← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Penyusunan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat Kabupaten Gresik
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3525.014
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik
Alamat Lengkap
Jl. Dr. Wahidin S.H. No.245 Kembangan Kebomas Kab. Gresik Jawa Timur 61124
Telepon
(031) 3951395
Faksimile
-
Email
rengram.dinkes.gresik@gmail.com
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik
Nama PJ Teknis
dr. RINI SULISTYOASIH, M.Kes
Jabatan
Sekretaris Dinas Kesehatan
Alamat
Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo No. 245
Telepon
-
Faksimile
-
Email
rengram.dinkes.gresik@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat) adalah indikator
komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan, dirumuskan dari
data kesehatan berbasis komunitas yaitu:  Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar), Susenas
(Survei Sosial Ekonomi Nasional), Survei Podes (Potensi Desa) IPKM merupakan
indeks komposit yang dirumuskan dari 24 indikator kesehatan. Dengan
pengembangan IPKM dapat dirumuskan indikator komposit dari berbagai indikator
kesehatan berbasis komunitas yang menggambarkan keberhasilan pembangunan kesehatan
masyarakat. IPKM dapat dimanfaatkan:



1.     Sebagai Indikator untuk menentukan peringkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota dalam keberhasilan pembangunan kesehatan masyarakat.
2.     Sebagai bahan advokasi ke Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/ Kota agar terpacu menaikkan peringkatnya, sehingga sumber daya dan program kesehatan diprioritaskan.
3.    Sebagai salah satu kriteria penentuan alokasi dana bantuan kesehatan dari pusat ke daerah (Provinsi maupun Kabupaten/ Kota) dan dari Provinsi ke Kabupaten/ Kota.
Tujuan Kegiatan
1. Mengetahui dan meningkatkan Nilai Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat di Kabupaten Gresik 2. Menjadi bahan penyedia data kesehatan yang digunakan sebagai dasar penentuan kebijakan
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
3 Januari 2024 - 29 Februari 2024
Desain
3 Januari 2024 - 29 Februari 2024
Pengumpulan Data
3 Juli 2024 - 12 Juli 2024
Pengolahan Data
15 Juli 2024 - 26 Juli 2024
Analisis
29 Juli 2024 - 16 Agustus 2024
Diseminasi
19 Agustus 2024 - 30 Agustus 2024
Evaluasi
31 Agustus 2024 - 31 Desember 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 30 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Indeks Pembangunan Kesehatan MasyarakatIPKMIPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat) adalah indikator komposit yang menggambarkan kemajuan pembangunan kesehatan, dirumuskan dari data kesehatan berbasis komunitas yaitu: Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar), Susenas (Survei Sosial Ekonomi Nasional), Survei Podes (Potensi Desa) IPKM merupakan indeks komposit yang dirumuskan dari 24 indikator kesehatan.2023
Balita Gizi buruk dan KurangBalita Gizi Buruk dan KurangProporsi balita dengan perbandingan berat badan dan umur. Kriteria balita gizi buruk dan kurang jika mempunyai Z score kurang dari -2 SD. 2023
balita sangat pendek dan pendekbalita sangat pendek dan pendekProporsi balita dengan perbandingan tinggi badan dan umur. Kriteria balita sangat pendek dan pendek jika mempunyai nilai Z score kurang dari -2 SD.2023
Balita gemukBalita gemukPoporsi perbandingan berat badan dan tinggi badan. Kriteria balita disebut gemuk jika mempunyai nilai Z score diatas 2 SD.2023
penimbangan balitapenimbangan balitaProporsi balita yang pernah ditimbang dalam 12 bulan terakhir. Kriteria bagus jika balita mendapatkan penimbangan minimal 8 kali dalam 12 bulan terakhir2023
Kunjungan Neonatal (KN) 1KN1Proporsi balita yang pernah mendapat pelayanan kesehatan (dikunjungi/mengunjungi tenaga kesehatan) pada 6-48 jam pertama setelah lahir.2023
Imunisasi lengkapIDLProporsi anak umur 12-59 bulan yang mendapat imunisasi. Kriteria lengkap jika anak tersebut telah diimunisasi 1 kali BCG, 3 kali DPT-HB/DPT-HB-HiB, 4 kali Polio atau 3 kali IPV dan 1 kali Campak.2023
