▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Agro Mina Wisata Kecamatan Nglegok
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR
Penyusunan Rencana Pembangunan Kawasan Perdesaan (RPKP) Agro Mina Wisata Kecamatan Nglegok
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Maksud dari penyusunan Masterplan Studi Kawasan Agro Mina Wisata ini utamanya adalah untuk memberikan strategi, skenario dan rencana pengembangan Kawasan Agro Mina Wisata di Kabupaten Blitar dan identifikasi Kecamatan pada Kabupaten tersebut utamanya yang menjadi pengembangan agropolitan, minapolitan serta pariwisata pada satu kecamatan, yaitu Nglegok.
Definisi Indikator
"Konsep dasar pengembangan Agro Mina Wisata adalah upaya menciptakan pembangunan inter-regional berimbang, khususnya dengan meningkatkan keterkaitan pembangunan kota-desa (rural-urban linkage) yaitu pengembangan kawasan perdesaan yang terintegrasi di dalam sistem perkotaan secara fungsional dan spasial. Pembangunan sektor Pertanian dan perikanan (Agro Mina Wisata) dengan pendekatan sistem agribisnis adalah membangun dan mengembangkan subsistem industri hulu pertanian dan perikanan (up-stream agribusiness) meliputi: pembibitan, budidaya ,
pengolahan pasca panen pertanian pembenihan, industry, peralatan budidaya dan penangkapan ikan, dan industri pakan, subsistem budidaya atau penangkapan ikan dan penangkapan pascapanen dan pascapenangkapan (on farm agribusiness), subsistem industri hilir (down stream agribusiness) meliputi: pengolahan (agroindustri) dan pemasaran dan subsistem jasa penunjang meliputi: perbankan, transportasi, penelitian dan pengembangan, kebijakan pemerintah, penyuluhan. Disamping itu pengembangan kearah
pariwisata berbasis pedesaan saat ini mulai dipandang cukup menarik menjadi bagian dari pengembangan kawasan pedesaan. Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar memiliki potensi pertanian, perikanan dan pariwisata yang sangat besar, namun memiliki kendala dalam pengembangannya karena belum memiliki masterplan pembangunan kawasan pedesaan. Oleh karena itu, perlunya penyusunan Masterplan Kawasan Pedesaan yang meliputi identifikasi, analisis dan arahan pengembangan potensi desa dan infrastruktur desa, terdiri dari jaringan jalan, jaringan drainase, jaringan air bersih, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan air limbah, sanitasi dan sistem persampahan."
pengolahan pasca panen pertanian pembenihan, industry, peralatan budidaya dan penangkapan ikan, dan industri pakan, subsistem budidaya atau penangkapan ikan dan penangkapan pascapanen dan pascapenangkapan (on farm agribusiness), subsistem industri hilir (down stream agribusiness) meliputi: pengolahan (agroindustri) dan pemasaran dan subsistem jasa penunjang meliputi: perbankan, transportasi, penelitian dan pengembangan, kebijakan pemerintah, penyuluhan. Disamping itu pengembangan kearah
pariwisata berbasis pedesaan saat ini mulai dipandang cukup menarik menjadi bagian dari pengembangan kawasan pedesaan. Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar memiliki potensi pertanian, perikanan dan pariwisata yang sangat besar, namun memiliki kendala dalam pengembangannya karena belum memiliki masterplan pembangunan kawasan pedesaan. Oleh karena itu, perlunya penyusunan Masterplan Kawasan Pedesaan yang meliputi identifikasi, analisis dan arahan pengembangan potensi desa dan infrastruktur desa, terdiri dari jaringan jalan, jaringan drainase, jaringan air bersih, jaringan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan air limbah, sanitasi dan sistem persampahan."
Interpretasi & Cara Membaca
Tujuan penyusunan Masterplan Studi Kawasan Agro Mina Wisata di Kabupaten Blitar untuk menyediakan dokumen acuan strategi dan skenario pengembangan kawasan Agropolitan, minapolitan serta pariwisata di Kabupaten Blitar dalam rangka memenuhi sasaran pembangunan perdesaan.
Variabel Disagregasi
"Output dari pelaksanaan kegiatan penyusunan Masterplan Studi Kawasan Agro Mina Wisata di Kabupaten Blitar meliputi : 1. Teridentifikasinya desa yang direncanakan sebagai pengembangan Kawasan Agro Mina Wisata khususnya pengembangan agropolitan dan minapolitan serta Pariwisata dalam satu desa; 2. Tersusunnya data karakteristik kawasan, potensi dan permasalahan kawasan Agro Mina Wisata 3. Tersusunnya skenario pengembangan kawasan Agro Mina Wisata 4. Tersusunnya program strategis prasarana sarana Kawasan Agro Mina Wisata yang dapat mendorong pertumbuhan kawasan; 5. Tersusunnya profil dan rencana pengembangan Kawasan Agro Mina Wisata prioritas"
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
"1. Analisis LQ
2. Analisis Growth Share
"
2. Analisis Growth Share
"
Rumus / Formula Matematika
$$LQ=\frac{Eij(Ej)}{Ein(En)}$$
Level Estimasi
Kabupaten
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
RPKP Agro Mina Wisata Kecamatan Nglegok
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
PENYUSUNAN RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN PERDESAAN (RPKP) AGROINDUSTRI, AGROMINA WISATA, PERTANIAN TERPADU DAN EKOWISATA
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
DINAS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN DESA KABUPATEN BLITAR
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
11 Desember 2022