📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Long Form Sensus Penduduk 2020 2022
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Statistik Dasar
Survei
Demografi dan Kependudukan
91 Var
46 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Long Form Sensus Penduduk 2020
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Dasar
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
-
Alamat Lengkap
-
Telepon
-
Faksimile
-
Email
-
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Deputi Bidang Statistik Sosial
Eselon 2
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Nama PJ Teknis
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Jabatan
Direktorat Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Alamat
Jl. Dr. Sutomo no. 6-8
Telepon
(62-21)3841195, 3842508, 3810291, ext: 4110
Faksimile
(62-21)3857046
Email
duknaker@bps.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) diamanatkan untuk melaksanakan sensus penduduk sekurang-kurangnya sekali dalam sepuluh tahun. Dalam perjalanannya, sensus penduduk di Indonesia sudah dilaksanakan sebanyak enam kali sejak Indonesia merdeka, yaitu pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010. Sensus Penduduk 2020 (SP2020) merupakan sensus penduduk yang ke-tujuh. Selain amanat undang-undang, sensus penduduk juga diselenggarakan berdasarkan rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dituangkan dalam Principles and Recommendations for Population and Housing Censuses (UN, 2008).
Kekuatan data sensus penduduk terletak pada kemampuannya menyediakan statistik dasar secara komprehensif dengan beragam kompleksitas perubahannya sampai wilayah administratif terkecil. Data sensus penduduk juga bermanfaat sebagai dasar menghitung parameter-parameter kependudukan, pembentukan kerangka sampel, dan penyusunan proyeksi penduduk. Selanjutnya, data Sensus Penduduk 2020 juga sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Selain itu, Sensus Penduduk 2020 juga merupakan upaya Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 beralih menggunakan metode kombinasi melalui pemanfaatan data administrasi kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai data dasar dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020.
Rangkaian kegiatan Sensus Penduduk 2020 dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu pendataan penduduk dengan menggunakan short form dan instrumen lainnya pada tahun 2020 kemudian dilanjutkan dengan dengan menggunakan long form pada tahun 2021. Pada tahapan tahun 2020, pendataan dilakukan dengan Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk September 2020. Output dari tahapan di tahun 2020 adalah jumlah penduduk Indonesia yang dirinci ke dalam beberapa variabel.
Sementara itu, untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN bidang kependudukan, diperlukan data-data terkait parameter demografi seperti kelahiran, kematian, dan migrasi serta informasi penting lainnya. Maka dari itu, perlu dilakukan kegiatan sensus penduduk lanjutan dimana pendataan dilaksanakan untuk mengumpulkan data-data yang lebih lengkap tidak hanya terkait parameter demografi, tetapi juga terkait pendidikan, disabilitas, ketenagakerjaan maupun perumahan. Oleh karenanya, dirancang adanya sensus sampel sebagai sensus penduduk lanjutan di tahun 2021 menggunakan kuesioner yang memuat pertanyaan yang lebih banyak dan lebih kompleks atau selanjutnya disebut sebagai Pendataan Long Form Sensus Penduduk 2020.
Berbagai permasalahan terjadi, mulai dari Pandemi COVID-19 yang saat ini sangat tinggi dan sulit untuk diperkirakan kondisinya dalam beberapa bulan kedepan, risiko penularan COVID-19 klaster baru karena pengumpulan data yang sebagian besar masih menggunakan moda wawancara tatap muka, refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19, dan potensi penolakan responden menjadi pertimbangan untuk menunda pelaksanaan pendataan Long Form SP2020 pada tahun 2021 untuk selanjutnya dilaksanakan pada tahun 2022.
Untuk menjamin pendataan tetap dapat dilakukan, perlu adanya penyempurnaan moda pengumpulan data Long Form SP2020 menyesuaikan dengan keadaan yang memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat terkait pandemi COVID-19. Moda pengumpulan data yang dirancang digunakan sebelumnya merupakan metode pendataan secara tatap muka. Proses bisnis pendataan yang meminimalisir pendataan tatap muka perlu dikembangkan dengan penambahan moda non tatap muka sebagai mitigasi, yaitu dengan menggunakan Computer Assisted Telephone Interviewing (CATI) maupun Computer Assisted Web Interviewing (CAWI). Penambahan moda ini diharapkan dapat meningkatkan response rate masyarakat dalam berpartisipasi pada Long Form SP2020 di masa pandemi.
Kekuatan data sensus penduduk terletak pada kemampuannya menyediakan statistik dasar secara komprehensif dengan beragam kompleksitas perubahannya sampai wilayah administratif terkecil. Data sensus penduduk juga bermanfaat sebagai dasar menghitung parameter-parameter kependudukan, pembentukan kerangka sampel, dan penyusunan proyeksi penduduk. Selanjutnya, data Sensus Penduduk 2020 juga sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. Selain itu, Sensus Penduduk 2020 juga merupakan upaya Indonesia menuju Satu Data Kependudukan Indonesia. Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 beralih menggunakan metode kombinasi melalui pemanfaatan data administrasi kependudukan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai data dasar dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020.
Rangkaian kegiatan Sensus Penduduk 2020 dilaksanakan dalam dua tahapan yaitu pendataan penduduk dengan menggunakan short form dan instrumen lainnya pada tahun 2020 kemudian dilanjutkan dengan dengan menggunakan long form pada tahun 2021. Pada tahapan tahun 2020, pendataan dilakukan dengan Sensus Penduduk Online dan Sensus Penduduk September 2020. Output dari tahapan di tahun 2020 adalah jumlah penduduk Indonesia yang dirinci ke dalam beberapa variabel.