Penggunaan alat kontrasepsiMKJPProporsi pasangan usia subur umur 15-49 tahun yang menggunakan alat kontrasepsi dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). MKJP terdiri dari metode sterilisasi pria, sterilisasi wanita, IUD/AKDR/spiral, susuk/implant.2023
Pemeriksaan kehamilan (K4 : 1-1-2)K4 ibu hamilProporsi wanita usia subur (10-54 tahun) yang melakukan pemeriksaan kehamilan oleh tenaga kesehatan dengan frekuensi minimal 1 kali pada trimester pertama, minimal 1 kali di trimester kedua, dan minimal 2 kali pada trimester ketiga.2023
Kurang Energi Kronik (LiLa<23,5)KEKProporsi wanita usia subur umur 15-49 tahun (hamil dan tidak hamil) yang diukur lingkar lengan atas saat survey. Kriteria Kurang Energi Kronis (KEK) jika lingkar lengan atas menunjukkan kurang dari 23,5 centimeter.2023
Persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatanPersalinan oleh nakes di faskesProporsi balita yang proses kelahirannya dibantu oleh tenaga kesehatan dan dilaksanakan di fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan yang dimaksud adalah dokter kandungan, dokter umum, dan bidan. Fasilitas kesehatan yang dimaksud adalah RS pemerintah, RS swasta, Rumah Bersalin (RB), Klinik, Praktek Nakes, Puskesmas, dan Puskesmas Pembantu (Pustu). 12023
Proporsi kecamatan dengan kecukupan jumlah dokter per pendudukdokter per pendudukProporsi jumlah kecamatan dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan dokter per jumlah penduduk kecamatan. Rasio dokter disebut cukup jika dalam 1 kecamatan memiliki minimal 1 dokter per 2.500 penduduk2023
Proporsi desa dengan kecukupan jumlah posyandu per desaposyandu per desaProporsi jumlah desa dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan posyandu. Rasio posyandu disebut cukup jika dalam 1 desa memiliki jumlah posyandu minimal 4 posyandu.2023
Proporsi desa dengan kecukupan jumlah bidan per pendudukBidan per pendudukProporsi jumlah desa dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan jumlah bidan per jumlah penduduk desa. Rasio jumlah bidan disebut cukup jika dalam 1 desa memiliki minimal 1 bidan per 1.000 penduduk.2023
Kepemilikan jaminan pelayanan kesehatanJaminan Pelayanan KesehatanProporsi penduduk semua umur yang memiliki minimal satu jenis jaminan pelayanan kesehatan. Jenis jaminan kesehatan yang dimaksud yakni BPJS kesehatan PBI, BPJS kesehatan Non PBI, Asuransi kesehatan swasta, Tunjangan kesehatan perusahaan, Jamkesda.2023
Kebiasaan merokokKebiasaan merokokProporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang merokok. Kriteria memiliki kebiasaan jika merokok dalam satu bulan terakhir dilakukan setiap hari atau kadang-kadang.2023
Kebiasaan cuci tanganKebiasaan cuci tanganProporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang mempunyai kebiasaan cuci tangan yang baik, yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir pada saat sebelum menyiapkan makanan dan setiap kali tangan kotor (memegang uang, binatang, berkebun) dan setelah buang air besar dan setelah menceboki bayi, serta setelah menggunakan pestisida/insektisida dan sebelum menyusui bayi.2023
Buang Air Besar (BAB) di jambanBAB di JambanProporsi penduduk umur 3 tahun ke atas yang melakukan Buang Air Besar (BAB) dengan benar yaitu jika mempunyai kebiasaan BAB di jamban.2023
Aktivitas fisikAktivitas fisikProporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang melakukan aktivitas fisik cukup, jika individu melakukan aktivitas fisik berat atau sedang atau keduanya dalam seminggu berdasarkan kriteria WHO GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire). Aktivitas fisik berat yakni aktivitas yang dilakukan secara terus menerus minimal 10 menit selama minimal tiga hari dalam seminggu dengan total waktu beraktivitas >= 1500 MET minute. MET minute aktivitas fisik berat adalah lamanya waktu (menit) melakukan aktivitas dalam satu minggu dikalikan bobot sebesar 8 kalori. Aktivitas fisik sedang apabila melakukan aktivitas fisik sedang (menyapu, mengepel, dll) minimal lima hari dengan total lamanya beraktivitas 150 menit dalam 1 minggu.2023
