Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) Kor, 2017

Tahun Kegiatan
2017
Produsen : Subdit. Stat. Rumah Tangga
Sektor Kegiatan : Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Rumah Tangga

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Rumah Tangga

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Direktorat Sistem Informasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdirektorat Statistik Rumah Tangga

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Badan Pusat Statistik (BPS) bertanggung jawab atas tersedianya data yang diperlukan untuk perencanaan pembangunan sektoral maupun lintas sektoral. Salah satu sumber data yang diperlukan khususnya untuk perencanaan di bidang Sosial Ekonomi Penduduk adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan oleh BPS setiap tahun.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum tujuan pengumpulan data melalui Susenas Semesteran adalah tersedianya data tentang kesejahteraan rumah tangga mencakup antara lain pendidikan, kesehatan dan kemampuan daya beli.

Sedangkan secara khusus tujuannya adalah:

  1. Tersedianya data pokok tentang kesejahteraan masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk perencanaan, monitoring dan evaluasi keberhasilan pembangunan;
  2. Tersedianya data rinci tentang kesejahteraan anggota rumah tangga seperti pendidikan, kesehatan, fertilitas/KB, dan data kependudukan menurut golongan umur, jenis kelamin, dan status perkawinan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Susenas pertama kali dilaksanakan pada tahun 1963. Dalam dua dekade terakhir, sampai dengan tahun 2010, Susenas dilaksanakan setiap tahun. Susenas di desain memiliki 3 modul (Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga, Modul Sosial, Budaya dan Pendidikan, serta Modul Perumahan dan Kesehatan) dan setiap modul dilaksanakan setiap 3 tahun sekali. Pada tahun 2011 akan dilaksanakan Susenas Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga. Pelaksanaannya secara triwulanan, yaitu setiap tahun akan dilakukan pengumpulan data pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Pada tahun 2015 akan dilaksanakan Susenas Modul Konsumsi/Pengeluaran Rumah Tangga. Pelaksanaannya secara Semesteran, yaitu setiap tahun akan dilakukan pengumpulan data pada bulan Maret, dan September.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Untuk meningkatkan akurasi data yang dihasilkan dan sejalan dengan peningkatan frekuensi permintaan data konsumsi/pengeluaran rumah tangga untuk PDB/PDRB triwulanan dan penghitungan kemiskinan, maka pengumpulan data konsumsi/ pengeluaran rumah tangga direncanakan mulai tahun 2011-2014 dilaksanakan secara triwulanan.

Data hasil pencacahan setiap triwulan dapat disajikan baik untuk tingkat nasional maupun provinsi, sedangkan dari kumulatif pelaksanaan pencacahan selama empat triwulan maka datanya dapat disajikan sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Sejak tahun 2015-2017 dilaksanakan secara semesteran.

Data hasil pencacahan setiap semesteran hanya di bulan September dapat disajikan baik untuk tingkat nasional maupun provinsi, sedangkan untuk bulan Maret datanya dapat disajikan sampai dengan tingkat kabupaten/kota. 

Frekuensi Pengumpulan Data

- Semesteran

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

-

Klasifikasi yang Digunakan

Klasifikasi/Master Wilayah:-
Klasifikasi/Master Komoditas:-
Klasifikasi/Master Lapangan Usaha:-
Klasifikasi/Master Lainnya:-

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Frekuensi berobat 
Frekuensi berobat adalah frekuensi (berapa kali) kedatangan responden ke tempat pelayanan kesehatan untuk berobat jalan/rawat jalan (tanpa menginap)
1 bulan terakhir dan 6 bulan terakhir
Akses internet 
yang dimaksud dengan mengakses internet apabila seseorang meluangkan waktu untuk mengakses internet, sehingga ia dapat memanfaatkan atau menikmati fasilitas internet seperti: mencari literatur/referensi, mencari/mengirim informasi/berita, komunikasi, e-mail/chatting, game online, face book, twitter, bbm, WA, dll.
3 bulan terakhir
Kegiatan utama 
Kegiatan di sini mencakup kegiatan bekerja, sekolah, mengurus rumah tangga, tidak mampu melakukan kegiatan karena cacat atau jompo dan lainnya (kursus, olahraga, rekreasi, dll.). Seminggu terakhir adalah jangka waktu 7 hari berturut-turut yang berakhir sehari sebelum tanggal pencacahan.
seminggu terakhir
Jam kerja 
Jumlah jam kerja adalah lama waktu (dalam jam) yang digunakan untuk bekerja dari seluruh pekerjaan yang dilakukan selama seminggu terakhir.
seminggu terakhir
Lapangan usaha 
Lapangan usaha/bidang pekerjaan adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/usaha/perusahaan/kantor tempat krt/art bekerja.
seminggu terakhir

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Survei

Jenis Rancangan Sampel

Multi Stage/Phase

Metode Pemilihan Sampel Stage Terakhir

Sampel probabilitas

Metode Pemilihan Sampel Probabilitas

  1. Tahap pertama, memilih nh wilcah dari Nh secara pps (Probability Proportional to Size) dengan size banyaknya rumah tangga SP2010 (Mi). Kemudian wilcah tersebut dialokasikan secara acak.Keseluruhan harus diambil sebanyak nh= 30.000 wilcah sehingga masing-masing
  2. Tahap kedua, memilih dua BS pada setiap wilcah terpilih Susenas Triwulan I, dan II, serta Triwulan I yang juga terpilih untuk Sakernas Triwulan I, yang selanjutnya dari blok-blok sensus terpilih dialokasikan secara acak satu untuk Susenas/SBH, dan satu Sakernas, atau satu BS pada setiap wilcah terpilih Triwulan IV dan Trwulan I yang untuk Susenas saja secara pps dengan size jumlah rumah tangga SP2010-RBL1.
  3. Tahap ketiga, dari setiap blok sensus terpilih untuk Susenas dipilih sejumlah rumah tangga biasa (m=10) secara sistematik berdasarkan hasil pemutakhiran listing rumah tangga SP2010-C1 dengan menggunakan Daftar VSEN11-P. Daftar nama kepala rumah tangga disusun dari Ekstrak SP2010-C1 untuk variabel nama KRT, alamat, dan tingkat pendidikan KRT, kemudian dilakukan pemutakhiran lapangan.

Rancangan Sampel

Kerangka Sampel

  1. Kerangka sampel pemilihan tahap pertama adalah daftar wilayah pencacahan (wilcah) SP2010 yang disertai dengan informasi banyaknya rumah tangga hasil listing SP2010 (Daftar RBL1), muatan blok sensus dominan (pemukiman biasa, pemukiman mewah, pemukiman kumuh), informasi daerah sulit/tidak sulit, dan klasifikasi desa/kelurahan (rural/urban).
  2. Kerangka sampel pemilihan tahap kedua adalah daftar blok sensus pada setiap wilcah terpilih.
  3. Kerangka sampel pemilihan tahap ketiga adalah daftar rumah tangga biasa tidak termasuk institutional household (panti asuhan, barak polisi/militer, penjara, dsb) dalam setiap blok sensus sampel hasil pencacahan lengkap SP2010 (SP2010-C1) yang telah dimutahirkan pada setiap menjelang pelaksanaan survei

Keseluruhan Fraksi Sampel (Overall Sampling Fraction)

n/N

Perkiraan Sampling Error

1

Unit Sampel

Rumah tangga dan anggota rumah tangga

Alokasi Sampel

-

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Rumah tangga biasa, tidak termasuk rumah tangga khusus.

Pelaksanaan Susenas Maret 2017 mencakup 300.000 rumah tangga sampel yang tersebar di seluruh provinsi dan 514 Kab/Kota di Indonesia, di mana untuk Susenas September 2017 sebanyak 75 ribu rumah tangga.

Cakupan Responden

Rumah tangga

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Wawancara langsung, Mengisi kuesioner sendiri (Swacacah)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Kuesioner dan Pedoman

Petugas Pengumpulan Data

- Staf
- KSK
- Mitra

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim5734 Orang
Pencacah16706 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Ya

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Supervisi

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri
- Subject Matter Lain
- Integrasi Pengolahan

Metode Pengolahan

- Batching
- Editing
- Coding
- Data Entri/Scan
- Verifikasi
- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

Visual Foxpro Versi 9 

Estimasi dan Analisis

Metode Estimasi yang Digunakan

  1. Design Weight; Metode estimasi yang digunakan dalam Susenas 2013 adalah metode estimasi langsung (direct estimate). Oleh karena itu, sebelum melakukan estimasi terlebih dahulu dihitung design weight. Design Weight atau biasa disebut Weight adalah merupakan kebalikan dari perkalian fraksi penarikan sampel antar tahap penarikan sampel.
  2. Trimming Weight; Design weight yang tercantum pada butir 1) adalah merupakan original weight. Setelah penghitungan weight, langkah berikutnya adalah memeriksa distribusi weight. Apabila terdapat weight yang ekstrim (pencilan), meskipun hanya mempengaruhi porsi kecil dari sampel, namun dapat mengakibatkan peningkatan varians yang cukup substansial. Hal yang biasa dilakukan adalah memangkas (trimming) weight yang nilainya ekstrim menjadi nilai yang masih dapat ditoleransi dalam rangka membatasi estimasi varians dan secara bersamaan mencegah dominasi sejumlah kecil unit sampel terhadap keseluruhan estimasi.
  3. Estimasi Karakteristik Rumah Tangga; Dengan menjumlahkan faktor pengali seluruh rumah tangga sampel pada strata h, maka akan diperoleh estimasi total rumah tangga strata h.
  4. Estimasi Karakteristik Individu (penduduk); unit pengamatan individu (penduduk) dalam setiap rumah tangga sampel dibedakan menurut jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan.

