Survei Perusahaan Hortikultura, 2017

Tahun Kegiatan
2017
Produsen : Subdit. Stat. Hortikultura
Sektor Kegiatan : Pertanian
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Hortikultura

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdirektorat Statistik Hortikultura

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdirektorat Statistik Hortikultura

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdirektorat Statistik Hortikultura

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdirektorat Statistik Hortikultura

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Pengumpulan data produksi dan luas panen hortikultura selama ini dilakukan melalui pendekatan wilayah dengan metode eye estimate. Pengumpulan data produksi dan luas panen hortikultura dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas (KCD)/mantri tani/petugas pengumpul data tingkat kecamatan dalam rangka memperbaiki kualitas data hortikultura. Pengumpulan data hortikultura lainnya dilakukan melalui tiga pendekatan yaitu pendekatan rumah tangga, usaha non rumah tangga, dan perusahaan hortikultura berbadan hukum. Pendekatan rumah tangga dan kewilayahan digunakan untuk mengumpulkan data statistik pertanian hortikultura. Sementara itu, untuk memperoleh data usaha non rumah tangga dan perusahaan hortikultura berbadan hukum, dilakukan kegiatan survei ini.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Menyediakan direktori perusahaan hortikultura berbadan hukum dan usaha hortikultura lainnya serta data produksi, nilai produksi, upah/gaji dan tenaga kerja.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

  • Pencacahan perusahaan hortikultura dimulai pada tahun 2001. Cakupan perusahaan hortikultura adalah perusahaan hortikultura yang aktif dan berbadan hukum. Mulai tahun 2015, sebagai kelanjutan dari Sensus Pertanian, pencacahan perusahaan hortikultura dibagi menjadi dua sub kegiatan, yaitu survei perusahaan hortikultura berbadan hukum dan survei usaha hortikultura lainnya.
  • Master komoditas dan kegiatan sudah mengacu kepada KBKI dan KBLI.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

-

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

-

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:MFD tahun 2016 semester 1
Klasifikasi/Master Komoditas:KBKI 2012
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:-
Klasifikasi/Master Lainnya:-

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Kondisi Perusahaan Hortikultura 
Kondisi Perusahaan Hortikultura hasil kunjungan yang mencakup: Aktif adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang masih berproduksi secara komersial dan mempunyai pekerja tetap. Perusahaan/usaha yang tidak berproduksi tetapi masih membayar upah/gaji tenaga kerja masih dianggap perusahaan aktif. Tutup sementara/tidak ada kegiatan adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang berhenti berproduksi serta tidak mempunyai pekerja tetapi biasanya direncanakan akan kembali berproduksi kurang dari 1 (satu) tahun. Belum berproduksi adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang belum menghasilkan satu produk atau baru menghasilkan produk percobaan. Tidak ditemukan adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang tidak ditemukan pada saat pencacahan. Alih ke usaha non hortikultura adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang beralih ke usaha non hortikultura. Bukan Usaha Hortikultura adalah perusahaan/usaha hortikultura lainnya (NRT) yang bukan perusahaan hortikultura atau usaha hortikultura lainnya. Tutup adalah tidak melakukan kegiatan produksi lagi dan tidak akan berusaha lagi.
Tahun 2016
Perusahaan Hortikultura 
Perusahaan berbadan hukum yang bergerak dalam kegiatan budidaya/pembibitan tanaman sayuran, buah-buahan, tanaman hias atau tanaman biofarmaka di atas lahan yang dikuasai, dengan tujuan ekonomi/komersial dan mendapat izin dari instansi yang berwenang dalam pemberian izin usaha tanaman hortikultura. Perusahaan perkebunan yang mengusahakan budidaya tanaman hortikultura, serta perusahaan industri yang melakukan budidaya tanaman hortikultura untuk memenuhi kebutuhan bahan baku, dimasukkan sebagai perusahaan hortikultura.
Tidak ada
Bentuk badan hukum 
Badan hukum adalah Pendirian usaha yang dilindungi hukum/izin dari instansi yang berwenang, minimal pada tingkat kabupaten/kota. Badan hukum meliputi: Perusahaan Negara (PN) adalah perusahaan yang saham-sahamnya dimiliki oleh negara (pemerintah), dan kekayaan perusahaan dipisahkan dari kekayaan negara, dengan tujuan mencari keuntungan maksimal dengan menggunakan faktor-faktor produksi secara efisien. Perusahaan Daerah (PD) adalah perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh pemerintah daerah dan kekayaan perusahaan dipisahkan dari kekayaan negara, dengan tujuan untuk mencari keuntungan yang nantinya digunakan untuk pembangunan daerah. Persero adalah adalah perusahaan yang seluruh atau sebagian modalnya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Perum adalah perusahaan yang seluruh modalnya dimiliki negara dan dananya berasal dari kekayaan negara yang dipisahkan. Perseroan terbatas (PT) adalah perusahaan yang berstatus badan hukum, didirikan dengan modal yang terbagi dalam beberapa saham dan pemegang saham bertanggung jawab terbatas pada nilai nominal saham yang dimiliki. Dalam menjalankan kegiatannya pemegang saham ikut serta berperan tergantung besar kecilnya jumlah saham yang dimiliki, atau berdasarkan perjanjian antar pemegang saham. CV atau persekutuan komanditer adalah suatu bentuk perjanjian kerjasama untuk berusaha antara orang-orang yang bersedia memimpin, mengatur perusahaan dan bertanggung jawab penuh atas kekayaan pribadinya (sekutu aktif), dengan orang-orang yang memberikan pinjaman dan tidak bersedia memimpin perusahaan serta bertanggung jawab pada kekayaan yang diikutsertakan dalam perusahaan tersebut (sekutu pasif). Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama atas asas kekeluargaan. Yayasan adalah suatu badan hukum dengan kekayaan yang dipisahkan. Tujuan pendiriannya dititikberatkan pada usaha-usaha sosial dan bukan mencari keuntungan.
Tidak ada
Jumlah Tanaman Buah-buahan dan Sayuran Tahunan pada Akhir Tahun 
Jumlah tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan pada 31 Desember.
Tahun 2016
Jenis Usaha 
Jenis Usaha mencakup: Usaha budidaya adalah usaha yang kegiatannya adalah melakukan budidaya tanaman hortikultura. Usaha perbenihan adalah usaha yang kegiatannya meliputi pemuliaan, produksi benih, dan sertifikasi. Usaha budidaya dan perbenihan adalah usaha yang kegiatannya adalah melakukan budidaya tanaman hortikultura sekaligus pemuliaan, produksi benih, dan sertifikasi.
Tidak ada

