Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Kor, 2020

Tahun Kegiatan
2020
Produsen : Subdit. Stat. Rumah Tangga
Sektor Kegiatan : Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Rumah Tangga

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Rumah Tangga

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Direktorat Sistem Informasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdirektorat Statistik Rumah Tangga

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Badan Pusat Statistik (BPS) bertanggung jawab atas tersedianya data yang diperlukan untuk perencanaan pembangunan sektoral maupun lintas sektoral. Salah satu sumber data yang diperlukan khususnya untuk perencanaan di bidang Sosial Ekonomi Penduduk adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan oleh BPS setiap tahun.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum tujuan pengumpulan data melalui Susenas Semesteran adalah tersedianya data tentang kesejahteraan rumah tangga mencakup antara lain pendidikan, kesehatan dan kemampuan daya beli.

Sedangkan secara khusus tujuannya adalah:

  1. Tersedianya data pokok tentang kesejahteraan masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi keberhasilan pembangunan;
  2. Tersedianya data rinci tentang kesejahteraan anggota rumah tangga seperti pendidikan, kesehatan, fertilitas/KB, dan data kependudukan menurut golongan umur, jenis kelamin, dan status perkawinan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Susenas pertama kali dilaksanakan pada tahun 1963. Dalam dua dekade terakhir, sampai dengan tahun 2010, Susenas dilaksanakan setiap tahun.

Susenas di desain memiliki 3 modul (Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga, Modul Sosial, Budaya dan Pendidikan, serta Modul Perumahan dan Kesehatan) dan setiap modul dilaksanakan setiap 3 tahun sekali.

Pada tahun 2011-2014 akan dilaksanakan Susenas Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga. Pelaksanaannya secara triwulanan, yaitu setiap tahun akan dilakukan pengumpulan data pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember.

Pada tahun 2015-2019 akan dilaksanakan Susenas Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga. Pelaksanaannya secara semesteran, yaitu setiap tahun akan dilakukan pengumpulan data pada bulan Maret, dan September.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Untuk meningkatkan akurasi data yang dihasilkan dan sejalan dengan peningkatan frekuensi permintaan data konsumsi/pengeluaran rumah tangga untuk PDB/PDRB triwulanan dan penghitungan kemiskinan, maka pengumpulan data konsumsi/ pengeluaran rumah tangga direncanakan mulai tahun 2011-2014 dilaksanakan secara triwulanan.

Data hasil pencacahan setiap triwulan dapat disajikan baik untuk tingkat nasional maupun provinsi, sedangkan dari kumulatif pelaksanaan pencacahan selama empat triwulan maka datanya dapat disajikan sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Sejak tahun 2015-2019 dilaksanakan secara semesteran.

Data hasil pencacahan setiap semesteran hanya di bulan September dapat disajikan baik untuk tingkat nasional maupun provinsi, sedangkan untuk bulan Maret datanya dapat disajikan sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Semesteran

Tipe Pengumpulan Data

Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

-

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:MFD Semester 1 Tahun 2019
Klasifikasi/Master Komoditas:COICOP
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:KBLI 2015
Klasifikasi/Master Lainnya:-

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Berobat jalan 
Berobat jalan adalah kegiatan atau upaya art yang mempunyai keluhan kesehatan untuk memeriksakan diri dan mendapatkan pengobatan dengan mendatangi tempat-tempat pelayanan
1 bulan terakhir dan 6 bulan terakhir
Kredit usaha 
Sejumlah dana yang bersifat pinjaman yang diterima untuk membantu menjalankan atau memperbesar kegiatan usaha
setahun terakhir
Kegiatan utama 
Kegiatan di sini mencakup kegiatan bekerja, sekolah, mengurus rumah tangga, tidak mampu melakukan kegiatan karena cacat atau jompo dan lainnya (kursus, olahraga, rekreasi, dll.). Seminggu terakhir adalah jangka waktu 7 hari berturut-turut yang berakhir sehari sebelum tanggal pencacahan.
seminggu terakhir
Jam kerja 
Jumlah jam kerja adalah lama waktu (dalam jam) yang digunakan untuk bekerja dari seluruh pekerjaan yang dilakukan selama seminggu terakhir.
seminggu terakhir
Lapangan usaha 
Lapangan usaha/bidang pekerjaan adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/usaha/perusahaan/kantor tempat krt/art bekerja.
seminggu terakhir

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Multi Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

  1. Tahap pertama, memilih nh wilcah dari Nh secara pps (Probability Proportional to Size) dengan size banyaknya rumah tangga SP2010 (Mi). Kemudian wilcah tersebut dialokasikan secara acak.Keseluruhan harus diambil sebanyak nh= 30.000 wilcah sehingga masing-masing