Komposisi dan Penimbang

FWT

Metode Analisis

Analisis deskriptif

Unit Analisis

Nasional dan Provinsi

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Ya

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Imputasi

Peningkatan Kualitas Data

Menambahkan rincian pertanyaan pada kuesioner

Keterbandingan Data

Antar wilayah dan antar waktu

Metode Revisi Data

Perbaikan data yang tidak konsisten dan pemeriksaan ulang data non respon

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Rekomendasi untuk yang akan datang

-

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Nama Data Mikro

Susenas Maret 2017
Susenas September 2017

Ketersediaan data mikro

Dari tahun 2017

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

Displaying 1-10 of 22 results.
Rata-rata konsumsi Kalori per kapita sehari - Dengan Makanan jadi
Yaitu jumlah konsumsi kalori dari seluruh komoditi pangan yang dikonsumsi penduduk di satu wilayah dibagi dengan jumlah penduduk. Secara teknis, rata-rata konsumsi kalori perkapita sehari adalah konsumsi semua anggota rumah tangga selama seminggu dibagi 7 hari dikalikan dengan konversi kalori dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga
Rata-rata konsumsi Kalori per kapita sehari - Tanpa Makanan jadi
Yaitu jumlah konsumsi kalori dari komoditi bahan makanan yang dikonsumsi penduduk di satu wilayah dibagi dengan jumlah penduduk. Secara teknis, rata-rata konsumsi kalori perkapita sehari adalah konsumsi semua anggota rumah tangga selama seminggu dibagi 7 hari dikalikan dengan konversi kalori dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga
Persentase Rumah Tangga dengan Air Minum Layak
Air minum yang berkualitas (layak) adalah air minum yang terlindung meliputi air ledeng (keran), keran umum, hydrant umum, terminal air, penampungan air hujan (PAH) atau mata air dan sumur terlindung, sumur bor atau sumur pompa, yang jaraknya minimal 10 m dari pembuangan kotoran, penampungan limbah dan pembuangan sampah. Tidak termasuk air kemasan, air dari penjual keliling, air yang dijual melalui tanki, air sumur dan mata air tidak terlindung. Proporsi rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap air minum layak adalah perbandingan antara rumah tangga dengan akses terhadap sumber air minum berkualitas (layak) dengan rumah tangga seluruhnya, dinyatakan dalam persentase.
Tingkat prevalensi kontrasepsi (CPR)
Angka pemakaian kontrasepsi (CPR) adalah perbandingan antara PUS yang menjadi peserta KB aktif (peserta KB yang saat ini menggunakan salah satu alat kontrasepsi) dengan jumlah PUS, dinyatakan dalam persentase.
Persentase Perempuan Pernah Kawin yang Menggunakan Cara Modern
Peserta KB Aktif Cara Modern adalah Peserta KB yang menggunakan alat KB lain selain Cara Tradisional, yaitu mereka yang menggunakan MOW/tubektomi, MOP/vasektomi, AKDR/IUD/Spiral, Suntikan KB, Susuk KB, Pil KB, Kondom/karet KB, Intravag, dan Kondom wanita.
Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Telepon Rumah/HP/PC/Internet
Proporsi rumah tangga yang memiliki telpon rumah/ HP/ PC/ Internet/ komputer pribadi adalah perbandingan antara jumlah rumah tangga yang memiliki perangkat komputer pribadi terhadap jumlah rumah tangga secara keseluruhan, dinyatakan dalam persentase.
Distribusi Pendapatan - 20% penduduk dengan pendapatan tertinggi
Share pengeluaran dari kelompok pengeluaran 20 % tertinggi terhadap total pengeluaran
Angka Partisipasi Murni Sekolah Dasar (APM SD)
Angka partisipasi murni sekolah dasar adalah perbandingan antara murid sekolah dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Salafiah Ula dan paket A setara SD, usia 7-12 tahun, dengan penduduk usia 7-12 tahun, dinyatakan dalam persentase.
Angka Melek Huruf (AMH)
Proporsi penduduk berusia 15 tahun ke atas yang memiliki kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana dalam huruf latin, huruf arab, dan huruf lainnya (seperti huruf jawa, kanji, dll) terhadap penduduk usia 15 tahun ke atas.
Rata-rata konsumsi Protein per kapita sehari - Dengan Makanan jadi
Jumlah konsumsi protein dari seluruh komoditi pangan yang dikonsumsi penduduk di satu wilayah dibagi dengan jumlah penduduk. Secara teknis, rata-rata konsumsi protein perkapita sehari adalah konsumsi semua anggota rumah tangga selama seminggu dibagi 7 hari dikalikan dengan konversi prot





























Data mikro yang dihasilkan
Nama Data Mikro Jadwal Rilis Power of estimate Terdapat variabel perkotaan/ perdesaan Terdapat variabel jenis kelamin
Susenas Maret 2017 -10-2017 Provinsi Ya Ya
Susenas September 2017 -03-2018 Provinsi Ya Ya
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.