▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Tingkat Kerentanan Pangan
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor
Tingkat Kerentanan Pangan
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Pangan
Kerentanan Pangan
Kerentanan Pangan
Definisi Indikator
Ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan pangan minimum dan biasanya berhubungan dengan struktural dan faktor-faktor yang tidak berubah dengan cepat, seperti iklim setempat, jenis tanah, sistem pemerintahan daerah, infrastruktur publik, kepemilikan lahan, distribusi pendapatan, hubungan antar suku, tingkat pendidikan, dan lain-lain.
Interpretasi & Cara Membaca
Kecamatan pada Prioritas 1, 2, dan 3 merupakan wilayah rentan pangan dengan klasifikasi sangat rentan (Prioritas 1), rentan (Prioritas 2), dan agak rentan (Prioritas 3). Semakin rendah nilai tingkat kerentanan suatu kecamatan, maka semakin tinggi tingkat ketahanannya terhadap pangan.
Variabel Disagregasi
Kecamatan
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Penjumlahan dari perkalian Bobot indikator ke-i dengan Nilai standarisasi cut off point indikator ke-i komposit ke-j.
Rumus / Formula Matematika
$$K\left(j\right)=\sum^n_{i\mathop{=}1}\left(a_iC_i\right)$$
Level Estimasi
Kota
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Food Security and Vulnerrability Atlas (FSFA)
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Pengumpulan Data Penyusunan Peta Ketahanan dan Kerawanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas/FSVA) Kota Bogor
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
Produsen Data
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
28 Maret 2025