Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), 2019

Tahun Kegiatan
2019
Produsen : Subdit. Stat. Ketenagakerjaan
Sektor Kegiatan : Kependudukan dan Tenaga Kerja
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Ketenagakerjaan

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdirektorat Statistik Ketenagakerjaan

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Direktorat Sistem Informasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdirektorat Statistik Ketenagakerjaan

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) adalah survei yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data yang dapat menggambarkan keadaan umum ketenagakerjaan antar periode pencacahan. Hingga saat ini, Sakernas mengalami berbagai perubahan baik waktu pelaksanaan, level estimasi, cakupan, maupun metodologi.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum, tujuan pengumpulan data melalui Sakernas Agustus 2019 adalah menyediakan data pokok ketenagakerjaan yang berkesinambungan. Secara khusus, untuk memperoleh estimasi data jumlah penduduk bekerja, jumlah pengangguran, dan indikator ketenagakerjaan lainnya serta perkembangannya di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Besarnya sampel Sakernas Agustus 2019 sebanyak 30.000 BS yang terdiri dari 7.500 BS sampel Sakernas Semester 2 dan 22.500 BS sampel Sakernas Tahunan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Kegiatan pengumpulan data ketenagakerjaan pertama kali dilaksanakan tahun 1976, namun baru sejak tahun 1986 dilakukan secara periodik. Sampai dengan saat ini, Sakernas mengalami berbagai perubahan baik dalam periode pencacahan maupun cakupan sampel wilayah dan rumah tangga. Tahun 1986 sampai dengan 1993 Sakernas dilaksanakan secara triwulanan, tahun 1994 sampai dengan 2001 secara tahunan setiap bulan Agustus, dan 2002 sampai dengan 2004 selain secara tahunan juga dilaksanakan secara triwulanan. Mulai tahun 2005-2010 Sakernas dilaksanakan secara semesteran, yakni semester I pada bulan Februari dan semester II pada bulan Agustus. Tahun 2011-2014, Sakernas dilaksanakan triwulanan, yaitu pada Februari, Mei, Agustus, dan November. Sejak tahun 2015 sampai tahun ini (2019), Sakernas kembali dilaksanakan semesteran yaitu pada bulan Februari dan Agustus.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Pada tahun 2019, Sakernas menyempurnakan konsep status pekerjaan yang diadopsi dari ICLS 20 serta penambahan pertanyaan untuk menangkap fenomena ekonomi digital. Perubahan metodologi pada tahun 2019 menjadi Two stage-One Phase Stratified Sampling (Panel Rotasi Rumah Tangga).

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

Kemennakertrans dan International Labour Organization (ILO)

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:Master File Desa 2016
Klasifikasi/Master Komoditas:-
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:KBLI 2015
Klasifikasi/Master Lainnya:KBJI 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Kegiatan yang Terbanyak Dilakukan 
Kegiatan yang terbanyak dilakukan adalah kegiatan yang menggunakan waktu terbanyak dibandingkan dengan kegiatan lainnya. Waktu terbanyak diperhitungkan dengan membandingkan waktu yang digunakan untuk bekerja, sekolah, mengurus rumah tangga, dan kegiatan lainnya (kursus, olah raga, rekreasi, dan kegiatan sosial). Waktu luang yang digunakan untuk santai, tidur, dan bermain tidak dihitung sebagai bahan pembanding.
Seminggu yang lalu
Sementara Tidak Bekerja 
Dikategorikan mempunyai pekerjaan tetapi sementara tidak bekerja adalah mereka yang mempunyai pekerjaan/usaha tetapi selama seminggu yang lalu tidak bekerja karena sesuatu sebab seperti sakit, cuti, menunggu panen, tugas belajar, atau mogok kerja.
Seminggu yang lalu
Mencari pekerjaan 
Kegiatan dari seseorang yang pada saat survei orang tersebut sedang mencari kerja.
Seminggu yang lalu
Mempersiapkan usaha 
Kegiatan dari seseorang yang pada referensi waktu pencacahan sedang mempersiapkan usaha baru
Seminggu yang lalu
Alasan Tidak Mencari Pekerjaan/Mempersiapkan Usaha 
Alasan dari seseorang yang pada referensi waktu pencacahan sedang mencari kerja/mempersiapkan usaha baru.
Seminggu yang lalu

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Multi Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

I. Estimasi Kabupaten/Kota

Sampel dipilih dengan metode two stages one phase stratified sampling:

  • Tahap ke-1: Memilih 40% blok sensus populasi secara Probability Proportional to Size (PPS), dengan size jumlah rumah tangga hasil SP2010 di setiap strata.
  • Tahap ke-2: Memilih sejumlah n blok sensus sesuai alokasi secara systematic di setiap strata urban/rural per kabupaten/kota, dengan strata lapangan usaha digunakan sebagai implicit stratifikasi.
  • Tahap ke-3: Memilih 10 rumah tangga hasil pemutakhiran secara systematic sampling.