Sementara itu, untuk menghasilkan indikator SDGs dan RPJMN bidang kependudukan, diperlukan data-data terkait parameter demografi seperti kelahiran, kematian, dan migrasi serta informasi penting lainnya. Maka dari itu, perlu dilakukan kegiatan sensus penduduk lanjutan dimana pendataan dilaksanakan untuk mengumpulkan data-data yang lebih lengkap tidak hanya terkait parameter demografi, tetapi juga terkait pendidikan, disabilitas, ketenagakerjaan maupun perumahan. Oleh karenanya, dirancang adanya sensus sampel sebagai sensus penduduk lanjutan di tahun 2021 menggunakan kuesioner yang memuat pertanyaan yang lebih banyak dan lebih kompleks atau selanjutnya disebut sebagai Pendataan Long Form Sensus Penduduk 2020.
Berbagai permasalahan terjadi, mulai dari Pandemi COVID-19 yang saat ini sangat tinggi dan sulit untuk diperkirakan kondisinya dalam beberapa bulan kedepan, risiko penularan COVID-19 klaster baru karena pengumpulan data yang sebagian besar masih menggunakan moda wawancara tatap muka, refocusing anggaran untuk penanganan COVID-19, dan potensi penolakan responden menjadi pertimbangan untuk menunda pelaksanaan pendataan Long Form SP2020 pada tahun 2021 untuk selanjutnya dilaksanakan pada tahun 2022.
Untuk menjamin pendataan tetap dapat dilakukan, perlu adanya penyempurnaan moda pengumpulan data Long Form SP2020 menyesuaikan dengan keadaan yang memperhatikan keselamatan petugas dan masyarakat terkait pandemi COVID-19. Moda pengumpulan data yang dirancang digunakan sebelumnya merupakan metode pendataan secara tatap muka. Proses bisnis pendataan yang meminimalisir pendataan tatap muka perlu dikembangkan dengan penambahan moda non tatap muka sebagai mitigasi, yaitu dengan menggunakan Computer Assisted Telephone Interviewing (CATI) maupun Computer Assisted Web Interviewing (CAWI). Penambahan moda ini diharapkan dapat meningkatkan response rate masyarakat dalam berpartisipasi pada Long Form SP2020 di masa pandemi.
Tujuan Kegiatan
1. Memperkirakan jumlah, distribusi dan komposisi penduduk. 2. Memperoleh data untuk penghitungan parameter demografi antara lain kelahiran, kematian, dan migrasi. 3. Sumber data dari indikator Angka Kematian Ibu. 4. Memperbarui data yang akan digunakan dalam penghitungan proyeksi penduduk. 5. Menyediakan data karakteristik penduduk dan perumahan. 6. Sumber data dari indikator kependudukan untuk SDGs yang tidak dapat diperoleh dari sumber lain
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2021 - 31 Juli 2021
Desain
1 Agustus 2021 - 30 April 2022
Pengumpulan Data
15 Mei 2022 - 30 Juni 2022
Pengolahan Data
1 Juni 2022 - 30 November 2022
Analisis
1 Desember 2022 - 29 Juli 2023
Diseminasi
30 Januari 2023 - 30 Juli 2023
Evaluasi
31 Januari 2023 - 31 Juli 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 91 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Provinsi | Provinsi | Provinsi rumah tangga terpilih bertempat tinggal. | saat pendataan (Juni 2022) |
| Klasifikasi wilayah | Klasifikasi wilayah | Klasifikasi Desa/Kelurahan rumah tangga terpilih bertempat tinggal. | saat pendataan (Juni 2022) |
| Jumlah anggota rumah tangga | Jumlah anggota rumah tangga | Jumlah anggota rumah tangga, termasuk kepala rumah tangga. | saat pendataan (Juni 2022) |
| Hubungan dengan kepala rumah tangga | Hubungan dengan kepala rumah tangga | Hubungan tiap anggota rumah tangga dengan kepala rumah tangga. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Jenis kelamin | Jenis kelamin | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Tanggal, bulan, dan tahun lahir | Tanggal, bulan, dan tahun lahir | Informasi tanggal, bulan, dan tahun lahir tiap orang berdasarkan kalender Masehi. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Umur | Umur | Lama waktu hidup sejak dilahirkan yang dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur ulang tahun yang terakhir. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Status perkawinan | Status perkawinan | Status seseorang dalam kaitannya dengan status perkawinan pada saat pendataan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Nomor urut ibu kandung | Nomor urut ibu kandung | Nomor urut ART di suatu rumah tangga yang merupakan perempuan yang telah melahirkan ART lain di rumah tangga yang sama. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kepemilikan NIK | Kepemilikan NIK | Nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi kependudukan seseorang. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Alasan Tidak Memiliki NIK | Alasan Tidak Memiliki NIK | Kondisi/alasan ketika responden tidak dapat memiliki NIK atau NIK tidak terisi. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kewarganegaraan | Kewarganegaraan | Kewarganegaraan seseorang yang dibedakan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA). WNI adalah orang Indonesia asli dan keturunan asing yang mendapat kewarganegaraan Indonesia sedangkan WNA adalah mereka yang mempunyai kewarganegaraan selain WNI. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Suku | Suku | Suku adalah kelompok etnis dan budaya masyarakat yang terbentuk secara turun temurun. Pengisian suku berdasarkan pengakuan responden atau dapat diisikan sesuai kecenderungan, kebiasaan adat istiadat yang diikuti, atau mengikuti suku ayah/ibunya berdasarkan persetujuan responden. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Agama | Agama | Agama/kepercayaan yang dianut oleh responden sesuai yang diakui oleh ketentuan Peraturan Perundang-undangan sebagai agama/kepercayaan yang merupakan dasar pencatatan dalam database Kependudukan. Jika saat pendataan terjadi perbedaan agama yang dianut dengan yang tertera di dokumen KK/KTP, maka isian yang digunakan sesuai dengan pengakuan responden. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Tempat lahir | Tempat lahir | Provinsi/negara dan kabupaten/kota tempat tinggal ibu responden pada saat melahirkan responden. Batas wilayah administrasi yang digunakan adalah batas wilayah administrasi yang terbaru saat pendataan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Tempat tinggal terakhir | Tempat tinggal terakhir | Provinsi/negara dan kabupaten/kota tempat tinggal terakhir responden sebelum di tempat tinggal sekarang. Batas wilayah administrasi yang digunakan adalah batas wilayah administrasi yang terbaru saat pendataan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Alasan melakukan migrasi | Alasan melakukan migrasi | Alasan responden pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal terakhir sebelum di kabupaten/kota tempat tinggal sekarang. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kemampuan berbahasa Indonesia | Kemampuan berbahasa Indonesia | Seseorang dikatakan bisa berbahasa Indonesia apabila responden mengerti apa yang diucapkan orang (didengar oleh responden) dan dapat mengucapkan kata-kata yang dimengerti orang lain dalam bahasa Indonesia. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Bahasa pertama yang dikuasai | Bahasa pertama yang dikuasai | Bahasa yang pertama dipakai oleh seseorang ketika pertama kali dapat berbicara. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Penggunaan Bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari | Penggunaan Bahasa daerah dalam komunikasi sehari-hari | Bahasa daerah yang digunakan dalam berkomunikasi sehari-hari adalah bahasa daerah yang biasa dipakai dalam komunikasi di rumah antarsesama anggota rumah tangga dan di masyarakat, serta tidak selalu didasarkan pada keturunan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Disabilitas anak umur 2-4 tahun | Disabilitas anak umur 2-4 tahun | Didekati dengan frekuensi atau seberapa sering anak usia 2-4 tahun menendang, menggigit, atau memukul anak-anak lainnya atau orang dewasa. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan penglihatan | Kesulitan/gangguan penglihatan | Kondisi terganggunya fungsi mata atau tidak memiliki bola mata baik disebabkan oleh bawaan lahir, penyakit, kecelakaan, atau lanjut usia. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan pendengaran | Kesulitan/gangguan pendengaran | Kondisi terganggunya fungsi organ pendengaran baik disebabkan oleh bawaan lahir, penyakit, kecelakaan, atau lanjut usia. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan berbicara dengan Bahasa yang sering digunakan | Kesulitan/gangguan berbicara dengan Bahasa yang sering digunakan | Gangguan atau kesulitan dalam memahami perkataan orang lain dan juga sebaliknya perkataannya sulit dipahami. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan berjalan/naik tangga | Kesulitan/gangguan berjalan/naik tangga | Gangguan atau kesulitan dalam berjalan/naik tangga, dengan atau tanpa memakai alat bantu ataupun dengan atau tanpa bantuan orang lain. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan menggunakan jari dan tangan | Kesulitan/gangguan menggunakan jari dan tangan | Gangguan atau kesulitan dalam mengambil/menggenggam/memungut sesuatu, dengan salah satu atau kedua tangan, dengan atau tanpa memakai alat bantu, ataupun dengan atau tanpa bantuan orang lain. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan mengingat atau berkonsentrasi | Kesulitan/gangguan mengingat atau berkonsentrasi | Gangguan mengingat adalah situasi dimana seseorang mengalami masalah dalam mengingat kembali hal-hal yang telah terjadi baik masa lalu maupun baru saja terjadi. Gangguan konsentrasi adalah situasi dimana seseorang mengalami masalah dalam mencurahkan perhatian untuk menyelesaikan beban tugasnya akibat kemampuan mentalnya terganggu. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan dalam berpikir dan belajar dan/atau mengalami disabilitas intelektual | Kesulitan/gangguan dalam berpikir dan belajar dan/atau mengalami disabilitas intelektual | Terganggunya fungsi pikir karena tingkat kecerdasan di bawah rata-rata, antara lain lambat belajar, disabilitas grahita dan down syndrome. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan perilaku dan/atau emosional | Kesulitan/gangguan perilaku dan/atau emosional | Kesulitan atau ketidakmampuan seseorang dalam mengontrol perilaku dan/atau emosi yang merugikan diri sendiri dan orang lain. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri | Kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri | Kesulitan atau gangguan yang dialami dalam merawat kesehatan diri dimulai mandi, makan, berpakaian, buang air besar (BAB), buang air kecil (BAK) tanpa bantuan orang lain. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Penyebab kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri | Penyebab kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri | Penyebab dari adanya kesulitan/gangguan yang dialami seseorang untuk merawat kesehatan diri dimulai mandi, makan, berpakaian, buang air besar (BAB), buang air kecil (BAK) tanpa bantuan orang lain. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Tempat tinggal 5 tahun yang lalu | Tempat tinggal 5 tahun yang lalu | Provinsi/negara dan kabupaten/kota tempat tinggal responden 5 tahun yang lalu sebelum di tempat tinggal sekarang. Batas wilayah administrasi yang digunakan adalah batas wilayah administrasi yang terbaru saat pendataan. | Juni 2017 |