  2. Tahap kedua, memilih:

    Dua BS pada setiap wilcah terpilih Susenas Triwulan I, dan II, serta Triwulan I yang juga terpilih untuk Sakernas Triwulan I, yang selanjutnya dari blok-blok sensus terpilih dialokasikan secara acak satu untuk Susenas/SBH, dan satu Sakernas, atau
    Satu BS pada setiap wilcah terpilih Triwulan IV dan Trwulan I yang untuk Susenas saja secara pps dengan size jumlah rumah tangga SP2010-RBL1.

     

  3. Tahap ketiga, dari setiap blok sensus terpilih untuk Susenas dipilih sejumlah rumah tangga biasa (m=10) secara sistematik berdasarkan hasil pemutakhiran listing rumah tangga SP2010-C1 dengan menggunakan Daftar VSEN11-P. Daftar nama kepala rumah tangga disusun dari Ekstrak SP2010-C1 untuk variabel nama KRT, alamat, dan tingkat pendidikan KRT, kemudian dilakukan pemutakhiran lapangan.

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

  1. Kerangka sampel pemilihan tahap pertama adalah daftar wilayah pencacahan (wilcah) SP2010 yang disertai dengan informasi banyaknya rumah tangga hasil listing SP2010 (Daftar RBL1), muatan blok sensus dominan (pemukiman biasa, pemukiman mewah, pemukiman kumuh), informasi daerah sulit/tidak sulit, dan klasifikasi desa/kelurahan (rural/urban).
  2. Kerangka sampel pemilihan tahap kedua adalah daftar blok sensus pada setiap wilcah terpilih.
  3. Kerangka sampel pemilihan tahap ketiga adalah daftar rumah tangga biasa tidak termasuk institutional household (panti asuhan, barak polisi/militer, penjara, dsb) dalam setiap blok sensus sampel hasil pencacahan lengkap SP2010 (SP2010-C1) yang telah dimutahirkan pada setiap menjelang pelaksanaan survei

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overall Sampling Fraction)

Fraksi sampel pada pemilihan sampel wilcah: n_h M_hi/M_ho dengan: n_h ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h M_hi ∶ Jumlah rumahtangga dalam strata h Fraksi sampel pada pengalokasian sampel wilcah secara acak dan berukuran sama ke setiap triwulan dalam tahun survei (t: 1,2,3,4): (n_h^t)/n_h dengan: n_h ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h n_h^t ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h triwulan t Fraksi sampel pada pemilihan Blok Sensus: 2 M_hij/M_hi dengan: M_hij ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h M_hi ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h blok sensus i Fraksi sampel pada pengalokasian sampel Blok Sensus secara acak dan berukuran sama untuk Susenas dan Sakernas (s:1,2): 1/2 Fraksi sampel pemilihan rumahtangga: m ̅/(M_hij^t ) dengan: m ̅ ∶ Jumlah kecukupan sampel rumah tangga (10 rumah tangga) M_hij^t ∶ Jumlah sampel wilayah cacah dalam strata h blok sensus i kegiatan survei j (j: SBH, Susenas) triwulan t

Perkiraan Sampling Error

perhitungan sampling error

Unit Sampel

Rumah tangga dan anggota rumah tangga

Alokasi Sampel

-

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Rumah tangga biasa, tidak termasuk rumah tangga khusus

Pelaksanaan Susenas Maret 2020 mencakup 320.000 rumah tangga sampel yang tersebar di seluruh provinsi dan 514 Kab/Kota di Indonesia, di mana untuk Susenas September  2020 sebanyak 75 ribu rumah tangga

Cakupan Responden

rumah tangga (Survei)

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung, Mengisi kuesioner sendiri (Swacacah)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner dan Buku Pedoman

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim6748 Orang
Pencacah19316 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri
- Subject Matter Lain
- Integrasi Pengolahan

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Visual Foxpro Versi 9 

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

1) Design Weight

Metode estimasi yang digunakan dalam Susenas 2013 adalah metode estimasi langsung (direct estimate). Oleh karena itu, sebelum melakukan estimasi terlebih dahulu dihitung design weight. Design Weight atau biasa disebut Weight adalah merupakan kebalikan dari perkalian fraksi penarikan sampel antar tahap penarikan sampel, yaitu:

dengan:

