Survei Pertanian Hortikultura, 2013

Tahun Kegiatan
2013
Produsen : Subdit. Stat. Hortikultura
Sektor Kegiatan : Pertanian
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Hortikultura

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Hortikultura

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Hortikultura

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Hortikultura

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Subdit Layanan dan Promosi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Hortikultura

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Dalam rangka meningkatkan mutu data statistik, maka kegiatan survei hortikultura masih perlu dilakukan perbaikan baik secara teknis maupun administrasi dari tingkat pusat maupun tingkat daerah.Upaya ini diharapkan dapat mempermudah memahami data hortikultura. Pengumpulan Data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH) dilakukan dengan 3 cara: (1) Bulanan (Statistik Pertanian Hortikultura Sayuran dan Buah-buahan Semusim/SPH-SBS) variabel data yang dicakup Luas Panen, Produksi, dan Produktivitas. (2) Triwulanan (Statistik Pertanian Hortikultura Buah-buahan dan Sayuran Tahunan/SPH-BST, Statistik Pertanian Hortikultura Tanaman Hias/SPH-TH, Statistik Pertanian Hortikultura Tanaman Biofarmaka/SPH-TBF). Variabel data yang dicakup Tanaman Menghasilkan dan Produksi (SPH-BST), dan Luas Panen dan Produksi (SPH-TH dan SPH-TBF). (3) Tahunan(Statistik Pertanian Hortikultura Perbenihan/SPH-BN, Statistik Pertanian Hortikultura Alat dan Mesin Pertanian/SPH-ALSIN) Pengumpulan Data yang berhubungan dengan PDB subsektor Hortikultura meliputi 21 komoditas sayuran semusim dan 3 komoditas buah semusim, serta 19 komoditas buah tahunan dan 3 komoditas sayuran tahunan.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

1. Mendapatkan data yang akurat mengenai luas panen, produksi, tanaman rusak, tanaman baru, harga dan produktivitas dari tanaman sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat-obatan. 2. Mendapatkan data jumlah produsen benih, luas penangkaran,produksi benih, jumlah pedagang benih,jumlah benih yang diperdagangkan, serta jumlah penggunaan benih. 3. Mendapatkan data mengenai kondisi alat dan mesin pertanian yang meliputi alat/mesin budidaya, alat/mesin pasca panen, dan alat/mesin pengolahan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Kegiatan pengumpulan data dilakukan mulai tahun 1985 sampai dengan sekarang.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

(1) Pada tahun 2007 terjadi perubahan nama daftar isian . Perubahan nama daftar isian dari Survei Pertanian (SP) menjadi Statistik Pertanian Hortikultura (SPH). (2) Cakupan data komoditas hortikultura yang dikumpulkan meningkat, dari 71 komoditas menjadi 90 komoditas (3) Daftar isian SPH-BN terdiri dari: Tanaman sayuran:13 komoditas, Tanaman buah-buahan:13 komoditas, Tanaman hias:7 komoditas, Tanaman biofarmaka:7 komoditas

Frekuensi Pengumpulan Data

- Bulanan
- Triwulanan
- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

Pedoman pengumpulan data hortikultura 2008

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 15 Dec 2011
Pelaksanaan Lapangan01 Jan 2012 s.d. 31 Dec 2012
Pengolahan15 Jan 2013 s.d. 18 Jul 2013
Analisis01 Dec 2011 s.d. 30 Sep 2013

