← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Kejadian Bencana
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan
Alamat Lengkap
Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11 Kel. Tamalanrea, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar
Telepon
0411-588170
Faksimile
-
Email
bpbdsulselprov@gmail.com
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Pelaksana
Nama PJ Teknis
-
Jabatan
Kepala Bidang Kedaruraatan dan Logisik
Alamat
Jl. Perintis Kemerdekaan KM.11 Kel. Tamalanrea, Kec. Tamalanrea, Kota Makassar
Telepon
0411-588170
Faksimile
-
Email
bpbdsulselprov@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Sulawesi Selatan Memiliki luas wilayah 46.717,48 km, terdiri dari 21 kabupaten dan 3 kota, dengan jumlah penduduk sebanyak 9.139.531 jiwa dengan kepadatan penduduk sebesar 196 jiwa/km. Kondisi topografi wilayah provinsi Sulawesi Selatan membentang mulai dari dataran rendah dan hingga dataran tinggi dengan ketinggian antara 400 hingga 1000 meter dpl. memiliki tujuh gunung. Sulawesi Selatan beriklim tropis dengan adanya musim kemarau dan musim penghujan.
Bencana alam adalah Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan dan tanah longsor (Perda Nomor 8 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Bencana).

Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana menjadi dasar penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan meliputi pra bencana, tanggap darurat dan pasca bencana. Dalam hal ini, kegiatan pengumpulan data kejadian bencana dilakukan pada saat tanggap darurat dan pasca bencana.

Berdasarkan data dari IRBI BNPB dan BPBD tercatat kurang lebih 89 kejadian bencana di Provinsi Sulawesi Selatan. Bencana Kebakaran hutan dan lahan merupakan bencana dengan frekuensi paling banyak . Tingkat risiko bencana di Provinsi Sulawesi Selatan dengan kelas risiko tinggi adalah banjir, banjir bandang, cuaca ekstrim, gelombang ekstrim abrasi, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan dan tanah longsor. berdasrkan Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2022, Sulawesi Selatan memiliki nilai IRBI 150.07 yang mengalami penurunan.
Tujuan Kegiatan
Untuk memenuhi ketentuan Pasal 1 Peraturan Kepala BNPB RI Nomor 07 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Data dan Informasi Bencana Indonesia, Penyelenggara berkewajiban untuk menyediakan data-data terkait agar dapat diketahui secara jelas jumlah korban meninggal, hilang serta terdampak akibat kejadian bencana sehingga dapat diinformasikan data yang valid kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Desember 2022 - 31 Desember 2022
Desain
19 Desember 2022 - 31 Desember 2022
Pengumpulan Data
1 Januari 2023 - 31 Maret 2023
Pengolahan Data
1 April 2023 - 18 April 2023
Analisis
19 Januari 2024 - 15 Maret 2024
Diseminasi
16 Maret 2024 - 31 Maret 2024
Evaluasi
1 April 2024 - 5 April 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 8 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
BanjirData Kejadian BanjirBanjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat, ancaman bencana banjir berdasarkan kajian atau analisis terhadap curah hujan. Dikatakan banjir apabila terdapat aliran air yang tidk dapat ditampung lagi oleh sungai dan saluran irigasi lainnya sehingga menyebabkan luapan.Januari-Desember 2023
Tanah Longsor Data Kejadian Tanah Longsor Tanah Longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan ataupun pencampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng. Dikatakan tanah longsor apabila air yang meresap kedalam tanah menambah bobot tanah dan air tersebut menembus tanah kedap air yang menjadi bidang gelincir akibatnya tanahpun menjadi licin dan akhirnya bergerak keluar dari lereng. Januari s/d Desember Tahun 2023
Kebakaran Data Kejadian Kebakaran Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat yang dilanda api sehingga menimbulkan korban atau kerugian. Bangunan tersebut antara lain rumah, fasilitas kesehatan,sekolah maupun tempat ibadah. Dikatakan kebakaran apabila bencana diakibatkan dengan adanya api yang menimbulkan kerugian. Januari s/d Desember Tahun 2023
Angin Putting Beliung Data kejadian angin puting beliung Angin putting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50km/jam sehingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang dalam waktu singkat. Dikatakan angin putting beliung ketika uap air terangkat dari lautan dan membentuk dinding awan yang tebal Januari s/d Desember Tahun 2023
Banjir Bandang Data kejadian banjir bandang Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yag besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai. Dikatakan banjir banding ketika secara tiba-tiba didaerah permukaan rendah akibat hujan yang turun terus menerus dan terjadi penjernihan air terhadap tanah akan berlangsung dengan cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Januari s/d Desember Tahun 2023
Abrasi Data kejadian abrasi abrasi adalah proses pengkisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus lat yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut Januari s/d Desember Tahun 2023
Cuaca Ekstrem Data Kejadian Cuaca Ekstrem Cuaca ekstrem adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Dikatakan cuaca ekstrem karena munculnya dinamika atmosfer terkini yang menunjukkan adanya potensi belokan dan perlambatan angin yang meningkatkan pola konektivitas Januari s/d Desember Tahun 2023
