📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Indeks Desa Membangun Kabupaten Sidoarjo 2024
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pembangunan
4 Var
6 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Indeks Desa Membangun Kabupaten Sidoarjo
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3515.011
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA
Alamat Lengkap
JL. PAHLAWAN IX, NO. 173B - SIDOARJO
Telepon
031 - 8941973
Faksimile
031 - 8948330
Email
dinpmd@sidoarjokab.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
-
Nama PJ Teknis
PROBO AGUS SUNARNO, S.Sos., M.M
Jabatan
PLT. KEPALA DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA SIDOARJO
Alamat
JL. PAHLAWAN IX, NO. 173B - SIDOARJO
Telepon
081230700447
Faksimile
-
Email
dpmdkabsda@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Indeks Desa Membangun (IDM) merupakan alat ukur yang digunakan oleh pemerintah untuk mengevaluasi dan mengkategorikan tingkat pembangunan desa berdasarkan tiga dimensi utama: ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi. IDM menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan desa, serta menentukan langkah-langkah yang diperlukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian desa.
Kabupaten Sidoarjo, dengan 318 desa yang tersebar di wilayahnya, memiliki beragam tingkat perkembangan desa, mulai dari desa tertinggal, berkembang, hingga desa yang sudah mencapai status maju atau mandiri. Kegiatan IDM di Kabupaten Sidoarjo menjadi sangat penting mengingat keberagaman karakteristik dan potensi yang dimiliki oleh setiap desa. Dengan menerapkan IDM, pemerintah dapat memetakan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh desa-desa di wilayah ini, sekaligus menentukan program pembangunan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pelaksanaan IDM di Kabupaten Sidoarjo juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas desa dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs Desa). Melalui kegiatan IDM, Kabupaten Sidoarjo berusaha mendorong percepatan pembangunan desa-desa yang masih berada dalam kategori berkembang atau tertinggal, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan infrastruktur desa, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan jumlah desa yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyadari pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan desa-desa yang lebih maju dan mandiri. Kegiatan IDM diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menyusun strategi pembangunan desa yang lebih komprehensif, sehingga seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo dapat berkembang secara merata dan berkelanjutan.
Kabupaten Sidoarjo, dengan 318 desa yang tersebar di wilayahnya, memiliki beragam tingkat perkembangan desa, mulai dari desa tertinggal, berkembang, hingga desa yang sudah mencapai status maju atau mandiri. Kegiatan IDM di Kabupaten Sidoarjo menjadi sangat penting mengingat keberagaman karakteristik dan potensi yang dimiliki oleh setiap desa. Dengan menerapkan IDM, pemerintah dapat memetakan kebutuhan serta tantangan yang dihadapi oleh desa-desa di wilayah ini, sekaligus menentukan program pembangunan yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pelaksanaan IDM di Kabupaten Sidoarjo juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas desa dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs Desa). Melalui kegiatan IDM, Kabupaten Sidoarjo berusaha mendorong percepatan pembangunan desa-desa yang masih berada dalam kategori berkembang atau tertinggal, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan infrastruktur desa, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan jumlah desa yang cukup besar, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyadari pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, sektor swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan desa-desa yang lebih maju dan mandiri. Kegiatan IDM diharapkan dapat menjadi pijakan dalam menyusun strategi pembangunan desa yang lebih komprehensif, sehingga seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo dapat berkembang secara merata dan berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan Indeks Desa Membangun (IDM) di Kabupaten Sidoarjo yang mencakup 318 desa bertujuan untuk: 1. Memetakan Tingkat Perkembangan Desa Mengidentifikasi dan mengkategorikan status setiap desa di Kabupaten Sidoarjo, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan, sehingga dapat diketahui desa yang tertinggal, berkembang, maju, atau mandiri. 