat yang Kegemaran membaca, cerdas, produktif, serta mampu berkontribusi secara optimal dalam pembangunan daerah dan pencapaian tujuan pembangunan nasional.
Tujuan Kegiatan
a. Mengukur capaian TKM Kabupaten Lumajang b. Menyediakan data sebagai bahan perencanaan dan evaluasi kebijakan literasi c. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kegemaran membaca d. Menyusun rekomendasi strategis bagi peningkatan budaya membaca masyarakat.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2025 - 15 Januari 2025
Desain
16 Januari 2025 - 31 Januari 2025
Pengumpulan Data
3 Februari 2025 - 31 Maret 2025
Pengolahan Data
1 April 2025 - 30 Mei 2025
Analisis
2 Juni 2025 - 29 Agustus 2025
Diseminasi
1 September 2025 - 30 September 2025
Evaluasi
1 Oktober 2025 - 31 Oktober 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 5 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Frekuensi Membaca | literasi | Kekerapan membaca bahan bacaan dalam seminggu dari berbagai media, baik dalam bentuk cetak, noncetak, elektronik, audiovisual, maupun dalam bentuk lainnya. | Tahunan |
| Durasi membaca | literasi | Lamanya waktu membaca yang dilakukan dalam satu hari. | Tahunan |
| Jumlah buku | literasi | Banyaknya bahan bacaan berbentuk tercetak atau elektronik/digital yang bisa ditamatkan dalam periode tertentu. | Tahunan |
| Frekuensi akses internet | internet | Kekerapan penggunaan internet untuk mengakses bahan informasi dalam periode waktu tertentu. | Tahunan |
| Durasi akses internet | internet | Lama waktu penggunaan internet dalam satu hari untuk mendapatkan informasi. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | LUMAJANG |
Metode Pengumpulan Data
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
ACCIDENTAL_SAMPLING
Unit Sampel
Masyarakat Kabupaten Lumajang yang sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan
Unit Observasi
Masyarakat Kabupaten Lumajang
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 11 orang
Pengumpul data/enumerator : 11 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
5 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #278452
Frekuensi Akses Internet
integer • kali per minggu
["Internet", "Mengakses Internet"]Lihat →
ID Variabel Indah: #278451
Durasi Akses Internet
Integer • menit
["Internet", "Mengakses Internet"]Lihat →
ID Variabel Indah: #278448
Jumlah Buku Dibaca
Integer • buku
["Literasi"]Lihat →
ID Variabel Indah: #278444
Durasi Membaca
Integer • menit
["Membaca bahan bacaan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #278437
Frekuensi Membaca
Integer • kali per minggu
["Membaca Bahan Bacaan"]Lihat →
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan