Post Enumeration Survey Sensus Pertanian (PES ST), 2013

Tahun Kegiatan
2013
Produsen : Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei
Sektor Kegiatan : Pertanian
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Pengembangan Desain Sensus dan Survei

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Pengumpulan data ST2013 tidak terlepas dari nonsampling error. Kesalahan ini merupakan sumber bias yang disebabkan oleh kesalahan petugas maupun responden. Kesalahan petugas berupa salah cakup (coverage error, baik under coverage maupun over coverage), dan kesalahan isian (content error). Kesalahan yang berasal dari responden berupa salah jawab (response error), yang merupakan content error.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Untuk mengetahui tingkat ketelitian cakupan, tingkat ketelitian isian pada pelaksanaan ST2013, dan membantu pengguna data dalam menggunakan data sensus dengan memberikan pandangan (insight) lebih mendalam tentang kualitas dan keterbatasan data sensus

Frekuensi Kegiatan

Sepuluh Tahunan

Riwayat Kegiatan

Post Enumeration Survey dilakukan setiap kali kegiatan sensus dilaksanakan

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

(i) Metode matching PES ST2003 menggunakan program komputer (matching by program), dilanjutkan scr manual untuk ruta yang tidak match versi komputer. Disamping itu, matching dilakukan di BPS Pusat. Sedangkan metode matching pada PES ST 2013 secara manual 2 tahap: Tahap I->desk match->matching awal. Tahap II->matching akhir setelah rekonsiliasi lapangan. Disamping itu, matching dilakukan di BPS Provinsi.
(ii) Metode analisis yang digunakan pada PES ST2003, analisis cakupannya menggunakan Chandra Deming, Uttam Chand, David Bateman I, David Bateman II. Kemudian analisis isiannya menggunakan Index of Inconsistency (IoI). Sedangkan metode analisis yang digunakan pada PES ST2013, analisis cakupannya menggunakan Dual System Estimation. Kemudian analisis isiannya menggunakan Gross Difference Rate (GDR), Rate of Agreement (RoA), Net Difference Rate (NDR), Index of Inconsistency(IoI),Aggregate IoI

Frekuensi Pengumpulan Data

- Lainnya

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ Persiapan20 May 2013 s.d. 14 Jun 2013
Pelaksanaan Lapangan17 Jun 2013 s.d. 07 Jul 2013
Pengolahan15 Jul 2013 s.d. 30 Sep 2013
Analisis20 May 2013 s.d. 31 Oct 2013

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Tanaman padi 
Usaha tanaman pangan adalah kegiatan pertanian yang menghasilkan produk tanaman pangan (padi dan palawija ) dan bukan sebagai buruh tani atau pekerja keluarga selama setahun yang lalu. Tanaman padi meliputi padi sawah dan padi ladang.
Mei 2012 - April 2013
Palawija 
Usaha tanaman pangan adalah kegiatan pertanian yang menghasilkan produk tanaman pangan (padi dan palawija ) dan bukan sebagai buruh tani atau pekerja keluarga selama setahun yang lalu. Tanaman palawija meliputi: - Biji-bijian seperti: jagung, sorghum/ cantel, dan gandum. - Kacang-kacangan seperti: kedelai, kacang tanah, dan kacang hijau. - Umbi-umbian seperti: ubi kayu, ubi jalar, gembili, talas, garut, dan ganyong.
Mei 2012 - April 2013
Hortikultura 
Usaha tanaman hortikultura adalah kegiatan hortikultura yang menghasilkan produk tanaman sayuran, tanaman buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya dijual/ditukar atas risiko usaha.
Tanaman tahunan pada saat pencacahan. Tanaman semusim selama setahun yang lalu.
Perkebunan 
Usaha tanaman perkebunan adalah kegiatan perkebunan yang menghasilkan produk tanaman perkebunan dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya dijual/ditukar atas risiko usaha. Tanaman perkebunan tahunan diantaranya cengkeh, karet, kelapa, kelapa sawit, kina, kopi, lada, vanili, sagu, teh, pala, dan lainnya. Tanaman perkebunan semusim diantaranya kapas, rosella, tebu, tembakau, dan lainnya.
Tanaman tahunan pada saat pencacahan. Tanaman semusim selama setahun yang lalu.
Peternakan 
Usaha peternakan adalah kegiatan pemeliharaan ternak (meliputi penggemukan/pembibitan/ pengembangbiakan/pemacekan) yang menghasilkan produk peternakan dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya dijual/ditukar atas risiko usaha. Ternak yang dicakup meliputi: - Ternak besar (kuda, kerbau, sapi perah, dan sapi potong) - Ternak kecil (babi, domba, dan kambing) - Unggas (ayam kampung, ayam ras pedaging, ayam ras petelur, itik, dan itik manila) - Ternak/unggas lainnya (angsa, ayam lokal lainnya, burung merpati, burung puyuh, kalkun, dan kelinci)
Peternakan/perunggasan referensi waktunya pada 1 Mei 2013, kecuali ayam ras pedaging referensi waktunya setahun yang lalu.