2. Menentukan Prioritas Pembangunan Desa Berdasarkan hasil pengukuran IDM, pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat menentukan desa-desa mana yang membutuhkan perhatian dan intervensi lebih besar dalam upaya pembangunan, khususnya desa yang masih tertinggal atau berkembang. 3. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Mendorong perbaikan kualitas hidup masyarakat desa melalui peningkatan akses terhadap layanan dasar, pemberdayaan ekonomi lokal, penguatan infrastruktur, serta perbaikan lingkungan. 4. Mendukung Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs Desa) Kegiatan IDM juga berfungsi untuk memastikan bahwa pembangunan desa di Kabupaten Sidoarjo sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti pengentasan kemiskinan, pengurangan kesenjangan, dan perlindungan lingkungan. 5. Memperkuat Kapasitas Pemerintahan Desa Melalui hasil IDM, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat merancang program yang bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam mengelola pembangunan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. 6. Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Antar Desa Dengan data IDM, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan yang lebih adil dan merata, memastikan bahwa seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo, baik yang maju maupun tertinggal, mendapatkan dukungan pembangunan yang proporsional. 7. Menciptakan Desa-Desa Mandiri dan Berdaya Saing Melalui optimalisasi program pembangunan berbasis IDM, diharapkan seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo mampu berkembang menjadi desa yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi dalam berbagai aspek, termasuk ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. 8. Mengukur Dampak Kebijakan Pembangunan IDM juga berfungsi sebagai alat evaluasi untuk menilai efektivitas kebijakan dan program pembangunan desa yang telah diterapkan, sehingga pemerintah daerah dapat melakukan penyesuaian yang diperlukan guna mencapai hasil yang optimal.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Desain
1 Februari 2024 - 29 Februari 2024
Pengumpulan Data
9 Maret 2024 - 31 Maret 2024
Pengolahan Data
1 April 2024 - 30 Juni 2024
Analisis
1 Juli 2024 - 31 Juli 2024
Diseminasi
1 Agustus 2024 - 31 Agustus 2024
Evaluasi
1 September 2024 - 30 September 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 4 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Persentase Desa Mandiri | Desa Mandiri | Desa Mandiri atau Desa Madya adalah Desa yang memiliki Indeks Desa Membangun lebih besar ( > ) dari 0,8155 | tahunan |
| Jumlah Desa Maju | Desa Maju | Desa Maju adalah desa yang memiliki potensi besar dalam hal sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi. Meskipun belum mencapai level Desa Mandiri, mereka mampu mengelola potensi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Maju memiliki IDM lebih dari 0,7072 tetapi kurang atau sama dengan 0,8155. | tahunan |
| Persentase Desa Maju | Desa Maju | Desa Maju adalah desa yang memiliki potensi besar dalam hal sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi. Meskipun belum mencapai level Desa Mandiri, mereka mampu mengelola potensi ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa Maju memiliki IDM lebih dari 0,7072 tetapi kurang atau sama dengan 0,8155. | tahunan |
| Jumlah Desa Mandiri | Desa Mandiri | Desa Mandiri atau Desa Madya adalah Desa yang memiliki Indeks Desa Membangun lebih besar ( > ) dari 0,8155 | tahunan |
| Persentase Desa Berkembang | Desa Berkembang | Desa Berkembang (Desa Madya) adalah Desa yang memiliki sumber daya sosial, ekonomi dan ekologi, akan tetapi belum secara optimal mengelolanya. Desa Berkembang adalah desa yang memiliki Indeks Desa Membangun kurang dan sama dengan 0,7072 dan lebih besar dari 0,5989. | tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | SIDOARJO |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, desa
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, TIDAK ADA
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 318 orang
Pengumpul data/enumerator : 318 orang
Pengumpul data/enumerator : 318 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
4 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
6 indikator yang dihasilkan
Jumlah Desa
Desa • Kabupaten
["Jumlah Desa"]Lihat →
Persentase Desa Berkembang
Persen • Kabupaten
["Persentase Desa Berkembang"]Lihat →
Jumlah Desa Mandiri
desa • Kabupaten
["Desa Mandiri"]Lihat →
Persentase Desa Maju
Persen • Kabupaten
["Persentase Desa Maju"]Lihat →
Jumlah Desa Maju
Desa • Kabupaten
["Jumlah Desa Maju"]Lihat →
Persentase Desa Mandiri
Persen • Kabupaten
["Persentase Desa Mandiri"]Lihat →