  : weight rumah tangga ke j, blok sensus ke i dalam strata h

    : total kepala keluarga (KK) dalam strata h

    : banyaknya KK di blok sensus ke-i dalam strata h

   : banyaknya rumah tangga biasa hasil listing SP2010 di blok sensus ke-i dalam strata h

     : banyaknya sampel blok sensus strata h

      : banyaknya sampel rumah tangga di blok sensus ke-i

 

2) Trimming Weight

Design weight yang tercantum pada butir 1) adalah merupakan original weight. Setelah penghitungan weight, langkah berikutnya adalah memeriksa distribusi weight. Apabila terdapat weight yang ekstrim (pencilan), meskipun hanya mempengaruhi porsi kecil dari sampel, namun dapat mengakibatkan peningkatan varians yang cukup substansial. Hal yang biasa dilakukan adalah memangkas (trimming) weight yang nilainya ekstrim menjadi nilai yang masih dapat ditoleransi dalam rangka membatasi estimasi varians dan secara bersamaan mencegah dominasi sejumlah kecil unit sampel terhadap keseluruhan estimasi.

 

 

Untuk desain yang menerapkan desain stratifikasi, proses trimming weight dilakukan dalam setiap strata. Misalkan  menyatakan original weight untuk rumah tangga ke j, blok sensus ke-i, dalam strata h, dan  menyatakan batas atas yang ditentukan untuk strata h, maka trimming weight untuk blok sensus sampel ke-i dalam strata h dapat didefinisikan sebagai berikut:

 

      : rata-rata weight strata h

   : standar deviasi weight strata h

 

Sekarang, trimming weight untuk seluruh sampel dapat disesuaikan lebih lanjut sedemikian rupa sehingga totalnya sama dengan total original weight.

2) Trimming weight:

dengan:

             : trimming weight, rumah tangga ke-j, blok sensus ke-i, strata h

             : design weight, rumah tangga ke-j, blok sensus ke-i, strata h

  : total design weight strata h

  : total design weight yang nilainya hB <W untuk strata h

  : total design weight yang nilainya sama dengan batas atas weight, strata h

 

3) Estimasi Karakteristik Rumah Tangga

Dengan menjumlahkan faktor pengali seluruh rumah tangga sampel pada strata h, maka akan diperoleh estimasi total rumah tangga strata h, yaitu:

Pada umumnya estimasi total rumah tangga tidak sama dengan populasi rumah tangga hasil sensus atau proyeksi. Agar estimasi total rumah tangga strata h sama dengan total populasi hasil sensus atau proyeksi strata h, maka faktor pengali rumah tangga pada setiap strata harus disesuaikan (adjusted) dengan mengalikan dengan rasio antara total populasi rumah tangga hasil sensus atau proyeksi strata h dan estimasi total rumah tangga strata h, yaitu:

dengan:

   : populasi rumah tangga hasil sensus atau proyeksi strata h

    : estimasi total rumah tangga strata h

 

Misalkan  dan  masing-masing menyatakan nilai karakteristik Y dan X rumah tangga terpilih ke-j di blok sensus terpilih ke-i strata h, maka estimasi total karakteristik Y, X, dan rasio R = Y/X serta varians bagi rasio adalah sebagai berikut:

 

Estimasi total nilai karakteristik X

 

Estimasi total nilai karakteristik Y

 

Estimasi rasio

 

d. Estimasi varians rasio

Metode estimasi varians yang digunakan adalah metode linierisasi Taylor (Taylor Linearization) yang merupakan salah satu metode untuk mengestimasi variance bagi total, rasio ataupun rata-rata yang merupakan bentuk khusus dari rasio.

 

dengan:

 , dan

 

    : jumlah blok sensus terpilih dalam strata h,

    : estimasi total karakteristik Y dalam blok sensus i, strata h,

   : estimasi total karakteristik X dalam blok sensus i dan strata h,

   : fraksi penarikan sampel blok sensus yang pada umumnya bernilai kecil, maka biasanya tidak diperhitungkan.

 

Estimasi total karakteristik rumah tangga pada tingkat provinsi merupakan penjumlahan estimasi total karakteristik rumah tangga dari seluruh kabupaten/kota pada provinsi tersebut.

 

4) Estimasi Karakteristik Individu (penduduk)

Unit pengamatan individu (penduduk) dalam setiap rumah tangga sampel dibedakan menurut

jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan.

