Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan, 2016

Tahun Kegiatan
2016
Produsen : Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang
Sektor Kegiatan : Industri,Pertambangan,Energi, dan Konstruksi
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Industri Besar dan Sedang

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Sektor industri merupakan salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia, mengingat kontribusi sektor industri pengolahan terhadap PDB sebesar 20,84 persen pada tahun 2015, terbesar dibandingkan dengan sektor-sektor lainnya. Hasil survei Industri Besar dan Sedang (IBS) Bulanan digunakan untuk menghitung indeks produksi bulanan. Angka indeks digunakan untuk melihat laju pertumbuhan industri khususnya sektor industri manufaktur. Selain itu, angka indeks juga dipakai sebagai bahan masukan dalam Rapat Koordinasi Terbatas (RAKORTAS) Bidang Ekonomi, serta digunakan juga sebagai dasar penghitungan Produk Domestik Bruto (PDB). Penyajian angka indeks dalam Website Special Data Dissemination Standards-International Monitoring Fund (SDDS-IMF) secara berkala di-update setiap bulan. Hasil survei IBS Bulanan juga telah dirilis dalam Berita Resmi Statistik (BRS). Indeks produksi Industri bulanan merupakan indikator ekonomi makro dimaksudkan untuk dapat dijadikan sebagai suatu sistem pemantauan dini (early warning system), agar pembuat keputusan dapat lebih cepat dalam membuat kebijakan. BPS sudah pernah mengumpulkan data produksi industri secara triwulanan, yaitu melalui Survei Industri Besar dan Sedang Triwulanan. Baru pada tahun 2000 BPS mengumpulkan data produksi industri secara bulanan melalui Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan yang sampelnya terintegrasi dengan Survei Industri Besar dan Sedang Triwulanan. Sejak tahun 2002 pengumpulan data sudah sepenuhnya bulanan. Pada tahun 2012 indeks produksi industri bulanan menggunakan tahun dasar baru (2010=100) dengan jumlah sampel sebanyak 1.703 perusahaan dan menggunakan KBLI 2009 atau ISIC Rev 4.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

- Memperoleh indeks produksi industri skala besar dan sedang bulanan dan triwulanan; - Memperoleh indikator dini untuk melihat pertumbuhan sektor industi manufaktur; - Sebagai dasar acuan penghitungan Produk Domestik Bruto (PDB), khususnya di industri manufaktur.

Frekuensi Kegiatan

Triwulanan

Riwayat Kegiatan

- Data dikumpulkan dari 1532 perusahaan industri yang terpilih menjadi sampel Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan dengan menggunakan kuesioner berbentuk ˜Shuttle Form” yang pengiriman dan penerimaan kembali dari/ke perusahaan melalui E-mail, telepon, faksimil, pos, atau petugas langsung. - Ketersediaan data Indeks Produksi bulan Januari 2002 s.d Desember 2011 dari 2 dan 1-digit KBLI Revisi 3 dengan tahun dasar 2000=100. - Mulai tahun 2012 ( Januari 2012 s.d sekarang) indeks produksi industri menggunakan tahun dasar baru (2010=100) dan KBLI 2009 atau ISIC rev 4.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Sejak tahun 2002 s.d 2011 indeks produksi bulanan/triwulanan menggunakan tahun dasar (2000=100) dengan jumlah sampel tahun 2002 s/d 2009 sebesar 600 perusahaan dan tahun 2010 menjadi sebesar 1.532 perusahaan. Mulai tahun 2012 indeks produksi industri bulanan menggunakan tahun dasar baru (2010=100) dan melakukan penggantian sampel dengan menggunakan frame IBS 2010. dengan jumlah sampel sebanyak 1.703 perusahaan

Frekuensi Pengumpulan Data

- Bulanan
- Triwulanan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal

Indikator Pengumpulan Data Longitudinal

Referensi yang Digunakan

- Jammal, Yahja, Industrial Production Index for Indonesia, BPS and USAID report, Jakarta, September 19, 1999. - Jammal, Yahja and Rosniaty Ismail, The Monthly Manufacturing Production Survey, STAT Project Statistical paper # 2, BPS and USAID report

Klasifikasi yang Digunakan

- Klasifikasi/Master Wilayah: - - Klasifikasi/Master Komoditas: - - Klasifikasi/Master Lapangan Usaha: 2 (dua) digit KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) 2009 atau ISIC revisi 4 ; - Klasifikasi/Master Lainnya : -