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

(i) Tahap pertama, memilih sejumlah kecamatan dengan metode probability proportional to size (pps) systematic with replacement dengan size jumlah rumah tangga tani. Penarikan sampel pada setiap provinsi dilakukan secara independen antar strata dilakukan secara independent. (ii) Tahap dua, memilih sejumlah 6 blok sensus di kecamatan terpilih secara PPS sistematik dengan size banyaknya rumah tangga tani. Total blok sensus terpilih adalah sebanyak 1.350 blok sensus. Seluruh rumah tangga dalam blok sensus terpilih akan dicacah.

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

(i) Kerangka sampel untuk penarikan sampel tahap pertama adalah daftar kecamatan di seluruh Indonesia yang dilengkapi dengan informasi jumlah rumah tangga tani. (ii) Kerangka sampel penarikan tahap kedua adalah daftar blok sensus di masing-masing kecamatan terpilih yang dilengkapi dengan jumlah rumah tangga tani hasil laporan kortim ST2013.Informasi jumlah rumah tangga tani diperoleh dari laporan Kortim berdasarkan hasil pemutahiran ST2013

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overall Sampling Fraction)

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overal Sampling Fraction)= jumlah sampel kecamatan dalam strata h dikalikan jumlah sampel blok sensus tiap kecamatan sebanyak 6 blok sensus dikalikan jumlah rumah tangga tani pada strata h kecamatan ke-i blok sensus ke-j. Hasil pengalian itu kemudian dibagi dengan jumlah ruta tani strata h kecamatan ke-i

Perkiraan Sampling Error

2

Alokasi Sampel

PES ST2013 akan dilaksanakan di 33 propinsi, dengan jumlah blok sensus (BS) sebanyak 1.350 BS.

