Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan, 2016

Tahun Kegiatan
2016
Produsen : Subdit. Stat. Konstruksi
Sektor Kegiatan : Industri,Pertambangan,Energi, dan Konstruksi
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Konstruksi

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Konstruksi

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Direktorat Sistem Informasi Statistik

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Konstruksi

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Survei perusahaan konstruksi triwulanan merupakan pendukung kegiatan Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan yaitu untuk memperoleh indikator kecenderungan perubahab kegiatan sektor konsturksi dalam periode triwulanan

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Memperoleh indikator dan pertumbuhan kegiatan sektor konstruksi di Indonesia secara triwulanan.

Frekuensi Kegiatan

Triwulanan

Riwayat Kegiatan

Dilakukan mulai tahun 1988 di 10 propinsi. Sejak tahun 1993 dilakukan diseluruh propini di Indonesia.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Publikasi indikator konstruksi ntriwulanan sejak tahun 1988 hanya mencakup 10 provinsi, pada tahun 1993 cakupan diperluas meliputi seluruh provinsi di Indonesia

Frekuensi Pengumpulan Data

- Triwulanan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Indikator Pengumpulan Data Longitudinal

Parallel Studies

Referensi yang Digunakan

Buku Pedoman Survei Perusahaan Konstruksi Tahun 2015

Klasifikasi yang Digunakan

- Klasifikasi/Master Wilayah: - - Klasifikasi/Master Komoditas: - - Klasifikasi/Master Lapangan Usaha: KBLI 2015 - Klasifikasi/Master Lainnya: -

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ Persiapan01 Sep 2015 s.d. 31 Dec 2015
Pelaksanaan Lapangan01 Apr 2016 s.d. 31 Jan 2017
Pengolahan16 May 2016 s.d. 14 Apr 2017
Analisis15 Jul 2016 s.d. 28 Apr 2017

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Bidang Pekerjaan Utama 
Merupakan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. Penggolongan ini diberi kode satu digit dengan kode alphabet. Dalam KBLI seluruh kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. Kategori-kategori tersebut diberi kode huruf dari A sampai U. Dalam hal ini untuk kategori konstruksi diberi kode F.
Pada saat pencacahan
Balas Jasa Pekerja 
Balas jasa adalah kompensasi yang diberikan kepada pekerja berupa gaji, upah lembur, hadiah, bonus atau tunjangan baik dalam bentuk uang maupun barang.
Pada saat pencacahan
Penghambat Kinerja 
Merupakan permasalahan yang dapat menghambat kinerja bisnis konstruksi.
Pada saat pencacahan
Kualifikasi dari Bidang Pekerjaan Utama 
Kualifikasi Perusahaan adalah penggolongan perusahaan konstruksi menurut tingkat/kedalaman kompetensi kemampuan usaha, yang selanjutnya dibagi menurut kemampuan melaksanakan pekerjaan berdasarkan kriteria risiko, dan/atau kriteria penggunaan teknologi, dan/atau kriteria besaran biaya.
Pada saat pencacahan
Nilai konstruksi yang diselesaikan 
Nilai Konstruksi adalah nilai pekerjaan yang telah diselesaikan oleh pihak kontraktor berdasarkan surat perjanjian (surat perintah kerja) antara pemilik dengan kontraktor atau antara kontraktor umum dengan subkontraktor Nilai konstruksi dirumuskan sebagai nilai pekerjaan dikurangi nilai pekerjaan yang disubkontrakkan dikalikan realisasi fisik pekerjaan yang diselesaikan. NK = (NP - NS) x % NR NK =Nilai konstruksi, NP = Nilai kontrak, NS = Nilai subkontrak, %NR = Persentase realisasi fisik pekerjaan yang diselesaikan. % NR didapat dari persentase pekerjaan yang diselesaikan akhir periode survei dikurangi persentase pekerjaan di awal periode survei.
Satu triwulan

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Single Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

Sampel survei perusahaan konstruksi triwulanan adalah sampel panel dan merupakan sub sampel dari survei perusahaan konstruksi tahunan. Penarikan sampel yang digunakan yaitu satu tahap secara linear systematic sampling.