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ Persiapan01 Oct 2015 s.d. 31 Dec 2015
Pelaksanaan Lapangan01 Nov 2015 s.d. 20 Jan 2016
Pengolahan01 Nov 2015 s.d. 25 Jan 2016
Analisis25 Jan 2016 s.d. 28 Jan 2016

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Banyaknya (Volume) Produksi 
Banyaknya (Volume) Produksi adalah banyaknya komoditi dan jasa yang benar-benar dihasilkan dari proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan industri itu sendiri dalam kurun waktu tertentu.
Satu bulan terakhir
Nilai Produksi 
Nilai Produksi adalah nilai dari sejumlah komoditi dan jasa yang benar-benar dihasilkan dari proses produksi yang dilakukan oleh perusahaan industri itu sendiri dalam kurun waktu tertentu. Biasanya perusahaan industri dalam menentukan nilai produksi dari setiap jenis barang dan jasa yang diproduksi telah memperhitungkan komponen biaya produksi dan keuntungan yang diharapkan dan sebagainya dalam jutaan rupiah
Satu bulan terakhir
Pekerja 
Pekerja adalah orang-orang yang terlibat langsung maupun tidak langsung di dalam proses produksi, dan memperoleh balas jasa atas pekerjaannya dari perusahaan industri tempat mereka bekerja, yang biasanya berupa upah dan gaji.
Satu bulan terakhir
persentase realisasi produksi dalam triwulan laporan terhadap kapasitas penuh (full capacity) 
Persentase realisasi produksi dalam triwulan laporan terhadap kapasitas penuh (full capacity) adalah perkiraan besarnya persentase dari sejumlah komoditi dan jasa yang benar-benar dihasilkan atau diproduksi selama triwulan laporan dibandingkan dengan perkiraan sejumlah barang dan jasa yang dihasilkan atau diproduksi apabila seluruh mesin dan peralatan di perusahaan tersebut dioperasikan secara penuh (full capacity) pada triwulan laporan.
Satu triwulan terakhir

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Single Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

- Perusahaan yang tutup dikeluarkan dari kerangka sampel; - Cleaning data yang outlier yaitu perbandingan peubah pekerja dan output data tahun 2009 terhadap tahun 2008 dan data tahun 2008 terhadap tahun 2007; - Sampel Kategori ‘C1’ yaitu semua perusahaan di tahun 2009 diurutkan berdasarkan nilai output secara menurun, nilai outputnya yang berada di atas nilai ‘Cut-off point’ dipilih secara certainty; - Sampel kategori ‘C2’ yaitu semua perusahaan diurutkan kembali berdasarkan produktivitas tenaga kerja (rasio output terhadap banyaknya tenaga kerja) 1% tertinggi dipilih secara certainty; - Sampel kategori ‘C3’ yaitu ISIC yang mempunyai ratio of output < 50 %, tetapi share of output-nya berada pada top 25 %; - Sampel kategori ‘C4’ yaitu share of output perusahaan per provinsi yang belum memenuhi > 50 %; - Sampel kategori S, yaitu perusahaan yang dipilih menggunakan teknik sampling ‘Probability Proportional to Size’ (PPS).

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

Direktori perusahaan industri besar dan sedang 2010

Perkiraan Sampling Error

2

Alokasi Sampel

- Kode ‘C1’ = 395 perusahaan; - Kode ‘C2’ = 108 perusahaan; - Kode ‘C3’ = 246 perusahaan; - Kode ‘C4’ = 103 perusahaan; - Kode ‘S’ = 851 perusahaan Tersebar di 33 provinsi, yang berada di Pulau Jawa 1.166 (68.47 %) perusahaan dan di Luar Pulau Jawa 537 (31.53 %) perusahaan.

