Survei Komuter, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Stat. Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja
Sektor Kegiatan : Kependudukan dan Tenaga Kerja
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Keberadaan pelaku mobilitas komuter bisa memberikan dampak positif bagi pusat kota, yaitu mengurangi kepadatan penduduk kota besar serta semakin berkembangnya daerah pinggiran sebagai tempat tinggal para komuter. Namun demikian, dampak negatif yang ditimbulkan juga tidak sedikit. Setiap pagi hari, jalan-jalan pintu masuk kota Jakarta dipadati oleh kendaraan baik roda empat maupun roda dua. Kendaraan-kendaraan dari wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi akan kembali memadati jalan pada sore atau malam hari untuk kembali ke daerah asal. Sama halnya seperti fenomena kepadatan arus kendaraan di jalan raya, kepadatan juga terjadi di dalam gerbong kereta. Penumpang rela berdesakan demi menuju tempat kerja atau tempat sekolah.Bahkan bus Transjakarta yang mempunyai rute dalma kota Jakarta juga dipadati penumpang. Persoalan pergerakan penduduk di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menimbulkan dampak ekonomi juga dampak sosial baik pada daerah tujuan maupun daerah asal komuter. Oleh karena itu, keterkaitan antara wilayah dan penduduk ini membutuhkan penanganansecara menyeluruh, tidak hanya secara parsial, mengingat kawasan Jabodetabek memiliki administratif pemerintahan yang berbeda. Fenomena komuter yang terdapatpada kawasan Jabodetabek juga terjadi pada kota-kota besar lainnya di Indonesia. hal ini disebabkan oleh pola pembangunan dan pertumbuhan kota Jakarta yang dijadikan contoh untuk pengembangan kota-kota besar lain sehingga fenomena ini dapat terjadi pula pada kota-kota besar lainnya. Survei Komuter Jabodetabek ini adalah survei komuter pertama yang diselenggarakan oleh BPS. Berikutnya akan diselenggarakan Survei Komuter di kota-kota besar lainnya di wilayah Indonesia yang mempunyai kota penyangga seperti Bodetabek

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

- Mengetahui jumlah dan pola komuter di Jabodetabek - Menyajikan informasi mengenai karakteristik komuter di Jabodetabek - Menyajikan informasi mengenai karakteristik rumah tangga komuter di Jabodetabek - Mengetahui berbagai permasalahan terkait aktivitas komuter seperti transportasi, keluhan kesehatan, dan lain-lain. Survei Komuter di Jabodetabek dikembangkan untuk menghasilkan perangkat data dan sistem pemantauan yang berperan sebagai masukan bagi penyusunan kebijakan mobilitas penduduk dan pengembangan pembangunan daerah asal dan tujuan komuter.

Frekuensi Kegiatan

Lainnya

Frekuensi Pengumpulan Data

- Lainnya

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Klasifikasi yang Digunakan

KBLI 2009

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 30 Apr 2014
Pelaksanaan Lapangan15 May 2014 s.d. 31 May 2014
Pengolahan01 Jun 2014 s.d. 31 Jul 2014
Analisis01 Jan 2014 s.d. N/A

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Status Komuter 
Seseorang dikatakan sebagai komuter jika dia melakukan kegiatan (bekerja/sekolah/kursus) di luar kabupaten/kota tempat tinggalnya dan secara rutin pergi dan pulang (PP) pada hari yang sama
Pada saat pencacahan
Kegiatan Utama Komuter 
Kegiatan utama yang dilakukan komuter di luar kabupaten/kota tempat tinggalnya yang memerlukan waktu terbanyak. Kegiatan yang dicakup disini hanyalah bekerja, sekolah, dan kursus
Pada saat pencacahan
Lokasi Kegiatan Komuter 
Provinsi dan kabupaten/kota dimana kegiatan utama komuter dilakukan
-

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Multi Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

Stage 1: PPS Sistematik Sampling Stage 2: Sistematik sampling

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

Kerangka sampel blok sensus dan kerangka sampel rumah tangga

Perkiraan Sampling Error

1

Unit Sampel

Rumah Tangga

Alokasi Sampel

Jabodetabek

Cakupan Wilayah

Sebagian kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
DKI JAKARTAKODYA JAKARTA SELATAN, KODYA JAKARTA TIMUR, KODYA JAKARTA PUSAT, KODYA JAKARTA BARAT, KODYA JAKARTA UTARA,
JAWA BARATBOGOR, BEKASI, KOTA BOGOR, KOTA BEKASI, KOTA DEPOK,
BANTENTANGERANG, KOTA TANGERANG, KOTA TANGERANG SELATAN,

Unit Observasi

Rumah Tangga Biasa

Cakupan Responden

Kepala Rumah Tangga dan Anggota Rumah Tangga

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Ya ,
-

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner (KOMUTER14-C)

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim26 Orang
Pencacah126 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

CS Pro 4.1, SPSS 13, Microsoft Exel 2010

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Deskriptif (Tabel)

Unit Analisis

Rumah Tangga dan ART Komuter

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Tidak Digunakan

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

Perbaikan kuesioner untuk Survei Komuter tahun 2015 di wilayah Mebidang (Medan, Binjai, Deli Serdang) dan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan)

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

KOMUTER14-P
KOMUTER14-DSRT
KOMUTER14-C

Penyimpanan Data

Flashdisk
Harddisk

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Persentase Komuter
Persentase dari jumlah penduduk berumur 5 tahun ke atas yang berstatus komuter terhadap jumlah penduduk berumur 5 tahun ke atas.
Persentase Rumah Tangga Komuter
Persentase dari jumlah rumah tangga yang memiliki setidaknya satu ART komuter terhadap jumlah rumah tangga.





























Kuesioner
KOMUTER14-P   
KOMUTER14-DSRT   
KOMUTER14-C   
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.