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Produksi 
Banyaknya hasil dari setiap tanaman hortikultura (tanaman sayuran, buah-buahan, biofarmaka, tanaman hias) menurut bentuk produksi (hasil) yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/triwulan laporan.
Bulanan (SPH-SBS ) dan triwulanan (SPH-BST, SPH-TH dan SPH-TBF )
Pedagang/Penyalur Benih 
Orang (perorangan), badan hukum, atau instansi pemerintah yang melakukan kegiatan atau serangkaian kegiatan dalam rangka menyalurkan benih kepada masyarakat, baik untuk diperdagangkan maupun tidak
Tahunan
Benih Tidak Berlabel/Bersertifikat 
Benih yang proses produksinya tidak melalui prosedur baku dan hasil produksinya tidak disertakan label
Tahunan
Luas Panen Habis/Bongkar 
Luas tanaman yang dipanen habis yang biasanya dipanen lebih dari sekali dan pada bulan bersangkutan dibongkar.
Bulanan (SPH-SBS) dan triwulanan (SPH-TH dan SPH-TBF)
Produksi Dipanen Habis/Bongkar 
Hasil dari luas panen tanaman sayuran dan buah-buahan semusim, tanaman biofarmaka, atau tanaman hias yang dipanen habis/dibongkar pada periode pelaporan
Bulanan (SPH-SBS) dan triwulanan (SPH-TH dan SPH-TBF)

