Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Produk Administrasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Produk Administrasi Standar Pelayanan Minimal (SPM)
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraBiro Tata Pemerintahan Setda Aceh
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. T.Nyak Arief No.219, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Aceh 23114.
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | tapem@acehprov.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Sekda Aceh |
| Eselon 2: | Kepala Biro Tata Pemerintahan |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Ali Al Fata |
| Jabatan: | Kepala Biro Tapem |
| Alamat: | Banda Aceh |
| Telepon: | - |
| Faksimile: | - |
| Email: | tapem@gmail.com |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang Kegiatanpenyapan data Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Publik dikelola oleh Biro Tata Pemerintahan Aceh untuk mengalamatkan dinas pengelola masing2 indikator pada standar data statistik. biro Tapem menggunakan data tersebut sebagai capaian kinerja masing2 dinas.
Tujuan Kegiatan
untuk mendapatkan gambaran capaian kinerja masing2 dinas dari indikator2 yang dihasilkannya
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-08-01 s.d. 2024-12-31
Desain
2024-09-01 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-01 s.d. 2025-03-31
Pengolahan Data
2025-02-03 s.d. 2025-04-22
Analisis
2025-04-14 s.d. 2025-04-29
Diseminasi Hasil
2025-04-29 s.d. 2025-05-07
Evaluasi
2025-05-07 s.d. 2025-06-27
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Bencana | Bencana | Jumlah Kejadian Bencana | selama tahun 2024 |
| Jumlah Korban Bencana | Korban Bencana | Jumlah jiwa yang menjadi korban Bencana | selama tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| ACEH | SIMEULUE |
| ACEH | ACEH SINGKIL |
| ACEH | ACEH SELATAN |
| ACEH | ACEH TENGGARA |
| ACEH | ACEH TIMUR |
| ACEH | ACEH TENGAH |
| ACEH | ACEH BARAT |
| ACEH | ACEH BESAR |
| ACEH | PIDIE |
| ACEH | BIREUEN |
| ACEH | ACEH UTARA |
| ACEH | ACEH BARAT DAYA |
| ACEH | GAYO LUES |
| ACEH | ACEH TAMIANG |
| ACEH | NAGAN RAYA |
| ACEH | ACEH JAYA |
| ACEH | BENER MERIAH |
| ACEH | PIDIE JAYA |
| ACEH | KOTA BANDA ACEH |
| ACEH | KOTA SABANG |
| ACEH | KOTA LANGSA |
| ACEH | KOTA LHOKSEUMAWE |
| ACEH | KOTA SUBULUSSALAM |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Lainnya : observasi mendalam
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : dinas/lembaga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit), Lainnya : konfirmasi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 2
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : DInas/SKPA
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Provinsi, Lainnya : Dinas/SKPA
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-07-03;
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Ukuran kualitas Air Minum dengan parameter yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang menyelenggarakan urusan Kesehatan.
-
Fasilitas sosial dan fasilitas umum yang dimiliki oleh warga negara yang mendukung ketenteraman, ketertiban umum, serta pelindungan masyarakat
-
Menunjukkan apakah rumah tangga telah menerima layanan atau bantuan tertentu dari program pemerintah
-
kedudukan hukum yang menunjukkan pihak yang memiliki atau menguasai sebidang tanah beserta jenis hak yang melekat padanya
-
Jenis unit pelayanan satu kesatuan sarana dan prasarana penyediaan Air Minum Kabupaten kota
-
Proses pemulihan dan pengembangan kemampuan sosial individu agar dapat menjalankan fungsi sosialnya secara wajar di masyarakat
-
Tingkat pendidikan yang dicapai seseorang setelah mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi pada jenjang pendidikan tertinggi yang diikutinya dengan mendapatkan tanda tamat sekolah (ijazah).
-
Keadaan kepemilikan atas rumah yang ditempati
-
Keadaan bangunan rumah dilihat dari aspek struktur, bahan bangunan, dan kelayakan untuk ditinggali.
-
Ukuran tingkat kerusakan pada rumah berdasarkan kondisi struktural dan kelayakan huni.
-
Status kepemilikan atas rumah yang ditempati
-
Kondisi setiap fasilitas sosial dan fasilitas umum serta aset yang mendukung ketenteraman, ketertiban umum, serta pelindungan masyarakat.
-
Jenis pelayanan dalam rangka penyediaan barang dan/atau jasa kebutuhan dasar yang berhak diperoleh oleh setiap warga negara secara minimal
-
Kondisi sarana dan prasarana adalah ukuran kualitas dan keberfungsian fasilitas fisik yang digunakan dalam pelayanan publik atau kegiatan tertentu, yang dinilai berdasarkan ketersediaan, kelayakan fisik, fungsi operasional, serta kepatuhan terhadap standar teknis dan peraturan yang berlaku.