| Komuter | Komuter | Komuter adalah penduduk berumur 5 tahun ke atas yang melakukan kegiatan di luar kabupaten/kota tempat tinggal dan secara rutin pulang dan pergi pada hari yang sama. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Aktivitas komuter | Aktivitas komuter | Kegiatan utama (bekerja atau sekolah) yang dilakukan komuter di luar kabupaten/kota tempat tinggalnya yang menggunakan waktu terbanyak. Waktu terbanyak diperhitungkan dengan membandingkan waktu yang digunakan untuk bekerja dan sekolah. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Moda transportasi utama komuter | Moda transportasi utama komuter | Moda transportasi utama yang biasanya digunakan responden untuk pergi ke dan pulang dari tempat kegiatan. Jika responden menggunakan lebih dari satu moda transportasi, moda transportasi yang dicatat adalah yang digunakan untuk jarak yang terjauh. Jika jaraknya sama, yang dicatat adalah yang membutuhkan waktu yang paling lama. Responden yang menumpang kendaraan orang lain untuk pergi ke tempat kegiatan, moda transportasinya disesuaikan dengan moda transportasi yang ditumpanginya. Jika moda transportasi yang digunakan untuk pergi dan pulang berbeda, maka moda transportasi utamanya adalah yang digunakan untuk pergi/berangkat ke lokasi kegiatan. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Pendidikan tertinggi yang ditamatkan | Pendidikan tertinggi yang ditamatkan | Pendidikan tertinggi yang ditamatkan dilihat dari ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki. Ijazah/STTB adalah lembaran atau tanda bukti kelulusan yang diberikan kepada seseorang yang sudah menyelesaikan semua persyaratan akademik pada suatu jenjang pendidikan tertentu. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kegiatan bekerja seminggu yang lalu | Kegiatan bekerja seminggu yang lalu | Bekerja adalah kegiatan melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh penghasilan atau keuntungan paling sedikit selama satu jam dalam seminggu yang lalu. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Lapangan usaha utama | Lapangan usaha utama | Lapangan usaha atau bidang pekerjaan adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/usaha/perusahaan/kantor tempat seseorang bekerja, atau yang dihasilkan oleh perusahaan/kantor tempat responden bekerja. Lapangan usaha atau bidang pekerjaan utama adalah pekerjaan yang menggunakan waktu terbanyak, jika waktunya sama, maka pekerjaan utama adalah yang memberikan penghasilan terbesar. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Jenis pekerjaan utama | Jenis pekerjaan utama | Jenis pekerjaan adalah macam pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang atau ditugaskan kepada seseorang atau apa yang dilakukan di tempat bekerjanya. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Status pekerjaan utama | Status pekerjaan utama | Status pekerjaan adalah jenis kedudukan seseorang dalam pekerjaan utama. | Seminggu sebelum pendataan (Juni 2022) |
| Anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup | Anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup | Anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Anak kandung yang masih hidup | Anak kandung yang masih hidup | Anak kandung yang masih hidup pada saat pendataan, baik yang tinggal bersama maupun tidak tinggal bersama. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Anak kandung yang sudah meninggal | Anak kandung yang sudah meninggal | Anak kandung yang sudah meninggal, tetapi tidak termasuk anak yang lahir mati. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2017 | Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2017 | Kelahiran hidup terjadi ketika anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2021 | Kelahiran hidup sejak 1 Januari 2021 | Kelahiran hidup terjadi ketika anak yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, seperti jantung berdenyut, bernafas, menangis, dan tanda-tanda hidup lainnya walaupun mungkin hanya beberapa saat saja. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Kejadian kematian sejak 1 Januari 2017 | Kejadian kematian sejak 1 Januari 2017 | Kejadian kematian yang terjadi sejak 1 Januari 2017 sampai pendataan. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Migrasi internasional | Migrasi internasional | Kejadian migrasi dimana seseorang tinggal atau menetap di luar negeri lebih dari 1 tahun atau kurang dari 1 tahun tetapi bermaksud menetap. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Jenis kelamin migran internasional | Jenis kelamin migran internasional | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Negara tujuan migran internasional | Negara tujuan migran internasional | Jika migran internasional (mantan ART) pernah tinggal di beberapa negara tanpa pulang/tinggal di Indonesia, maka negara tempat tinggal yang dicatat adalah tempat tinggal pertama setelah meninggalkan Indonesia. Jika migran internasional (mantan ART) pernah tinggal di beberapa negara, namun sempat pulang ke Indonesia dengan jeda tinggal 1 tahun atau lebih. Kemudian dia berangkat dan tinggal lagi ke negara lain, maka yang dicatat adalah negara keberangkatan yang terakhir. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Tahun keberangkatan migran internasional | Tahun keberangkatan migran internasional | Tahun berangkat mengacu ke negara yang pertama kali migran internasional (mantan ART) bertempat tinggal. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Umur migran internasional saat berangkat | Umur migran internasional saat berangkat | Umur ulang tahun yang terakhir pada saat migran internasional (mantan ART) berangkat ke luar negeri. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Pendidikan tertinggi migran internasional saat berangkat | Pendidikan tertinggi migran internasional saat berangkat | Pendidikan tertinggi yang ditamatkan migran internasional (mantan ART) pada saat berangkat ke luar negeri. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Alasan keberangkatan migran internasional | Alasan keberangkatan migran internasional | Alasan utama migran internasional (mantan ART) pindah ke negara tujuan selain karena pekerjaan, pendidikan, ikut suami/istri/orangtua/anak, ikut saudara kandung/famili lain, keamanan/politik, dan bencana/kerusakan lingkungan. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Jumlah anggota rumah tangga yang meninggal | Jumlah anggota rumah tangga yang meninggal | Jumlah anggota rumah tangga yang meninggal | Sejak 1 Januari 2017 |
| Bulan, tahun, dan umur saat meninggal | Bulan, tahun, dan umur saat meninggal | Informasi bulan dan tahun kejadian kematian dari setiap orang yang meninggal di suatu rumah tangga. Umur seseorang pada saat meninggal, yang dicatat dengan pembulatan ke bawah. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Jenis kelamin anggota rumah tangga yang meninggal | Jenis kelamin anggota rumah tangga yang meninggal | Jenis kelamin adalah perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan. Perbedaan biologis tersebut dapat dilihat dari alat kelamin serta perbedaan genetik. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Penyebab kematian | Penyebab kematian | Penyebab utama kematian dari setiap orang yang meninggal di suatu rumah tangga. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Kematian maternal | Kematian maternal | Kematian perempuan pada saat hamil atau dalam kurun waktu 42 hari sejak terminasi kehamilan, tanpa memandang lamanya kehamilan atau tempat persalinan, dan disebabkan karena kehamilannya atau pengelolaannya, tetapi bukan karena sebab-sebab lain, seperti kecelakaan, terjatuh, atau lainnya. | Sejak 1 Januari 2017 |
| Status kepemilikan bangunan tempat tinggal | Status kepemilikan bangunan tempat tinggal | Status kepemilikan bangunan tempat tinggal yang ditempati | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Status kepemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal | Status kepemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal | Status kepemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Dasar kepemilikan/penguasaan tanah dari bangunan tempat tinggal | Dasar kepemilikan/penguasaan tanah dari bangunan tempat tinggal | Dasar kepemilikan/penguasaan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Luas tanah dari bangunan tempat tinggal | Luas tanah dari bangunan tempat tinggal | Ukuran luas bidang tanah dengan batas-batas yang jelas, yang didalamnya terdapat bangunan rumah tempat tinggal yang ditempati beserta pekarangannya (jika ada). | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Bahan bangunan utama atap | Bahan bangunan utama atap | Atap adalah penutup bagian atas suatu bangunan sehingga kepala rumah tangga/anggota rumah tangga yang mendiaminya terlindung dari terik matahari, hujan, dan sebagainya. Pada bangunan bertingkat, atap adalah bagian teratas dari bangunan tersebut. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Bahan bangunan utama dinding | Bahan bangunan utama dinding | Dinding adalah sisi luar/batas dari suatu bangunan atau penyekat dengan bangunan fisik lain. Bila suatu bangunan menggunakan lebih dari satu jenis dinding yang luasnya sama, maka bahan/jenis dinding terluas adalah bahan/jenis dinding yang bernilai lebih tinggi (kode terkecil). | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Bahan bangunan utama lantai | Bahan bangunan utama lantai | Lantai adalah bagian bawah/dasar/alas suatu ruangan, baik terbuat dari marmer/keramik/granit, tegel/teraso, semen, kayu, tanah, dan lainnya. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Penguasaan atau kepemilikan tanah di tempat lain | Penguasaan atau kepemilikan tanah di tempat lain | Menguasai/memiliki tanah di tempat lain adalah jika KRT/pasangan/anaknya menguasai/memiliki tanah di tempat lain selain dari yang ditempatinya saat pendataan. | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Jumlah bidang dan luas tanah yang dikuasai | Jumlah bidang dan luas tanah yang dikuasai | Jumlah dan luas bidang tanah pertanian dan non pertanian yang dikuasai/dimiliki | Saat pendataan (Juni 2022) |
| Dasar penguasaan/kepemilikan/tanah yang dikuasai/dimiliki | Dasar penguasaan/kepemilikan/tanah yang dikuasai/dimiliki | Dasar penguasaan/kepemilikan tanah setiap bidang tanah pertanian dan non-pertanian yang dikuasai/dimiliki. | Saat pendataan (Juni 2022) |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Lebih dari Dua Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Seluruh Wilayah Indonesia
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Computer-assisted Telephones Interviewing (CATI)
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
- Computer-assisted Personal Interviewing (CAPI)
- Computer-assisted Telephones Interviewing (CATI)
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Rumah Tangga
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Multi Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Probabilitas
Metode yang Digunakan