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Sensus

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
ACEHSIMEULUE, ACEH SINGKIL, ACEH SELATAN, ACEH TENGGARA, ACEH TIMUR, ACEH TENGAH, ACEH BARAT, ACEH BESAR, PIDIE, BIREUEN, ACEH UTARA, ACEH BARAT DAYA, GAYO LUES, ACEH TAMIANG, NAGAN RAYA, ACEH JAYA, BENER MERIAH, PIDIE JAYA, KOTA BANDA ACEH, KOTA SABANG, KOTA LANGSA, KOTA LHOKSEUMAWE, KOTA SUBULUSSALAM,
SUMATERA UTARANIAS, MANDAILING NATAL, TAPANULI SELATAN, TAPANULI TENGAH, TAPANULI UTARA, TOBA SAMOSIR, LABUHAN BATU, ASAHAN, SIMALUNGUN, DAIRI, KARO, DELI SERDANG, LANGKAT, NIAS SELATAN, HUMBANG HASUNDUTAN, PAKPAK BHARAT, SAMOSIR, SERDANG BEDAGAI, BATU BARA, PADANG LAWAS UTARA, PADANG LAWAS, LABUHAN BATU SELATAN, LABUHAN BATU UTARA, NIAS UTARA, NIAS BARAT, KOTA SIBOLGA, KOTA TANJUNG BALAI, KOTA PEMATANG SIANTAR, KOTA TEBING TINGGI, KOTA MEDAN, KOTA BINJAI, KOTA PADANGSIDIMPUAN, GUNUNGSITOLI,
SUMATERA BARATKEPULAUAN MENTAWAI, PESISIR SELATAN, SOLOK, SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG, TANAH DATAR, PADANG PARIAMAN, AGAM, LIMA PULUH KOTA, PASAMAN, SOLOK SELATAN, DHARMAS RAYA, PASAMAN BARAT, KOTA PADANG, KOTA SOLOK, KOTA SAWAH LUNTO, KOTA PADANG PANJANG, KOTA BUKITTINGGI, KOTA PAYAKUMBUH, KOTA PARIAMAN,
RIAUKUANTAN SINGINGI, INDRAGIRI HULU, INDRAGIRI HILIR, PELALAWAN, SIAK, KAMPAR, ROKAN HULU, BENGKALIS, ROKAN HILIR, KEPULAUAN MERANTI, KOTA PEKANBARU, KOTA DUMAI,
JAMBIKERINCI, MERANGIN, SAROLANGUN, BATANG HARI, MUARO JAMBI, TANJUNG JABUNG TIMUR, TANJUNG JABUNG BARAT, TEBO, BUNGO, KOTA JAMBI, SUNGAI PENUH,
SUMATERA SELATANOGAN KOMERING ULU, OGAN KOMERING ILIR, MUARA ENIM, LAHAT, MUSI RAWAS, MUSI BANYUASIN, BANYUASIN, OGAN KOMERING ULU SELATAN, OGAN KOMERING ULU TIMUR, OGAN ILIR, EMPAT LAWANG, KOTA PALEMBANG, KOTA PRABUMULIH, KOTA PAGAR ALAM, KOTA LUBUKLINGGAU,
BENGKULUBENGKULU SELATAN, REJANG LEBONG, BENGKULU UTARA, KAUR, SELUMA, MUKOMUKO, LEBONG, KEPAHIANG, BENGKULU TENGAH, KOTA BENGKULU,
LAMPUNGLAMPUNG BARAT, TANGGAMUS, LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG TIMUR, LAMPUNG TENGAH, LAMPUNG UTARA, WAY KANAN, TULANGBAWANG, PESAWARAN, PRINGSEWU, MESUJI, TULANG BAWANG BARAT, KOTA BANDAR LAMPUNG, KOTA METRO,
KEPULAUAN BANGKA BELITUNGBANGKA, BELITUNG, BANGKA BARAT, BANGKA TENGAH, BANGKA SELATAN, BELITUNG TIMUR, KOTA PANGKAL PINANG,
KEPULAUAN RIAUKARIMUN, BINTAN, NATUNA, LINGGA, KEPULAUAN ANAMBAS, KOTA BATAM, KOTA TANJUNG PINANG,
DKI JAKARTAKEPULAUAN SERIBU, KODYA JAKARTA SELATAN, KODYA JAKARTA TIMUR, KODYA JAKARTA PUSAT, KODYA JAKARTA BARAT, KODYA JAKARTA UTARA,
JAWA BARATBOGOR, SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG, GARUT, TASIKMALAYA, CIAMIS, KUNINGAN, CIREBON, MAJALENGKA, SUMEDANG, INDRAMAYU, SUBANG, PURWAKARTA, KARAWANG, BEKASI, BANDUNG BARAT, KOTA BOGOR, KOTA SUKABUMI, KOTA BANDUNG, KOTA CIREBON, KOTA BEKASI, KOTA DEPOK, KOTA CIMAHI, KOTA TASIKMALAYA, KOTA BANJAR,
JAWA TENGAHCILACAP, BANYUMAS, PURBALINGGA, BANJARNEGARA, KEBUMEN, PURWOREJO, WONOSOBO, MAGELANG, BOYOLALI, KLATEN, SUKOHARJO, WONOGIRI, KARANGANYAR, SRAGEN, GROBOGAN, BLORA, REMBANG, PATI, KUDUS, JEPARA, DEMAK, SEMARANG, TEMANGGUNG, KENDAL, BATANG, PEKALONGAN, PEMALANG, TEGAL, BREBES, KOTA MAGELANG, KOTA SURAKARTA, KOTA SALATIGA, KOTA SEMARANG, KOTA PEKALONGAN, KOTA TEGAL,
DI YOGYAKARTAKULON PROGO, BANTUL, GUNUNG KIDUL, SLEMAN, KOTA YOGYAKARTA,
