Survei Kebutuhan Data, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Rujukan Statistik
Sektor Kegiatan : Lainnya
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Rujukan Statistik

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Rujukan Statistik

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Rujukan Statistik

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Rujukan Statistik

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Rujukan Statistik

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki tugas dan tanggung jawab sebagai penyedia data dan informasi. Data BPS dipakai oleh berbagai instansi dan institusi di dalam negeri maupun luar negeri sebagai dasar penyusunan kebijakan. BPS dalam memproduksi dan menyajikan data statistik selalu mengupayakan pelayanan maksimal kepada pengguna data. Salah satu upayanya adalah menyediakan unit Pelayanan Statistik Terpadu (PST) di BPS, BPS Provinsi, dan BPS Kabupaten/Kota. Unit PST menyediakan pelayanan one gate services yaitu segala kebutuhan konsumen dalam mencari data dipenuhi dalam satu sistem terpadu. Unit pelayanan tersebut senantiasa berupaya memperhatikan kepuasan pengguna data dari berbagai dimensi, upaya tersebut diwujudkan dengan melaksanakan Survei Kebutuhan Data (SKD). Hasil SKD digunakan sebagai bahan evaluasi terkait kualitas pelayanan dan kebutuhan data statistik serta sebagai tolok ukur penghitungan Indikator Kinerja Utama (IKU) di setiap unit kerja setingkat eselon II BPS, BPS Provinsi, dan BPS Kabupaten/Kota. Secara khusus, hasil SKD digunakan untuk menghitung Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 25 Tahun 2004 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum, tujuan pelaksanaan Survei Kebutuhan Data (SKD) adalah mendapatkan bahan evaluasi dari pengguna data untuk meningkatkan kualitas data dan informasi statistik. Secara khusus, SKD digunakan untuk: - Mengetahui segmentasi pengguna data, - Mendapatkan informasi jenis, tingkat penyajian, dan periode data yang dibutuhkan pengguna data, - Memahami tingkat kepuasan konsumen terhadap data dan layanan BPS, - Menghitung Indeks Kepuasan Konsumen (IKK), - Menghitung Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), - Mendapatkan bahan penghitungan Indikator Kinerja Utama (IKU).

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

- Kegiatan SKD pertama kali dilaksanakan pada tahun 2005 di BPS. - Kegiatan SKD tahun 2008, dilaksanakan di BPS dan pilot survei di 5 (lima) BPS provinsi yaitu: Bangka Belitung, Lampung, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Bali. - Kegiatan SKD tahun 2009, dilaksanakan di BPS dan 11 BPS Provinsi yaitu Sumatera Barat, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku, dan Papua. - Kegiatan SKD tahun 2010, dilaksanakan di BPS dan 11 BPS Provinsi yaitu Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Bangka Belitung, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Tenggara - Kegiatan SKD tahun 2011-2013, dilaksanakan di BPS dan 33 BPS Provinsi di seluruh Indonesia. - Kegiatan SKD tahun 2014, dilaksanakan di BPS, 33 BPS Provinsi, dan seluruh BPS Kabupaten/Kota di Indonesia.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Perubahan yang terjadi sebagai berikut: 1. Cakupan wilayah SKD hingga kabupaten/kota 2. Target responden BPS provinsi dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok A untuk provinsi dengan target 30-50 responden, kelompok B untuk provinsi dengan target 100 responden, dan yang terakhir kelompok C untuk provinsi dengan target 150 responden. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan hasil evaluasi data pengunjung PST pada tahun 2013. 3. Target responden BPS Kabupaten/kota adalah 20 responden terdiri dari target responden VKD14-D sebanyak 15 responden dan target responden VKD14-P sebanyak 5 responden. 4. Kuesioner SKD-P dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu: 1) VKD14-P Pusat 2) VKD14-P Provinsi/Kabupaten/Kota 5. Penambahan variabel Pekerjaan Utama pada Blok I Rincian 5 6. Penggunaan Kode Data (lima digit) pada Blok II Kolom 3 7. Blok III kuesioner SKD-P Pusat dibedakan menurut 7 (tujuh) jenis pelayanan yaitu: 1) Blok III.1. Layanan Umum BPS 2) Blok III.2 Layanan Resepsionis PST 3) Blok III.3. Layanan Perpustakaan Tercetak 4) Blok III.4. Layanan Perpustakaan Digital 5) Blok III.5. Layanan Penjualan Buku 6) Blok III.6. Layanan Data Mikro/Peta Digital/Softcopy Publikasi dan Konsultasi Statistik 7) Blok III.7. Layanan Rekomendasi Kegiatan Statistik 8. Penambahan beberapa variabel pelayanan pada Blok III, sebagai berikut: 1) Informasi ruang pelayanan 2) Ketersediaan fasilitas wifi 3) Ketepatan waktu penerbitan buku/publikasi/data 4) Kemanan pada unit pelayanan

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal

Referensi yang Digunakan

1. Kualitas layanan “RATER” (responsiveness, assurance, tangible, empathy dan reliability) oleh Parasuraman 2. Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan, oleh J. Supranto

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 30 Apr 2014
Pelaksanaan Lapangan01 May 2014 s.d. 31 Jul 2014
Pengolahan01 Jul 2014 s.d. 14 Aug 2014
Analisis01 Jan 2014 s.d. 16 Sep 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Keterangan Pengguna Data 
Keterangan Pengguna Data meliputi nama, umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir yang ditamatkan, pekerjaan utama, nama instansi/institusi tempat bekerja/beraktivitas, kategori instansi/institusi tempat bekerja/beraktivitas, dan penggunaan data yang dicari.
-
Data yang dicari oleh pengguna data 
Data yang dicari oleh pengguna data meliputi keterangan mengenai jenis data, kode data, level data, periode data, status perolehan data, judul publikasi/data mikro, tingkat kepuasan terhadap kelengkapan data, akurasi data, dan kemutakhiran data.
-
Kepuasan Pengguna Data terhadap Layanan BPS 
Penilaian pengguna data terhadap layanan BPS meliputi tingkat kepentingan dan tingkat kepuasan pengguna data terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh BPS.
-

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel non-probabilitas

Rancangan Sampel

Unit Sampel

Unit Layanan BPS

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Jenis dan pengguna data BPS

Cakupan Responden

Pengguna data BPS

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner

Petugas Pengumpulan Data

- Staf

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim531 Orang
Pencacah711 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Ms Word, Excel, SPSS, PHP, My SQL

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Analisis Deskriptif, Analisis Gap, dan Analisis Diagram Kartesius

Unit Analisis

Jenis dan pengguna data BPS

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

Penghitungan IKM mengikuti Permen PAN-RB Nomor 16 tahun 2014 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Indeks Kepuasan Konsumen (IKK)
Indeks kepuasan konsumen merupakan data dan informasi tentang tingkat kepuasan konsumen yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat konsumen dalam memperoleh pelayanan dari penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan dan kinerjanya.
Indeks Kepuasan Konsumen (IKM)
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) merupakan data dan informasi tentang tingkat kepuasan konsumen yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat konsumen terhadap kinerja layanan yang diterima dari penyelenggara pelayanan publik. Merujuk pada Permenpan No. 25 Tahun 2004 bahwa IKM wajib dihitung oleh setiap penyelenggara pelayanan publik.





























Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.