Menggosok GigiMenggosok GigiProporsi penduduk umur 3 tahun ke atas yang biasa menggosok gigi. Kebiasaan menggosok gigi dengan benar jika dilakukan sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam.2023
HipertensiHipertensiProporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang diukur sistol dan diastolnya. Kriteria hipertensi jika tekanan darah sistol lebih besar atau sama dengan 140 mmHg atau tekanan darah diastol lebih besar atau sama dengan 90 mmHg.2023
CederaCederaProrporsi penduduk semua umur yang pernah mengalami cedera dalam 12 bulan terakhir sehingga kegiatan sehari-hari terganggu.2023
Diabetes Mellitus (DM)DMProporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang pernah didiagnosis menderita kencing manis oleh dokter.2023
Gangguan Mental Emosional (Kesehatan Jiwa)Gangguan Mental EmosionalProporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang pernah mengalami gangguan mental emosional. Kriteria memiliki gangguan mental emosional jika mempunyai skor SRQ-20 minimal 6.2023
Obesitas sentralObesitas sentralProporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang diukur lingkar perutnya (tidak termasuk perempuan hamil). Batasan obesitas sentral yang dipergunakan yakni lingkar perut lebih dari 80 centimeter pada perempuan, lingkar perut lebih dari 90 centimeter pada laki-laki.2023
Kesehatan gigi dan mulutKesehatan gigi dan mulutProporsi penduduk umur =3 tahun yang mempunyai masalah dengan gigi dan/atau mulut dalam 12 bulan terakhir.2023
PneumoniaPneumoniaProporsi penduduk semua umur yang telah didiagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) dalam 1 bulan terakhir.2023
Diare balitaDiare balitaProporsi balita yang telah didiagnosis diare oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) dalam 1 bulan terakhir.2023
Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) balitaISPA BalitaProporsi balita yang telah didiagnosis menderita sakit ISPA oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) atau mengalami gejala ISPA dalam 1 bulan terakhir.2023
Akses sanitasiAkses sanitasiProporsi rumah tangga dengan akses sanitasi diukur berdasarkan kepemilikan dan jenis fasilitas buang air besar. Kriteria akses sanitasi baik jika rumah tangga menggunakan fasilitas tempat buang air besar milik sendiri dan jenis kloset leher angsa.2023
Akses air bersihAkses air bersihProporsi rumah tangga dengan akses air bersih diukur berdasarkan penggunaan air bersih per kapita dalam rumah tangga. Akses air bersih baik jika rumah tangga minimal menggunakan 20 liter per orang per hari dan sumber air berasal dari air kemasan, air isi ulang, air ledeng/PDAM atau air ledeng eceran/membeli atau sumur bor/pompa atau sumur gali terlindung atau mata air terlindung.2023
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Triwulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. JAWA TIMUR GRESIK
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Google Sheets
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Puskesmas
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Validasi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 32 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Puskesmas
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Tidak -
Digital (Softcopy) Ya 30 Agustus 2024
Data Mikro Tidak -
≡
Variabel Kegiatan
30 variabel yang diolah/dikumpulkan
Akses air bersih
Integer • Rumah Tangga
Proporsi rumah tangga dengan akses air bersih diukur berdasarkan penggunaan air bersih per kapita dalam rumah tangga. Akses air bersih baik jika rumah tangga minimal menggunakan 20
["Akses air bersih"]Lihat →
Akses sanitasi
Integer • Rumah Tangga
Proporsi rumah tangga dengan akses sanitasi diukur berdasarkan kepemilikan dan jenis fasilitas buang air besar. Kriteria akses sanitasi baik jika rumah tangga menggunakan fasilitas
["Akses sanitasi"]Lihat →
Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA) balita
Integer • Balita
Proporsi balita yang telah didiagnosis menderita sakit ISPA oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) atau mengalami gejala ISPA dalam 1 bulan terakhir.
