Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri
Sektor Kegiatan : Keuangan, Niaga dan Jasa
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Perdagangan Dalam Negeri

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Pola distribusi barang kebutuhan masyarakat saat ini diduga masih bermasalah. Hal ini terlihat dari masih adanya perbedaan harga barang kebutuhan masyarakat, khususnya kebutuhan pokok antar wilayah yang masih relatif tinggi terutama pada waktu menjelang hari besar keagamaan. Selain itu ketersediaan barang kebutuhan yang tidak cukup pada saat dibutuhkan dan kurang tersedianya alternatif pilihan, rasa kepuasan yang belum merata antara produsen, lembaga-lembaga usaha perdagangan (dalam tataniaga) dan konsumen juga menjadi masalah dalam distribusi barang. Untuk mengetahui di mana letak permasalahannya dipandang perlu untuk dilakukan Survei Pola Distribusi Perdagangan Beberapa Komoditi. Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena hasilnya bisa digunakan sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran pola distribusi perdagangan dalam negeri dan dapat dibangun sistem pola distribusi perdagangan yang lebih baik. Selain itu, dapat diperoleh Trade and Transport Margin (TTM) dari komoditi yang diteliti. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari survei serupa tahun 2013 dilaksanakan di 159 kabupaten/kota yang ada di 33 provinsi dengan 8 jenis komoditi yang diteliti. Sedangkan pada Survei Pola Distribusi (Poldis) Perdagangan 2014 dilaksanakan di 133 kabupaten/kota yang ada di 33 provinsi dengan 4 jenis komoditi yang diteliti. Hasil Survei Poldis Perdagangan 2013 di 33 provinsi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan data tentang gambaran pola distribusi perdagangan untuk komoditi-komoditi terpilih dan sekaligus dapat digunakan sebagai dasar kebijakan pemerintah untuk menyusun sistem tata niaga di Indonesia.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

- Mendapatkan pola penjualan produksi, - Mendapatkan pola distribusi perdagangan, - Mendapatkan peta wilayah penjualan produksi, - Mendapatkan peta wilayah distribusi perdagangan, - Memperoleh data tentang Trade and Transport Margin (TTM) mulai tingkat pedagang besar sampai dengan pedagang eceran.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Laporan Hasil Survei Pola Distribusi Perdagangan 16 Komoditi di 15 Provinsi Tahun 2009, Laporan Hasil Survei Pola Distribusi Perdagangan 5 Komoditi di 33 Provinsi Tahun 2010, Laporan Hasil Survei Pola Distribusi Perdagangan 15 Komoditi di 33 Provinsi Tahun 2012, Laporan Hasil Survei Pola Distribusi Perdagangan 8 Komoditi di 33 Provinsi Tahun 2013.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Perbaikan kuesioner : Pada tahun 2013 dilaksanakan di 33 provinsi dengan 8 komoditi. Pada tahun 2014 dilaksanakan di 33 provinsi dengan 4 komoditi yang berbeda dengan tahun 2013. Pada tahun 2014, Blok III Rincian 1.i pedagang pengumpul di blok karena komoditi yang kita teliti adalah hasil industry pengolahan, pertanyaan pada Blok IV R 1.b dan R2.b jenis kendala dilakukan perubahan disesuaikan dengan kendala yang terjadi sekarang

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 30 Apr 2014
Pelaksanaan Lapangan15 May 2014 s.d. 15 Jun 2014
Pengolahan15 Jun 2014 s.d. 30 Jun 2014
Analisis01 Feb 2014 s.d. 30 Sep 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
No results found.

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

Metode pemilihan sampel dilakukan dengan memperhatikan komoditi utama yang diperdagangkan berdasarkan 8 komoditi terpilih. Untuk perusahaan yang bersumber dari SE06-UMB, seluruhnya diambil sebagai perusahaan sampel, sedangkan sisanya dipilih secara sistematik pada setiap komoditi. Jika jumlah perusahaan/usaha dalam kerangka sampel tidak mencukupi, maka seluruh perusahaan/usaha akan dicacah. Sedangkan untuk produsen komoditi mobil dan motor dibantu dengan informasi direktori asosiasi

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

SE06-UMB.G; - Perusahaan Perdagangan dari Asosiasi; - Perusahaan Perdagangan dari Internet; - Direktori Perusahaan Ekspor Impor; - Responden HPB; - SE06-UMK dengan omset 500 juta

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overall Sampling Fraction)

tidak ada

Perkiraan Sampling Error

2

Unit Sampel

Establisment

Alokasi Sampel

Alokasi Sampel per Komoditi menurut Kabupaten/Kota Alokasi sampel dilakukan dengan mempertimbangkan distribusi dari fungsi kelembagaan dan kualitas/merk/jenis dari setiap komoditi dalam 1 provinsi. Sehingga secara umum semua kualitas bisa terwakili untuk semua fungsi kelembagaan. Untuk menjaga agar sampel komoditi di pedagang eceran tersebar secara proporsional, maka perlu dilakukan alokasi sampel untuk menentukan berapa jumlah perusahaan yang harus dicacah untuk suatu komoditi. Tahapan pengalokasian sampel menurut komoditi untuk pedagang eceran adalah sebagai berikut: Dari kerangka sampel dialokasikan sampel perusahaan yang memperdagangkan komoditi tertentu dengan jenis yang telah ditentukan. Kemudian di alokasikan menurut distribusi fungsi kelembagaan dalam 1 provinsi.

Cakupan Wilayah

Sebagian kabupaten/kota

Wilayah Kegiatan

ProvinsiKabupaten
ACEHACEH BESAR, PIDIE, BIREUEN, ACEH UTARA, PIDIE JAYA, KOTA BANDA ACEH,
SUMATERA UTARAASAHAN, DELI SERDANG, LANGKAT, BATU BARA, KOTA TANJUNG BALAI, KOTA PEMATANG SIANTAR, KOTA TEBING TINGGI, KOTA MEDAN, KOTA BINJAI,
SUMATERA BARATSOLOK, PADANG PARIAMAN, SOLOK SELATAN, KOTA PADANG, KOTA SOLOK, KOTA BUKITTINGGI,
RIAUINDRAGIRI HILIR, PELALAWAN, KAMPAR, KOTA PEKANBARU, KOTA DUMAI,
JAMBIMERANGIN, MUARO JAMBI, KOTA JAMBI,
SUMATERA SELATANBANYUASIN, OGAN ILIR, KOTA PALEMBANG, KOTA LUBUKLINGGAU,
BENGKULUREJANG LEBONG, BENGKULU UTARA, KOTA BENGKULU,
LAMPUNGTULANGBAWANG, PRINGSEWU, KOTA BANDAR LAMPUNG, KOTA METRO,
KEPULAUAN BANGKA BELITUNGBANGKA, BELITUNG, KOTA PANGKAL PINANG,
KEPULAUAN RIAUKOTA BATAM, KOTA TANJUNG PINANG,
DKI JAKARTAKODYA JAKARTA SELATAN, KODYA JAKARTA TIMUR, KODYA JAKARTA PUSAT, KODYA JAKARTA BARAT, KODYA JAKARTA UTARA,
JAWA BARATBOGOR, SUKABUMI, CIANJUR, BANDUNG, GARUT, TASIKMALAYA, CIREBON, SUMEDANG, INDRAMAYU, KARAWANG, BEKASI, KOTA SUKABUMI, KOTA BANDUNG, KOTA BEKASI, KOTA DEPOK, KOTA CIMAHI, KOTA TASIKMALAYA,
JAWA TENGAHCILACAP, KEBUMEN, KLATEN, KARANGANYAR, REMBANG, PATI, KUDUS, JEPARA, DEMAK, SEMARANG, KENDAL, BREBES, KOTA SURAKARTA, KOTA SEMARANG, KOTA PEKALONGAN,
DI YOGYAKARTAKULON PROGO, GUNUNG KIDUL, SLEMAN, KOTA YOGYAKARTA,
JAWA TIMURKEDIRI, MALANG, BANYUWANGI, PASURUAN, SIDOARJO, JOMBANG, TUBAN, LAMONGAN, GRESIK, BANGKALAN, SAMPANG, PAMEKASAN, SUMENEP, KOTA PASURUAN, KOTA MOJOKERTO, KOTA SURABAYA,
BANTENPANDEGLANG, TANGERANG, KOTA TANGERANG, KOTA CILEGON, KOTA SERANG,
BALIBADUNG, GIANYAR, KLUNGKUNG, KARANG ASEM, BULELENG, KOTA DENPASAR,
NUSA TENGGARA BARATLOMBOK BARAT, LOMBOK TENGAH, LOMBOK TIMUR, BIMA, KOTA MATARAM,
NUSA TENGGARA TIMURKUPANG, ENDE, NAGEKEO, KOTA KUPANG,
KALIMANTAN BARATPONTIANAK, KUBU RAYA, KOTA PONTIANAK, KOTA SINGKAWANG,
KALIMANTAN TENGAHKOTAWARINGIN TIMUR, BARITO UTARA, LAMANDAU, SERUYAN, KATINGAN, KOTA PALANGKA RAYA,
KALIMANTAN SELATANBANJAR, BARITO KUALA, TABALONG, KOTA BANJARMASIN, KOTA BANJAR BARU,
KALIMANTAN TIMURKUTAI KARTANEGARA, BERAU, NUNUKAN, KOTA BALIKPAPAN, KOTA SAMARINDA, KOTA TARAKAN,
SULAWESI UTARABOLAANG MONGONDOW, MINAHASA, KOTA MANADO, KOTA BITUNG,
SULAWESI TENGAHDONGGALA, PARIGI MOUTONG, KOTA PALU,
SULAWESI SELATANJENEPONTO, GOWA, MAROS, LUWU TIMUR, KOTA MAKASSAR, KOTA PALOPO,
SULAWESI TENGGARAKONAWE, KOTA KENDARI, KOTA BAU-BAU,
GORONTALOGORONTALO, KOTA GORONTALO,
SULAWESI BARATMAJENE, POLEWALI MANDAR, MAMASA, MAMUJU,
MALUKUSERAM BAGIAN BARAT, KOTA AMBON, KOTA TUAL,
MALUKU UTARAKOTA TERNATE, KOTA TIDORE KEPULAUAN,
PAPUA BARATMANOKWARI, KOTA SORONG,
PAPUAMERAUKE, JAYAPURA, KEEROM, KOTA JAYAPURA,

Unit Observasi

Establishment

Cakupan Responden

Usaha perdagangan skala menengah dan besar dan usaha kecil yang memiliki omset Rp.500 juta

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung

Melakukan Pilot Study

Ya ,
-

Instrumen yang Digunakan

kuesioner VPDP-14.PRODUSEN dan VPDP-14.PEDAGANG

Petugas Pengumpulan Data

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim135 Orang
Pencacah265 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

Penyesuaian Non Respon

Lainnya

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Data Entry pakai Clarion Windows Tabulasi pakai Power Builder

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Tidak ada estimasi

Komposisi dan Penimbang

tidak ada penimbang

Metode Analisis

deskriptif

Unit Analisis

Garam; minyak goreng; tepung terigu; susu bubuk

Sumber data alternatif untuk analisis

Untuk publikasi dilengkapi dengan data produksi yang diperoleh dari: Subdit Stat. Industri Besar dan Sedang, Subdit Stat. Hortikultura, dan Subdit Stat. Industri Kecil dan Rumahtangga.

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Revisi dengan Menggunakan Nilai Rata-rata Kelompok

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

Pengiriman dokumen ke pusat disertai dengan Daftar sampel hasil pencacahan di daerah

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

Penyimpanan Data

CD
Harddisk

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-2 of 2 results.
Distribusi Perdagangan
Rantai distribusi suatu barang mulai dari produsen hingga konsumen.
Penjualan Produksi
Memasarkan/menjual komoditi hasil produksi ke lembaga usaha perdagangan (distributor, agen, grosir, pedagang pengumpul, pedagang eceran).





























Kuesioner
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.