JAWA TIMURPACITAN, PONOROGO, TRENGGALEK, TULUNGAGUNG, BLITAR, KEDIRI, MALANG, LUMAJANG, JEMBER, BANYUWANGI, BONDOWOSO, SITUBONDO, PROBOLINGGO, PASURUAN, SIDOARJO, MOJOKERTO, JOMBANG, NGANJUK, MADIUN, MAGETAN, NGAWI, BOJONEGORO, TUBAN, LAMONGAN, GRESIK, BANGKALAN, SAMPANG, PAMEKASAN, SUMENEP, KOTA KEDIRI, KOTA BLITAR, KOTA MALANG, KOTA PROBOLINGGO, KOTA PASURUAN, KOTA MOJOKERTO, KOTA MADIUN, KOTA SURABAYA, KOTA BATU,
BANTENPANDEGLANG, LEBAK, TANGERANG, SERANG, KOTA TANGERANG, KOTA CILEGON, KOTA SERANG, KOTA TANGERANG SELATAN,
BALIJEMBRANA, TABANAN, BADUNG, GIANYAR, KLUNGKUNG, BANGLI, KARANG ASEM, BULELENG, KOTA DENPASAR,
NUSA TENGGARA BARATLOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH, LOMBOK TIMUR, SUMBAWA, DOMPU, BIMA, SUMBAWA BARAT, LOMBOK UTARA, KOTA MATARAM, KOTA BIMA,
NUSA TENGGARA TIMURSUMBA BARAT, SUMBA TIMUR, KUPANG, TIMOR TENGAH SELATAN, TIMOR TENGAH UTARA, BELU, ALOR, LEMBATA, FLORES TIMUR, SIKKA, ENDE, NGADA, MANGGARAI, ROTE NDAO, MANGGARAI BARAT, SUMBA TENGAH, SUMBA BARAT DAYA, NAGEKEO, MANGGARAI TIMUR, SABU RAIJUA, KOTA KUPANG,
KALIMANTAN BARATSAMBAS, BENGKAYANG, LANDAK, PONTIANAK, SANGGAU, KETAPANG, SINTANG, KAPUAS HULU, SEKADAU, MELAWI, KAYONG UTARA, KUBU RAYA, KOTA PONTIANAK, KOTA SINGKAWANG,
KALIMANTAN TENGAHKOTAWARINGIN BARAT, KOTAWARINGIN TIMUR, KAPUAS, BARITO SELATAN, BARITO UTARA, SUKAMARA, LAMANDAU, SERUYAN, KATINGAN, PULANG PISAU, GUNUNG MAS, BARITO TIMUR, MURUNG RAYA, KOTA PALANGKA RAYA,
KALIMANTAN SELATANTANAH LAUT, KOTA BARU, BANJAR, BARITO KUALA, TAPIN, HULU SUNGAI SELATAN, HULU SUNGAI TENGAH, HULU SUNGAI UTARA, TABALONG, TANAH BUMBU, BALANGAN, KOTA BANJARMASIN, KOTA BANJAR BARU,
KALIMANTAN TIMURPASER, KUTAI BARAT, KUTAI KARTANEGARA, KUTAI TIMUR, BERAU, MALINAU, BULUNGAN, NUNUKAN, PENAJAM PASER UTARA, TANA TIDUNG, KOTA BALIKPAPAN, KOTA SAMARINDA, KOTA TARAKAN, KOTA BONTANG,
SULAWESI UTARABOLAANG MONGONDOW, MINAHASA, KEPULAUAN SANGIHE, KEPULAUAN TALAUD, MINAHASA SELATAN, MINAHASA UTARA, BOLAANG MONGONDOW UTARA, SIAU TAGULANDANG BIARO, MINAHASA TENGGARA, BOLAANG MONGONDOW SELATAN, BOLAANG MONGONDOW TIMUR, KOTA MANADO, KOTA BITUNG, KOTA TOMOHON, KOTA KOTAMOBAGU,
SULAWESI TENGAHBANGGAI KEPULAUAN, BANGGAI, MOROWALI, POSO, DONGGALA, TOLI-TOLI, BUOL, PARIGI MOUTONG, TOJO UNA-UNA, SIGI, KOTA PALU,
SULAWESI SELATANSELAYAR, BULUKUMBA, BANTAENG, JENEPONTO, TAKALAR, GOWA, SINJAI, MAROS, PANGKAJENE DAN KEPULAUAN, BARRU, BONE, SOPPENG, WAJO, SIDENRENG RAPPANG, PINRANG, ENREKANG, LUWU, TANA TORAJA, LUWU UTARA, LUWU TIMUR, TORAJA UTARA, KOTA MAKASSAR, KOTA PARE-PARE, KOTA PALOPO,
SULAWESI TENGGARABUTON, MUNA, KONAWE, KOLAKA, KONAWE SELATAN, BOMBANA, WAKATOBI, KOLAKA UTARA, BUTON UTARA, KONAWE UTARA, KOTA KENDARI, KOTA BAU-BAU,
GORONTALOBOALEMO, GORONTALO, POHUWATO, BONE BOLANGO, GORONTALO UTARA, KOTA GORONTALO,
SULAWESI BARATMAJENE, POLEWALI MANDAR, MAMASA, MAMUJU, MAMUJU UTARA,
MALUKUMALUKU TENGGARA BARAT, MALUKU TENGGARA, MALUKU TENGAH, BURU, KEPULAUAN ARU, SERAM BAGIAN BARAT, SERAM BAGIAN TIMUR, MALUKU BARAT DAYA, BURU SELATAN, KOTA AMBON, KOTA TUAL,
MALUKU UTARAHALMAHERA BARAT, HALMAHERA TENGAH, KEPULAUAN SULA, HALMAHERA SELATAN, HALMAHERA UTARA, HALMAHERA TIMUR, PULAU MOROTAI, KOTA TERNATE, KOTA TIDORE KEPULAUAN,
PAPUA BARATFAKFAK, KAIMANA, TELUK WONDAMA, TELUK BINTUNI, MANOKWARI, SORONG SELATAN, SORONG, RAJA AMPAT, TAMBRAUW, MAYBRAT, KOTA SORONG,
PAPUAMERAUKE, JAYAWIJAYA, JAYAPURA, NABIRE, YAPEN WAROPEN, BIAK NUMFOR, PANIAI, PUNCAK JAYA, MIMIKA, BOVEN DIGOEL, MAPPI, ASMAT, YAHUKIMO, PEGUNUNGAN BINTANG, TOLIKARA, SARMI, KEEROM, WAROPEN, SUPIORI, MAMBERAMO RAYA, NDUGA, LANNY JAYA, MAMBERAMO TENGAH, YALIMO, PUNCAK, DOGIYAI, INTAN JAYA, DEIYAI, KOTA JAYAPURA,

