Kompilasi Data Indikator Pembangunan Berkelanjutan, 2014

Tahun Kegiatan
2014
Produsen : Subdit. Stat. Lingkungan Hidup
Sektor Kegiatan : Sosial dan Kesejahteraan Rakyat
Sumber Dana : APBN
Metadata : Dokumentasi dalam PDF

Penanggung Jawab Kegiatan

Penyelenggara

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Masalah Teknis

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Metode Pengumpulan Data

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Metode Pengolahan Data

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Penanggung Jawab Diseminasi Data

Direktorat Diseminasi Statistik

Penanggung Jawab Sumber Dana

Subdit. Stat. Lingkungan Hidup

Informasi Pengumpulan Data

Penjelasan Umum

Sejak tahun 2002, BPS telah menyusun Indikator Pembangunan Berkelanjutan (IPB) yang menggambarkan kondisi pembangunan yang berwawasan lingkungan secara berkelanjutan. Indikator ini merupakan implementasi kesepakatan dunia yang digagas oleh komisi khusus PBB yang menangani masalah pembangunan dan lingkungan yaitu World Commision on Environment and Development (WCED).

Tujuan dan Manfaat Kegiatan

- Menyajikan data dan informasi mengenai indikator-indikator pembangunan berkelanjutan sebagaimana direkomendasikan oleh Komisi Pembangunan Berkelanjutan PBB, - Sebagai masukan bagi penyusunan kebijakan.

Frekuensi Kegiatan

Tahunan

Riwayat Kegiatan

Publikasi IPB diterbitkan sejak tahun 2002 hingga sekarang dengan menggunakan framework yang diterbitkan oleh UN-CSD (United Nation Commission on Sustainable Development).

Perubahan yang terjadi dari kegiatan sebelumnya

1. Publikasi IPB tahun 2002 belum menampilkan data sesuai indikator dan variable dalam kerangka kerja yang diterbitkan UN-CSD 1995, tetapi hanya menampilkan variable dan indikator yang perlu ditampilkan (hasil terjemahan CSD 1995); 2. Pada tahun 2005, publikasi IPB menggunakan kerangka kerja FSR (force state response) oleh CSD tahun 2001 yang tersaji ke dalam 58 indikator yang tertuang dalam kerangka kebijakan yang berorientasi tema dan sub tema; 3. Pada tahun 2010, publikasi IPB mengikuti perkembangan dari Indikator Pembangunan Berkelanjutan yang direvisi oleh CSD pada tahun 2007 dan mengacu pada MDGs yang tertuang ke dalam 14 tema yaitu: 1) Kemiskinan, 2) Pemerintahan, 3) Kesehatan, 4) Pendidikan, 5) Demografi, 6) Bencana Alam, 7) Atmosfer, 8) Lahan, 9) LautdanPantai, 10) Air Bersih, 11) Keanekaragaman Hayati, 12) Pembangunan Ekonomi, 13) Kerjasama Ekonomi Global, dan 14) Pola Konsumsi dan Produksi.

Frekuensi Pengumpulan Data

- Tahunan

Tipe Pengumpulan Data

Longitudinal dan Cross Sectional

Referensi yang Digunakan

1. Asian Development Bank. 2002. Handbook on Environment Statistics. Manila; 2. Badan Pusat Statistik. 1997. Asian Development Bank dan Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup.Framework for the Development of Environmant Statistics. Jakarta; 3. Dahuri R, Rais J, Sapta P.G.,Sitepu M. 2001. Pengelolaan Sumber daya Wilayah Pesisir dan Lautan Secara terpadu (Edisi Revisi). Jakarta: Saptodadi; 4. United Nations-DESA. 1996. Indicators of Sustainable Development: Guidelines and Methodologies. New York; 5. United Nations-CSD. 2001. Indicators of Sustainable Development: Framework and Methodologies. New York; 6. United Nations. October 2007. Indicators of Sustainable Development: Guidelines and Methodologies, Third edition. New York.