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
ACEHACEH SELATAN, ACEH TENGAH, PIDIE, ACEH UTARA, ACEH JAYA, KOTA LANGSA,
SUMATERA UTARAMANDAILING NATAL, TAPANULI UTARA, SIMALUNGUN, KARO, DELI SERDANG, LANGKAT, SERDANG BEDAGAI, LABUHAN BATU SELATAN, LABUHAN BATU UTARA,
SUMATERA BARATPESISIR SELATAN, SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG, PADANG PARIAMAN, AGAM, LIMA PULUH KOTA, DHARMAS RAYA,
RIAUKUANTAN SINGINGI, INDRAGIRI HILIR, SIAK, ROKAN HULU, BENGKALIS, ROKAN HILIR,
JAMBIMERANGIN, SAROLANGUN, MUARO JAMBI, TANJUNG JABUNG BARAT, TEBO, BUNGO,
SUMATERA SELATANOGAN KOMERING ILIR, MUARA ENIM, MUSI RAWAS, MUSI BANYUASIN, BANYUASIN, OGAN KOMERING ULU SELATAN, OGAN KOMERING ULU TIMUR, EMPAT LAWANG,
BENGKULUBENGKULU SELATAN, REJANG LEBONG, BENGKULU UTARA, SELUMA, LEBONG,
LAMPUNGTANGGAMUS, LAMPUNG SELATAN, LAMPUNG TIMUR, LAMPUNG TENGAH, LAMPUNG UTARA, PESAWARAN, PRINGSEWU, TULANG BAWANG BARAT,
KEPULAUAN BANGKA BELITUNGBELITUNG, BANGKA TENGAH, BANGKA SELATAN, BELITUNG TIMUR,
KEPULAUAN RIAUKARIMUN, NATUNA, KEPULAUAN ANAMBAS, KOTA BATAM,
DKI JAKARTAKODYA JAKARTA SELATAN, KODYA JAKARTA TIMUR, KODYA JAKARTA BARAT, KODYA JAKARTA UTARA,
JAWA BARATBOGOR, SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG, GARUT, TASIKMALAYA, CIAMIS, KUNINGAN, CIREBON, SUMEDANG, INDRAMAYU, SUBANG, KARAWANG, BANDUNG BARAT,
JAWA TENGAHCILACAP, BANYUMAS, PURBALINGGA, KEBUMEN, PURWOREJO, MAGELANG, KLATEN, WONOGIRI, GROBOGAN, BLORA, PATI, JEPARA, DEMAK, TEMANGGUNG, PEKALONGAN, PEMALANG, TEGAL, BREBES,
DI YOGYAKARTAKULON PROGO, BANTUL, GUNUNG KIDUL, SLEMAN, KOTA YOGYAKARTA,
JAWA TIMURPACITAN, TRENGGALEK, BLITAR, KEDIRI, MALANG, LUMAJANG, JEMBER, BONDOWOSO, PROBOLINGGO, PASURUAN, JOMBANG, NGANJUK, MADIUN, MAGETAN, BOJONEGORO, TUBAN, LAMONGAN, SAMPANG, SUMENEP, KOTA BATU,
BANTENPANDEGLANG, LEBAK, TANGERANG, SERANG, KOTA CILEGON, KOTA SERANG,
BALIJEMBRANA, BADUNG, GIANYAR, BANGLI, KARANG ASEM, BULELENG,
NUSA TENGGARA BARATLOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH, LOMBOK TIMUR, SUMBAWA, BIMA, LOMBOK UTARA,
NUSA TENGGARA TIMURTIMOR TENGAH SELATAN, TIMOR TENGAH UTARA, FLORES TIMUR, NGADA, MANGGARAI, SUMBA TENGAH, MANGGARAI TIMUR,
KALIMANTAN BARATSAMBAS, LANDAK, SANGGAU, KETAPANG, SINTANG, KAYONG UTARA,
KALIMANTAN TENGAHKOTAWARINGIN BARAT, KOTAWARINGIN TIMUR, KAPUAS, BARITO UTARA, PULANG PISAU,
KALIMANTAN SELATANKOTA BARU, BARITO KUALA, HULU SUNGAI SELATAN, HULU SUNGAI UTARA, TANAH BUMBU, BALANGAN,
KALIMANTAN TIMURKUTAI BARAT, KUTAI KARTANEGARA, BERAU, PENAJAM PASER UTARA, KOTA TARAKAN,
SULAWESI UTARABOLAANG MONGONDOW, MINAHASA, KEPULAUAN TALAUD, MINAHASA UTARA, BOLAANG MONGONDOW SELATAN,
SULAWESI TENGAHBANGGAI, MOROWALI, DONGGALA, TOLI-TOLI, PARIGI MOUTONG, TOJO UNA-UNA,
SULAWESI SELATANBULUKUMBA, TAKALAR, MAROS, BONE, WAJO, SIDENRENG RAPPANG, ENREKANG, LUWU UTARA,
SULAWESI TENGGARAMUNA, KOLAKA, KONAWE SELATAN, KOLAKA UTARA, BUTON UTARA,
GORONTALOBOALEMO, GORONTALO, POHUWATO, BONE BOLANGO, GORONTALO UTARA,
SULAWESI BARATMAJENE, POLEWALI MANDAR, MAMASA, MAMUJU, MAMUJU UTARA,
MALUKUMALUKU TENGGARA BARAT, MALUKU TENGAH, BURU, SERAM BAGIAN BARAT, SERAM BAGIAN TIMUR,
MALUKU UTARAHALMAHERA BARAT, HALMAHERA SELATAN, HALMAHERA UTARA, PULAU MOROTAI, KOTA TERNATE,
PAPUA BARATTELUK WONDAMA, TELUK BINTUNI, MANOKWARI, RAJA AMPAT,
PAPUAMERAUKE, JAYAPURA, NABIRE, BIAK NUMFOR, MIMIKA, KEEROM,

Unit Observasi

Rumah tangga

Cakupan Responden

Rumah tangga usaha pertanian

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Ya ,

Instrumen yang Digunakan

kuesioner ST2013-PES.P, ST2013-PES.L, ST2013-PES.RL, ST2013-PES.WB

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim225 Orang
Pencacah675 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Integrasi Pengolahan

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Validasi
- Tabulasi

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Dual System Estimation

Komposisi dan Penimbang

Design weight = 1 / keseluruhan fraksi sampel

Metode Analisis

Analisis kesalahan cakupan dengan metode dual system estimation (antara lain tingkat kesalahan cakupan bersih, dan kesalahan cakupan kotor). Analisis kesalahan isian (Gross Difference Rate (GDR), Rate of Agreement (RoA), Net Difference Rate (GDR), Index of Consistency (IoI), Aggregate IoI).

Unit Analisis

Rumah tangga

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Tidak Digunakan

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-10 of 21 results.
Populasi PES
Estimasi sampel P (hasil pengumpulan data PES) dari populasi keseluruhan
Lewat Cacah Sensus
Jumlah populasi non-matched (tidak dicacah)
Lewat Cacah
Jumlah populasi lewat cacah
Tingkat Lewat Cacah
Tingkat lewat cacah sensus
Populasi yang Matched
Penjumlahan non-movers yang match dengan jumlah estimasi in-movers yang match keseluruhan
Populasi Sensus
Estimasi sampel E (hasil pengmpulan data ST2013) dari populasi yang dicacah dalam sensus
Tingkat Kesalahan Cakupan Kotor
Tingkat kesalahan cakupan kotor
Tingkat Cakupan
Tingkat cakupan sensus
Salah Cakup
Estimasi jumlah salah cakup sensus
Tingkat Salah Cakup
Tingkat salah cakup sensus





























Copyright © 2020 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.