["ISPA balita"]Lihat →
Diare balita
Integer • Balita
Proporsi balita yang telah didiagnosis diare oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) dalam 1 bulan terakhir.
["Diare balita"]Lihat →
Pneumonia
Integer • Orang
Proporsi penduduk semua umur yang telah didiagnosis pneumonia oleh tenaga kesehatan (dokter/perawat/bidan) dalam 1 bulan terakhir.
["Pneumonia"]Lihat →
Kesehatan gigi dan mulut
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur =3 tahun yang mempunyai masalah dengan gigi dan/atau mulut dalam 12 bulan terakhir.
["Kesehatan gigi dan mulut"]Lihat →
Obesitas sentral
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang diukur lingkar perutnya (tidak termasuk perempuan hamil). Batasan obesitas sentral yang dipergunakan yakni lingkar perut lebih dari 80
["Obesitas sentral"]Lihat →
Gangguan Mental Emosional (Kesehatan Jiwa)
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang pernah mengalami gangguan mental emosional. Kriteria memiliki gangguan mental emosional jika mempunyai skor SRQ-20 minimal 6.
["Gangguan Mental Emosional"]Lihat →
Diabetes Mellitus (DM)
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang pernah didiagnosis menderita kencing manis oleh dokter.
["Diabetes Mellitus (DM)"]Lihat →
Cedera
Integer • Orang
Prorporsi penduduk semua umur yang pernah mengalami cedera dalam 12 bulan terakhir sehingga kegiatan sehari-hari terganggu
["Cedera"]Lihat →
Hipertensi
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 15 tahun ke atas yang diukur sistol dan diastolnya. Kriteria hipertensi jika tekanan darah sistol lebih besar atau sama dengan 140 mmHg atau tekanan darah di
["Hipertensi"]Lihat →
Menggosok Gigi
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 3 tahun ke atas yang biasa menggosok gigi. Kebiasaan menggosok gigi dengan benar jika dilakukan sesudah makan pagi dan sebelum tidur malam.
["Menggosok Gigi"]Lihat →
Aktivitas fisik
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang melakukan aktivitas fisik cukup, jika individu melakukan aktivitas fisik berat atau sedang atau keduanya dalam seminggu berdasarkan kri
["Aktivitas fisik"]Lihat →
Buang Air Besar (BAB) di Jamban
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 3 tahun ke atas yang melakukan Buang Air Besar (BAB) dengan benar yaitu jika mempunyai kebiasaan BAB di jamban.
["-"]Lihat →
Kebiasaan cuci tangan
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang mempunyai kebiasaan cuci tangan yang baik, yaitu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir pada saat sebelum menyiapkan makanan
["Kebiasaan cuci tangan"]Lihat →
Kebiasaan merokok
Integer • Orang
Proporsi penduduk umur 10 tahun ke atas yang merokok. Kriteria memiliki kebiasaan jika merokok dalam satu bulan terakhir dilakukan setiap hari atau kadang-kadang.
