▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Persentase Perempuan Usia Reproduksi (15-49 Tahun) yang Memiliki Kebutuhan Keluarga Berencana Terpenuhi
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo
Persentase Perempuan Usia Reproduksi (15-49 Tahun) yang Memiliki Kebutuhan Keluarga Berencana Terpenuhi
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Metode Kontrasepsi Modern
Kebutuhan Keluarga Berencana yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need KB)
Kebutuhan Keluarga Berencana yang Tidak Terpenuhi (Unmet Need KB)
Definisi Indikator
Bagian dari perempuan berusia reproduksi 15- 49 tahun (wanita usia subur/WUS) atau berstatus kawin yang tidak ingin memiliki anak lagi (limiting) atau ingin menunda memiliki anak (spacing) dan menggunakan metode kontrasepsi modern.
Interpretasi & Cara Membaca
Semakin tinggi persentase demand satisfied, menjelaskan bahwa pelayanan KB telah memenuhi kebutuhan masyarakat.
Variabel Disagregasi
Wilayah
Klasifikasi Wilayah
Status Perkawinan
Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan
Umur/Usia
Kuintil Pengeluaran
Klasifikasi Wilayah
Status Perkawinan
Tingkat Pendidikan yang Ditamatkan
Umur/Usia
Kuintil Pengeluaran
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Cara perhitungan:
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern masing-masing dihitung untuk kelompok i yaitu:
1. Perempuan usia reproduksi 15- 49 tahun (seluruh wanita usia subur/WUS). Perhitungan WUS digunakan untuk pelaporan SDGs di tingkat global.
2. Perempuan usia reproduksi 15-49 tahun berstatus kawin (hanya Pasangan Usia Subur). Perhitungan PUS digunakan untuk pelaporan kinerja RPJMN di tingkat nasional.
Komponen CPRi(a) adalah Jumlah perempuan usia reproduksi 15-49 tahun pada kelompok i yang menggunakan sedikitnya satu jenis metode kontrasepsi dibagi jumlah total perempuan usia reproduksi 15- 49 tahun pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Komponen mCPRi(b) Jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok i yang menggunakan sedikitnya satu jenis metode kontrasepsi modern dibagi jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Komponen Unmet Need KB (c) adalah Jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok i yang tidak ingin memiliki anak lagi (limiting) atau ingin menunda anak (spacing) tetapi tidak menggunakan metode kontrasepsi dibagi jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern (Demand Satisfied by Modern Method) = (b/(a+c))*100%, atau angka prevalensi kontrasepsi modern (mCPR) dibagi angka prevalensi kontrasepsi ditambah persentase perempuan yang kebutuhan keluarga berencana yang tidak terpenuhi (Unmet Need KB) dan dinyatakan dalam satuan persen (%), dihitung untuk masing-masing kelompok perempuan usia reproduksi 15-49 tahun (WUS) dan kelompok pasangan usia subur 15-49 tahun (PUS).
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern masing-masing dihitung untuk kelompok i yaitu:
1. Perempuan usia reproduksi 15- 49 tahun (seluruh wanita usia subur/WUS). Perhitungan WUS digunakan untuk pelaporan SDGs di tingkat global.
2. Perempuan usia reproduksi 15-49 tahun berstatus kawin (hanya Pasangan Usia Subur). Perhitungan PUS digunakan untuk pelaporan kinerja RPJMN di tingkat nasional.
Komponen CPRi(a) adalah Jumlah perempuan usia reproduksi 15-49 tahun pada kelompok i yang menggunakan sedikitnya satu jenis metode kontrasepsi dibagi jumlah total perempuan usia reproduksi 15- 49 tahun pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Komponen mCPRi(b) Jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok i yang menggunakan sedikitnya satu jenis metode kontrasepsi modern dibagi jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Komponen Unmet Need KB (c) adalah Jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok i yang tidak ingin memiliki anak lagi (limiting) atau ingin menunda anak (spacing) tetapi tidak menggunakan metode kontrasepsi dibagi jumlah perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) pada kelompok yang sama dan dinyatakan dalam satuan persen (%).
Proporsi perempuan usia reproduksi (15-49 tahun) yang memiliki kebutuhan keluarga berencana terpenuhi menurut metode kontrasepsi modern (Demand Satisfied by Modern Method) = (b/(a+c))*100%, atau angka prevalensi kontrasepsi modern (mCPR) dibagi angka prevalensi kontrasepsi ditambah persentase perempuan yang kebutuhan keluarga berencana yang tidak terpenuhi (Unmet Need KB) dan dinyatakan dalam satuan persen (%), dihitung untuk masing-masing kelompok perempuan usia reproduksi 15-49 tahun (WUS) dan kelompok pasangan usia subur 15-49 tahun (PUS).
Rumus / Formula Matematika
$$DemandSatisfied(i)ByModernMethod=\frac{mCPRi}{CPRi+UnmetN\exponentialE dKBi}\times100\%$$
Level Estimasi
Kabupaten
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Wanita Usia Subur
Pasangan Usia Subur
Pasangan Usia Subur
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Produk Administrasi Pengendalian Penduduk
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ponorogo
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
13 Mei 2025