Jadwal Kegiatan
Perencanaan/ PersiapanN/A s.d. 31 Mar 2014
Pelaksanaan Lapangan01 Apr 2014 s.d. 31 Jul 2014
Pengolahan01 May 2014 s.d. 31 Jul 2014
Analisis01 Feb 2014 s.d. 30 Sep 2014

Variabel Utama dan Konsep yang Digunakan

Nama Variabel Referensi Waktu
Bencana Alam 
Bencana alam adalah peristiwa atau serangkaian peristiwa yang kejadiannya tidak terduga, mengancam dan mengganggu kehidupan/penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor sehingga dapat (berpotensi) mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerugian materi (harta benda), kerusakan lingkungan, dan rasa khawatir bagi sebagian besar penduduk.
Setahun yang lalu
Kawasan Konservasi Laut 
adalah daerah pesisir dan laut yang meliputi terumbu karang, hutan mangrove, lamun, atau habitat lainnya, yang secara hukum dilindungi sebagian atau semua lingkungan disekitarnya.
Setahun yang lalu
Air 
merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan dan manusia, sehingga merupakan salah satu modal dasar dan faktor utama pembangunan berkelanjutan. Air merupakan komponen lingkungan hidup yang penting bagi kelangsungan hidup manusia dan mahluk lainnya. Air perlu dilestarikan melalui pengelolaan kualitas dan pengendalian pencemaran dengan memperhatikan keseimbangan ekologisnya untuk kepentingan generasi saat ini dan akan datang.
Setahun yang lalu
Keanekaragaman hayati 
dapat diartikan sebagai keragaman berbagai makhluk hidup mulai dari hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme termasuk gen yang dimiliki serta ekosistem yang menjadi lingkungan hidupnya.
Setahun yang lalu
Pola Produksi dan konsumsi yang berkelanjutan 
adalah pola atau mekanisme sistematik yang mengatur produksi dan konsumsi suatu produk sehingga benar-benar mengikuti kaidah-kaidah yang menjamin keseimbangan ekosistem dan kesinambungan khususnya sumber daya alam
Setahun yang lalu

Metodologi

Cara Pengumpulan Data

Kompilasi

Rancangan Sampel

Cakupan Wilayah

Seluruh kabupaten/kota

Unit Observasi

Instansi terkait dengan lingkungan hidup

Cakupan Responden

Instansi terkait dengan lingkungan hidup, seperti Kementerian ESDM dan Kementerian Kehutanan

Menggunakan data sekunder dari unit kerja/instansi lain

Ya

Pengumpulan Data

Metode Pengumpulan Data

Pengamatan (observasi)

Melakukan Pilot Study

Tidak

Instrumen yang Digunakan

dummy tabel

Petugas Pengumpulan Data

- Staf

Jumlah Petugas Pengumpulan Data
Pengawas/Kortim0 Orang
Pencacah0 Orang
Mengadakan Pelatihan Petugas

Tidak

Metode untuk mengetahui kinerja pengumpulan data

- Revisit

Penyesuaian Non Respon

Lainnya

Pengolahan Data

Unit Kerja yang Melakukan Pengolahan

Metode Pengolahan

Estimasi dan Analisis

Metode Analisis

Unit Analisis

Provinsi

Ada unit kerja lain yang menggunakan data ini

Tidak

Kualitas dan Interpretasi Data

Perlakuan terhadap outlier, secara umum

Lainnya

Peningkatan Kualitas Data

mengganti beberapa indikator yang sesuai dengan kondisi Indonesia

Keterbandingan Data

beberapa data dibandingkan setiap tahun, tetapi ada pula data yang tidak bisa dibandingkan, tergantung ketersediaan data sekunder dari instansi subject matter

Metode Revisi Data

konfirmasi kebenaran data dengan instansi subject matter

Evaluasi

Melakukan Studi Evaluasi

Ya

Diseminasi Publikasi

Diseminasi Data Mikro

Ketersediaan data mikro

Dari tahun

Dokumentasi

Kuesioner

-

Penyimpanan Data

CD
Flashdisk
Harddisk

Kode Label Pertanyaan Domain Value

Indikator dan Konsep yang Digunakan

No results found.





























Kuesioner
 
Metadata kegiatan statistik sektoral/khusus yang tersedia merupakan hasil penghimpunan tahun 2018. Metadata sebelumnya dapat diakses melalui SIRuSa 2014.
Copyright © 2019 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.