-
Keadaan finansial atau tingkat kesejahteraan rumah tangga.
-
Tingkat atau keadaan yang kebutuhan dasar seorang penyandang disabilitas atau anak terlantar tidak terpenuhi, tidak terawat, dan tidak terurus, sehingga mempengaruhi kesejahteraan dan kemampuan mereka untuk berfungsi secara optimal dalam masyarakat
-
Klasifikasi derajat atau tingkat keparahan disabilitas yang dialami individu, mulai dari ringan, sedang, hingga berat, yang memengaruhi kemampuan dan kebutuhan pelayanan disabilitas
-
Jenis alat atau perangkat yang digunakan langsung untuk pelaksanaan kegiatan serta infrastruktur atau fasilitas pendukung yang mendukung operasional kegiatan
-
Klasifikasi jenis-jenis disabilitas yang dialami individu, meliputi fisik, mental, intelektual dan sensorik
-
Penggolongan seseorang secara fisiologis yang ditandai dengan ciri-ciri fisik tertentu.
Indikator Kegiatan
-
Alat dan bahan pengambilan spesimen berupa tabung urin yang digunakan untuk membantu penegakan diagnosis berdasarkan laboratorium
-
Jumlah unit atau fasilitas asrama yang tersedia dan mudah diakses oleh masyarakat tuna sosial, khususnya gelandangan dan pengemis, di daerah yang sudah memiliki panti gelandangan dan pengemis.
-
banyaknya fasilitas asrama atau tempat tinggal yang tersedia dan dapat diakses dengan mudah oleh anak-anak terlantar di panti sosial di suatu daerah.
-
Banyaknya total kebutuhan atau layanan makanan yang disediakan untuk anak-anak terlantar dari daerah tanpa panti anak, yang dirujuk dan mendapatkan pelayanan di panti masyarakat atau panti sosial lainnya.
-
Banyaknya alat pemeriksaan fisik berupa stetoskop yang tersedia atau digunakan dalam suatu fasilitas pelayanan kesehatan untuk membantu penegakan diagnosis
-
Persentase pemenuhan indikator layanan minimal pendidikan di satuan pendidikan atau lembaga yang menyelenggarakan layanan inklusif
-
Banyaknya materi ajar yang disediakan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik berdasarkan ragam disabilitas yang mereka miliki di satuan pendidikan khusus.
-
Banyaknya bantuan sandang yang diberikan kepada lanjut usia berusia 60 tahun ke atas yang tinggal dan mendapatkan pelayanan di dalam panti lanjut usia, sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar dan mendukung kesejahteraan mereka.
-
Banyaknya sesi bimbingan yang diberikan untuk mendukung kesehatan fisik, mental, spiritual, dan sosial penyandang disabilitas penghuni panti.
-
Upaya pembangunan baru dan/atau perbaikan rumah tinggal bagi korban bencana agar memenuhi standar rumah layak huni, yaitu rumah yang memenuhi persyaratan keselamatan bangunan dan kecukupan minimum luas bangunan serta kesehatan penghuninya.
-
Banyaknya layanan bimbingan yang diberikan kepada anak-anak terlantar di panti sosial untuk mengembangkan keterampilan hidup sehari-hari agar mereka mampu mandiri dan berfungsi dengan baik dalam kehidupan sosial.
-
Jumlah layanan permakanan (bantuan makanan siap konsumsi atau bahan makanan) yang disediakan untuk individu gelandangan dan pengemis (gepeng) di daerah yang belum memiliki panti khusus gepeng, dan dialihkan (dirujuk) penanganannya ke panti masyarakat sebagai alternatif layanan.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan pelayanan kesehatan ibu, pelayanan kesehatan anak, dan pelayanan kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana.
-
Ketersediaan jumlah guru Aparatur Sipil Negara (ASN)
-
Jumlah paket pakaian atau bantuan sandang yang diberikan kepada korban bencana di tingkat provinsi selama dan setelah masa tanggap darurat bencana.
-
Rekapitulasi jumlah Kabupaten/Kota yang mendapat Pembinaan, Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten/Kota
-
Banyaknya paket kit yang diberikan kepada lanjut usia (lansia), baik laki-laki maupun perempuan, berisi kebutuhan dasar untuk mendukung kesehatannya.
-
Pelayanan kesehatan bagi penduduk pada kondisi Kejadian Luar Biasa (KLB) Daerah adalah segala bentuk upaya pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat yang terdampak situasi KLB, baik disebabkan oleh wabah penyakit menular, bencana alam, maupun krisis kesehatan lainnya, yang dilaksanakan oleh....