Estimasi total penduduk menurut jenis kelamin dalam strata h adalah sebagai berikut:

 

      : estimasi total penduduk jenis kelamin s dalam strata h

   : adjusted weight rumah tangga sampel ke j, blok sensus sampel ke i, strata h

     : banyaknya penduduk jenis kelamin s (s = 1 untuk laki-laki, dan s = 2 untuk perempuan) pada rumah tangga sampel ke j blok sensus sampel ke i strata h

 

Agar estimasi total penduduk menurut jenis kelamin strata h sama dengan total populasi menurut jenis kelamin hasil sensus atau proyeksi strata h, maka faktor pengali penduduk menurut jenis kelamin pada setiap strata harus disesuaikan (adjusted) dengan mengalikan dengan rasio antara total populasi penduduk menurut jenis kelamin hasil sensus proyeksi strata h dan estimasi total penduduk menurut jenis kelamin strata h, yaitu:

dengan:

   :  adjusted weight penduduk (bukan kepala rumah tangga) ke-k berjenis kelamin s dalam rumah tangga terpilih ke-j, blok sensus ke-i strata h

         :   populasi penduduk jenis kelamin s hasil sensus atau proyeksi dalam strata h

 

Misalnya dan  masing-masing menyatakan nilai karakteristik Y dan X penduduk (anggota rumah tangga) ke-l berjenis kelamin s pada rumah tangga terpilih ke-j di blok sensus terpilih ke-i strata h, maka estimasi total karakteristik Y, X, dan rasio R=Y/X serta varians bagi rasio adalah sebagai berikut:

Estimasi total nilai karakteristik X untuk penduduk berjenis kelamin s:

Estimasi total nilai karakteristik Y untuk penduduk berjenis kelamin s:

Estimasi rasio untuk penduduk berjenis kelamin s:

Estimasi varians rasio

Metode estimasi varians yang digunakan adalah metode linierisasi Taylor (Taylor Linearization) yang merupakan salah satu metode untuk mengestimasi karakteristik baik untuk total, rasio ataupun rata-rata yang merupakan bentuk khusus dari rasio.

dengan:

 , dan

 

   : jumlah blok sensus terpilih dalam strata h,

   : estimasi total karakteristik Y dalam blok sensus i, strata h,

  : estimasi total karakteristik X blok sensus i dan strata h, dan

  : fraksi penarikan sampel blok sensus, biasanya nilainya kecil, maka biasanya tidak diperhitungkan.

 

Estimasi total karakteristik penduduk pada tingkat provinsi merupakan penjumlahan estimasi total karakteristik penduduk dari seluruh kabupaten/kota pada provinsi tersebut.

Komposisi dan Penimbang

FWT 

Metode Analisis

Deskriptif

Unit Analisis

Nasional dan Provinsi

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Imputasi

Peningkatan Kualitas Data

Menambahkan rincian pertanyaan pada kuesioner

Keterbandingan Data

Antar wilayah dan antar waktu

Metode Revisi Data

-

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

-

Diseminasi Publikasi

Judul Publikasi

PBuku1: Pengeluaran Untuk konsumsi Penduduk Indonesia September 2019
Buku2: Konsumsi Kalori dan Protein Penduduk Indonesia September 2019
Buku2: Pengeluaran Untuk konsumsi Penduduk Indonesia Per Provinsi September 2019
Ringkasan Eksekutif pengeluaran dan konsumsi Penduduk Indonesia September 2019
Statistik Kesejahteraan Rakyat 2020

Diseminasi Data Mikro

Nama Data Mikro

Susenas Maret KOR 2020
Susenas MAret KP 2020

Ketersediaan data mikro

Dari tahun 2020

Data/variabel yang tidak bisa diberikan kepada pengguna data

Variabel Alasan
Nama respondenRahasia
Alamat respondenRahasia
R103Rahasia
R104Rahasia

Dokumentasi

Kuesioner

Kuesioner untuk Pencacahan Kor (Maret 2020)
Kuesioner untuk Pencacahan KP (Maret 2020)
Kuesioner untuk Pencacahan Kor (Sept 2020)
Kuesioner untuk Pencacahan KP (Sept 2020)
Kuesioner untuk Pencacahan Modul Ketahaan Sosial (Sept 2020)

Pedoman

Pedoman Pencacah_Susenas Maret 2020
Pedoman Pengawas_Susenas Maret 2020
Pemanfaatan data Susenas
Pedoman Kepala BPS_Susenas Maret 2020
Konsep dan Definisi Susenas Maret 2020

