Survei Harga Properti Perumahan, 2017

Tahun Kegiatan
2017
Produsen : Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar
Sektor Kegiatan : Harga
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Harga Perdagangan Besar

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP) merupakan salah satu yang direkomendasikan untuk dilaksanakan karena dapat melihat pertumbuhan ekonomi khususnya di bidang properti. Di Indonesia, Survei Harga Properti Residensial (SHPR) dihitung Bank Indonesia sejak Tahun 2002 yang mencakup 16 kota di Indonesia.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

  1. Untuk mengetahui karakteristik perusahaan pengembang di beberapa kota di Indonesia;
  2. Untuk mengetahui karakteristik perumahan dan apartemen;
  3. Memantau perkembangan harga properti perumahan dan apartemen di kota terpilih.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

BPS melakukan Survei Harga Properti Perumahan (SHPP) Tahun 2015 dengan cakupan 12 (dua belas) kota. Pada triwulan III Tahun 2016 cakupan SHPP ditingkatkan menjadi 20 (dua puluh) kota yaitu Medan, Pematang Siantar, Palembang, Bandar Lampung, Jakarta, Bandung, Bekasi, Serang, Tangerang, Semarang, Surakarta, Surabaya, Malang, Denpasar, Pontianak, Singkawang, Samarinda, Balikpapan, Makassar, dan Pare-Pare. Dilanjutkan pada tahun 2017 dengan cakupan yang sama.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Tidak ada perubahan.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Triwulanan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal

Referensi yang Digunakan

-

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:Master File Desa (mfdonline.bps.go.id)
Klasifikasi/Master Komoditas:-
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:-
Klasifikasi/Master Lainnya:-

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Luas Lahan 
luas lahan keseluruhan pada proyek perumahan/apartemen yang bersangkutan dalam m2.
Triwulan berjalan
Luas bangunan 
luas bangunan untuk masing-masing tipe rumah yang dibangun oleh responden
Triwulan berjalan
Harga 
Harga untuk masing-masing tipe rumah
Triwulan sebelumnya dan triwulan berjalan

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Single Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel non-probabilitas

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

Tidak ada kerangka sampel karena  menggunakan nonprobability sampling

Unit Sampel

Perumahan/perumahan

Alokasi Sampel

Jumlah sampel untuk kategori perumahan sebanyak 3 (tiga) responden dan kategori apartemen sebanyak 2 (dua) responden

Cakupan Wilayah

Sebagian kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
SUMATERA UTARAKOTA PEMATANG SIANTAR, KOTA MEDAN,
SUMATERA SELATANKOTA PALEMBANG,
LAMPUNGKOTA BANDAR LAMPUNG,
DKI JAKARTAKODYA JAKARTA PUSAT,
JAWA BARATKOTA BANDUNG, KOTA BEKASI,
JAWA TENGAHKOTA SURAKARTA, KOTA SEMARANG,
JAWA TIMURKOTA MALANG, KOTA SURABAYA,
BANTENKOTA TANGERANG, KOTA SERANG,
BALIKOTA DENPASAR,
KALIMANTAN BARATKOTA PONTIANAK, KOTA SINGKAWANG,
KALIMANTAN TIMURKOTA BALIKPAPAN, KOTA SAMARINDA,
SULAWESI SELATANKOTA MAKASSAR, KOTA PARE-PARE,

Unit Observasi

Perumahan/apartemen

Cakupan Responden

Developer

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner dan buku pedoman

Petugas Pengumpulan Data

- Staf

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim1 Orang
Pencacah20 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit
- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Macro Excel

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

-

Komposisi dan Penimbang

-

Metode Analisis

Trend Analisis

Unit Analisis

Perumahan/Apartemen

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Tidak Digunakan

Peningkatan Kualitas Data

-

Keterbandingan Data

Antar waktu

Metode Revisi Data

-

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

-

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

Laporan Survei Harga Properti Perumahan Tahun 2017

Diseminasi Data Mikro

Nama Data Mikro

Harga Unit

Ketersediaan data mikro

Dari tahun 2015

Data/variabel yang tidak bisa diberikan kepada pengguna data

Variabel Alasan
1. Harga Rumah/ApartemenRahasia

Dokumentasi

Kuesioner

Survei Harga Properti Perumahan 2017

Pedoman

Pedoman Survei Harga Properti Perumahan 2017

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-1 of 1 result.
Indeks Harga Properti Perumahan (IHPP)
Perkembangan harga rumah/apartemen antar periode pada tingkat harga perdagangan besar.





























Kuesioner
Survei Harga Properti Perumahan 2017   
Pedoman
Pedoman Survei Harga Properti Perumahan 2017   
Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
Laporan Survei Harga Properti Perumahan Tahun 2017 01-04-2018 Provinsi Tidak Tidak
Data mikro yang dihasilkan
Nama Data Mikro Jadwal Rilis Power of estimate Terdapat variabel perkotaan/ perdesaan Terdapat variabel jenis kelamin
Harga Unit -- Tidak Tidak
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.