Cakupan Wilayah

Sebagian kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
ACEHACEH SINGKIL, ACEH BARAT, ACEH UTARA, ACEH TAMIANG, NAGAN RAYA, KOTA LANGSA,
SUMATERA UTARAMANDAILING NATAL, TAPANULI TENGAH, TOBA SAMOSIR, LABUHAN BATU, ASAHAN, SIMALUNGUN, KARO, DELI SERDANG, LANGKAT, HUMBANG HASUNDUTAN, SERDANG BEDAGAI, BATU BARA, PADANG LAWAS UTARA, PADANG LAWAS, LABUHAN BATU SELATAN, LABUHAN BATU UTARA, KOTA TANJUNG BALAI, KOTA PEMATANG SIANTAR, KOTA TEBING TINGGI, KOTA MEDAN, KOTA BINJAI,
SUMATERA BARATPADANG PARIAMAN, AGAM, DHARMAS RAYA, PASAMAN BARAT, KOTA PADANG,
RIAUKUANTAN SINGINGI, INDRAGIRI HULU, INDRAGIRI HILIR, PELALAWAN, SIAK, KAMPAR, ROKAN HULU, BENGKALIS, ROKAN HILIR, KOTA PEKANBARU, KOTA DUMAI,
JAMBIMERANGIN, BATANG HARI, MUARO JAMBI, TANJUNG JABUNG BARAT, TEBO, BUNGO, KOTA JAMBI,
SUMATERA SELATANOGAN KOMERING ILIR, MUARA ENIM, MUSI RAWAS, MUSI BANYUASIN, BANYUASIN, OGAN ILIR, KOTA PALEMBANG,
BENGKULUREJANG LEBONG, BENGKULU UTARA, SELUMA, KEPAHIANG, KOTA BENGKULU,
LAMPUNGLAMPUNG SELATAN, LAMPUNG TIMUR, LAMPUNG TENGAH, LAMPUNG UTARA, TULANGBAWANG, PESAWARAN, TULANG BAWANG BARAT, KOTA BANDAR LAMPUNG, KOTA METRO,
KEPULAUAN BANGKA BELITUNGBANGKA, BELITUNG, BANGKA TENGAH, BELITUNG TIMUR, KOTA PANGKAL PINANG,
KEPULAUAN RIAUKARIMUN, BINTAN, KOTA BATAM,
DKI JAKARTAKODYA JAKARTA SELATAN, KODYA JAKARTA TIMUR, KODYA JAKARTA PUSAT, KODYA JAKARTA BARAT, KODYA JAKARTA UTARA,
JAWA BARATBOGOR, SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG, GARUT, TASIKMALAYA, CIREBON, SUMEDANG, INDRAMAYU, SUBANG, PURWAKARTA, KARAWANG, BEKASI, BANDUNG BARAT, KOTA BOGOR, KOTA BANDUNG, KOTA CIREBON, KOTA BEKASI, KOTA DEPOK, KOTA CIMAHI, KOTA TASIKMALAYA, KOTA BANJAR,
JAWA TENGAHCILACAP, PURBALINGGA, PURWOREJO, MAGELANG, BOYOLALI, KLATEN, SUKOHARJO, WONOGIRI, KARANGANYAR, SRAGEN, REMBANG, PATI, KUDUS, DEMAK, SEMARANG, TEMANGGUNG, KENDAL, PEKALONGAN, TEGAL, KOTA SURAKARTA, KOTA SALATIGA, KOTA SEMARANG,
DI YOGYAKARTABANTUL, GUNUNG KIDUL, SLEMAN, KOTA YOGYAKARTA,
JAWA TIMURTRENGGALEK, BLITAR, KEDIRI, MALANG, LUMAJANG, JEMBER, BANYUWANGI, BONDOWOSO, SITUBONDO, PROBOLINGGO, PASURUAN, SIDOARJO, MOJOKERTO, JOMBANG, NGANJUK, MADIUN, NGAWI, BOJONEGORO, TUBAN, LAMONGAN, GRESIK, KOTA KEDIRI, KOTA BLITAR, KOTA MALANG, KOTA PROBOLINGGO, KOTA PASURUAN, KOTA MADIUN, KOTA SURABAYA,
BANTENPANDEGLANG, TANGERANG, SERANG, KOTA CILEGON,
BALIJEMBRANA, TABANAN, BADUNG, GIANYAR, BANGLI, KARANG ASEM, KOTA DENPASAR,
NUSA TENGGARA BARATLOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH, SUMBAWA, KOTA MATARAM,
NUSA TENGGARA TIMURSUMBA TIMUR, KUPANG, BELU, FLORES TIMUR, SIKKA, MANGGARAI, KOTA KUPANG,
KALIMANTAN BARATLANDAK, PONTIANAK, SANGGAU, KETAPANG, MELAWI, KUBU RAYA, KOTA PONTIANAK,
KALIMANTAN TENGAHKOTAWARINGIN BARAT, KOTAWARINGIN TIMUR, BARITO SELATAN, SUKAMARA, SERUYAN, KATINGAN,
KALIMANTAN SELATANTANAH LAUT, KOTA BARU, BANJAR, BARITO KUALA, TABALONG, TANAH BUMBU, KOTA BANJARMASIN, KOTA BANJAR BARU,
KALIMANTAN TIMURPASER, KUTAI KARTANEGARA, KUTAI TIMUR, PENAJAM PASER UTARA, KOTA BALIKPAPAN, KOTA SAMARINDA, KOTA TARAKAN, KOTA BONTANG,
SULAWESI UTARAMINAHASA SELATAN, KOTA MANADO, KOTA BITUNG,
SULAWESI TENGAHBANGGAI, MOROWALI, DONGGALA, BUOL, PARIGI MOUTONG, TOJO UNA-UNA, KOTA PALU,
SULAWESI SELATANMAROS, PANGKAJENE DAN KEPULAUAN, BONE, WAJO, LUWU, LUWU TIMUR, KOTA MAKASSAR,
SULAWESI TENGGARAMUNA, KONAWE, KOLAKA, KONAWE SELATAN, KOTA KENDARI, KOTA BAU-BAU,
GORONTALOGORONTALO, POHUWATO, BONE BOLANGO, KOTA GORONTALO,
SULAWESI BARATMAJENE, POLEWALI MANDAR, MAMUJU, MAMUJU UTARA,
MALUKUMALUKU TENGAH, BURU, KEPULAUAN ARU, KOTA AMBON,
MALUKU UTARAKOTA TERNATE,
PAPUA BARATTELUK BINTUNI, MANOKWARI, SORONG, KOTA SORONG,
PAPUAMERAUKE, JAYAPURA, BIAK NUMFOR, BOVEN DIGOEL, KEEROM,