Stratified Random Sampling
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
List Frame
Fraksi Sampel Keseluruhan
5%
Nilai Perkiraan Sampling Error
Sekitar 2,2% untuk estimasi TFR level kabupaten/kota
Unit Sampel
Rumah tangga
Unit Observasi
Rumah tangga
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Ya
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Kunjungan kembali (revisit)
- Lainnya, Penjaminan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
- Lainnya, Penjaminan Kualitas
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 23761 orang
Pengumpul data/enumerator : 53498 orang
Pengumpul data/enumerator : 53498 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif dan Inferensia
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Nasional
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
91 variabel yang diolah/dikumpulkan
Jenis pekerjaan
Integer • -
["Jenis pekerjaan/jabatan utama"]Lihat →
Deskripsi jenis pekerjaan
String • -
["Jenis pekerjaan/jabatan utama"]Lihat →
Deskripsi lapangan usaha utama
String • -
["Lapangan usaha utama"]Lihat →
Lapangan usaha utama
Integer • -
["Lapangan usaha utama"]Lihat →
Pemilik/yang menguasai tanah non pertanian
Integer • -
["Pemilik/yang menguasai tanah non pertanian"]Lihat →
Umur
Integer • Tahun
["Umur/Usia"]Lihat →
Kabupaten/Kota
Integer • -
["Wilayah", "Kabupaten", "Kota", "Kode dan Nama Wilayah Kerja Statistik"]Lihat →
Provinsi
Integer • -
["Wilayah", "Kode dan Nama Wilayah Kerja Statistik"]Lihat →
Dasar penguasaan/pemilikan tanah non pertanian yang dikuasai/dimiliki
Integer • -
["Dasar penguasaan/pemilikan tanah non pertanian yang dikuasai/dimiliki"]Lihat →
Pemilik/yang menguasai tanah pertanian
Integer • -
["Pemilik/yang menguasai tanah pertanian"]Lihat →
Dasar penguasaan/pemilikan tanah pertanian yang dikuasai/dimiliki
Integer • -
["Dasar penguasaan/pemilikan tanah pertanian yang dikuasai/dimiliki"]Lihat →
Menguasai/memiliki tanah di tempat lain
Integer • -
["Menguasai/memiliki tanah di tempat lain"]Lihat →
Bahan bangunan lantai terluas
Integer • -
["Bahan bangunan lantai terluas"]Lihat →
Bahan bangunan dinding terluas
Integer • -
["Bahan bangunan dinding terluas"]Lihat →
Bahan bangunan atap terluas
Integer • -
["Bahan bangunan atap terluas"]Lihat →
Luas tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati
Integer • Meter persegi
["Luas tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati"]Lihat →
Dasar penguasaan/pemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati
String • -
["Dasar penguasaan/pemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati"]Lihat →
Status kepemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati
Integer • -
["Status kepemilikan tanah dari bangunan tempat tinggal yang ditempati"]Lihat →
Status kepemilikan bangunan tempat tinggal yang ditempati
Integer • -
["Status kepemilikan bangunan tempat tinggal yang ditempati"]Lihat →
Akhir kehamilan
Integer • -
["Akhir kehamilan"]Lihat →
Meninggal pada masa dua bulan setelah persalinan/keguguran/pengguguran
Integer • -
["Meninggal pada masa dua bulan setelah persalinan/keguguran/pengguguran"]Lihat →
Meninggal pada saat persalinan
Integer • -
["Meninggal pada saat persalinan"]Lihat →
Meninggal pada masa keguguran/pengguguran
Integer • -
["Meninggal pada masa keguguran/pengguguran"]Lihat →
Meninggal pada masa kehamilan
Integer • -
["Meninggal pada masa kehamilan"]Lihat →
Ibu masih hidup pada masa kehamilan sampai masa nifas
Integer • -
["Ibu masih hidup pada masa kehamilan sampai masa nifas"]Lihat →
Penyebab utama meninggal
Integer • -
["Penyebab utama meninggal"]Lihat →
Tahun meninggal
Integer • -
["Tahun meninggal"]Lihat →
Bulan meninggal
Integer • -
["Bulan meninggal"]Lihat →
Jenis kelamin orang yang meninggal
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Kejadian kematian
Integer • -
["Kejadian kematian"]Lihat →
Alasan utama migrasi internasional
Integer • -
["Alasan utama migrasi internasional"]Lihat →
Pendidikan tertinggi migran internasional
Integer • -
["Pendidikan tertinggi migran internasional"]Lihat →
Umur migran internasional saat berangkat
Integer • Tahun
["Umur migran internasional saat berangkat"]Lihat →
Tahun keberangkatan migran internasional
Integer • -
["Tahun keberangkatan migran internasional"]Lihat →
Jenis kelamin migran internasional
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Nama migran internasional
String • -
["Nama migran internasional"]Lihat →
Jumlah migran internasional
Integer • Orang
["Jumlah migran internasional"]Lihat →
Keberadaan migran internasional
Integer • -
["Keberadaan migran internasional"]Lihat →
Status/kedudukan dalam pekerjaan utama
Integer • -
["Status/kedudukan dalam pekerjaan utama"]Lihat →
Sementara tidak bekerja
Integer • -
["Sementara tidak bekerja"]Lihat →
Kegiatan bekerja seminggu yang lalu
Integer • -
["Kegiatan bekerja seminggu yang lalu"]Lihat →
Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki
Integer • -
["Ijazah/STTB tertinggi yang dimiliki"]Lihat →
Moda transportasi utama komuter
String • -
["Moda transportasi utama komuter"]Lihat →
Kegiatan utama yang diakukan oleh komuter
Integer • -
["Kegiatan utama yang diakukan oleh komuter"]Lihat →
Pergi dan pulang pada hari yang sama
Integer • -
["Pergi dan pulang pada hari yang sama"]Lihat →
Kegiatan rutin bekerja/sekolah di luar kabupaten/kota
Integer • -
["Kegiatan rutin bekerja/sekolah di luar kabupaten/kota"]Lihat →
Waktu mulai tinggal di tempat tinggal sekarang
Integer • -
["Waktu mulai tinggal di tempat tinggal sekarang"]Lihat →