II. Estimasi Provinsi

Sampel untuk Sakernas estimasi provinsi merupakan subsampel dari Sakernas estimasi kabupaten/kota dan dipilih menggunakan metode two stage stratified sampling seperti berikut:

  • Tahap ke-1: Memilih 7.500 blok sensus secara systematic sampling dari 30.000 blok sensus estimasi kabupaten/kota sesuai alokasi dan mempertimbangkan distribusi sampel per strata di tingkat kabupaten/kota.
  • Tahap ke-2: Memilih 10 rumah tangga hasil pemutakhiran secara systematic sampling. 

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

Kerangka sampel yang digunakan terdiri dari tiga jenis, yaitu kerangka sampel untuk penarikan sampel tahap pertama, kerangka sampel untuk penarikan sampel tahap kedua dan kerangka sampel untuk penarikan sampel tahap ketiga. Blok sensus dalam kerangka sampel dipilah menjadi dua kelompok, yaitu blok sensus terpilih untuk estimasi tingkat provinsi, dan blok sensus komplemen (sebagai tambahan untuk estimasi kabupaten).Kerangka sampel tahap pertama adalah daftar blok sensus biasa SP2010 yang disertai dengan informasi banyaknya rumah tangga dan disertai informasi klasifikasi urban/rural.

  1. Kerangka sampel tahap pertama adalah daftar blok sensus biasa SP2010 yang disertai dengan informasi banyaknya rumah tangga dan disertai informasi klasifikasi urban/rural. Selanjutnya disebut Master Frame.
  2. Kerangka sampel tahap kedua adalah daftar 40% blok sensus SP2010 yang sudah memiliki kode strata. Selanjutnya disebut Master Sampling Frame. Strata disini adalah strata lapangan usaha yang dibentuk dari Sakernas Agustus 2019 hasil SP2010. Selanjutnya strata lapangan usaha digunakan sebagai implicit stratifikasi.
  3. Kerangka sampel pemilihan tahap ketiga adalah daftar rumah tangga hasil pemutakhiran di setiap blok sensus terpilih.

Kerangka sampel blok sensus tersebut digunakan untuk pelaksanaan Sakernas 2019-2021.

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overall Sampling Fraction)

0

Perkiraan Sampling Error

Rancangan sampling Sakernas diperoleh dari hasil Sensus (populasi) sebelumnya sehingga perkiraan sampling error tidak diperlukan.

Unit Sampel

Rumah tangga

Alokasi Sampel

Pada Sakernas Agustus besarnya sampel sebanyak 30.000 blok sensus, yang terdiri dari 7.500 blok sensus sampel Sakernas Semesteran dan 22.500 blok sensus merupakan sampel Sakernas Tahunan. Sampel sebesar 30.000 blok sensus dimaksudkan untuk memperoleh estimasi data hingga tingkat kabupaten/kota. 

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Rumah tangga biasa

Cakupan Responden

Anggota Rumah Tangga (ART) 5 tahun ke atas

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Peta blok sensus (SP2010-WB/ST2013-WB), daftar sampel blok sensus Sakernas 2019 (Daftar SAK19.DSBS), daftar pemutakhiran muatan rumah tangga dalam blok sensus (Daftar SAK19.P), monitoring hasil updating rumah tangga (Daftar SAK19.MHU), daftar sampel rumah tangga (Daftar SAK19.DSRT), kuesioner Sakernas (Daftar SAK19.AK),

Buku 1: Pedoman Kepala BPS Provinsi, Kabidsos, dan Kepala BPS Kab/Kota,

Buku 2: Buku Pedoman Pencacah,

Buku 3: Buku Pedoman Pengawas,

Buku 4: Buku Saku, dan

Buku 5: Buku Pengkodean Sakernas 2019 (KBLI, KBJI, kode pendidikan, kode negara, kode provinsi dan Kabupaten/Kota).

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim5517 Orang
Pencacah11076 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi
- Lainnya

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri
- Integrasi Pengolahan
- Lainnya

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Microsoft Visual Studio 2010-2011 C#, Microsoft SQL Server 2008 R2, SPSS, STATA, Microsoft Excel, Notepad, Demetra, dan Google sheet.

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Point estimation. Estimasi dihitung berdasarkan data hasil pencacahan tertimbang.
Metode estimasi secara langsung berdasarkan data penduduk dari proyeksi SP2010.


 

Komposisi dan Penimbang

Direct estimate. Penimbang merupakan jumlah penduduk hasil proyeksi 2010-2035 dan hasil updating blok sensus.

Metode Analisis

Deskriptif

Unit Analisis

Penduduk

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Revisi dengan Menggunakan Nilai Rata-rata Kelompok

Peningkatan Kualitas Data

Program entri data menyediakan aplikasi untuk menghasilkan tabel-tabel statis dan tabel-tabel dinamis yang bertujuan untuk membantu BPS Kab/Kota dan BPS Provinsi dalam mengevaluasi kewajaran hasil entri data. Approval dilakukan oleh IPD Kab/Kota dan BPS Provinsi terkait kelengkapan data dan approval oleh seksi statistik sosial BPS Kab/Kota dan BPS Provinsi terkait kewajaran indikator yang dihasilkan. Web monitoring dan E-form feed back pencacahan lapangan juga dilakukan dalam upaya peningkatan kualitas data Sakernas.


 

Keterbandingan Data

Antar wilayah dan antar waktu

Metode Revisi Data

Pengecekan ulang terhadap isian yang diduga tidak wajar/tidak konsisten dan rumah tangga non respon

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

Pelatihan instruktur utama Sakernas melibatkan BPS Pusat, BPS Provinsi, dan BPS Kabupaten/Kota.

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2019
Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2019
Booklet Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019
Indikator Pekerjaan Layak di Indonesia 2018

Diseminasi Data Mikro

Nama Data Mikro

sak_201808_10_layanan_tanggalkirim

Ketersediaan data mikro

Dari tahun 1986

Data/variabel yang tidak bisa diberikan kepada pengguna data

Variabel Alasan
Nama kepala rumah tangga/anggota rumah tanggaKerahasiaan data
Kab, Kec, Desa, NKS, BSKerahasiaan data
No. ART, No. DSRT, No. ARTKerahasiaan data
UmurKerahasiaan Data, kecuali*: - Umur 15 tahun ke atas (data untuk user selain BPS) - Umur 10 tahun ke atas (data untuk user BPS Pusat dan BPS Provinsi)
KBLI 17 KategoriRSE besar
KBJI (1 Digit KJI 1982)RSE besar

Dokumentasi

Kuesioner

Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Daftar Kartu Kendali
Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Keterangan Rumah Tangga
Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Keterangan Rumah Tangga Terpilih

Pedoman

Pedoman Pencacah Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019
Pedoman Pengawas Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019
Buku Saku Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-3 of 3 results.
Tingkat Kesempatan Kerja (TKK)
Persentase penduduk berumur 15 tahun ke atas yang bekerja terhadap angkatan kerja.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
Tingkat pengangguran terbuka adalah persentasejumlah pengangguran terhadap jumlah angkatankerja. Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun ke atas) yang bekerja atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja, dan penggangguran.Pengangguran yaitu: (1) penduduk yang aktif mencari pekerjaan, (2) penduduk yang sedang mempersiapkan usaha/pekerjaan baru, (3) penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan, (4) kelompok penduduk yang tidak aktif mencari pekerjaan dengan alasan sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)
Persentase penduduk usia 15 tahun keatas yang merupakan angkatan kerja.





























Kuesioner
Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Daftar Kartu Kendali    
Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Keterangan Rumah Tangga 
Survei Angkatan Kerja Nasional 2019 Keterangan Rumah Tangga Terpilih   
Pedoman
Pedoman Pencacah Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019  
Pedoman Pengawas Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019 
Buku Saku Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019  
Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
Indikator Pasar Tenaga Kerja Indonesia Agustus 2019 30-11-2019 Provinsi Ya Ya
Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Agustus 2019 30-11-2019 Provinsi Ya Ya
Booklet Survei Angkatan Kerja Nasional Agustus 2019 30-11-2019 Provinsi Ya Ya
Indikator Pekerjaan Layak di Indonesia 2018 31-05-2019 Provinsi Ya Ya
Data mikro yang dihasilkan
Nama Data Mikro Jadwal Rilis Power of estimate Terdapat variabel perkotaan/ perdesaan Terdapat variabel jenis kelamin
sak_201808_10_layanan_tanggalkirim 30-11-2019 Kabupaten/Kota Ya Ya
Copyright © 2022 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.