Publikasi Keadaan Pekerja di Indonesia, 2020

Tahun Kegiatan
2020
Produsen : Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan
Sektor Kegiatan : Kependudukan dan Tenaga Kerja
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Upah dan Pendapatan

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Data ketenagakerjaan yang dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui sensus dan survei antara lain: Sensus Penduduk (SP), Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS), Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), dan Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS). Dari survei-survei tersebut, hanya Sakernas yang dirancang khusus untuk mengumpulkan data yang dapat menggambarkan keadaan umum ketenagakerjaan antar periode pencacahan.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum, tujuan pengumpulan data melalui Sakernas Semesteran 2019 adalah menyediakan data pokok ketenagakerjaan yang berkesinambungan. Secara khusus, untuk memperoleh informasi data jumlah penduduk yang bekerja, pengangguran dan penduduk yang pernah berhenti/pindah bekerja serta perkembangannya di tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional. Sakernas semester I (Februari) sebanyak 5.000 blok sensus menghasilkan estimasi level provinsi, sedangkan Sakernas semester II (Agustus) sebanyak 20.000 blok sensus menghasilkan estimasi level kabupaten/kota.

Frekuensi Kegiatan

Lainnya

Riwayat Kegiatan

Subdirektorat Statistik Upah dan Pendapatan, sejak tahun 1979/1980 sampai dengan tahun 2014 melaksanakan Survei Upah Buruh (SUB) dan Survei Struktur Upah (SSU) dengan pendekatan perusahaan yaitu perusahaan industri pengolahan, perdagangan, hotel, pertambangan non migas, serta peternakan dan perikanan.  Publikasi yang dihasilkan dari survei-survei tersebut adalah Publikasi Statistik Upah dan Statistik Struktur Upah. Namun survei tersebut dihentikan sejak akhir tahun 2014, sehingga mulai 2015 sampai 2016 Publikasi SUB berubah menjadi Publikasi Statistik Upah di Indonesia dengan sumber data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). Selanjutnya mulai tahun 2017, publikasi tersebut dihentikan dan publikasi Keadaan Pekerja di Indonesia dialihkan dari Subdirektorat Statistik Ketenagakerjaan ke Subdirektorat Statistik upah dan Pendapatan.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Sejak tahun 2017, Publikasi Statistik Upah berubah menjadi Publikasi Keadaan Pekerja di Indonesia. Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya adalah: di Publikasi Keadaan Pekerja 2017 cakupan unit analisis lebih luas mencakup pekerja, yang terdiri dari buruh/karyawan/pegawai, pekerja bebas di pertanian, dan pekerja bebas di nonpertanian. Sebelumnya, dalam Publikasi Statistik Upah yang menjadi unit analisis hanya buruh/karyawan/pegawai. Kemudian ada tambahan beberapa tabel yang di tahun-tahun sebelumnya tidak ditampilkan pada Publikasi Keadaan Pekerja di Indonesia

Frekuensi Pengumpulan Data

- Semesteran

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal

Referensi yang Digunakan

Kemenaker dan International Labour Organization (ILO)

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:-
Klasifikasi/Master Komoditas:-
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2015
Klasifikasi/Master Lainnya:Klasifikasi Baku Jenis Pekerjaan Indonesia (KBJI) 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Upah/Gaji Bersih 
Imbalan yang diterima selama sebulan oleh buruh/karyawan/pegawai baik berupa uang atau barang yang dibayarkan perusahaan/kantor/ majikan. Imbalan dalam bentuk barang dinilai dengan harga setempat.
Sebulan yang lalu
Pekerjaan Utama 
Jika seseorang hanya mempunyai satu pekerjaan, maka pekerjaan tersebut digolongkan sebagai pekerjaan utama. Bila pekerjaan yang dilakukan lebih dari satu, maka pekerjaan utama adalah pekerjaan yang dilakukannya dengan waktu terbanyak. Jika waktu yang digunakan sama, maka pekerjaan yang memberi penghasilan terbesar dianggap sebagai pekerjaan utama. Seseorang dikatakan mempunyai pekerjaan lebih dari satu apabila pekerjaan yang dilakukan berada di bawah pengelolaan yang terpisah.
Seminggu yang lalu
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan 
Pendidikan tertinggi yang ditamatkan adalah tingkat pendidikan yang dicapai seseorang setelah mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi sesuai tingkatan sekolah dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah).
-
Buruh/Karyawan/Pegawai 
seseorang yang bekerja pada orang lain atau instansi/kantor/perusahaan secara tetap dengan menerima upah/gaji baik berupa uang maupun barang. Buruh yang tidak mempunyai majikan tetap, tidak digolongkan sebagai buruh/karyawan/pegawai tetapi sebagai pekerja bebas. Seseorang dianggap memiliki majikan tetap jika memiliki satu majikan yang sama dalam sebulan terakhir, khusus pekerja pada sektor bangunan batasannya tiga bulan. Apabila majikan instansi/lembaga, boleh lebih dari satu
Seminggu yang lalu
Jumlah Jam Kerja Seminggu 
Jumlah Jam Kerja Seminggu adalah waktu yang dinyatakan dalam jam yang dipergunakan untuk bekerja. Bagi para buruh/karyawan/pegawai yang biasanya mempunyai jam kerja yang tetap, penghitungan jam kerja harus dikurangi jam istirahat resmi maupun jam meninggalkan kantor/bolos. Bila melakukan lembur, maka jam kerjanya harus dihitung. Pedagang keliling jam kerjanya dihitung mulai dari menyiapkan usaha, berangkat dari rumah sampai tiba kembali di rumah dikurangi jam kerja yang digunakan untuk kegiatan lain, seperti mampir ke rumah famili/kawan, istirahat, mengurus KTP dan sebagainya.
Seminggu yang lalu

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Kompilasi Statistik

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

-

Cakupan Responden

Subdirektorat Statistik Ketenagakerjaan

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Dummy Tabel

Petugas Pengumpulan Data

- Staf

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim3 Orang
Pencacah2 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

SPSS dan MS Excel

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Deskriptif

Unit Analisis

Individu pekerja

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Peningkatan Kualitas Data

Menghitung RSE sebagai pertanggung jawaban kualitas data yang dihasilkan

Keterbandingan Data

Antar wilayah dan antar waktu

Metode Revisi Data

Tidak ada revisi data

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

-

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

Keadaan Pekerja 2019
Keadaan Pekerja 2019

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan





























Kuesioner
Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
Keadaan Pekerja 2019 19-06-2020 Provinsi Ya Ya
Keadaan Pekerja 2019 30-11-2020 Provinsi Ya Ya
Copyright © 2021 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.