Kompilasi Data Indeks Pembangunan Manusia, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Konsistensi Statistik
Sektor Kegiatan : Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Konsistensi Statistik

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Analisis Statistik

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Analisis Statistik

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Analisis Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Analisis Statistik

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Pembangunan manusia sebagai ukuran kinerja pembangunan secara keseluruhan dibentuk melalui pendekatan tiga dimensi dasar, yaitu umur panjang dan hidup sehat; pengetahuan; dan standar hidup layak. Semua indikator yang merepresentasikan ketiga dimensi ini terangkum dalam satu nilai tunggal, yaitu angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Angka IPM digunakan untuk mengetahui peta pembangunan manusia baik pencapaian, posisi, maupun disparitas antardaerah. Dengan demikian, maka diharapkan setiap daerah dapat terpacu untuk berupaya meningkatkan kinerja pembangunan melalui peningkatan kapasitas dasar penduduk.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

1. Mendapatkan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/penduduk). 2. Mendapatkan indikator untuk menentukan peringkat atau level pembangunan suatu wilayah/negara. 3. Mendapatkan data strategis sebagai ukuran kinerja pemerintah. 4. Mendapatkan data strategis sebagai salah satu alokator penentuan Dana Alokasi Umum (DAU).

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Sejak tahun 1993 BPS telah menghitung angka IPM di tingkat nasional dan provinsi, sedangkan IPM kabupaten dihitung sejak tahun 1996. Sementara itu, di tingkat internasional angka IPM dihitung oleh UNDP. Sejak tahun 2004 IPM dijadikan salah satu alokator dalam penentuan DAU (Dana Alokasi Umum) selain beberapa komponen lain seperti jumlah penduduk, luas wilayah, PDRB per kapita dan indeks kemahalan konstruksi.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

-

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 01 Mar 2014
Pelaksanaan Lapangan01 Apr 2014 s.d. 15 Apr 2014
Pengolahan15 Apr 2014 s.d. 01 Aug 2014
Analisis01 Jan 2014 s.d. 31 Oct 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
No results found.

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Kompilasi

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Cakupan Responden

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Tidak

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Pengamatan (observasi)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

Petugas Pengumpulan Data

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim Orang
Pencacah Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

Penyesuaian Non Respon

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

- Sendiri

Metode Pengolahan

- Validasi
- Tabulasi

Teknologi/Aplikasi yang Digunakan

excel

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

-

Unit Analisis

-

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Tidak

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

No results found.





























Kuesioner
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.