Kompilasi Data Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Stat. Lingkungan Hidup
Sektor Kegiatan : Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Seiring dengan adanya kesadaran untuk menjalankan pembangunan berkelanjutan dibidang kelautan, kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya laut dan pesisirjuga mendapat perhatian. Oleh karena itu, sejak tahun 2004 BPS telah menyusun Statistik Sumber Daya Laut dan Pesisir (SDLP) untuk memenuhi kebutuhan data dan informasi tentang kelangsungan pembangunan berkelanjutan di wilayah laut dan pesisir.

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

Secara umum : - Menyajikan data dan informasi tentang laut dan pesisr di indonesia, - Menjadi bahan masukan bagi para pengambil kebijakan dalam merencanakan, mengevaluasi dan menentukan program terkait laut dan pesisir, - Menjadi sumber data dan informasi bagi masyarakat luas terkait laut dan pesisir, Secara khusus : Menyajikan isu terkait laut dan pesisir, kondisi fisik, sumber daya yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui, jasa kelautan dan keadaan sosial ekonomi masyarakat pesisir.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Publikasi SDLP diterbitkan sejak tahun 2004 hingga sekarang. Pada awal publikasi SDLP hanya beberapa provinsi saja yang ditampilkan, karena keterbatasan data yang ada. Seiring berjalannya waktu publikasi dapat menampilkan data dari semua provinsi di Indonesia.

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

Publikasi SDLP belum mengacu pada kerangka kerja/framework yang sudah baku. Berkaitan dengan hal tersebut, publikasi ini menggunakan kerangka kerja analisis lingkungan dan sosial-ekonomi di kawasan pesisir dan laut yang dipublikasikan oleh Rokhmin Dahuri.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

1. Bengen , D.G. 2000. Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem mangrove. Pusat Kajian Sumber daya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor; 2. Bengen, D.G. 2001. Sinopsis ekosistem dan Sumberdaya Alam Pesisir dan Laut . Pusat Kajian Sumber daya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor; 3. Bengen, D.G. 2002. Keterkaitan Antar Ekosistem Pesisir dan Laut. Pusat Kajian Sumber daya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor; 4. Dahuri, R. Et al. (1996). Pengelolaan Sumberdaya Wilayah dan pesisir dan Lautan Secara Terpadu. Jakarta: Pradnya Paramita; 5. Dahuri R, Rais j, Sapta P.G., sitepu M. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara terpadu (Edisi Zrevisi). Jakarta: Saptodadi; 6. Dahuri, D.2002. Membangun kembali Perekonomian Indonesia Melalui Sektor Perikanan dan Kelautan. LISPI jakarta; 7. Dahuri, D. 2009. Pembangunan Berbasis Kelautan dan Kepulauan. 1 Agustus 2009; 8. FAO, 2007. The World’s mangroves 1980-2005; 9. Supriharyono.2007. Konvensi ekosistem Sumberdaya Hayati di Wilayah Pesisir dan Laut tropis. Jakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 31 Mar 2014
Pelaksanaan Lapangan01 Apr 2014 s.d. 31 Jul 2014
Pengolahan01 May 2014 s.d. 31 Jul 2014
Analisis01 Feb 2014 s.d. 30 Sep 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Budidaya Laut 
adalah cara pemeliharaan hewan dan tumbuhan laut seperti berbagai jenis ikan laut, udang-udangan, kerang-kerangan dan berbagai jenis rumput laut, di suatu tempat dengan menggunakan metode tertentu.
Setahun yang lalu
Sumber daya pesisir 
adalah sumber daya alam,sumber daya buatan, dan jasa-jasa lingkungan yang terdapat di wilayah pesisir. Sumber daya alam terdiri atas sumber daya hayati dan non hayati. Sumber daya hayati antara lain ikan, rumput laut, padanglamun, hutan mangrove, dan terumbu karang, biota perairan; sedangkan sumber daya non hayati terdiri dari lahan pasir, permukaan air, sumber daya di airnya, dan di dasar laut seperti minyak dan gas, pasir, timah, dan mineral lainnya.
Setahun yang lalu
Perikanan 
Perikanan mencakup semua kegiatan yang berhubungan dengan pengelolaan dan pemanfaatansumber dayaikan dan lingkungannya mulai dari praproduksi,produksi, pengolahan sampai dengan pemasaran yang dilaksanakan dalam suatu sistem bisnis perikanan.
Setahun yang lalu
Kepulauan 
adalah gugusan pulau, termasuk bagian pulau, perairan diantaranya, dan wujud alamiah lainnya yang satu sama lainnya mempunyai hubungan erat, satu kesatuan geografis, ekonomis, dan politis yang hakiki, dan secara historis dianggap demikian.
Setahun yang lalu
Terumbu Karang 
adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhanalga yang disebut zooxanhellae.
Setahun yang lalu

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Kompilasi

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Instansi terkait Lingkungan Hidup

Cakupan Responden

Instansi terkait Lingkungan Hidup: Kementerian Kelautan dan Perikanan; Kementerian Dalam Negeri; Kementerian Kehutanan; Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional; Lembaga Ilmu PengetahuanIndonesia; Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral; Kementerian Perhubungan; Kementerian Lingkungan Hidup; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Pengamatan (observasi)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

dummy tabel

Petugas Pengumpulan Data

- Staf

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim0 Orang
Pencacah0 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit

Penyesuaian Non Respon

Tidak Ada Penggantian Sampel

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

Metode Pengolahan

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Unit Analisis

-

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Peningkatan Kualitas Data

mengganti beberapa data yang sifatnya monoton dengan data yang lebih mempunyai makna dibanding sebelumnya, Contohnya yaitu mengganti data produksi sumber daya ikan dengan data eksploitasi sumber daya ikan dan meringkas jenis ikan berdasarkan ikan-ikan yang mengalami eksploitasi

Keterbandingan Data

beberapa data dibandingkan setiap tahun, tetapi ada pula data yang tidak bisa dibandingkan, tergantung ketersediaan data sekunder dari instansi subject matter

Metode Revisi Data

konfirmasi kebenaran data dengan instansi subject matter

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Ya

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

-

Penyimpanan Data

CD
Flashdisk
Harddisk

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

No results found.





























Kuesioner
 
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.