Unit Observasi

Establishment atau perusahaan industri skala besar dan sedang

Cakupan Responden

Perusahaan industri manufaktur di Indonesia yang mempunyai tenaga kerja 20 orang atau lebih

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Lainnya

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner, Kartu Kunjungan (Kartu Kendali), Buku Pedoman Industri Besar dan Sedang Bulanan, Leafleat Pedoman Pengisian Kuesioner Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan, KBLI 2009

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim Orang
Pencacah Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit
- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Database CLARION, SAS, MS Access, MS Excell

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Estimasi populasi dilakukan dengan double weighted yaitu dengan meng-inflate karakteristik yang diinginkan dengan penimbang sampel perusahaan (sampling weight) dan penimbang dari nilai produksi untuk perusahaan yang respon (current weight). Sedangkan untuk perusahaan yang non-respon dilakukan penyesuaian (adjustment).

Komposisi dan Penimbang

Share output

Metode Analisis

Analisis Deskriptif

Unit Analisis

KBLI 2009 atau ISIC revisi 4 sampai level 2 digit KBLI

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Metode Revisi Data

Metode yang digunakan benchmark yaitu membandingkan dengan data Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Ya

Rekomendasi untuk yang akan datang

Meningkatkan respon rate, mengirimkan newsletter ke perusahaan-perusahaan yang sulit respon, e survei secara on line. Untuk mengatasi panel bias perlu dilakukan penarikan sampel baru setelah periode waktu tertentu.

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur
Suatu angka yang menunjukkan persentase kenaikan/penurunan nilai produksi industri manufaktur pada periode berjalan/periode bersangkutan terhadap nilai produksi industri manufaktur pada periode sebelumnya. Angka ini juga disajikan dalam bulanan, triwulanan dan tahunan serta disajikan pertumbuhan produksi industri dalam KBLI 2 (dua) digit.
Angka Indeks Produksi Industri Manufaktur
Angka indeks yang dihasilkan menggambarkan perkembangan produksi sektor industri manufaktur secara lebih dini serta data seris yang lebih panjang dan lengkap karena sifatnya yang dirancang secara periodik bulanan. Data bulanan tersebut dapat juga disajikan sebagai data triwulanan maupun tahunan. Data triwulanan merupakan rataan dari indeks bulanan pada triwulan yang bersangkutan dan indeks tahunan merupakan rataan 4 (empat) triwulan pada tahun yang bersangkutan. Angka ini juga menyajikan indeks produksi dalam KBLI 2 (dua) digit.





























Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
BRS Pertumbuhan Produksi Industri Besar dan Sedang Triwulanan 1-02-2016 Nasional Tidak Tidak
Perkembangan Indeks Produksi Industri Manufaktur 30-11-2016 Provinsi Tidak Tidak
BRS Pertumbuhan Produksi Industri Besar dan Sedang Triwulanan 01-05-2016 Nasional Tidak Tidak
BRS Pertumbuhan Produksi Industri Besar dan Sedang Triwulanan 01-08-2016 Nasional Tidak Tidak
BRS Pertumbuhan Produksi Industri Besar dan Sedang Triwulanan 01-11-2016 Nasional Tidak Tidak
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2016. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2017 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.