▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pertanian Terpadu Kecamatan Wlingi
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR
Penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Pertanian Terpadu Kecamatan Wlingi
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Maksud dari pekerjaan Masterplan Kawasan Perdesaan Berbasis Pertanian Terpadu di Desa Balerejo, Desa Ngadirenggo, Desa Tegalasri, dan Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi ini adalah mempersiapkan Masterplan Kawasan Perdesaan Berbasis Rural Branding "ORGANIC WLINGI" dengan sistem Pertanian Terpadu di Kecamatan Wlingi untuk kegiatan pembangunan desa yang meliputi penataan sistem dan teknologi pertanian terpadu, penyediaan dan perbaikan ketersediaan jaringan utilitas: jaringan jalan, jaringan drainase, jaringan air bersih, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan air limbah, sanitasi dan sistem persampahan. Selain itu juga terkait ketersediaan sarana pelayanan umum aktivitas sosial masyarakat.
Definisi Indikator
"Perencanaan pembangunan desa memegang peranan yang penting karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan pada hakikatnya bersinergi terhadap pembangunan daerah dan nasional. Hal tersebut terlihat melalui banyaknya program pembangunan yang di rancang pemerintah untuk pembangunan desa.
Fungsi desa sebagai penyedia pangan dan bahan baku produksi bagi kegiatan ekonomi perlu ditingkatkan demi tercapainya keseimbangan dan keterkaitan antara desa-kota dalam suatu wilayah. Menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, kawasan perdesaan adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama pada sektor primer antara lain pertanian, perikanan, dan pertambangan dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perdesaan, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa, perlu disusun dokumen perencanaan pembangunan desa sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan wilayah.
Aktivitas primer desa sebagai penyedia bahan baku produksi dan tenaga kerja perlu disinergikan dan diseimbangkan dalam keterkaitannya antar des dengan-kota dan antar desa dengan desa. Kemandirian produksi dan nilai tambah perlu kemudian direkonsiliasi dalam penataannya. dengan kota agar menghilangkan kesenjangan yang ada dalam pembangunannya."
Fungsi desa sebagai penyedia pangan dan bahan baku produksi bagi kegiatan ekonomi perlu ditingkatkan demi tercapainya keseimbangan dan keterkaitan antara desa-kota dalam suatu wilayah. Menurut Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, kawasan perdesaan adalah wilayah yang mempunyai kegiatan utama pada sektor primer antara lain pertanian, perikanan, dan pertambangan dengan susunan fungsi kawasan sebagai tempat permukiman perdesaan, pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi. Dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan desa, perlu disusun dokumen perencanaan pembangunan desa sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan wilayah.
Aktivitas primer desa sebagai penyedia bahan baku produksi dan tenaga kerja perlu disinergikan dan diseimbangkan dalam keterkaitannya antar des dengan-kota dan antar desa dengan desa. Kemandirian produksi dan nilai tambah perlu kemudian direkonsiliasi dalam penataannya. dengan kota agar menghilangkan kesenjangan yang ada dalam pembangunannya."
Interpretasi & Cara Membaca
Maksud dari pekerjaan Masterplan Kawasan Perdesaan Berbasis Pertanian Terpadu di Desa Balerejo, Desa Ngadirenggo, Desa Tegalasri, dan Desa Tembalang, Kecamatan Wlingi ini adalah mempersiapkan Masterplan Kawasan Perdesaan Berbasis Rural Branding "ORGANIC WLINGI" dengan sistem Pertanian Terpadu di Kecamatan Wlingi untuk kegiatan pembangunan desa yang meliputi penataan sistem dan teknologi pertanian terpadu, penyediaan dan perbaikan ketersediaan jaringan utilitas: jaringan jalan, jaringan drainase, jaringan air bersih, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan air limbah, sanitasi dan sistem persampahan. Selain itu juga terkait ketersediaan sarana pelayanan umum aktivitas sosial masyarakat.
Variabel Disagregasi
-
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
"Pada bahasan analisis akar tujuan pada prinsipnya sama dengan analisis akar masalah yaitu sebagai batas atau frame dalam menentukan usaha-usaha pengembangan nantinya yang berdasar pada permasalahan yang ada di atas. Lingkup perumusan tujuan ini juga mempunyai skala makro yaitu memberikan suatu pemecahan masalah yang terdapat pada pengembangan komoditikomoditi unggulan di Kecamatan Wlingi di Kabupaten Blitar.
Untuk analisis akar tujuan juga sering disebut sebagai teknik jembatan bambu. Analisis akar tujuan ini merupakan salah satu teknik yang dipergunakan untuk menyusun suatu rencana kegiatan masyarakat dengan jalan memberikan gambaran masalah yang dihadapi dan tujuan yang akan dicapai serta tahapan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Teknik ini sangat visual, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan tingkat partisipasinya sangat tinggi. Berikut akar tujuan yang dicapai dalam pengembangan kawasan ""Organic Wlingi"" Kabupaten Blitar."
Untuk analisis akar tujuan juga sering disebut sebagai teknik jembatan bambu. Analisis akar tujuan ini merupakan salah satu teknik yang dipergunakan untuk menyusun suatu rencana kegiatan masyarakat dengan jalan memberikan gambaran masalah yang dihadapi dan tujuan yang akan dicapai serta tahapan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut. Teknik ini sangat visual, sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan tingkat partisipasinya sangat tinggi. Berikut akar tujuan yang dicapai dalam pengembangan kawasan ""Organic Wlingi"" Kabupaten Blitar."
Rumus / Formula Matematika
$$-$$
Level Estimasi
Kabupaten
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
RPKP Pertanian Terpadu Kecamatan Wlingi
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN (RPKP) AGROINDUSTRI, AGROMINA WISATA, PERTANIAN TERPADU DAN EKOWISATA
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
11 Desember 2022