-
Persentase penduduk usia sekolah yang sedang bersekolah terhadap total penduduk usia tersebut.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang melakukan pekerjaan kefarmasian yang terdiri atas apoteker dan tenaga teknis kefarmasian pada wilayah dan periode waktu tertentu.
-
Jumlah kepala keluarga yang berdomisili di wilayah dengan risiko bencana menengah hingga tinggi.
-
Banyaknya paket kit yang diberikan kepada wanita usia subur (WUS), berisi perlengkapan dasar untuk mendukung kesehatan reproduksi dan personal hygiene.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan berdasarkan kompetensi untuk melakukan asuhan keperawatan serta tindakan kolaborasi keperawatan dengan tenaga kesehatan lain sesuai kualifikasinya.
-
Jumlah dana bantuan keuangan yang diberikan oleh pemerintah daerah provinsi kepada pemerintah daerah kabupaten/kota sebagai bagian dari program pembinaan dan pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) di wilayah kabupaten/kota terkait. Dana ini digunakan untuk mendukung kegiatan pengelolaan....
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memenuhi kualifikasi bidang entomologi.
-
Jumlah penyediaan makanan atau paket makanan yang diberikan kepada korban bencana di tingkat provinsi selama dan setelah masa tanggap darurat bencana sebagai bentuk perlindungan sosial.
-
Iklim lingkungan belajar yang inklusif memastikan agar keragaman latar belakang dan kebutuhan belajar anak terakomodasi
-
Banyaknya kesempatan atau fasilitas yang tersedia bagi lanjut usia berusia 60 tahun ke atas di dalam panti untuk memperoleh layanan pengasuhan yang disediakan oleh keluarga pengganti, guna mendukung kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan sosial mereka.
-
Jumlah wilayah administratif (desa/kelurahan, kecamatan, atau kabupaten/kota) yang berada dalam zona risiko bencana.
-
Banyaknya individu penyandang disabilitas yang tinggal atau menerima layanan di dalam panti sebagai penghuni atau penerima manfaat.
-
Jumlah PNS yang telah mendapatkan sertifikasi sebagi penyidik
-
Banyaknya lulusan pendidikan kedokteran yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatan penyakit dalam.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang gizi yang terdiri dari nutrisionis dan dietisien sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
-
Jumlah kunjungan atau interaksi yang dilakukan oleh keluarga pengganti dalam memberikan layanan pengasuhan kepada lanjut usia (lansia) yang tinggal di dalam panti sosial selama periode tertentu.
-
Kondisi lingkungan sekolah yang terbuka terhadap perbedaan dan mampu memfasilitasi murid dengan disabilitas serta Cerdas Istimewa dan Berbakat Istimewa (CIBI).
-
layanan dasar yang diberikan kepada anak-anak yang terlantar dan tinggal di panti sosial, meliputi pemenuhan kebutuhan fisik, mental, sosial, serta pengasuhan guna memulihkan, penyediaan sandang, permakanan, dan asrama, serta mengembangkan kemampuan mereka agar dapat berfungsi secara wajar dalam masyarakat.
-
Banyakkan penghuni panti disabilitas yang dikelompokkan berdasarkan kategori usia, untuk mengetahui distribusi umur penghuni.
-
Banyaknya tenaga kesehatan yang memenuhi kualifikasi bidang kesehatan lingkungan, mencakup tenaga lingkungan, entomolog kesehatan, dan mikrobiolog kesehatan.
-
Jumlah lansia (usia = 60 tahun) yang tinggal di panti lanjut usia, dikelompokkan berdasarkan jenis permasalahan sosial atau kondisi yang menyebabkan mereka memerlukan perawatan dan layanan sosial di panti.
-
Banyaknya total jumlah kebutuhan atau layanan makanan yang disediakan untuk anak-anak yang tinggal di panti sosial di suatu daerah.
-
Jumlah lansia (usia = 60 tahun) yang tinggal secara menetap dan tercatat sebagai penghuni di panti lanjut usia, diklasifikasikan menurut lokasi administratif kabupaten/kota tempat panti berada dalam suatu periode waktu tertentu.
-
Banyaknya penghuni panti yang merupakan anak terlantar berusia 6 sampai 18 tahun, yaitu anak yang kehilangan hak asuh atau mengalami penelantaran dan perlakuan salah, yang mendapatkan rehabilitasi sosial di panti untuk memulihkan fungsi sosialnya, yang dikelompokkan berdasarkan kondisi keterlantaran....
