Statistik Khusus

Pendahuluan

Sesuai dengan ketentuan Pasal 14 Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan Pasal 36 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang penyelenggara statistik, bahwa penyelenggaraan survei statistik khusus wajib memberitahukan sinopsis hasil survei yang diselenggarakannya kepada BPS.

Dalam Pasal 36 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik, bahwa batas waktu dan tata cara pemberitahuan sinopsis diatur lebih lanjut oleh kepala BPS.

Tujuan

Ketentuan tentang tata cara pemberitahuan sinopsis survei statistik khusus dimaksudkan agar setiap kegiatan survei yang dipublikasikan dapat direkam dalam suatu meta-database yang dapat digunakan sebagai rujukan informasi statistik yang lengkap dan bermanfaat bagi penyelenggara kegiatan statistik, dan responden.

Definisi

Statistik Khusus adalah statistik yang pemanfaatannya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan intern dari suatu instansi/perusahaan swasta dalam rangka penyelenggaraan riset atau penelitian misalnya : survei-survei yang sering dilakukan oleh lembaga Survei Riset Indonesia (SRI).

Sinopsis adalah ringkasan survei yang memuat : judul, wilayah kegiatan statistik, objek populasi, jumlah responden, waktu pelaksanaan, metode statistik, nama dan alamat penyelenggara, dan abstrak.

Cakupan

Statistik khusus diselenggarakan oleh lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya, secara mandiri atau bersama-sama dengan pihak lain.

Dalam penyelenggaraan statistik khusus, lembaga, organisasi, perorangan, dan atau unsur masyarakat lainnya memperoleh data melalui survei, kompilasi produk administrasi, dan cara lain sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Survei Statistik Khusus yang wajib diberitahukan

Penyelenggara survei statistik khusus wajib memberitahukan sinopsis hasil survei statistik khusus yang diselenggarakannya kepada Badan Pusat Statistik (BPS). Sinopsis yang wajib diberitahukan sebagaimana dimaksud, meliputi survei yang memenuhi kriteria sebagai berikut :

  • Hasilnya dipublikasikan.
  • Menggunakan metode statistik.
  • Merupakan data primer.

Kewajiban memberitahukan sinopsis sebagaimana dimaksud, tidak berlaku bagi survei yang digunakan untuk intern.

Survei yang dilakukan secara berkala/periodik hanya diberitahukan sinopsisnya pada saat pelaksanaan survei yang pertama kali selesai, sepanjang tidak berubah metode, lingkup, dan cakupannya.

Bentuk Kuesioner (Form F-SK)

Bentuk kuesioner secara lengkap dapat dilihat pada Form-SK, dan tata-cara pengisian daftar. Adapun cara pengisian kuesioner dibedakan dalam tiga cara yaitu :

  • Untuk rincian yang telah disediakan kode jawaban lingkari jawaban yang sesuai
  • Untuk rincian yang disediakan tempat jawaban tuliskan keterangan pada tempat yang disediakan
  • Khusus untuk rincian 7 (abstrak) karena tidak mungkin diisi dengan cara 1 atau cara 2 maka abstrak dapat dilampirkan

Untuk pelaporan kegiatan statistik melalui sistem Metadata yang sudah terpasang di WEB Page cukup dengan mengisi isian kuesioner (template) melalui Sistem Informasi Rujukan Kegiatan Statistik (SiRusa). Secara otomatis akan menambah/masuk ke meta database kegiatan statistik