Gladi Bersih Post Enumeration Survey Sensus Penduduk 2020, 2019

Tahun Kegiatan
2019
Produsen : Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei
Sektor Kegiatan : Kependudukan dan Tenaga Kerja
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) diamanatkan untuk melaksanakan sensus penduduk sekurang-kurangnya sekali dalam 10 tahun. Dalam perjalanannya, sensus penduduk di Indonesia sudah dilaksanakan sebanyak 6 kali sejak Indonesia merdeka, yaitu pada tahun 1961, 1971, 1980, 1990, 2000, dan 2010.

Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang akan dilaksanakan merupakan sensus penduduk ke-tujuh. Kekuatan data sensus penduduk terletak pada kemampuannya untuk menyediakan data jumlah, komposisi, distribusi, dan karakteristik penduduk Indonesia secara komprehensif dengan beragam kompleksitas perubahannya sampai wilayah administratif terkecil. Data sensus penduduk juga bermanfaat sebagai dasar perhitungan parameter-parameter kependudukan, pembentukan kerangka sampel induk, dan penyusunan proyeksi penduduk. Pelaksanaan Sensus Penduduk membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Oleh karenanya mempertahankan kualitas hasil SP2020 menjadi perhatian yang sangat serius, baik memperkecil kesalahan cakupan maupun kesalahan isian.

Selain itu, dalam rangka mengukur kesalahan nonsampling pada pelaksanaan SP2020, BPS melakukan evaluasi melalui Post Enumeration Survey SP2020 (PES) yang dilaksanakan secara independen terhadap sensus. Kesalahan hasil sensus yang perlu  dievaluasi adalah kesalahan yang disebabkan oleh petugas lapangan dan responden (berupa response error). Sedangkan evaluasi terhadap kesalahan yang diakibatkan oleh petugas lapangan dilakukan dengan analisis cakupan (coverage error) dan analisis kesalahan isian (content error) baik akibat kesalahan petugas lapangan maupun kesalahan responden.

Hasil Gladi Bersih PES SP2020 tidak digunakan untuk memperbaiki data hasil Gladi Bersih SP2020, akan tetapi dapat digunakan sebagai masukan untuk perencanaan kegiatan statistik yang akan datang terutama kegiatan SP2020. Agar PES SP2020 dapat dirancang secara efektif, efisien, dan operasional, maka diperlukan GB PES SP2020 yang dilaksanakan Tahun 2019.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum, tujuan GB PES SP2020 adalah memperoleh masukan dalam penyempurnaan rangkaian kegiatan dan instrumen yang akan digunakan pada PES SP2020, meliputi:

  • Memperoleh metode pencacahan dan kuesioner yang efisien dan efektif untuk pelaksanaan PES SP2020.
  • Memperoleh metode matching yang efektif, efisien, dan operasional untuk menggantikan metode matching manual.
  • Memperoleh prosedur pengolahan yang efektif, efisien, dan operasional untuk analisis cakupan dan analisis isian.
  • Mengukur kesalahan cakupan dan kesalahan isian GB SP2020

Frekuensi Kegiatan

Sepuluh Tahunan

Riwayat Kegiatan

Kegiatan GB PES SP2020 yang dilaksanakan tahun 2019 merupakan lanjutan dari kegiatan Uji Coba PES SP2020 yang telah dilaksanakan di tahun 2018 sebagai upaya penyempurnaan mekanisme kegiatan secara komprehensif dan terintegrasi dengan kegiatan utamanya yaitu GB SP2020 yang dilaksanakan pada tahun yang sama.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Perubahan terjadi meliputi penyempurnaan instrumen pengumpulan data dilihat dari aspek rincian pertanyaannya. Selain itu, kegiatan GB PES SP2020 sepenuhnya telah menggunakan CAPI sebagai media pengumpulan data mengganti kuesioner kertas. Inovasi yang diterapkan pada kegiatan GB PES SP2020 adalah pemanfaatan teknologi dengan melakukan proses matching data dibantu dengan computer dengan pendekatan probabilistic record linkage.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Lainnya

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

United Nations Principles and Recommendations for Population and Housing Censuses

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:MFD 2019 Semester 1
Klasifikasi/Master Komoditas:-
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:KBLI 2019 Semester 1
Klasifikasi/Master Lainnya:-

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Nomor Induk Kependudukan (NIK) 
Nomor identitas Penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai Penduduk Indonesia. Bersifat statis (tidak berubah). Jika NIK berbeda dengan dokumen kependudukan lainnya maka NIK dalam KTP-el yang digunakan.
Saat Pencacahan
Nama Lengkap  
Nama lengkap sesuai dokumen KK/KTP yang dimiliki. Jika responden tidak dapat menunjukkan dokumen KK/KTP, isikan nama lengkap berdasarkan ingatan penduduk yang sesuai dokumen KK/KTP.
Saat Pencacahan
Jenis Kelamin  
Sesuai jenis kelamin pada dokumen KK/KTP yang dimiliki. Jika tidak dapat menunjukkan dokumen KK/KTP, isikan jenis kelamin berdasarkan pengakuan penduduk.
Saat Pencacahan
Umur 
Umur dihitung dalam tahun dengan pembulatan ke bawah atau umur pada waktu ulang tahun yang terakhir. Perhitungan umur didasarkan pada kalender Masehi.
Saat Pencacahan
Aktivitas yang biasa dilakukan 
Aktivitas penduduk berumur 5 tahun atau lebih sesuai pengakuan penduduk, yang dikelompokkan sebagai bekerja, mengurus rumah tangga,sekolah/kuliah, pensiunan, dan lainnya.
Saat Pencacahan

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Single Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel non-probabilitas

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

-

Unit Sampel

SLS

Alokasi Sampel

10 SLS (Satuan Lingkungan Setempat terkecil)

Cakupan Wilayah

Sebagian kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
DI YOGYAKARTAKULON PROGO,
BALIJEMBRANA,
MALUKUMALUKU TENGGARA BARAT,

Unit Observasi

Keluarga dan Anggota Keluarga

Cakupan Responden

Kepala Keluarga atau yang mewakili

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Melakukan Pilot Study

Ya ,

  • Lokasi: Provinsi Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur
  • Waktu Pelaksanaan: 2018
  • Jumlah Responden: 4BS

Instrumen yang Digunakan

  • Kuesioner SP2020-GBPES.DSLS
  • Peta BS SP2020-WA
  • PETA SLS SP2020-WS
  • e-form SP2020-GBPES.DPF
  • e-form SP2020-GBPES.DK
  • e-form SP2020-GBPES.c1
  • e-form SP2020-GBPES.RL

 

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim3 Orang
Pencacah6 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Integrasi Pengolahan

Metode Pengolahan

- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

CAPI dan power BI

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

-

Komposisi dan Penimbang

-

Metode Analisis

metode dual system estimation

Unit Analisis

Anggota keluarga/penduduk

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Tidak Digunakan

Peningkatan Kualitas Data

Menggunakan pengolahan data berbasis CASPI dan web dashboard monitoring menggunakan power BI. Inovasi juga dilakukan untuk membuat aplikasi matching otomatis.

Keterbandingan Data

Antar wilayah

Metode Revisi Data

-

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

Penyempurnaan mekanisme pengumpulan data menggunakan CAPI dan intergrasi pengolahan data dan matching menggunakan komputer

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

Laporan hasil Gladi Bersih PES SP2020

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Coverage Error
Kesalahan yang disebabkan kesalahan cakupan unit observasi oleh petugas di lapangan.
Content Error
Kesalahan yang disebabkan oleh jawaban responden maupun kesalahan pencatatan oleh petugas. Pengukuran dilakukan dengan mengukur perbedaan isian yang tercantum pada dokumen hasil pencacahan GB SP dengan GB PES.





























Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
Laporan hasil Gladi Bersih PES SP2020 -12-2019 Hanya Wilayah Tertentu Tidak Tidak
Copyright © 2020 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.