-
Jumlah penerima perlindungan sosial dan jaminan sosial yang diberikan kepada korban bencana selama dan setelah tanggap darurat bencana di tingkat provinsi, termasuk bantuan langsung, rehabilitasi, dan pemulihan sosial-ekonomi.
-
Jumlah Pembinaan, Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten/Kota
-
Banyaknya alat bantu yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan fungsional penyandang disabilitas penghuni panti, seperti kursi roda, tongkat, dan alat bantu dengar.
-
Representasi spasial dalam bentuk peta yang menggambarkan tingkat risiko bencana di suatu wilayah yang digunakan untuk perencanaan penanggulangan bencana.
-
Banyaknya individu gelandangan dan pengemis di dalam panti yang mendapatkan akses terhadap layanan pendidikan formal (sekolah) maupun nonformal (kejar paket, kursus, pelatihan keaksaraan) sebagai bagian dari program rehabilitasi sosial.
-
Banyaknya penyediaan bantuan permakanan yang diberikan kepada lanjut usia, yaitu mereka yang berusia 60 tahun ke atas, di daerah yang belum memiliki panti lanjut usia, sebagai bagian dari layanan sosial dasar yang dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, terutama dalam situasi darurat....
-
Banyaknya penghuni panti yang merupakan anak terlantar berusia 6 sampai 18 tahun, yaitu anak yang kehilangan hak asuh atau mengalami penelantaran dan perlakuan salah, yang mendapatkan rehabilitasi sosial di panti untuk memulihkan fungsi sosialnya, yang dikelompokkan berdasarkan tingkat pendidikan formal....
-
Banyaknya individu yang berstatus sebagai gelandangan dan pengemis yang berada dalam pembinaan atau penampungan di panti sosial pada periode tertentu.
-
Ukuran statistik yang menunjukkan seberapa merata distribusi guru di seluruh satuan pendidikan.
-
Banyaknya paket kit yang diberikan kepada bayi baru lahir, berisi perlengkapan dasar untuk perawatan bayi dalam masa awal kehidupan (0–28 hari).
-
Banyaknya layanan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk penyandang disabilitas penghuni panti agar memiliki identitas kependudukan yang sah.
-
Banyaknya layanan atau fasilitasi administrasi kependudukan yang disediakan bagi gelandangan dan pengemis dalam panti, meliputi pembuatan NIK, KTP, Akta Kelahiran, Surat Nikah, dan/atau Kartu Identitas Anak, guna mendukung hak sipil dan akses pelayanan dasar.
-
Jumlah individu dari kelompok rentan yang tinggal di wilayah dengan tingkat risiko bencana tinggi.
-
Banyaknya penyandang disabilitas terlantar yang tinggal di dalam panti sosial dan masuk dalam kategori yang membutuhkan layanan rehabilitasi sosial sesuai dengan kriteria kelayakan dan kebutuhan layanan dasar yang telah ditetapkan oleh lembaga atau instansi penyelenggara.
-
Banyaknya paket kit yang diberikan kepada penyandang disabilitas, baik laki-laki maupun perempuan, berisi kebutuhan dasar yang disesuaikan dengan kebutuhannya.
-
Ukuran kuantitas Air minum dengan parameter sesuai dengan kebutuhan pokok minimal sehari-hari sejumlah 60 liter/orang/hari melalui SPAM.
-
Banyaknya gelandangan dan pengemis penghuni panti yang dipulangkan kembali ke daerah asalnya sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial dan pemulihan fungsi sosial.
-
standar teknis terkait standar jumlah dan kualitas personil/sumber daya manusia sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
-
Ketersediaan buku teks pelajaran sesuai kurikulum yang berlaku (misalnya Kurikulum Merdeka atau Kurikulum 2013), baik dalam bentuk cetak maupun digital, untuk semua mata pelajaran utama di setiap tingkat kelas.
-
Jumlah satu kesatuan sarana dan prasarana penyediaan Air Minum Kabupaten/kota
-
banyaknya pakaian dan kebutuhan sandang lain yang disediakan untuk anak-anak terlantar yang tinggal di panti sosial guna memenuhi kebutuhan dasar mereka.
-
Banyaknya perbekalan kesehatan yang disediakan di dalam panti sosial untuk mendukung pemulihan dan kesejahteraan penghuni yang mengalami disfungsi sosial.
-
banyaknya layanan yang diberikan untuk membantu anak-anak terlantar di panti sosial dalam upaya menemukan dan menghubungkan kembali dengan keluarga asal mereka.
-
Jumlah individu yang bertempat tinggal di wilayah dengan potensi atau risiko tinggi terhadap bencana alam.