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Sensus

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

  1. Perusahaan hortikultura
  2. Usaha hortikultura lainnya (NRT)

Cakupan Responden

  1. Perusahaan hortikultura
  2. Usaha hortikultura lainnya (NRT)

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim257 Orang
Pencacah514 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri
- Integrasi Pengolahan

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

MS Excel, SPSS, dan Program Aplikasi VP-VN

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Analisis deskriptif

Unit Analisis

Provinsi

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Peningkatan Kualitas Data

  • Melakukan pengolahan dengan menggunakan aplikasi berbasis web yang sudah dilengkapi dengan rule validasi, sehingga jika terjadi kesalahan atau data yang tidak wajar dapat langsung dikomunikasikan dengan petugas
  • Melakukan monitoring online yang diharapkan dapat mendorong pemasukan dokumen untuk pengolahan data
  • Berkordinasi dengan Dirjen Hortikultura untuk melakukan pelatihan pengumpulan data hortikultura terhadap petugas pengumpul data (KCD)

Keterbandingan Data

Antar waktu

Metode Revisi Data

-

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

  • Agar dilakukan pelatihan petugas sehingga pengisian kuesioner sesuai kondef dan akurat.
  • Kegiatan entri data dilakukan di daerah agar ketika terdapat data yang tidak wajar dapat segera dilakukan koreksi dan verifikasi secara langsung ke perusahaan.

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

Statistik Perusahaan Hortikultura dan Usaha Hortikultura Lainnya 2017

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun 9999

Data/variabel yang tidak bisa diberikan kepada pengguna data

Variabel Alasan
Luas Tanaman Akhir TahunBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Tanaman Akhir TahunBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Tanaman Belum MenghasilkanBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Tanaman Tua/RusakBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Luas TanamBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Pekerja TetapBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Pekerja Tidak TetapBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Nilai Produksi BenihBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Pekerja Kantor/AdministrasiBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam
Pekerja LapanganBelum meyakinkan untuk dipublikasi karena perlu dilakukan verifikasi dan diuji secara mendalam

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Jumlah Perusahaan Hortikultura Berbadan Hukum
Merupakan jumlah perusahaan hortikultura berbadan hukum yang dirinci menurut provinsi,badan hukum kelompok tanaman.
Jumlah Usaha Non Rumah Tangga Hortikultura
Merupakan jumlah Usaha Non Rumah Tangga Hortikultura yang dirinci menurut provinsi dan kelompok tanaman.





























Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
Statistik Perusahaan Hortikultura dan Usaha Hortikultura Lainnya 2017 16-11-2017 Provinsi Tidak Tidak
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.