["Kebiasaan merokok"]Lihat →
Kepemilikan jaminan pelayanan kesehatan
Integer • Orang
Proporsi penduduk semua umur yang memiliki minimal satu jenis jaminan pelayanan kesehatan. Jenis jaminan kesehatan yang dimaksud yakni BPJS kesehatan PBI, BPJS kesehatan Non PBI, A
["Jaminan Pelayanan Kesehatan"]Lihat →
Proporsi desa dengan kecukupan jumlah bidan per penduduk
Float • %
Proporsi jumlah desa dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan jumlah bidan per jumlah penduduk desa. Rasio jumlah bidan disebut cukup jika dalam 1 desa memiliki minimal 1 bid
["Bidan per penduduk"]Lihat →
Proporsi desa dengan kecukupan jumlah posyandu per desa
Float • %
Proporsi jumlah desa dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan posyandu. Rasio posyandu disebut cukup jika dalam 1 desa memiliki jumlah posyandu minimal 4 posyandu.
["posyandu per desa"]Lihat →
Proporsi kecamatan dengan kecukupan jumlah dokter per penduduk
Float • %
Proporsi jumlah kecamatan dalam 1 kabupaten/kota yang memiliki kecukupan dokter per jumlah penduduk kecamatan. Rasio dokter disebut cukup jika dalam 1 kecamatan memiliki minimal 1
["dokter per penduduk"]Lihat →
Persalinan oleh tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan
Integer • Persalinan
Proporsi balita yang proses kelahirannya dibantu oleh tenaga kesehatan dan dilaksanakan di fasilitas kesehatan. Tenaga kesehatan yang dimaksud adalah dokter kandungan, dokter umum,
["Persalinan oleh nakes di faskes"]Lihat →
Kurang Energi Kronik (LiLa<23,5)
Integer • Orang
Proporsi wanita usia subur umur 15-49 tahun (hamil dan tidak hamil) yang diukur lingkar lengan atas saat survey. Kriteria Kurang Energi Kronis (KEK) jika lingkar lengan atas menunj
["KEK"]Lihat →
Pemeriksaan kehamilan (K4 : 1-1-2)
Integer • Orang
Proporsi wanita usia subur (10-54 tahun) yang melakukan pemeriksaan kehamilan oleh tenaga kesehatan dengan frekuensi minimal 1 kali pada trimester pertama, minimal 1 kali di trimes
["K4 ibu hamil"]Lihat →
Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)
Integer • -
metode kontrasepsi yang masa efektifnya minimal 3 (tiga ) tahun dan terdiri dari Tubektomi/Metode Operasi Wanita (MOW) dan Vasektomi/Metode Operasi Pria (MOP); IUD/Alat Kontrasepsi
["Kontrasepsi"]Lihat →
Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap
Integer • Orang
Imunisasi dasar diberikan pada bayi sebelum umur 1 (satu) tahun. Seorang anak telah menerima imunisasi lengkap apabila telah menerima: - 1 (satu) kali imunisasi BCG; - 3 (tiga) kal
["Imunisasi Dasar Lengkap"]Lihat →
Kunjungan Neonatal (KN) 1
Integer • Balita
Proporsi balita yang pernah mendapat pelayanan kesehatan (dikunjungi/mengunjungi tenaga kesehatan) pada 6-48 jam pertama setelah lahir.
["KN1"]Lihat →
Penimbangan balita
Integer • Balita
Proporsi balita yang pernah ditimbang dalam 12 bulan terakhir. Kriteria bagus jika balita mendapatkan penimbangan minimal 8 kali dalam 12 bulan terakhir
["Penimbangan balita"]Lihat →
Balita gemuk
Integer • Balita
Poporsi perbandingan berat badan dan tinggi badan. Kriteria balita disebut gemuk jika mempunyai nilai Z score diatas 2 SD.
["Balita gemuk"]Lihat →
Jumlah Balita dengan Stunting
integer • Balita
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah sta
["Stunting"]Lihat →
Jumlah balita 0 - 59 bulan dengan status gizi buruk
integer • Balita
Banyaknya Balita umur 0-59 bulan dengan status gizi kurang di mana gizi kurang adalah kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) dengan z-scor
["Balita"]Lihat →