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-10 of 18 results.
Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Telepon Rumah/HP/PC/Internet
Proporsi rumah tangga yang memiliki telpon rumah/ HP/ PC/ Internet/ komputer pribadi adalah perbandingan antara jumlah rumah tangga yang memiliki perangkat komputer pribadi terhadap jumlah rumah tangga secara keseluruhan, dinyatakan dalam persentase.
Distribusi Pendapatan - 20% penduduk dengan pendapatan tertinggi
Share pengeluaran dari kelompok pengeluaran 20 % tertinggi terhadap total pengeluaran
Angka Partisipasi Murni Sekolah Dasar (APM SD)
Angka partisipasi murni sekolah dasar adalah perbandingan antara murid sekolah dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Salafiah Ula dan paket A setara SD, usia 7-12 tahun, dengan penduduk usia 7-12 tahun, dinyatakan dalam persentase.
Persentase Rumah Tangga dengan Air Minum Layak
Air minum yang berkualitas (layak) adalah air minum yang terlindung meliputi air ledeng (keran), keran umum, hydrant umum, terminal air, penampungan air hujan (PAH) atau mata air dan sumur terlindung, sumur bor atau sumur pompa, yang jaraknya minimal 10 m dari pembuangan kotoran, penampungan limbah dan pembuangan sampah. Tidak termasuk air kemasan, air dari penjual keliling, air yang dijual melalui tanki, air sumur dan mata air tidak terlindung. Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum layak adalah perbandingan antara rumah tangga dengan akses terhadap sumber air minum berkualitas (layak) dengan rumah tangga seluruhnya, dinyatakan dalam persentase.
Tingkat prevalensi kontrasepsi (CPR)
Angka pemakaian kontrasepsi (CPR) adalah perbandingan antara PUS yang menjadi peserta KB aktif (peserta KB yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi) dengan jumlah PUS, dinyatakan dalam persentase.
Persentase Perempuan Pernah Kawin yang Menggunakan Cara Modern
Peserta KB Aktif Cara Modern adalah Peserta KB yang menggunakan alat KB lain selain Cara Tradisional, yaitu mereka yang menggunakan MOW/tubektomi, MOP/vasektomi, AKDR/IUD/Spiral, Suntikan KB, Susuk KB, Pil KB, Kondom/karet KB, Intravag, dan Kondom wanita.
Angka Melek Huruf (AMH)
Proporsi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang memiliki kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana dalam huruf latin, huruf arab, dan huruf lainnya (seperti huruf jawa, kanji, dll) terhadap penduduk usia 15 tahun ke atas.
Persentase Balita Usia Satu Tahun yang Diimunisasi Campak
Persentase Imunisasi Campak adalah perbandingan antara banyaknya anak berumur 1 tahun yang telah menerima minimal satu kali imunisasi campak terhadap jumlah anak berumur 1 tahun, dan dinyatakan dalam persentase. Anak berumur usia 1 tahun adalah anak usia 12-23 bulan.





























Kuesioner
Kuesioner untuk Pencacahan Kor (Maret 2020) 
Kuesioner untuk Pencacahan KP (Maret 2020) 
Kuesioner untuk Pencacahan Kor (Sept 2020)   
Kuesioner untuk Pencacahan KP (Sept 2020)   
Kuesioner untuk Pencacahan Modul Ketahaan Sosial (Sept 2020)   
Pedoman
Pedoman Pencacah_Susenas Maret 2020 
Pedoman Pengawas_Susenas Maret 2020 
Pemanfaatan data Susenas 
Pedoman Kepala BPS_Susenas Maret 2020 
Konsep dan Definisi Susenas Maret 2020 
Publikasi yang dihasilkan
Nama Publikasi Jadwal Rilis Level terendah
penyajian data
Dibedakan menurut perkotaan/ perdesaan Dibedakan menurut jenis kelamin
PBuku1: Pengeluaran Untuk konsumsi Penduduk Indonesia September 2019 -06-2019 Provinsi Ya Ya
Buku2: Konsumsi Kalori dan Protein Penduduk Indonesia September 2019 -06-2019 Tidak Tidak
Buku2: Pengeluaran Untuk konsumsi Penduduk Indonesia Per Provinsi September 2019 -06-2019 Tidak Tidak
Ringkasan Eksekutif pengeluaran dan konsumsi Penduduk Indonesia September 2019 -06-2019 Tidak Tidak
Statistik Kesejahteraan Rakyat 2020 -10-2020 Kabupaten/Kota Ya Ya
Data mikro yang dihasilkan
Nama Data Mikro Jadwal Rilis Power of estimate Terdapat variabel perkotaan/ perdesaan Terdapat variabel jenis kelamin
Susenas Maret KOR 2020 -10-2020 Kabupaten/Kota Ya Ya
Susenas MAret KP 2020 -10-2020 Kabupaten/Kota Ya Ya
Copyright © 2021 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.