Bahasa pertama yang dikuasai
Integer • -
["Bahasa pertama yang dikuasai"]Lihat →
Kemampuan berbahasa Indonesia
Integer • -
["Kemampuan berbahasa Indonesia"]Lihat →
Penyebab kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri
Integer • -
["Penyebab kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan untuk mengurus diri sendiri"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan perilaku dan/atau emosional
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan perilaku dan/atau emosional"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan dalam berpikir dan belajar dan/atau mengalami disabilitas intelektual
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan dalam berpikir dan belajar dan/atau mengalami disabilitas intelektual"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan mengingat atau berkonsentrasi
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan mengingat atau berkonsentrasi"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan menggunakan jari dan tangan
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan menggunakan jari dan tangan"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan berjalan/naik tangga
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan berjalan/naik tangga"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan berbicara dengan Bahasa yang sering digunakan
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan berbicara dengan Bahasa yang sering digunakan"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan pendengaran
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan pendengaran"]Lihat →
Tingkat kesulitan/gangguan penglihatan
Integer • -
["Tingkat kesulitan/gangguan penglihatan"]Lihat →
Frekuensi menendang, menggigit, atau memukul anak-anak lainnya atau orang dewasa pada anak umur 2-4 tahun
Integer • -
["Frekuensi menendang, menggigit, atau memukul anak-anak lainnya atau orang dewasa pada anak umur 2-4 tahun "]Lihat →
Alasan utama pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya
Integer • -
["Alasan utama pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Lainnya
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Lainnya"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah PHK/Usaha terhenti karena COVID-19
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah PHK/Usaha terhenti karena COVID-19"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Bencana/kerusakan lingkungan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Bencana/kerusakan lingkungan"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Relokasi/penggusuran
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Relokasi/penggusuran"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Keamanan/konflik
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Keamanan/konflik"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Perumahan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Perumahan"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Ikut saudara kandung/famili lain
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Ikut saudara kandung/famili lain"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Ikut suami/istri/orangtua/anak
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Ikut suami/istri/orangtua/anak"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Perubahan status perkawinan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Perubahan status perkawinan"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Pendidikan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Pendidikan"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Mencari Pekerjaan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Mencari Pekerjaan"]Lihat →
Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Pekerjaan
Integer • -
["Alasan pindah dari kabupaten/kota tempat tinggal sebelumnya ke kabupaten/kota tempat tinggal sekarang adalah Pekerjaan"]Lihat →
Pernah tinggal di kabupaten/kota lain atau luar negeri
Integer • -
["Pernah tinggal di kabupaten/kota lain atau luar negeri"]Lihat →
Kesamaan kab/kota tempat lahir dan kab/kota tempat tinggal sekarang
Integer • -
["Kesamaan kab/kota tempat lahir dan kab/kota tempat tinggal sekarang"]Lihat →
Alasan Tidak Memiliki NIK
Integer • -
["Alasan Tidak Memiliki NIK"]Lihat →
Nomor Induk Kependudukan (NIK)
Integer • -
["Nomor Induk Kependudukan"]Lihat →
Jenis Kelamin
Integer • -
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Jumlah Anggota Rumah Tangga Sampel
Integer • Orang
["Jumlah Anggota Rumah Tangga Sampel"]Lihat →
Nomor urut rumah tangga sampel
Integer • -
["Nomor urut rumah tangga sampel"]Lihat →
Hasil Kunjungan
Integer • -
["Hasil Kunjungan"]Lihat →
Alamat E-mail ART yang dapat dihubungi
String • -
["Alamat E-mail ART yang dapat dihubungi"]Lihat →
No. HP/telepon ART yang dapat dihubungi
String • -
["No. HP/telepon ART yang dapat dihubungi"]Lihat →
Jumlah Anggota Rumah Tangga (ART)
Integer • Orang
["Jumlah Anggota Rumah Tangga (ART)"]Lihat →
Nama Kepala Rumah Tangga
String • -
["Nama Kepala Rumah Tangga"]Lihat →
Alamat
String • -
["Alamat"]Lihat →
Nomor Urut Rumah Tangga (Ruta)
Integer • -
["Nomor Urut Rumah Tangga (Ruta)"]Lihat →
Nomor Urut Bangunan
Integer • -
["Nomor Urut Bangunan"]Lihat →
Nomor Blok Sensus (NBS)
Integer • -
["Wilayah", "Nomor Blok Sensus (NBS)", "Kode dan Nama Wilayah Kerja Statistik"]Lihat →
Nomor Kode Sampel (NKS)
Integer • -
["Nomor Kode Sampel (NKS)"]Lihat →
Status Wilayah
Integer • -
["Perkotaan", "Perdesaan"]Lihat →
Indikator Kegiatan
46 indikator yang dihasilkan
Persentase Komuter