Unit Observasi

Data pertanian hortikultura kecamatan

Cakupan Responden

Dalam kegiatan ini, tidak ada responden. Karena prosedur penentuan luasan, produksi melalui eye estimate. Namun data juga dilengkapi dengan wawancara pada sumber informasi, misal : petani atau perangkat desa.

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Pengamatan (observasi)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner

Petugas Pengumpulan Data

- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim497 Orang
Pencacah6693 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Lainnya

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Ms. Foxpro 6 dan Ms. Excel

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Ratio Estimate

Metode Analisis

1. Metode analisis yang digunakan dalam melakukan estimasi adalah dengan melihat data-data tahun sebelumnya (series data). 2. Analisis Deskriptif adalah memberikan gambaran umum tentang data yang diperoleh. 3. Membandingkan dengan data sumber lain, seperti ekspor.

Unit Analisis

Kecamatan

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Reliabilitas Data

matching master kecamatan

Peningkatan Kualitas Data

1. Mulai tahun 2007 data diolah di provinsi masing-masing sehingga tingkat kesalahan data langsung dapat dikoordinasikan dengan dinas setempat untuk diperbaiki. 2. Ada perbaikan kualitas data dengan perbaikan metode pengumpulan data dari eye estimate menjadi pengukuran plot meskipun hanya beberapa komoditas strategis dan pada provinsi potensi.

Keterbandingan Data

Data dibandingkan dengan tahun sebelumnya maupun dibandingkan dengan data yang dihasilkan oleh Kementrian Pertanian khususnya Dirjen Hortikultura.

Informasi tentang kualitas data

1. Metode yang digunakan adalah metode eye estimate 2. Time lag publikasi adalah t-1 3. Perbaikan kualitas data dilakukan secara periodik yaitu dengan mengukur ubinan.

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Ya

Rekomendasi untuk yang akan datang

Studi sebaiknya dilakukan untuk semua jenis tanaman sehingga dapat di implementasikan sebagai alat ukur produksi yang akurat.

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-4 of 4 results.
Produktivitas
Tingkat kemampuan tanaman dalam menghasilkan produksi per hektar.





























Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.