Detail Metadata Indikator Statistik
Angka Putus Sekolah
| Nama Indikator | Angka Putus Sekolah |
|---|---|
| Konsep | Putus Sekolah Jenjang Pendidikan |
| Definisi | Persentase siswa/peserta didik yang putus sekolah di jenjang pendidikan tertentu |
| Interpretasi | Angka putus sekolah menunjukkan proporsi siswa yang berhenti bersekolah sebelum menyelesaikan jenjang pendidikannya. Semakin tinggi nilainya, semakin banyak siswa yang tidak melanjutkan pendidikan ke tingkat berikutnya, yang dapat mencerminkan adanya kendala seperti faktor ekonomi, jarak sekolah, atau kurangnya motivasi belajar. Sebaliknya, angka putus sekolah yang rendah menunjukkan bahwa sebagian besar siswa dapat menyelesaikan pendidikannya dengan baik, mencerminkan keberhasilan upaya pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan akses serta kesadaran terhadap pentingnya pendidikan |
| Metode Perhitungan | Angka putus sekolah dihitung dengan membandingkan jumlah siswa yang berhenti sekolah sebelum menyelesaikan jenjang pendidikannya terhadap jumlah siswa pada tahun sebelumnya, kemudian dikalikan seratus persen. |
| Rumus | $APS=\frac{Jumlahsiswayangputussekolahpadasuatujenjangpendidikan}{Jumlahsiswapadajenjangyangsamatahunsebelumnya}\times100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah Jenjang Pendidikan |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah siswa yang putus sekolah pada suatu jenjang pendidikan Jumlah siswa pada jenjang yang sama tahun sebelumnya |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Produk Administrasi Data Pokok Pendidikan (DAPODIK) Kabupaten Bangli 2025 |