Pengumpulan Data Kehutanan Triwulanan, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Stat. Kehutanan
Sektor Kegiatan : Pertanian
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Kehutanan

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Kehutanan

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Kehutanan

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Kehutanan

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Kehutanan

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Data statistik perusahaan kehutanan sangat diperlukan dalam rangka penyusunan kebijakan pemerintah di subsektor kehutanan. Dengan tersedianya data yang lengkap dan akurat, para perencana dan pengambil kebijakan dapat mempunyai gambaran yang lebih jelas dan rinci, sehingga rencana kebijakan dapat disusun dengan lebih terarah dan mengenai sasaran. Dengan demikian peranan subsektor kehutanan dalam hal penyerapan tenaga kerja, penghasil devisa maupun sebagai penghasil bahan baku bagi industri hilir yang mengolah hasil hutan dapat ditingkatkan. Untuk memperoleh data yang lengkap dan akurat, perlu dilakukan pengumpulan data secara rutin setiap tahun supaya evaluasi dapat dilakukan secara berkesinambungan. Data perusahaan kehutanan dikumpulkan secara rutin setiap tahun.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Mendapatkan data statistik yang lengkap dan akurat di subsektor kehutanan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Frekuensi Pengumpulan Data

- Triwulanan

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

Publikasi Kementerian Kehutanan dan Data Terkait Kehutanan dari sumber lainnya

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. N/A
Pelaksanaan LapanganN/A s.d. N/A
PengolahanN/A s.d. N/A
AnalisisN/A s.d. N/A

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Luas kawasan hutan berdasarkan fungsi 
- Jumlah kayu bulat yang dihasilkan/dipanen dihasilkan dari hutan alam melalui kegiatan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH/IUPHHK), kegiatan Ijin Pemanfaatan Kayu (IPK) dalam rangka pembukaan wilayah hutan, dari Hutan Tanaman Industri (HTI) dan dari kegiatan hutan rakyat. - Sumber produksi terdiri dari: Rencana Kerja Tahunan/RKT, Carry Over dan lainnya. - Jenis kayu bulat misalnya: meranti, sengon, jati, dan yang lainnya.
-
Produksi kayu bulat berdasarkan sumber produksi dan jenis kayu bulat 
- Jumlah kayu bulat yang dihasilkan/dipanen dihasilkan dari hutan alam melalui kegiatan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH/IUPHHK), kegiatan Ijin Pemanfaatan Kayu (IPK) dalam rangka pembukaan wilayah hutan, dari Hutan Tanaman Industri (HTI) dan dari kegiatan hutan rakyat. - Sumber produksi terdiri dari: Rencana Kerja Tahunan/RKT, Carry Over dan lainnya. - Jenis kayu bulat misalnya: meranti, sengon, jati, dan yang lainnya.
-
Produksi kayu olahan 
Hasil kayu bulat yang sudah diolah menjadi bahan baku atau barang setengah jadi, misalnya: kayu lapis, kayu gergajian, veneer, particle board, dan yang lainnya.
-
Ekspor kayu olahan 
Hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan , atau segala sesuatu yang bersifat material (bukan kayu) yang diambil dari hutan untuk dimanfaatkan bagi kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil hutan bukan kayu pada umumnya merupakan hasil sampingan dari sebuah pohon, misalnya getah, daun, kulit, buah atau berupa tumbuhan-tumbuhan yang memiliki sifat khusus seperti rotan, bambu dan lain-lain.
-
Produksi hasil hutan non kayu 
Hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan , atau segala sesuatu yang bersifat material (bukan kayu) yang diambil dari hutan untuk dimanfaatkan bagi kegiatan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil hutan bukan kayu pada umumnya merupakan hasil sampingan dari sebuah pohon, misalnya getah, daun, kulit, buah atau berupa tumbuhan-tumbuhan yang memiliki sifat khusus seperti rotan, bambu dan lain-lain.
-

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Sensus

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota (DKT-KAB) dan Dinas Kehutanan Provinsi (DKT-PROV)

Cakupan Responden

Dinas Kehutanan Kab/Kota dan Provinsi di Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim Orang
Pencacah Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Kunjungan Ulang

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

MS.Excel, Aplikasi data entry (java)

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Deskriptif

Unit Analisis

Provinsi

Sumber data alternatif untuk analisis

Data dari Kementerian kehutanan

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Reliabilitas Data

Matching data antar triwulan untuk Kab/Kota atau Provinsi terkait

Keterbandingan Data

Dibandingkan dengan data sejenis dari Kementerian Kehutanan

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-3 of 3 results.
Produksi Kayu Bulat
Kayu bulat adalah semua kayu bulat (gelondongan) yang ditebang atau dipanen yang bisa dijadikan sebagai bahan baku produksi pengolahan kayu hulu (IPKH).
Produksi Kayu Olahan
Kayu olahan adalah kayu dalam bentuk olahan dari kayu bulat yang berasal dari pohon yang tumbuh di kawasan hutan. Beberapa jenis kayu olahan antara lain berupa kayu gergajian (sawn timber), kayu lapis (plywood), veneer, particle board, chipwood, pulp, dan olahan kayu lainnya.
Produksi HHNK
Hasil Hutan Non Kayu adalah semua material biologi selain kayu yang diambil dari kawasan hutan untuk dimanfaatkan dalam berbagai hal, seperti untuk bahan makanan, obat-obatan, bumbu, minyak alami, resin, latek, tanin, pewarna, bahan kerajinan, rotan, bambu, dan produk non kayu lainnya.





























Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.