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

Survei perusahaan konstruksi triwulanan merupakan sub sampel dari survei perusahaan konnstruksi tahunan, sehingga kerangka sampel perusahaan konstruksi untuk survei konstruksi triwulanan adalah daftar perusahaan konstruksi yang terpilih pada survei konstruksi tahunan. Jumlah sampel untuk kualifikasi perusahaan/usaha kontruksi adalah sebagai berikut: i. Jumlah sampel perusahaan/usaha kostruksi besar (kualifikasi B1 dan B2) adalah 724 perusahaan., artinya seluruh perusahaan/usaha konstruksi besar yang ada dilakukan pencacahan lengkap (take all). ii. Jumlah sampel perusahaan/usaha konstruksi menengah (M1 dan M2) adalah 2.076 perusahaan.

Perkiraan Sampling Error

2

Unit Sampel

Perusahaan konstruksi

Alokasi Sampel

Target sampel SKTR-16 yang dicacah pada tahun 2016 sebesar 2.800 perusahaan/triwulan. target sampel tersebut dialokasikan ke 34 provinsi. Dari Hasil alokasi sampel pada setiap provinsi, kemudian dialokasikan kembali ke kabupaten/kota.

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Perusahaan Konstruksi yang mempunyai kualifikasi: Besar (B1 dan B2), dan Menengah (M1 dan M2).

Cakupan Responden

Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan ini merupakan subsampel dari sampel Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan. Untuk tahun 2016 jumlah sampel sebanyak 2.800 responden yang dicacah secara panel sebanyak 4 (empat) kali/triwulanan. Cakupan responden meliputi perusahaan konstruksi berbadan usaha kualifikasi besar dan menengah yang terpilih sebagai sampel di 34 provinsi di seluruh wilayah Indonesia.

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara Langsung

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan 2016 berbentuk Shuttle Form Questionare

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim Orang
Pencacah Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit
- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Microsoft Visual Basic .Net/C#

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

Tidak melakukan estimasi populasi. Menghasilkan indeks konstruksi, indeks persepsi bisnis konstruksi, dan indeks masalah bisnis konstruksi terhadap perusahaan yang respon.

Metode Analisis

Analisis deskriptif

Unit Analisis

Perusahaan Konstruksi yang mempunyai kualifikasi: Besar (B1 dan B2), dan Menengah (M1, M2)

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Imputasi

Peningkatan Kualitas Data

Melakukan kerjasama dengan asosiasi/lembaga/SKPD

Perbandingan Data

2

Metode Revisi Data

Benchmark Statistik Konstruksi, 1990-2013 dan Benchmark Indeks Konstruksi (2010=100), 1990-2013

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Diseminasi

Data yang didiseminasikan dibedakan menurut jenis kelamin

Tidak

Level penyajian sampai dengan tingkat

Provinsi

Dibedakan menurut daerah perkotaan/perdesaan

Tidak

Dokumentasi

Kuesioner

Kuesioner Survei Perusahaan Konstruksi Triwulanan Tahun 2016

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-4 of 4 results.
Indeks Diffusion Sektor Konstruksi
Indeks diffusion sektor konstruksi digunakan untuk menghitung indeks kondisi dan prospek bisnis pengusaha. Indeks diffusion menyatakan seberapa banyak pengusaha yang menyatakan usahanya mengalami peningkatan pada suatu triwulan dibanding triwulan sebe-lumnya. Indeks diffusion terdiri atas dua jenis, yaituindeks diffusion pada kondisi/variabel tertentu dan indeks diffusion komposit yang merupakan gabungan indeks diffusion pada semua kondisi/variabel.
Rasio Konstruksi
Perhitungan rasio pekerja tetap, hari orang, balas jasa dan upah serta nilai konstruksi yang diselesaikan triwulanan.
Indeks Konstruksi
Indeks tahun dasar 2010 merupakan indeks triwulan t dibagi dengan rata-rata indeks pada tahun dasar 2010 dikalikan dengan 100 persen.
Indeks Masalah Bisnis
Indeks masalah bisnis adalah suatu indeks yang menyatakan kondisi masalah bisnis yang dihadapi pengusaha pada sektor konstruksi.





























Data MikroLayoutUnduh
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2016. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2017 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.