-
Jumlah individu atau rumah tangga yang menerima layanan fasilitasi penggantian hak atas tanah dan/atau bangunan akibat program relokasi pemerintah.
-
Banyaknya kegiatan atau sesi pembinaan yang diberikan kepada gelandangan dan pengemis di dalam panti yang berfokus pada penguasaan keterampilan dasar seperti kebersihan diri, memasak sederhana, mencuci, dan etika sosial sehari-hari.
-
Banyaknya layanan bimbingan yang diberikan kepada lanjut usia berusia 60 tahun ke atas di dalam panti, meliputi aspek fisik, mental, dan spiritual, guna mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas hidup mereka secara menyeluruh.
-
Warga negara yang menerima pelayanan pengobatan yang diberikan kepada individu atau kelompok yang terluka atau mengalami gangguan kesehatan dalam radius 50 meter dari lokasi penegakan perda dan perkada
-
Bagian dari populasi tenaga kependidikan non-guru, seperti tenaga administrasi sekolah, laboran, dan staf layanan lainnya pada jenjang pendidikan luar biasa yang tersedia yang memenuhi kualifikasi akademik minimal SMA atau sederajat sesuai standar yang ditetapkan oleh lembaga pemerintah yang berwenang....
-
Banyaknya alat pemeriksaan fisik berupa termometer badan yang tersedia atau digunakan dalam suatu fasilitas pelayanan kesehatan untuk membantu penegakan diagnosis
-
Banyaknya pakaian dan perlengkapan sandang yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan dasar penyandang disabilitas penghuni panti.
-
Banyaknya cryotube yang tersedia, digunakan, atau didistribusikan dalam suatu wilayah dalam periode waktu tertentu.
-
Jumlah kunjungan atau interaksi yang dilakukan oleh keluarga pengganti dalam memberikan layanan pengasuhan kepada lanjut usia (lansia) yang tinggal di dalam panti sosial selama periode tertentu.
-
Banyaknya fasilitas asrama yang tersedia dan mudah dijangkau di daerah yang belum memiliki panti lanjut usia, dengan pelayanan yang merujuk ke panti masyarakat sebagai alternatif, guna mendukung kesejahteraan lanjut usia berusia 60 tahun ke atas.
-
Jumlah lansia (usia = 60 tahun) yang tinggal di panti lanjut usia, diklasifikasikan menurut kondisi kesehatan fisik dan/atau mental yang tercatat selama periode pencatatan.
-
Banyaknya vtm yang tersedia, digunakan, atau didistribusikan dalam suatu wilayah dalam periode waktu tertentu.
-
Mengukur jumlah unit dari perlengkapan tersebut yang tersedia dan berfungsi.
-
Banyaknya alat dan bahan pengambilan spesimen berupa media amies yang digunakan untuk membantu penegakan diagnosis berdasarkan laboratorium
-
Jumlah layanan permakanan (penyediaan makanan pokok dan tambahan) yang diberikan oleh panti lanjut usia kepada para lansia yang tinggal atau menerima layanan dari panti di daerah yang telah memiliki panti lanjut usia.
-
Jumlah penyediaan layanan pemenuhan kebutuhan makanan (permakanan) bagi anak-anak yang berasal dari daerah yang belum memiliki panti anak, dan yang dirujuk untuk mendapatkan layanan pengasuhan di panti masyarakat terdekat.
-
Banyaknya penghuni panti sosial yang dikelompokkan menurut jenis disabilitas yang dimiliki, seperti fisik, mental, intelektual, sensorik dan lain-lain.
-
Banyaknya orang yang mengalami kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis, dan meninggal dunia akibat kecelakaan, bencana, dan/atau kondisi membahayakan manusia.
-
Jumlah guru penggerak pada jenjang sekolah.
-
Jumlah penduduk di wilayah rawan bencana berdasarkan kelompok usia.
-
Banyaknya kabupaten/kota, sebagai unit wilayah administratif
-
Banyaknya anak terlantar di panti sosial yang mendapatkan kesempatan atau fasilitas untuk mengikuti layanan pendidikan formal maupun nonformal sesuai dengan kebutuhan mereka.
-
Banyaknya bantuan permakanan yang disediakan untuk lanjut usia berusia 60 tahun ke atas di daerah yang belum memiliki panti lanjut usia, dengan pelayanan merujuk ke panti masyarakat, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan sebagai bagian dari bantuan sosial terutama pada situasi darurat atau pascabencana.
-
Angka yang menggambarkan ketimpangan partisipasi antara penduduk yang sedang duduk di bangku sederajat secara umum, baik penduduk yang berusia sederajat maupun tidak.