Persen • Kabupaten/Kota
["Komuter"]Lihat →
Persentase Migran Neto Total
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Total"]Lihat →
Persentase Migran Keluar Total
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Total"]Lihat →
Persentase Migran Masuk Total
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Total"]Lihat →
Persentase Migran Neto Risen
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Risen"]Lihat →
Persentase Migran Keluar Risen
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Risen"]Lihat →
Persentase Migran Masuk Risen
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Risen"]Lihat →
Persentase Migran Neto Seumur Hidup
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Seumur Hidup"]Lihat →
Persentase Migran Keluar Seumur Hidup
Persen • Kabupaten/Kota
["Migran Seumur Hidup"]Lihat →
Jumlah Bidang Tanah Pertanian
Bidang Tanah • Kabupaten/Kota
["Jumlah bidang tanah pertanian yang dikuasai/dimiliki"]Lihat →
Jumlah Bidang Tanah Nonpertanian
Bidang Tanah • Kabupaten/Kota
["Jumlah bidang tanah non pertanian yang dikuasai/dimiliki"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan Mengurus Diri Sendiri
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan Mengurus Diri Sendiri"]Lihat →
Relative Standard Error/RSE
Persen • Kabupaten/Kota
["Relative Standard Error/RSE"]Lihat →
Angka Kematian Bayi/AKB (Infant Mortality Rate/IMR)
- • Kabupaten/Kota
["Angka Kematian Bayi/AKB (Infant Mortality Rate/IMR)"]Lihat →
Angka Kelahiran Total - Total Fertility Rate (TFR)
- • Kabupaten/Kota
["Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR)"]Lihat →
Angka Kematian Balita (AKBa) - Under Five Mortality Rate
- • Kabupaten/Kota
["Kematian", "Balita"]Lihat →
Angka Kematian Anak (AKA) - Child Mortality Rate (CMR)
- • Kabupaten/Kota
["Angka Kematian Anak (AKA) - Child Mortality Rate (CMR)"]Lihat →
Angka Kematian Neonatal (Neonatal Mortality Rate/NMR)
- • Nasional
["Angka Kematian Neonatal (AKN)"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu Lalu
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 15 Tahun ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu Lalu"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 10 Tahun ke Atas"]Lihat →
Jumlah Penduduk yang Tidak Memiliki NIK
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk yang Tidak Memiliki NIK"]Lihat →
Jumlah Perempuan Pernah Kawin Berumur 10-54 Tahun
Orang • Nasional
["Jumlah Perempuan Pernah Kawin Berumur 10-54 Tahun"]Lihat →
Jumlah Perempuan Berumur 10-54 Tahun
Orang • Nasional
["Jumlah Perempuan Berumur 10-54 Tahun"]Lihat →
Rasio Stok Migran Internasional (Kewarganegaraan)
- • Nasional
["Rasio Stok Migran Internasional (Kewarganegaraan)"]Lihat →
Rasio Stok Migran Internasional (Tempat Lahir)
- • Nasional
["Rasio Stok Migran Internasional (Tempat Lahir)"]Lihat →
Jumlah Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Tanah dari Bangunan Tempat Tinggal Milik Sendiri
Rumah Tangga • Kabupaten/Kota
["Jumlah Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Tanah dari Bangunan Tempat Tinggal Milik Sendiri"]Lihat →
Arus Migrasi Risen Antar Provinsi
Orang • Nasional
["Arus Migrasi Risen Antar Provinsi"]Lihat →
Arus Migrasi Seumur Hidup Antar Provinsi
Orang • Nasional
["Arus Migrasi Seumur Hidup Antar Provinsi"]Lihat →
Jumlah Rumah Tangga
Rumah Tangga • Kabupaten/Kota
["Jumlah Rumah Tangga"]Lihat →
Jumlah Perempuan Berumur 10-54 Tahun yang Meninggal Selama Masa Kehamilan, Keguguran/Pengguguran, Persalinan, atau 2 Bulan Setelah Persalinan/Keguguran/Pengguguran
Orang • Nasional
["Jumlah Perempuan Berumur 10-54 Tahun yang Meninggal Selama Masa Kehamilan, Keguguran/Pengguguran, Persalinan, atau 2 Bulan Setelah Persalinan/Keguguran/Pengguguran"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas
Orang • Kabupaten/kota
["Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan/Gangguan
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 5 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan/Gangguan"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan/Gangguan
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan/Gangguan"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan Mengurus Diri Sendiri
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas yang Mengalami Kesulitan Mengurus Diri Sendiri"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 2 Tahun ke Atas"]Lihat →
Jumlah Penduduk Berumur 2-4 Tahun
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Berumur 2-4 Tahun"]Lihat →
Jumlah Penduduk WNI
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk WNI"]Lihat →
Jumlah Kematian sejak 1 Januari 2017
Kejadian Kematian • Kabupaten/Kota
["Jumlah Kematian"]Lihat →
Jumlah Kematian di Bawah 5 Tahun sejak 1 Januari 2017
Kejadian Kematian • Kabupaten/Kota
["Jumlah Kematian di Bawah 5 Tahun"]Lihat →
Jumlah Mantan ART yang Melakukan Migrasi Keluar Internasional
Orang • Nasional
["Jumlah Mantan ART yang Melakukan Migrasi Keluar Internasional"]Lihat →
Jumlah Penduduk Lansia
Orang • Kabupaten/Kota
["Jumlah Penduduk Lansia"]Lihat →
Angka Kematian Spesifik - Age Spesific Death Rate/ASDR
- • Kabupaten/Kota
["Kematian"]Lihat →
Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate/CDR)
- • Kabupaten/Kota
["Kematian"]Lihat →
Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate/CBR)
- • Kabupaten/Kota
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
Rasio Jenis Kelamin
Laki-Laki Perseratus Perempuan • Kabupaten/kota
["Jenis Kelamin"]Lihat →
Rasio Ketergantungan
- • Kabupaten/Kota
["Rasio Ketergantungan"]Lihat →