Gempa Bumi Data kejadian gempa bumi Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivasi gunung merapi atau runtuhan batuan. Dikatakan gempa bumi ketika bumi bergetar akibat pelepsan energi di dalam bumi secara tiba-tiba yang ditandai dengan patahnya lapisan batuan pada kerak bumi. Januari s/d Desember Tahun 2023
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Triwulanan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. SULAWESI SELATAN KEPULAUAN SELAYAR
2. SULAWESI SELATAN BULUKUMBA
3. SULAWESI SELATAN BANTAENG
4. SULAWESI SELATAN JENEPONTO
5. SULAWESI SELATAN TAKALAR
6. SULAWESI SELATAN GOWA
7. SULAWESI SELATAN SINJAI
8. SULAWESI SELATAN MAROS
9. SULAWESI SELATAN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN
10. SULAWESI SELATAN BARRU
11. SULAWESI SELATAN BONE
12. SULAWESI SELATAN SOPPENG
13. SULAWESI SELATAN WAJO
14. SULAWESI SELATAN SIDENRENG RAPPANG
15. SULAWESI SELATAN PINRANG
16. SULAWESI SELATAN ENREKANG
17. SULAWESI SELATAN LUWU
18. SULAWESI SELATAN TANA TORAJA
19. SULAWESI SELATAN LUWU UTARA
20. SULAWESI SELATAN LUWU TIMUR
21. SULAWESI SELATAN TORAJA UTARA
22. SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR
23. SULAWESI SELATAN KOTA PAREPARE
24. SULAWESI SELATAN KOTA PALOPO
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer-assisted Telephones Interviewing (CATI)
- Lainnya, Whatsapp Group
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, BPBD Kabupaten/kota
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Whatsapp Group
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, kejadian bencana
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 1 April 2024
Digital (Softcopy) Ya 1 April 2024
Data Mikro Tidak -
≡
Variabel Kegiatan
8 variabel yang diolah/dikumpulkan
Gempa Bumi
Integer • -
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivasi gunung merapi atau runtuhan batuan
["Data kejadian gempa bumi"]Lihat →
Cuaca Ekstrem
Integer • -
Cuaca ekstrem adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Dikatakan cuaca ekstrem karena munculnya d
["Data Kejadian Cuaca Ekstrem"]Lihat →
Abrasi
Integer • -
abrasi adalah proses pengkisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus lat yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi
["Data kejadian abrasi"]Lihat →
Banjir Bandang
Integer • -
Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yag besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai. Dikatakan banjir banding ketika s
["Data kejadian banjir bandang\t"]Lihat →
Angin Puting Beliung
Integer • -
Angin putting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50km/jam sehingga menyentuh permu
["Data kejadian angin puting beliung\t"]Lihat →
Kebakaran
Integer • -
Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat yang dilanda api sehingga menimbulkan korban atau kerugian. Bangunan tersebut antara lain rumah, fasilitas kesehatan,seko
["Data Kejadian Kebakaran"]Lihat →
Tanah Longsor
Integer • -
Tanah Longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan ataupun pencampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan
["Data Kejadian Banjir"]Lihat →
Banjir
Integer • -
Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat, ancaman bencana banjir berdasarkan kajian atau analisis terhadap
["Data Kejadian Banjir"]Lihat →
▤
Indikator Kegiatan
8 indikator yang dihasilkan
Jumlah Kejadian Gempa Bumi
- • -
"Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, aktivitas gunungapi atau runtuhan batuan (
["Data Kejadian Gempa Bumi\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →
Jumlah Kejadian Cuaca Ekstrem
Kali/Kejadian • Tidak diestimasi
Cuaca ekstrem adalah kejadian cuaca yang tidak normal, tidak lazim yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta (Peraturan KBMKG Nomor 009 tahun 2010)
["Data Kejadian Cuaca Ekstrem\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →
Jumlah Kejadian Abrasi
Kali/Kejadian • -
Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abra
["Data Kejadian Abrasi\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →
"Jumlah kejadian banjir bandang "
Kali/Kejadian • -
"Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar dusebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai(Perka BNPB No.7/2012 tentang Pedoman
["Data Kejadian banjir bandang\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →
Jumlah kejadian angin puting beliung
Kali/Kejadian • -
Angin puting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam hingga menyentuh permuka
["Data kejadian angin puting beliung\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →
Jumlah kejadian kebakaran
Kali/Kejadian • -
Kebakaran adalah situasi dimana bangunan pada suatu tempat dilanda api sehingga menimbulkan korban dan/atau kerugian. Bangunan tersebut antara lain rumah/pemukiman, pabrik, pasar,
["Data jumlah kejadian Kebakaran"]Lihat →
Jumlah kejadian tanah longsor
Kali/Kejadian • -
Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan
["Data jumlah Kejadian tanah longsor "]Lihat →
Jumlah Kejadian Banjir
Kali/Kejadian • -
Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat (Perka BNPB No.7/2012 tentang Pedoman pengelolaan data dan inform
["\"Data jumlah kejadian banjir \"\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat →